NovelToon NovelToon
Menjadi Istri Simpanan

Menjadi Istri Simpanan

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Balas Dendam / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:8.9M
Nilai: 5
Nama Author: violla

Di malam pertunangan Daniel dan Moza, Tiara kehilangan kesuciannya. Kehormatan Tiara direnggut oleh Daniel calon kakak iparnya sendiri.

Sejak malam itu Daniel tidak mau melepaskan Tiara malah memaksa Tiara untuk menjadi istri simpanannya. Tidak ada cinta atau kehamilan, Daniel hanya menginginkan tubuh Tiara semata.

Apa yang terjadi kalau akhirnya Tiara hamil?

Tamat perseason.
1-55 Daniel dan Tiara

Diko dan Laura

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon violla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pengakuan Andre

"Lepasin, kak!" Tiara menarik tangannya ketika mereka sudah jauh dari jangkauan Daniel. Dia masih geram dengan tingkah Daniel, dirinya dan laki-laki itu sudah membuat kesepakatan, tetapi ternyata Daniel tidak bisa menepati janji, pengorbananya sia-sia karena Daniel bermain dengan wanita lain.

Tiara menghentakkan kakinya di atas pasir putih. "Apa yang kakak lihat dari dia? Semua kelakuannya minim akhlak! Hanya karena alasan cinta kakak menutup mata seakan mengabaikan pengkhianatannya?" pekik Tiara, ia tidak perduli beberapa pasang mata melihat aneh kearahnya.

"Daniel pasti punya alasan untuk itu!" Moza menatap mata Tiara. "Apa kamu nggak bisa melihatnya?" tanya Moza, suaranya terdengar lirih.

"Aku?" Tiara menunjuk dirinya sendiri. "Kenapa aku harus perduli dengan alasannya? Nggak ada alasan apapun karena dari awal dia cuma membalaskan dendamnya dan hari ini kakak harus tau yang sebenarnya!"

"Stop, Tiara!" Moza mengangkat satu tangannya. "Aku tau kenapa Daniel melakukan itu." Moza memegang tangan Tiara. "Terima kasih, karena kamu selalu ada untuk kakak." Moza memeluk Tiara. "Cuma kamu yang kakak punya, jangan buat kakak berada di antara dua pilihan, akhiri kebencianmu terhadap Daniel dengan begitu kamu bisa melihat cinta di hatinya karena sebenarnya dia orang yang baik, jadi kamu harus tau kakak nggak bisa memilih salah satu diantara kalian."

Tiara tercekat, ia hampir gagal mencerna apa yang diucapkan Moza. "Jadi selama ini kakak sudah tau tentang dendam itu? Dia mendekati kakak karena Sasa dan kakak cuma diam saja menutup mata dan telinga?"

Moza menghembus napas berat, ia kembali melihat mata Tiara. "Bagaimanapun tidak bisa dipungkiri kalau Daniel adalah orang pertama yang menyembuhkan luka ini, terlepas dari dendam itu, selama ini dia memerlakukan kakak dengan baik sampai kakak merasa dicintai, kakak tidak menutup mata dan telinga, hanya saja kakak masih menunggu dia benar-benar cinta sama kakak!"

"Persetan sama cinta, kak!!! Tolong jangan terlihat menyedihkan seperti ini!" Tiara meraih bahu Moza. "Kakak perempuan yang berarti dan pantas mendapatkan cinta tulus dari laki-laki lain! Lebih baik kita pergi dari kehidupan Daniel, kak!"

Moza menggeleng. "Nggak bisa ... katakanlah kakak naif dan gila tapi kenyataannya Daniel ada di samping kakak itu lebih baik dari apapun. Kamu doakan supaya pengalaman tentang Sasa nggak terulang lagi, semoga nggak ada perempuan manapun yang bisa merebut Daniel dari kakak."

Tubuh Tiara mendadak gemetaran, kalau dari awal ia tau akan jadi seperti ini mana mungkin ia bersedia menjadi istri simpanan Daniel.

"Sejak kapan kakak tau tentang Sasa?"

"Itu sudah tidak penting, kakak sudah menyiapkan mental untuk menghadapinya nanti. Tiara ... terima kasih untuk semuanya. Kakak mau istrahat di penginapan aja."

"Kakak yakin nggak apa-apa?" tanya Tiara.

"Hemmm bersenang-senanglah!"

Tangan Moza mengepal kuat, sepanjang jalan matanya terus berkaca-kaca. Begitu sampai di penginapan ia mengambil botol kecil berwarna coklat berisi obat penenagnya, setelah menelan pil itu ia terduduk di tepi tempat tidur. Tidak ada yang mengerti apa yang ia rasakan selain dirinya sendiri. Ketukan pintu membuatnya terhenyak dan segera membuka pintu berbahan kayu tersebut.

"Kamu baik-baik aja?" Andre mengambil botol obat yang dipegang Moza. "Kamu nggak perlu mengonsumsi obat-obatan ini lagi." Andre membuka tutup botol itu dan membuang isinya ke keranjang sampah.

"Kenapa dibuang?" Moza tidak terima dan berniat untuk memungutnya lagi, namun tangannya dipegang Andre.

"Obatnya ada di dalam dirimu sendiri, Za!" Andre mendekap Moza. "Damai dengan dirimu, buka hatimu untuk menerima semua kenyataan ini," ucap Andre lirih.

"Kalau bicara memang gampang, tapi nggak mudah nerima semua ini, dia yang ada disaat aku rapuh, bahkan kalau saat itu tidak ada Daniel aku pasti sudah mati! Dia datang menawarkan cinta, meskipun belakangan aku tau itu palsu, tapi hati ini udah terlanjur nyaman bersama dia!"

"Aku pun bisa melakukan itu untukmu, Za ...."

Moza tercekat dan menarik diri dari pelukan Andre. "Apa maksudmu?" tanya Moza lirih.

"Menurutmu, kenapa aku buka rahasia Daniel yang hanya pura-pura mencintaimu? Semua karena aku mau kamu tidak hanya fokus melihat dia, lihat aku yang diam-diam memendam cinta untukmu."

Moza menunjuk pintu. "Kamu pergi! Anggap saja kita nggak pernah bahas ini!" Moza marah dan menarik tangan Andre. "Aku nggak nyangka kalau kamu punya niat lain!"

"Aku nggak bermaksud begitu, aku cuma mau kamu tau kalau ada laki-laki lain yang lebih tulus cinta sama kamu, lupakan Daniel!" Andre menahan pintu yang hampir ditutup Moza.

"Diam Andre, aku cuma mau Daniel! Aku cinta sama dia!"

"Tapi dia nggak cinta sama kamu, Za!"

"Akan aku buat dia cinta sama aku!" Moza membanting pintu itu dengan keras, pengakuan Andre semakin membuat kepalanya terasa pusing.

Andre masih berdiri dan menatap nanar daun pintu yang sudah tertutup sepenuhnya, rasa ini, cinta ini semua tumbuh begitu saja.

"Siapa yang bisa mengendalikan hati ini? Sampai kapanpun kamu nggak akan bisa buat Daniel jatuh cinta sama kamu," gumam Andre.

***

Tiara berlari ke tempat yang paling sunyi, ia memandang lautan lepas dan menjerit histeris.

"Tiara bodoh! Semuanya jadi sia-sia! Kenapa jadi seperti ini? Harusnya kamu nggak mengambil keputusan ini, Tiara!!!"

"Daniel jahat! Hantu brengs*k semua ini karenamu! Kembalikan hidupku seperti dulu, Daniel!" teriakan Tiara menggelegar di tepi pantai.

"Apa kau selalu memakiku seperti ini?" Daniel mendekati Tiara.

Burington suara Daniel mengejutkan Tiara. "Kenapa kau ada di sini, huh!"

Daniel tersenyum dan menggantungkan kaca mata hitam di sela kancing kemejanya. "Karena kau yang memanggilku," jawabnya santai.

"Kau memang nggak tau malu, berani datang ke sini setelah puas bermain dengan Regina," cibir Tiara.

"Kenapa? Apa istriku ini cemburu?" Tangannya merapikan rambut Tiara yang terhembus angin.

Tiara berdecih dan menepis tangan Daniel. "Jangan pura-pura lagi, kakakku sudah tau kalau kau tidak mencintai dia, jadi sudah tidak ada rahasia dan jangan sebut aku ini istrimu!"

Daniel tertawa mengejek Tiara. "Lalu apa perduliku? Aku sudah mengakhirinya sebelum menuntaskan dendam itu, aku sadar dunia kami sudah berbeda dan yakin Sasa di sana sudah bahagia dan kenyataannya kau memang istriku."

Kening Tiara semakin mengkrut. "Kau sudah tidak bisa berbuat semaumu, apa kau lupa kenapa aku mau jadi istri simpananmu?"

"Terus ... kau mau aku datang kepada Moza dan mengatakan kalau kau mengorbankan dirimu sampai resmi menjadi istriku? Apa kau pikir Moza menerima semua ini?"

Benar juga, Moza masih belum tau tentang status mereka? Moza pasti berpikir Tiara sudah merebut Daniel darinya. Pastilah Moza akan membencinya.

"Daniel ... tolong akhiri semua tanpa syarat, biarkan aku pergi dan kembalilah kepada kak Moza, kasihan dia sudah pernah menjadi korban Sasa."

"Lalu ... kau mau kembali ke pelukan Diko?" Daniel menggandeng tangan Tiara. "Sudahlah, temani aku makan!" ajak Daniel.

***

Readers sayang, maaf Vio muncul lagi hihihi. Cuma mau bilang, mungkin Menjadi Istri Simpanan babnya nggak sampai 100 bab, terima kasih banyak^.^

1
rahmawaty
𝒌𝒖𝒅𝒂𝒏𝒊𝒍 𝒈𝒂 𝒕𝒖𝒉😂😂
Kasmawati S. Smaroni
adek kakak sama2 stres
Inooy
jangankan novel yg ciptaan manusia kaa,,kehidupan aj yg skenario nya ciptaan Allah terkadang sama satu dengan yg lain nya...

semangat teroos kaa,,karena bagi aq skalipun ada kemiripan dengan novel yg lain nya aq akan tetap stay..asalkan cerita nya seru, alur nya bagus dn minim typo plus g ada kata2 ato kalimat2 yg rancu...💪💪
Reni Rusdan
👍👍👍👍👍
I like it...
Siti Fatonah
Daniel titisan setan kejam bgtt getokk kepalanya pake palu udah paling enteng
Siti Fatonah
bagusss thorr gak bosenin cerita mu blm aku skipp
Wahyu Kasep: cerita garing

memang lagi trend di kalangan kekinian

ipar adalah maut
total 1 replies
Siti Fatonah
lanjuttt
Siti Fatonah
wawww awal yg bguus
Ika Rosmawati
Luar biasa
Novi idrus
ini ko ngeri ngeliat cover visual cowok 'y
Enung Samsiah
knpa ngasih tau danil,, knpa nggk 5 th berlalu saja,,,
Enung Samsiah
aahh,, jdi rumit bngett pdhl sbnrnya danil bucin cinta mati ke tiara dan tiara juga deal,,,
Enung Samsiah
hrsnya airnya di siram ke kpka Regina terus embernya masukin tuh ke kepala danil,, gregettt daaa
Enung Samsiah
danil jdi pendendam karna ayahnya,, pantesan,,, wajarlah ayahnya jahat, terus mamanya kmn?
Enung Samsiah
sipat danil dah egois ,aplgi cemburu di tmbh cerita masalalu mnyedihkan,,, lngsung mmbaraaaa
Enung Samsiah
si danil luknut kasih kopi campur sianida aja tiara,,, biar mmpusss
Monica Chang
mantap thor dan terus berkarya
Satria Devi
Luar biasa
Unhy Irsyad
menarik
betriz mom
suka banget dengan cerita mu Thor
😍😍😍😍😍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!