NovelToon NovelToon
CEO Belok Vs Colonel Cantik

CEO Belok Vs Colonel Cantik

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Contest / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Kang anna

Candra adalah seorang CEO yang memiliki orientasi penyimpanan seksual, Candra di jodohkan oleh kedua orang tuanya dengan seorang colonel cantik.

Mereka selalu terlibat perselisihan satu sama lain, mereka selalu bertengkar dan tak cocok dalam berbagai hal.

Namun suatu keadaan membuat keduanya sadar tak mampu berjauhan satu sama lain, dan saling membutuhkan.

Akan kah mereka saling mencintai pada akhirnya? Biarlah takdir menyatukan keduanya di akhir.

*Bebas promosi novel lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kang anna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Klub Malam

Sudah hampir dua minggu Aliya menjadi pengawal pribadi dari Chandra, ah atau lebih tepatnya teman bertengkar Chandra, Chandra pun mengalami kemajuan pesat menurut Juwita, meskipun Chandra tak dapat mengetahui apakah dirinya sudah sembuh, atau belum karena hingga saat ini tidak ada wanita yang mampu membuatnya tertarik, bahkan Chandra hanya dekat dengan Aliya, seorang wanita yang terus saja membuat emosinya memuncak, namun juga mampu menghibur Chandra di kala tengah bosan. Chandra pun mulai terbiasa dengan kehadiran Aliya, meskipun kelakuan kucing dan tikus itu sering membuat orang orang menggeleng kepala.

Malam itu Chandra baru saja mengadakan pertemuan dengan kliennya di salah satu group, namun ingin kembali Chandra bertemu dengan Brayen, Chandra sedikit canggung ketika Brayen mendekatinya, dan mengajaknya berbicara empat mata, namun Chandra tak bisa mengelak pertemuan tersebut.

Mereka segera masuk ke ruang VVIV di mana tempat mereka biasa menghabiskan waktu bersama, jujur saja Chandra masih merindukan lelaki tersebut, bagaiman tidak hubungan mereka terjalin dengan waktu yang lumayan lama, namun harus kandas dengan kesalah pahaman akibat dari kejahilan Aliya.

"Hai sudah lama, bagaiman dengan tunangan mu?" Brayen sedikit membuka topik pembicaraan di antara mereka, bahkan saat ini Brayen tampak tengah menuangkan minuman ke dalam gelas Chandra.

"Hm dia begitu lah, kami masih bertengkar tentang banyak hal, aku belum merasakan apa apa dengannya," Chandra segera meneguk minuman yang di tuangkan Chandra.

"Kau tahu aku masih ingat pertemuan pertama kita, dan apa yang membuat kita saling mencintai," Brayen menghela nafas panjangnya.

Laki laki itu sedikit menghela nafas panjangnya, tak ingin terlihat lemah di mata Chandra, meskipun ia tahu bahwa Chandra mengetahui nya.

"Tapi tampaknya kau baik baik saja, ternyata tepat bagimu untuk berpisah dengan ku," Brayen tersenyum miris kala mengatakan hal tersebut.

"Aku tahu ini menyakitkan, tapi tak ada jalan untuk kita, semua buntu, ini adalah pilihan terbaik yang harus kita lakukan," Chandra menghela nafasnya, ada sedikit nada penyesalan dan rasa bersalah di dalam intonasi bicaranya.

"Hm, semoga kalian bisa mengetahui siapa sebenarnya wanita ini," Brayen menyeringai penuh arti ke arah Chandra.

"Maksudnya?" Chandra benar benar bingung dengan Brayen.

"Aku hanya memperingati kalian, wanita ini licik," Brayen benar benar mencoba mempengaruhi Chandra.

"Tidak aku rasa dia bahkan tak begitu," Chandra sedikit ragu dengan kata kata Chandra.

"Iya di depan kalian wanita ular ini akan menampakkan wajah polosnya," Brayen menjeda bicaranya sebentar.

Brayen tampak berfikir untuk mengatur kata katanya. Ya, Brayen tahu jelas bahwa Chandra sangat mempercayai setiap ucapannya, jadi Brayen mencoba untuk mempengaruhi Chandra.

"Kalian bahkan tahu dia dari orang orang militer, mereka memiliki banyak rencana, sedikit licik, ah entah lah mereka menyebutnya apa," Brayen memandang wajah Chandra sejenak.

Ah tampaknya kancil sudah masuk perangkap, kini tinggal mengolahnya saja. Itu yang dapat Brayen lihat dari raut wajah Chandra.

"Wanita itu adalah seseorang yang memanfaatkan jaringan, ketika kalian bersama maka jaringan ke perusahaan keluarganya akan banyak, itulah mengapa ia memanfaatkan mu, memanfaatkan nama besar keluarga Kostak," Brayen menyeringai melihat wajah bingung mantan kekasihnya itu.

Cih bahkan Brayen tak sudi menyebut nama Aliya dengan mulutnya, rasanya akan sangat menyakitkan, wanita itu yang merebut kekasih hatinya. Maka wanita itu harus merasakan kebencian dari Chandra.

"Tapi bagaiman mungkin?" Brayen berdecik kesal mendengarkan pertanyaan yang meluncur dari mulut Chandra.

"Itu jelas saja, kau tahu orang tuanya juga melakukan hal yang sama pastinya, mendekati orang tua mu. Wanita itu mendekati mu, dan merebut simpati dari kedua orang tuamu, kau kira apa? Kebetulan? Tentu saja tidak," Brayen kembali lagi membuat Chandra berfikir keras.

"Apakah aku pernah membohongimu? Tidak pernah bukan? Aku bahkan selalu menyebutkan segalanya kepadamu, jangan berfikir karena aku cemburu, aku melakukan hal ini karena aku masih menyayangimu, aku tak ingin kau salah memilih," Brayen benar benar puas kali ini, tampaknya Chandra benar benar termakan omongan dari dirinya.

"Ya sudah aku pergi dulu," Brayen segera melangkah menjauhi Chandra yang tengah menuangkan kembali minuman ber alkohol ke dalam gelasnya.

Chandra terus saja terngiang kata kata dari Brayen, ketidak tahuan Chandra membuatnya mudah terpengaruhi, apalagi Chandra bahkan belum lama mengenal Aliya, wanita yang sangat menyebalkan itu.

Namun di sisi lain Chandra juga di buat bingung, ia tak ingin mempercayai kata kata dari Brayen, namun Brayen juga selama ini tak pernah membohonginya, selalu berkata jujur dengan Chandra, bahkan jika mereka harus bertengkar.

Chandra yang dilanda dilema segera menegak habis minuman yang tadi di pesannya saat berada di ruangan tersebut, Chandra benar benar kalut. Setelah sekian lama akhirnya Chandra turun ke bawah dengan keadaan mabuk berat.

Sementara itu Aliya yang saat ini baru saja selesai bertemu dengan seorang rekan kerjanya di klub tersebut, menginformasikan tentang buronan internasional yang baru saja kabur keluar negri. Aliya dikejutkan dengan keadaan Chandra yang tengah mabuk berat dari lantai dua, Aliya segera pamit undur diri. Aliya berniat untuk membantu Chandra kembali ke rumah. Karen jika di lihat dari keadaan Chandra, lelaki itu tak akan mampu mengendarai mobilnya.

Aliya segera menghampiri Chandra dengan keadaan yang sangat mabuk berat, namun Chandra segera menepis tangan Aliya. Aliya tak perduli ia tetap segera membantu Chandra untuk kembali ke rumahnya.

"Lo ngapain? Gue ga butuh bantuan lo," Chandra terus saja meracau dengan tidak jelas.

"Iya iya, kalau kakek liat keadaan lo, bisa di pastikan pertunangan kita gagal," kata Aliya tetap berusaha membantu Chandra.

"Kenapa lo takut? Takut ga dapat harta keluarga gue?" Chandra sepertinya benar benar termakan omongan dari Brayen.

"Iya terserah lo, yang penting lo pulang, ga buat orang tua lo khawatir," Aliya tampak ya benar benar mengeluarkan stok kesabarannya yang selam ini tersimpan.

"Gue ga butuh lo, cewek matre," teriak Chandra, ketika keluar dari klab tersebut.

"Lo ngapain sih ke sini? Gue ga butuh lo, kehadiran lo cuman ngancurin semuanya, lo tahu lo itu pembawa sial," Chandra kembali meracau.

"Iya iya masuk mobil dulu," Aliya tampaknya benar benar sabar, terlebih lagi ketika di katakan pembawa sial, Aliya tampaknya tak tertarik untuk marah saat ini, terlebih lagi kepada orang mabuk.

"Najis banget gue mau sama lo, haram banget gue suka sama lo, di paksa pun gue ga bakal mau sama lo," Chandra kembali mencaci Aliya memebuat Aliya menghela nafas kasarnya.

"Iya iya sadar dulu baru ngoceh," Aliya benar benar tak berniat membalas omongan orang mabuk.

Chandra tampaknya malam ini benar benar lepas kendali, karena pengaruh mabuk dan ucapan dari Brayen tadi saat di klub.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Hi hi semua ohtor cantek tengah mengadakan give away untuk para pembaca setia nih, ya give away kecil kecilan, berbagi rejeki hehehehe.

Di sini ada dua kategori, pertama aktif komentar dan like, yang kedua aktif dalam memberi dukungan.

Nah jadi syaratnya itu, aktif memberikan komentar komentar di setiap updetannya, dan aktif dalam memberikan dukungan, dalam novel CEO belok vs colonel cantik. Setelah itu untuk hadiahnya ga besar kok, cuman pulsa 20K untuk dua orang pemenang, akhir lombanya tanggal 1 bulan depan. Semoga kalian senang ya ikutan lomba ini.

1
Betty Fatimah
apa habis ya.......
ig: kang_anna_story: hai jangan lupa mampir di cerita baru othor cantik ini, judulnya misteri rumah tua. Ceritanya misteri, horor dan komedi loh
total 1 replies
Rynza
💐💗
Maryana Fiqa
nangis darah tu si Brayen 🤣🤣🤣🤣🤣
Soraya
baru mampir thor lanjut
Maryana Fiqa
bikin ngakak gak bisa diam mulut mereka 😄😄😄
Maryana Fiqa
bikin ngakak gak bisa diam mulut mereka 😄😄😄
zea Aljazeera
syukaaaaaaa luaaarr biasaaaaaa
ig: kang_anna_story: terimakasih telah menjadi bagian dari othor dan bersedia membaca novel othor
total 1 replies
ayu nuraini maulina
kebalik keles nikah dulu baru kawin
ayu nuraini maulina
geleh da
ayu nuraini maulina
ko ak geleh y laki2 mgl syng k sesama lelaki
ayu nuraini maulina
nama Omer ingat kisah cinta elif
ayu nuraini maulina
🤣🤣🤣🤣
ayu nuraini maulina
whattt.....
Efrida
yg cwe tomboy, chandra melambai gk nih 😅😅😅
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
Nenk NOER
Aku suka ceritanya..banyak yang lucunya.. sangat menghibur....Semangat berkarya Thor...💪💪😘
ig: kang_anna_story: hai jangan lupa mampir di karya novel baru othor ya
total 1 replies
Riska Fatihica
ceritanya menarik 👍 semangat terus ya Thor buat karyanya 🥰🥰🥰
zee
menyakini= menyalami
ig: kang_anna_story: mohon maaf typo terimakasih atas koreksinya
total 1 replies
Rabia(bia)
Luar biasa
Carlina Carlina
😅😅😅😅🤣🤣😘🤣🤣🤣🤣🤣😘😘😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!