Gua bingung gua harus bersikap gimana terhadap lo. Gua suka sama lo dan lo suka sama gua, tapi gua takut saat lo ingat dia lo lupain gua!!
"Tania Azza Lea, gua suka sama lo!!"
Gua berharap kata-kata itu akan terucap dari mulut lo dengan tulus. Gua akan mencari tahu semua nya karena gua gak mau saat kita menjalin hubungan lo teringat bayangan masa lalu.
____________
Follow IG owner: @whylutfi.
jangan lupa like'coment dan vote tentunya.
thank you all😎👍🏻
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon whylutfi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part20
Tania sangat kaget bahwa Alvin akan melawan Bagas.
"Gua pastiin lo bakal kalah" ucap Bagas, Alvin hanya smirk meladeni Bagas.
"Nama gua Alvin kalo gua kalah, gua bakal bikin lo menang tapi menangis" ucap Alvin dengan smirk nya.
Alvin melihat ke arah Tania dan tersenyum dan membuat Andin iri dengan Tania.
Pritttt.......
Pertandingan mulai SMA LAUNDREA mulai menunjukkan permainan mereka, Bagas tak menyangka bahwa tim SMA LAUNDREA akan se jago ini. Rasya salah satu tim Bagas sangat kesal kali ini dengan Bagas, karena gara-gara Bagas mereka tidak latihan dengan rutin dan alhasil permainan sangat mudah di kalah kan.
Bagas lama-lama bermain curang hingga membuat Tania kesal dengan perbuatannya tapi wasit hanya memantau saja.
Alvin tidak peduli apa pun yang ia inginkan menang dan 4 babak pertandingan sangat mudah di menangkan oleh Alvin dan kawan-kawan.
Bisa dibilang tim Bagas seperti tak ada persiapan jadi mereka bermain menggunakan ego mereka tidak mengandalkan kerja sama otomatis tim Alvin akan sangat mudah untuk menang.
___________
"Lo keren deh Vin" ucap Tania.
"Wkwkwkwkwk" saut Alvin.
Sementara itu....
"Ini semua karena lo Gas, coba aja kalo lo mau ikut latihan" ucap Rasya.
"Tau jadi kalah kan, kita datang ke sini buat menang bukan kalah tau gak lo, mikir dong" teriak Aldi.
"Heh lo berdua, gua gak peduli mau kalah mau menang, paham" ucap Bagas sambil meninggalkan Aldi dan Rasya.
____________
Panji tidak melihat Sita.
"Sita kemana?" Tanya Panji.
"Oh Sita katanya ada urusan" jawab Maya.
"Gua duluan ya" ucap Panji.
"Pan, tunggu. Gua ngerasa lo nyembunyiin sesuatu dari kita" ucap Lingga.
"Iya sebenarnya lo ada apa sih sama Sita? Gua liat Sita murung terus" tambah Maya.
"Dan gua liat lo jadi tukang gojek online, bener itu" tambah Rangga.
"Cerita dong" jelas Tania.
"Ok gua ceritain, jadi ayah nya Sita punya penyakit jantung dan lagi dirawat, dia butuh uang setidaknya buat pegangan dia dulu dan gua, mau bantu dia sekarang" ucap Panji.
"Kenapa lo gak mau minta bantuan sama kita, kita bareng-bareng lah nyari uang buat bantuin Sita" ucap Alvin.
"Sita nya gak mau, dia gak mau jadi beban" jelas Panji.
"Lo tenang aja Pan, gua sama yang lain pasti bantuin lo kok" jelas Beyond.
"Ya udah sekarang gua mau ke Sita dulu" ucap Panji dan pergi meninggalkan mereka.
"Ya udah gua duluan kita bahas ini besok aja" ucap Alvin.
"Bareng gak?" Tanya Alvin.
"Di jemput kak Edward" jelas Tania.
"Kalo engga lo bareng aja sama gua lagian kak Edward naik mobil ini" tambah Tania.
"Ok" jawab Alvin.
"Ok, bye" ucap Maya.
__________
"Tuh ada kak Edward" ucap Tania dan menarik tangan Alvin untuk segera buru-buru.
"Udah yok pulang, Alvin lo numpang nih?" Ledek kak Edward.
"Iya nih" saut Alvin.
"Goceng Vin" tambah Tania.
"Apa sih kamu dek" ucap Edward.
"Kakak mah gitu" tambah Tania.
_________
Diperjalanan pulang Tania menceritakan bagaimana ia menang pertandingan membuat Alvin dan Edward gemes sekali.
"Terus kamu masukin berapa kali ke ring?" Tanya kak Edward.
"Gak tau aku lupa, tapi kak aku menang" ucap Tania.
Edward memperhatikan tangan Tania kenapa tangan Tania merah.
"Tangan kamu kenapa?" Tanya kak Edward.
Seketika Tania terdiam dan kak Edward segera melihat ke arah Alvin.
"Tadi Tania..." Ucap Alvin dan langsung dipotong oleh Tania.
"Tadi aku biasa lah kak namanya juga main basket" ucap Tania.
Alvin melihat ke arah Tania dan Tania membalas Alvin dengan tatapan meyakinkan.
"Beneran gak kenapa-napa?" Tanya kak Edward.
"Ya engga lah" saut Tania.
Dan seketika Tania teringat akan tadi, foto apa yang ditunjukkan Bagas olehnya. Tania menjadi murung seketika.
___________
"Kamu pulang duluan aja, kakak ada urusan sama Alvin" ucap Edward, Tania sebenarnya penasaran ada urusan apa Alvin dengan kak Edward tapi karena badan Tania sudah lelah ia bodo amat lah, pikir Tania.
__________
Tania masuk ke rumah dengan buru-buru karena ia ingin segera membersihkan dirinya dan juga ingin pamer ke orang tuanya.
Edward menancap kan gas dan pergi meninggalkan Tania.
"Vin, Tania kenapa?" Tanya Edward.
"Gua mau nanya deh sama lo, sebenarnya siapa sih cowok itu. Cowok yang bikin Tania nangis kalo ketemu dia" jelas Edward.
"Bagas namanya, Bagas yang ngelakuin itu sama Tania?" Ungkap kak Edward.
"Iya, untung tadi gua dateng tepat waktu kalo gak tangan adek lo abis kali. Btw dia punya masa lalu apa sih sama Tania?" Tanya Alvin.
"Dulu gua pas tinggal di Jakarta Tania pacaran sama Bagas, Tania bilang Bagas sumber kebahagiannya dia selalu pamer ke gua, tapi gua tau kalo Bagas bukan cowok yang baik, gua udah mencoba bilang ke Tania tapi dia selalu tutup kuping. Terus waktu itu Tania liat kalo Bagas lagi ciuman sama cewek lain dan kebesokannya Bagas ngajak Tania ke sudut taman dan gua liat Tania di paksa buat ciuman sama dia ya gua sontak mukul Bagas" jelas kak Edward.
"Gila tuh orang main asal nyium aja" ungkap Alvin.
"Gak ada yang ngelaporin ke guru?" Tanya Alvin.
"Tutup kuping" saut Edward.
"Semenjak itu Tania yang tau sifat asli Bagas langsung minta putus tapi Bagas malah lebih gila ke Tania, makanya gua sama keluarga pindah ke Jogja biar Tania tenang, eh gak disangka dia malah kesini" jelas Edward.
"Pantesan aja Tania takut kalo ketemu si Bagas" ucap Alvin.
"Vin gua boleh minta tolong gak?" Tanya kak Edward.
"Apa?" Saut Alvin.
"Lo bisa kan jagain Tania" ucap kak Edward.
"Pasti lah gua jagain, lo tau gua suka sama adek lo tapi nembak nya itu gua bingung" ucap Alvin.
"Lo waktu comblangin gua sama Raisa berasa pawang sekarang aja lo bingung, dasar" ledek Edward.
"Wkwkwkwk" saut Edward.
___________
"Thanks ya bro" ucap Alvin.
"Sans" jawab Edward dan langsung meninggalkan Alvin.
Kutunggu upnya lagi
Jangan lupa Jaga kesehatan thor
Salam dari
-Cinta Terlarang
-Mencintai Pelayanku
aku mohon
aku suka ceritanya♡
Kutunggu upnya lagi
Jangan lupa jaga kesehatan thor
Salam dari
-Cinta Terlarang
-Mencintai Pelayanku
jdi pusing bacanya..
jgn lupa mampir juga di novelku dg judul "My Annoying wife" 🔥🔥🔥
kisah cewe bar bar yang jatuh cinta sama cowo polos 🌸🌸🌸
tinggalkan like and comment ya 🙏🙏
mampir juga ya kak
mampir juga yahh
Salam dari
•Cinta Terlarang
•Mencintai Pelayanku
-AKU BUKAN LESBIAN.