NovelToon NovelToon
Montir Hati Tuan Muda Arogan

Montir Hati Tuan Muda Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Balas Dendam / Cintamanis / Fantasi Wanita / Konflik etika / CEO
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: riniasyifa

Arjuna Adhitama terbiasa mendapatkan segalanya dengan mudah. Uang, kekuasaan, wanita, semuanya tunduk pada kemauannya. Sampai satu malam yang hujan deras, mobil sport mahalnya mogok di jalan sepi yang jauh dari kota. Di tengah kegelapan dan badai itu, harapannya untuk diselamatkan hampir hilang... sampai ada sepeda motor tua melintas dan berhenti.

Pengendaranya adalah seorang gadis muda dengan baju kotor penuh oli, wajah cantik yang setengah tertutup rambut basah, dan senyum jahil yang bikin Arjuna kesal setengah mati. Dia Kirana.

Sejak malam itu, hidup Arjuna tidak pernah sama lagi. Di mana pun dia berada, takdir seolah mempertemukannya terus dengan Kirana. Gadis itu terusik ketenangannya, membuat emosinya naik turun, bikin dia marah tapi sekaligus ingin tahu lebih dalam.

Apa yang terjadi ketika Tuan Muda paling dingin jatuh hati pada satu-satunya wanita yang tidak peduli sama sekali padanya?



Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riniasyifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Dan puncaknya ... Kirana membacakan bagian terakhir dari buku harian ayahnya, bagian yang ditulis tepat sebelum kecelakaan maut itu terjadi. Suaranya bergetar, air mata menetes di pipinya, tapi dia tetap membacakannya dengan lantang.

"Kirana anakku, jika kamu membaca ini ... berarti Ayah sudah tiada. Tapi ingatlah selalu ... Ayah tidak pernah berkhianat. Ayah mencintai keluarga Adhitama seperti keluarga sendiri. Semua yang terjadi adalah rencana kejam Ratna. Dia yang ingin semuanya. Maafkan Ayah yang tidak bisa menjagamu. Jadilah anak yang kuat. Bersihkan nama Wijaya. Dan percayalah ... kebenaran tidak akan pernah mati, meski tertimbun seribu tahun sekalipun."

Keheningan yang panjang dan menyayat hati menyelimuti ruangan itu. Lalu ... perlahan tapi pasti, suara tepuk tangan mulai terdengar. Awalnya pelan, lalu makin keras, makin riuh, hingga meledak menjadi gemuruh tepuk tangan dan sorak-sorai dukungan dari ribuan orang yang ada di sana.

Arjuna merangkul bahu Kirana erat, menegaskan persatuan mereka di hadapan seluruh dunia.

"Dan untuk ayahku, Haryo Adhitama ... jika kamu melihat atau mendengar ini ... aku sayang Ayah. Aku hormati Ayah. Tapi kebenaran harus diutamakan. Buka mata ayah lebar-lebar lihatlah kebenaran yang nyata ini Ayah sebelum kau benar-benar menyesalinya."

Konferensi pers itu berakhir, tapi dampaknya meledak seketika. Berita ini langsung menjadi trending topik di semua saluran berita. Nama Kirana Wijaya menjadi simbol keberanian dan kebenaran. Nama Arya Wijaya kembali dielu-elukan sebagai pahlawan yang dikhianati.

Namun di balik sorak-sorai kemenangan itu, Arjuna menatap tajam ke arah kamera terakhir yang mati. Wajahnya tidak sepenuhnya lega, melainkan penuh kewaspadaan. Dia tahu betul... membuat orang percaya itu mudah, tapi merobohkan kekuasaan yang sudah mengakar puluhan tahun itu jauh lebih sulit.

___________________________________

Di rumah besar keluarga Adhitama, suasana tidak sesederhana yang dibayangkan.

Ratna jatuh terduduk di lantai saat menyaksikan siaran langsung itu. Wajahnya pucat, matanya melotot ketakutan ... tapi perlahan ketakutan itu berubah menjadi kemarahan yang mengerikan, kemarahan seseorang yang terpojok dan tidak punya jalan keluar. Dia tidak menangis, dia tidak memohon. Dia tertawa. Tawa yang kering, dingin, dan gila.

"Bagus ... bagus sekali ..." gumam Ratna sambil bangkit berdiri gemetar, tangannya mengepal erat sampai kuku menancap ke daging. "Kalian pikir menang begitu saja? Kalian pikir dengan bicara di depan kamera, segalanya beres? Kalian tidak tahu siapa aku ... kalian tidak tahu apa yang sudah kusiapkan selama ini. Kalian membuka perang ... maka aku akan pastikan kalian mati di medan perang ini."

Dia menoleh ke arah Haryo yang berdiri kaku di sudut ruangan, wajah tuanya penuh penyesalan dan keterkejutan yang kentara.

"Jadi ... kau percaya omongan anakmu itu, Haryo? Kau percaya aku penjahat? Baiklah ... Kalau begitu lihat saja nanti. Aku tidak akan menyerahkan apa yang menjadi milikku tanpa perlawanan. Dan ingat aku... aku tidak berjuang sendirian."

Ratna berjalan pergi meninggalkan ruangan itu dengan langkah tegap, seolah dia yang memegang kendali. Dia masuk ke ruang kerjanya, mengunci pintu, dan segera menekan nomor telepon rahasia yang ia simpan rapat-rapat. Nomor orang-orang yang jauh lebih berbahaya.

"Halo ... mereka sudah bertindak. Kebenaran sudah terungkap ke publik. Sekarang mereka mau rebut semuanya dari kita. Kirimkan pesan pada 'Tuan Besar'... Proyek Adhitama terancam gagal total. Kita harus membereskan dua anak muda itu sebelum mereka merusak rencana kita lebih jauh!"

Sementara itu, di luar rumah besar, Arjuna dan Kirana berdiri beriringan di tengah kerumunan pendukung. Kirana merasa lega beban di dadanya terangkat separuh, tapi saat dia menatap mata Arjuna, dia menyadari pria itu belum tersenyum bahagia.

"Kita sudah menang di mata masyarakat, Arjuna ..." bisik Kirana. "Tapi kenapa wajahmu masih serius sekali?"

Arjuna menggenggam tangan Kirana, mengajaknya masuk ke mobil. Pak Hendra yang ikut serta langsung duduk di kursi depan, wajahnya juga penuh kekhawatiran.

"Karena ini baru permulaan, Kirana," jawab Arjuna pelan namun tegas saat mobil mulai melaju menjauh. "Kita sudah buka topeng mereka, tapi Ratna masih punya kekuasaan, masih punya uang, masih punya jaringan hukum, dan aku yakin dia pasti tidak tinggal diam setelah semua ini.

Pak Hendra menoleh ke belakang, wajahnya kusut.

"Tuan Muda benar, Nona. Penjahat yang terbongkar kejahatannya tapi belum ditangkap ... itulah yang paling berbahaya. Ratna tidak akan diam. Dia punya banyak rahasia kotor yang disembunyikan di balik perusahaan itu, rahasia yang kalau sampai terungkap bisa membakar dirinya dan semua orang yang terlibat. Dia akan melakukan apa saja, termasuk bungkam kita selamanya."

Arjuna menatap jalanan kota yang ramai dengan sorot mata tajam.

"Kita punya kebenaran, Kirana. Tapi mereka punya kekuasaan dan uang. Perang hukum panjang menunggu kita. Perang bisnis yang keras akan datang. Dan lebih dari itu ... aku merasa kita baru menggores kulit luar masalah ini. Di balik Ratna, ada kekuatan yang lebih besar yang menggerakkannya. Ada sesuatu yang disembunyikan dari kita, sesuatu yang lebih berbahaya daripada sekadar dendam masa lalu."

Arjuna menoleh, menatap Kirana lekat-lekat.

"Kita sudah lewati satu rintangan besar. Tapi perjalanan kita masih sangat panjang. Kita harus bertahan di pengadilan, kita harus membangun kekuatan ekonomi kita, kita harus melawan sabotase, fitnah, dan ancaman nyawa. Dan di depan sana ... musuh yang sesungguhnya baru akan memperlihatkan taringnya."

Kirana mengangguk mantap, tangannya menggenggam tangan Arjuna makin erat. Rasa takut sudah hilang, berganti dengan tekad baja.

"Aku siap, Arjuna. Selama kita bersama ... aku tidak takut pada apa pun. Kita akan lawan mereka satu per satu. Kita akan bersihkan semuanya sampai ke akar-akarnya."

Mobil itu melaju menjauh, membawa mereka masuk lebih dalam ke pusaran masalah yang jauh lebih rumit, lebih gelap, dan lebih berbahaya.

Ya, kebenaran sudah terungkap. Tapi perjuangan untuk mempertahankannya dan menjadikannya kemenangan mutlak ... baru saja dimulai.

Bersambung ....

1
sunshine wings
Mantap.. gak rugi bacanya.. alur ceritanya hebat..
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
👍👍👍👍👍
❤️❤️❤️❤️❤️
Teh Fufah
seruuuu nihhhh ceritanya...
riniandara: terima kasih kak atas review nya ya
total 1 replies
riniandara
Assalamualaikum semua! semoga sehat selalu ya. oh ya kalau kalian suka jangan lupa tinggalkan Jejak serta like ya teman-teman. happy reading/Kiss//Heart/
azela
wah makin penasaran apakah mereka akan berhasil. lanjut up Thor kalau bisa doubel ya he he/Applaud//Applaud//Applaud/
riniandara: siap kakak
total 1 replies
riniandara
pasti lanjut baca ya kak happy reading
azela
lanjut author semangat semakin seru aj/Applaud//Applaud//Applaud/
azela
jangan menyerah Kirana ada tuan dingin yang akan mendukungmu
Muft Smoker
ad rahasia apa niih di antara mereka ,, 🤭🤭🤭🤭
azela
akhirnya terbongkar juga, ternyata Kirana itu bukan gadis biasa keluarga mereka juga sangat dekat dulu.
azela
lanjut Thor semakin penasaran aja
Ita Xiaomi
Semangat Kirana.
Ita Xiaomi
Tenang Kirana, Arjuna akan menyayangi dan mencintaimu dgn setulus hati.
Lisa
Ceritanya menarik jg nih 👍
Lisa: Sama² Kak..oke Kak nanti aq review ya
total 2 replies
Lisa
Aku mampir Kak
azela
siapa Kirana? dari percakapan mereka yang penuh teka bisa di pastikan jika Kirana ini bukan gadis biasa/Right Bah!/
azela
lanjut kak semakin penasaran deh
azela
jangan-jangan Kirana ketua mafia/CoolGuy/
azela
/CoolGuy//Grin//Grin//Grin//Grin//Grin//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
azela
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ita Xiaomi
Menguasai martial arts.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!