NovelToon NovelToon
Scripted Love: Menikahi Musuh Bebuyutan

Scripted Love: Menikahi Musuh Bebuyutan

Status: tamat
Genre:Menikah dengan Musuhku / Live/Variety Show / Showbiz / Nikah Kontrak / Model / Enemy to Lovers / Tamat
Popularitas:13.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Satu skandal, dua musuh bebuyutan, dan 24 jam kamera yang menyala.
Sienna Rose, seorang supermodel papan atas, mendadak dihujat publik dan dituduh menjadi simpanan sugar daddy. Di waktu yang sama, Declan Bryer, aktor internasional berwajah sedingin es, tersandung skandal orientasi seksual. Demi menyelamatkan karier bernilai jutaan dolar, manajemen mereka memaksa keduanya bergabung dalam reality show pernikahan palsu, We Got Married.
Publik mengira mereka pasangan serasi yang romantis. Namun di balik layar, saat kamera mati, mereka adalah musuh bebuyutan masa kecil yang saling membenci! Sanggupkah Sienna menahan diri untuk tidak mencakar Declan di depan kamera? Dan apa yang terjadi saat masa lalu yang belum usai serta rahasia besar keluarga mereka perlahan mulai terkelupas di tengah sandiwara ini?
"Kurangin manjanya di depan kamera. Geli gue dengernya." — Declan Bryer.
"Pikir gue sudi?! Lo itu cuma kanebo kering, Declan!" — Sienna Rose.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22: Kabut Pagi dan Tenda yang Menyempit

​"Jangan pasang muka sepet kayak gitu, lo kelihatan makin jelek kalau lagi flu."

​Suara Declan yang ketus memecah keheningan kabut pagi di bumi perkemahan daerah perbukitan itu. Tangannya bergerak cekatan menarik tali flysheet tenda, sementara Sienna duduk di atas kursi lipat sambil membungkus tubuhnya dengan jaket puffer tebal. Hidungnya yang memerah diseka berulang kali dengan tisu.

​"Heh, Kanebo! Lo pikir siapa yang bikin gue makin parah flunya, hah?!" semprot Sienna, suaranya terdengar sangat sengau namun tetap ngegas. "Kalau semalam lo nggak narik gue ke kolam renang, pagi ini gue pasti udah seger bugar dan bisa tampil estetik di depan kamera!"

​Declan menancapkan pasak tenda terakhir dengan hentakan kakinya, lalu berdiri tegap dan berjalan menghampiri Sienna. Dia membungkuk sedikit, menatap langsung ke dalam mata kucing Sienna yang tampak agak sayu. "Yang narik lo ke kolam semalam itu Maura, bukan gue. Tugas gue semalam itu... cuma meluk lo biar gak mati kedinginan. Lo lupa?"

​Wajah Sienna langsung memanas, ingatan tentang pelukan erat Declan di atas ranjang apartemen semalam kembali berputar di otaknya. Dia buru-buru memalingkan wajah, pura-pura batuk kecil. "Y-ya tetep aja lo bikin pusing! Lagian kru WGM ini sadis banget ya, tahu pesertanya lagi sakit malah diajak syuting camping outdoor kayak gini."

​"Ini namanya uji kekompakan dalam kondisi ekstrem, Sienna," sebuah suara bariton yang sangat mereka kenali tiba-tiba menyela dari arah samping.

​Edrick berjalan mendekat dengan setelan baju gunung premium yang membuatnya kelihatan sangat rapi dan menawan, kontras dengan Declan yang hanya memakai jaket parka hitam polos. Di belakang Edrick, Maura berjalan dengan langkah malas, wajahnya ditutupi kacamata hitam besar untuk menyembunyikan matanya yang sembap akibat skandal kemarin siang.

​Edrick melempar senyum tipis ke arah Sienna, mengabaikan tatapan mematikan dari Declan. "Pagi, Sienna. Gimana tidur kamu semalam? Nyenyak? Atau... ada yang bikin kamu gak nyaman di dalam kamar?"

​Sienna mengepalkan tangannya di dalam saku jaket. Sindiran Edrick jelas merujuk pada aksi mata-mata yang dia lakukan semalam. Sebelum Sienna sempat menyemburkan makian cegilnya, Declan sudah melangkah maju, memotong jarak pandang Edrick.

​"Istri gue tidur sangat nyenyak di pelukan gue, Jasper," ucap Declan dengan nada suara yang sangat rendah, dingin, dan penuh penekanan yang menusuk. "Gak usah sok perhatian. Mending lo urusin tenda lo sendiri yang pasangnya miring itu. Kelihatan banget gak pernah hidup susah."

​Edrick terkekeh pelan, melirik tenda dome milik Declan yang berdiri sangat kokoh dan sempurna. "Gue punya uang buat sewa orang masang tenda, Bryer. Gak perlu repot-repot pamer kekuatan fisik kayak lo."

​"Uang lo gak bakal bisa beli kenyamanan di alam liar, Edrick," timpal Declan ketus, lalu berbalik memunggungi rivalnya itu. Dia meraih tangan Sienna, menarik cewek itu untuk berdiri. "Ayo, Rose. Kita mulai sesi masak air hangat. Jangan dekat-dekat sama polusi visual."

​Sienna menjulurkan lidahnya mengejek ke arah Edrick dan Maura sebelum mengikuti langkah lebar Declan menuju area depan tenda mereka.

​@wgm_camp_update: GILA AURANYA!!! Pagi-pagi di gunung udah langsung disuguhi perang urat syaraf antara Declan sama Edrick!

@sienna_cegil: Sienna pas menjulurkan lidah imut banget parah, flunya malah bikin aura gemesnya nambah! Declan protektifnya gak kendor dari semalam!

@rating_hitz: Lihat tuh Maura cuma bisa diam pake kacamata hitam, fiks kena mental gara-gara rekaman CCTV kemarin wkwkwk.

​"Sutradara! Kamera on dalam tiga, dua, satu... Action!"

​"Halo para penonton setia! Pagi ini kedua pasangan kita sudah mendirikan tenda mereka masing-masing di tengah kabut pegunungan yang romantis!" seru pembawa acara dari balik kamera utama. "Tantangan pertama untuk uji kekompakan pagi ini adalah... Survival Breakfast! Kalian hanya dibekali satu buah kompor portable kecil, satu nesting, dan bahan-bahan terbatas untuk membuat sarapan hangat bersama pasangan!"

​Maura mencoba membuka suara dengan nada anggun buatan yang terdengar dipaksakan. "Wah, kalau di alam terbuka gini, aku rasa bikin sup instan sama roti bakar udah paling cocok ya, Ed?"

​"Apapun yang kamu mau, Sayang," jawab Edrick ramah di depan kamera, meski tatapan matanya sesekali masih mencuri pandang ke arah Sienna yang sedang berjongkok di depan kompor kecilnya.

​Sementara itu, di konter masak Declan dan Sienna, suasana jauh lebih tektokan dan berisik.

​"Declan! Ini pemantiknya macet! Gak mau nyala!" seru Sienna kesal, memukul-mukul kompor gas kecil itu dengan tidak sabaran.

​"Siniin tangannya, lo bisa bikin kita semua meledak kalau ceroboh gitu," omel Declan pedas. Dia berjongkok di sebelah Sienna, menggenggam tangan cewek itu yang memegang pemantik, lalu menekannya bersama-sama dengan ritme yang benar.

​Cret! Wuss!

​Api biru langsung menyala besar. Jarak wajah mereka yang sangat dekat membuat Sienna kembali terpaku, menatap rahang tegas Declan yang terkena pantulan cahaya api pagi. "D-Dec... lepasin tangan lo, udah nyala kan."

​"Gue gak bakal lepasin sebelum lo janji bakal nurut sama gue seharian ini," bisik Declan sangat rendah di sela suara gemercik air yang mulai memanas di dalam nesting. Matanya menatap intens bibir Sienna yang hari ini tampak sedikit pucat karena flu. "Ingat semalam, mata-mata dia masih berkeliaran di sekitar sini. Lo harus tetap nempel sama gue."

​Sienna menggigit bibir bawahnya, jantungnya kembali ugal-ugalan. "I-iya, bawel banget! Lagian gue juga ogah dekat-dekat sama cowok bermuka dua itu!"

​Declan tersenyum miring, senyuman tipis yang sangat menawan hingga membuat kru kamera di depan mereka menahan napas kagum. Pria itu kemudian mengambil beberapa bungkus mi instan dan memasukannya ke dalam air mendidih. "Nih, aduk. Tugas gampang, jangan sampai gosong."

​"Mi instan mana bisa gosong kalau direbus, Declan Bryer!" gas Sienna, memukul lengan Declan gemas dengan sendok kayu.

​Di seberang mereka, Edrick memperhatikan interaksi natural itu dengan rahang yang mengeras sempurna. Kedekatan Declan dan Sienna yang awalnya dia kira hanya sebatas kontrak kerja, kini terlihat terlampau nyata dan intim di bawah kabut pagi ini. Rasa terancam dan obsesi lamanya mulai membakar kesabarannya. Permainan di gunung ini baru saja dimulai, dan Edrick tidak akan membiarkan Declan menang begitu saja di episode kali ini.

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Baca marathon akhirnya End juga... 👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Oowhh bukan Satria Toh pelaku utamanya.. padahal sudah nuduh Dia tad tapi ternyata Asisten dan Agensi lain.i.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Feeling Aku sih pelakunya si Satria, apa lagi tadi terlambat masuk pas yang lain sudah ngumpul dan semua petunjuk mengarah ke dia karna sejak awal dia ga suka denganDeclan.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Thor kenapa panggilan Declan sama Siena masih pake Lo Gue... padahal kan udah nikah, di kirain bakal di ganti Aku Kamu lebih mending enak di denger halus.🙏

Atau sekalian saja pake sebutan Sayang, Honey biar lebih romantis.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Siena protes mulu perasaan, sekali² bales lah Dec biar Dia ga ngerasa di cintai dan di posesifin terus sama kamu makanya ga tau rasanya Cemburu.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Coba bales aja Dec kamu deketin perempuan lain dengan ngobrol boasa di depan Siena, tar lihat gimana reaksinya bakal tetep cuek apa cemburu... biar Dia ngerasain juga kalau cemburu rasanya gimana.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
terus apa kabar dengan kedua musuh Siena Declan... niihh, ga kedengeran si Edrick dan si Maura kemana plus gimana kehidupannya.😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hmmm... Good para Orang Tua gercep.👍👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Lah Bapaknya Siena Ketua mafia tapi kenapa bisa kecolongan hanya karna seorang Maura yang ga punya kekuatan apa²... emang yang ngasih info Siena jatuh ke jurang cuma liatin aja tah tapi ga gercep instingnya sebagai pengawas bayangan.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: Iya sih, Harab Maklum karna pengawal bayangan juga manusia ada lengahnya.🤭🤭
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Nah gitu kek jujur awal mula masalah kalian jadi sedikit lebih ringan kan jadinya dengan hubungan kalian... teruuusss sekarang ga harus Akting yerlalu di buat² lagi karna bisa dengan natural aja pasti lebih bisa buat ngalahin tuh si Edrick dengan Maura.
Ariska Kamisa: 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Mudah²an komflik di dalam ceritanya ga berat² alnya Aku suka males kalau ujung² musuh yang lebih bahagia dan bikin esmosii.🤣✌️🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: Awas saja tar kena Aku seruduk lho Thor kalau kepalaku sudah berasap.🤣🤣🤣
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kalau kamu takut Siena terluka lagi harusnya kasih tau biar bisa nyari jalan keluar dan hadepin bareng² atau siaga Declan beda lagi kalau dia ga tau malah masalahnya lebih ruwet... Dan Siena kalau kamu mau masuk dalam kehidupan Declan dan ngerasa perlu atau bersedia buat jadi pendengarnya harus usahakan cara bicaramu pada tempatnya dulu bukan dengan marah² dan ketus karna yanga ada Declan ga bakal buka suara sedang kamu saja ga bisa ambil kepercayaannya dengan sikapmu.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Iiiihhh autor sampe soal pribadi di ajuin juga, depan umum lagi banyak yang liat.🫣

Perlu sapu ga Thor buat bantu bersihinnya biar ga Ngeres kemana².😁✌️
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hah... Siena padahal.kamu sendiri yang duluan sok²an jual mahal semua di sangkut pautin dengan Akting dan giliran di balas ketus sama Declan malah ngerasa jadi korban karna terluka sama jawabannya... hadeuuhh makanya kalau jangan sok jual, gaya mahal seolah ga butuh bantuan dia dan nuduh buruk mending diem saja.

Komunikasikan juga sama Declan tentang kesalahan mu dulu kalau memang kamu salah jangan gengsi di gedein.🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sanfok dengan kata HANCUNG itu suara bersih atau apa Thor.🤔

karna biasanya yang Aku sering denger dan lumrah bunyinya HATCIIHHH.🤭✌️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: Oowwhh .. untung Aku ga sampe salfok sama dengan HANGC*T... Thor ya Ampuunn.🤣🤣🤣✌️🫣
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Wkwkwkk Kenapa ga di komunikasikan biar jelas kesalah pahaman dulu mungkin bisa terbuka dan ga bikin kalian menjauh lagi dengan batasan.🤭🤭

Tapi ngomong² siapa nih Edrick.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Jangan marah² mulu Dec tar darah tinggi kan repot... harusnya di sayang² kek.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Lah kalau cinta ngapain di tutupin pake benci segala... mending di ungkapin aja Declan.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎: Iya jadi pengen di getok biar Tunjukin aja langsung tanpa harus sembunyiin lagi.😁😁
total 2 replies
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
baru Mampir bab awal sudah berantem... moga² mah ga bikin darting, Maaf Thor bercanda.😁✌️
Ariska Kamisa: 🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Ayusha
herman, perasaan gada romantis2 nya /Sleep/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!