NovelToon NovelToon
TERJERAT

TERJERAT

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Balas Dendam / Anak Genius
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Aris Tea

" Nak. Ayo kita pulang, tak baik loh melamun di waktu senja, apalagi kamu melamun nya di bawah pohon randu." Tegur wanita tua, lembut dan tersenyum hangat kepada pemuda berusia 20 tahun.

" Ehk. Nek... Ayo.." Jawab pemuda itu tak beraturan ucapannya. Lalu bangkit dari tempat duduk di bawah pohon itu.

" Kamu kenapa Nak. Akhir akhir ini Nenek perhatikan kamu suka melamun seorang diri?"

" Gak kenapa-kenapa kok Nek." Jawab nya.

" Hmmmmmmm.." Gumam Nenek tak puas dengan jawaban dari pemuda yang kini berjalan berbarengan pulang ke rumah nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aris Tea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

EPISODE 22: PETUNJUK DARI GUNUNG

"Kabar ku saat ini baik baik saja, tapi ada beberapa orang yang mengusik ketenangan ku." Kata Langit di balik telepon.

"Aku akan datang, malam ini juga." Dengan cepat Yusuf langsung berkata.

"Baik kang terimakasih sebelumnya, sherlock lokasi akan saya kirim." Langit langsung menutup telepon nya, termenung sesaat, malam ini juga aku harus berangkat. Aku harus meminta petunjuk dirinya.

###########

Setelah menutup panggilan dengan Langit, Yusuf langsung bergerak cepat. Dia memanggil salah satu pekerjanya yang telah bekerja bersamanya selama tiga tahun.

Lelaki muda orang yang selalu ikut kemana pun kang Yusuf berada, datang menghampiri nya. Berdiri tegak setelah membungkuk hormat padanya.

"Budi, aku harus pergi ke kampung lama sebentar atau kah lama aku tidak tahu. Kamu yang mengurus semua pekerjaan di sini ya – kalau ada masalah, hubungi saya melalui nomor baru yang sudah kuberi," ucap Yusuf sambil mengemas tas kecil berisi pakaian dan beberapa perlengkapan penting.

"Baik Pak Yusuf. Apa ada masalah penting ya?" tanya Budi dengan wajah khawatir.

"Ya, ada pemilik pertanian ini sedang butuh bantuan. Aku tidak tahu kapan akan kembali, tapi pastikan lahan tetap terawat dengan baik ya," jawab Yusuf sambil menutup tasnya. Dia mengambil kunci mobil mewahnya yang sudah ia siapkan, serta sebuah kotak kayu kecil yang disembunyikan di bawah jok mobil.

Sebelum berangkat, Yusuf berhenti sebentar di depan menara pengamatan. Dia menatap lahan pertanian yang telah dia kembangkan dengan susah payah selama lima tahun – hasil dari uang dan tanah yang diberikan Langit.

"Ini waktuku untuk memberikan apa yang dia miliki aku hanya menjalankan nya saja" gumamnya sebelum memutar kunci kontak dan melaju keluar dari lahan pertaniannya.

DI KAMPUNG SUAMINYA NENEK WATI

Hawa dingin menyelimuti hamparan kebun teh yang luas. Daun-daun teh berderit lembut tertiup angin, menyusun irama yang menyertai langkah kaki Langit yang melangkah perlahan di antara barisan pohon teh yang rapi.

Lelaki tua berjenggot putih sudah menunggunya di atas bukit kecil yang menjorok ke tengah perkebunan – tempat yang dulu sering Langit kunjungi saat Yusuf sudah menjual tanah kakek Langit.

Waktu itu ketika Langit sedang bersama Yusuf di tanah milik kakek nya tak sengaja bertemu pertama kali dengan lelaki tua berjenggot itu, memperkenalkan dirinya bernama Abah Haruman, saat itu Langit selama dua minggu tinggal di tempat itu sehabis malam selalu belajar tentang arti hidup yang sebenarnya dan bagaimana cara terlepas dari jeratan kehidupan dunia.

Langit meyakini bahwa Abah Haruman adalah orang tua sakti yang sudah tidak terbuai akan megahnya duniawi, jadi dia selalu menyendiri di atas bukit gunung.

Keputusan yang di berikan pada Yusuf jika ada potensi yang lebih besar untuk menjual tanah milik kakek nya itu pun, itu adalah petunjuk dari Abah Haruman dan uang yang di berikan kepada Yusuf juga uang dari Abah Haruman.

Semua misteri dan rahasia yang ada dalam diri Langit Abah Haruman mengetahui, sampai dengan detail mengungkapkan hal yang begitu besar bahwa Langit bukanlah cucu kandung nenek Wati.

Namun Abah Haruman berpesan setiap obrolan jangan sampai di ketahui orang luar, cukup kamu sendiri menyimpan nya dalam hati, biarkan takdir yang mengungkap dengan sendiri, jika semua sudah terungkap sebaiknya kamu datang kesini menemui ku, sebelum ajalku di jemput oleh sang malaikat.

Dengan nafas ngos-ngosan, Langit sampai di puncak gunung tampak saung sederhana masih berdiri kokoh selama dua tahun ini.

"Capek Nak Langit.?" Tanya lelaki tua berjanggut itu.

Langit mengatur nafas nya sebelum menjawab pertanyaan dari kakek tua seraya tersenyum." Hehehehe lumayan Abah.!

"Gimana kabar Abah sehat.?" Langit bertanya.

Untuk saat ini Alhamdulilah, tidak tau esok atau lusa, ajal siapa yang tahu." Jawab lelaki tua itu.

"Ayo masuk, di luar dingin ada banyak yang harus kita bahas dan ini pertemuan terakhir antara kamu dan abah, setelah kamu turun dari sini jangan ungkap tentang tempat ini ya." Tambah lelaki tua itu melangkah naik ke saung.

Langit hanya diam tak berkata apa-apa, namun tubuhnya bergerak sendiri mengikuti langkah lelaki tua itu. Siratan dari sebuah kata itu mengarah untuk menjaga mulut menutup rapat rapat.

"Duduk nak Langit, dan minum dulu." lelaki tua itu menyodorkan gelas plastik, langit pun langsung meneguknya sampai habis.

"Nak Langit perang besar akan segera terjadi, tapi kamu harus menyelesaikan dulu hal hal kecil yang ada di sekitarnya, dari JERATAN tetanggamu dan rasa ingin memilikimu dari kampung sebelah mu." lelaki tua berhenti sejenak langit tak menyela nya. Untuk masalah yang akan kamu hadapi saat ini, sebaiknya dua sahabat mu jangan di kasih tahu terlebih dahulu, cukup Yusuf saja yang bertindak saat ini, kamu sebaiknya di belakang layar, memantau perkembangan selanjutnya. Apakah kedua keluarga besar ikut andil dalam perang kecil ini atau tidak, jika kedua keluarga besar bertindak baru kamu meminta bantuan pada kedua sahabat mu yang mempunyai kekuatan hampir setara dengan musuh mu.

Langit memegang dagunya sedang berpikir keras apakah alur takdir nya harus di hadapi, bisakah saya untuk menghadapi nya, atau kah menghindari menjadi pengecut itu mungkin lebih baik.

"Nak Langit Abah harap kamu bisa melindungi istri dari anakku yang tak lain adalah nenek Wati, dan sikembar yang sedang di asuh oleh Intan, karna itu adalah kunci untuk mengungkap dan mempertemukan dirimu dengan orang yang tak menginginkan kamu hadir ke dunia ini.

"Seberapa kuat mereka, seberapa besar pengaruh di negri ini, apakah aku mampu melawannya.?" Rentetan pertanyaan kepada Abah haruman.

"Mereka sangat kuat, untuk pengaruh 75 persen mereka menguasainya, dan untuk melawannya kamu pasti mampu dan nanti pasti ada jalannya.

"Sebaiknya urusan kecil dulu kamu selesaikan dan jerat mereka untuk menjadi anak buahmu, walaupun sifat mereka sangat licik, tapi Abah yakin kamu lebih licik dari mereka.

"Baiklah Abah, kalau begitu, Langit minta doa nya agar semua permasalahan cepat selesai." Pinta nya anggukan kepala dari lelaki tua itu.

"Nak ingat pesan Abah jerat mereka bagaimana caranya dan pakai otak serta kecerdasan yang kamu miliki untuk melawan yang lebih besar." Abah haruman lagi dan lagi mengingatkan.

"Baik Abah." Kalau begitu Langit ijin pamit." Langit langsung mencium tangan Abah haruman keluar dari saung untuk kembali ke rumahnya.

Setelah Langit turun dari bukit, Abah Haruman pun keluar dari saung." Nak perjalanan mu mengungkap rahasia 19 tahun yang lalu tak akan mulus begitu saja, namun jika kamu mampu melawan kelicikan dengan kelicikan kecerdasan dengan kecerdasan, Abah yakin kamu berhasil.

"Gunakan lah segala cara, baik itu jalan sesat maupun jalan benar, yang penting tujuan tercapai.

CATATAN PEMBACA:

SESUDAH MEMBACA JANGAN LUPA KLIK LIKE YA!

SYUKUR-SYUKUR DAPAT VOTE DAN GIFT KALAU KALIAN SUKA DENGAN CERITA INI.

JANGAN LUPA JUGA ADD KE LIBRARY / FAVORIT AGAR TIDAK KETINGGALAN UPDATE SELANJUTNYA!

SALAM DARI ANAK KAMPUNG,

ARIS.

Bersambung.

1
Neng
🤭🤭🤭🤭🤭
Neng
lumayan
Neng
👍👍👍👍
Tuyul
🤣🤣🤣🤣
Tuyul
😍😍😍😍
sitanggang
muter2 kek gangsing 🙄😵😵‍💫
RAJA CHAN
sangat bagus
Tuyul
menarik
Tuyul
👍👍👍
Aden
ayam dasar lemah
Aden
lumayan menarik
Robet
🤭🤭🤭🤭🤭 lumpur Lapindo
Aris Nugraha
🤣🤣🤣
Aris Nugraha
keren kak
Robet
🤣🤣🤣
Robet
keren
Aisyah Suyuti
menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!