kayle Wanita Mandiri , seorang perancang pernikahan. Mau tak mau menjalani kisah pernikahannya sendiri yang jauh di luar perencanaannya. Adalah Dave, pria terhormat pebisnis Handal di dunia legal dan ilegal yang bahkan tidak pernah memilihnya sebagai pasangannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BERMALAM DI PEIRPONT FOUNDATION
Kesibukan terlihat didapur, anak-anak yang lebih besar nampak sibuk menyiapkan aneka makanan yang dibawa oleh Dave. Kayle pun tak kalah sibuk membantu begitupun juga Dave yang sibuk menggoda Kayle dengan kekacau-kacauan kecil yang dibuatnya seperti tanpa sengaja menuangkan gula padahal seharusnya garam .
“Oh Tuhan Dave, sebaikannya tinggalkan area dapur ini sebelum kau mendatangkan bencana yang lain atau meledakan sesuatu dan meembunuh kami pada akhirnya”. Ucap Kayle.
Damitri dan David saling pandang dengan mata menegang dan menahan tawa melihat tuannya diperlakukan bak kuman oleh Kayle. Dave pun menuruti perintah Kayle dan memberi isyarat kepada David untuk mengikutinya ke arah taman Rumah Tua.
Dave duduk dan memandangi layar digitalnya dengan teliti melihat peta dan data daftar kapal pengangkut .
“jadi bagaimana menurutmu?, kita kirim dengan kapal ke Afrika Selatan besok. Lalu setelah itu ke Eropa di akhir pekan ini”. Dave selalu memindahkaan barang dan tidak pernah menyimpan barangnya terlalu lama setelah datang.
“Saya rasa tidak ada salahnya jika kita mengirim ke Eropa juga besok, tidak perlu menunggu sampai akhir pekan”. Ujar David.
Dave melihat layar digitalnya kembali dan menunjuk nama kapal yang lebih kecil daripada kapal lain tetapi sudah banyak membantu mereka. Dave ingin mengirimkan barang-barang itu secepatnya dengan kapal-kapal yang diketahui aman.
Tiba-tiba saja Dave memiliki rencana tambahan. “David bukankah kita memiliki 52% saham di Rumah sakit Institue Of Hopkins?”. Tanya Dave. David mengangguk iya.
“Kirim Dokter Matteo ke Afrika, biarkan dia berbakti sosial disana , tak perlu kau persulit cukup jauhkan saja dia dari Negara A”. Perintah Dave.
“ Baik”. Jawab David dengan mengangguk. “Oh Nona Kayle , kau begitu hebat sampai bisa buat Tuanku memikirkan Hal remeh temeh seperti ini, kau telah memegang jantungnya”. Batin David berbisik.
Dzzrt , Ponsel Dave berbunyi. “Dimana”. Tanya Kayle ? “Makan malam telah siap, kami semua menunggumu”. Wajah Dave nampak tersenyum tersipu riang senang dan segera berjalan cepat menuju Aula untuk segera makan bersama.
Selesai makan malam , Dave menawarkan diri untuk mencuci semua piring dan perkakas makan lainnya. Sebenarnya Dave hanya akan mengawasi Damitri, David dan beberapa pengawal lainnya menyelesaikan tugas untuk mencuci piring ini.
Sebelumnya David sudah benar-benar mengancam semua anggota La Nostra yang hadir dimalam ini agar mengunci rapat-rapat mulutnya, jangan sampai isu tentang ini keluar ke dunia luar sana. Sungguh itu akan sangat melukai harga dirinya jika dunia luar gempar dengan berita David seorang Underboss mafia tengah mencuci piring dan perkakas masak.
“oh Nona, jika kau meminta bos kami untuk mendadani kami sebagai badut penghibur anak-anak, maka itu pasti sudah menjadi perintah Mutlak berdaulat untuk kami tanpa bisa kami tolak”. Ujar salah satu pengawal Dave dan disambut dengan tawa semua anggota. Ini adalah situasi yang sangat .jarang terjadi yang mereka alami, terasa hangat dan menyenangkan.
Dave juga ikut tersenyum dan merasakan desiran aneh dalam hatinya. rasa hangat , rasa yang sama yang dia rasakan ketika tiap kali ibunya memeluk ia di waktu kecil dulu. tiba-tiba Dave merasa tidak rela jika kehilangan rasa hangat ini.
"wanita itu telah mengikatku, seumur hidup kau harus tetap tinggal disisiku". ujar Dave dalam hati.
itu yg bener kak karena udah pake did jadi say, bukan said yaa ☺