NovelToon NovelToon
Cloud And Sky

Cloud And Sky

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:157.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Angela Jasmine

Jika cinta tak harus memiliki, aku rela untuk melakukannya! Biarkan aku saja yang menanggung akibatnya karena telah menjatuhkan hatiku ke padamu..

Cinta itu seperti matahari yang menyinari bumi, selalu menerangi kegelapan dan tak meminta balasan...

Mungkinkah cinta itu hanya bertepuk sebelah tangan ataukah mendapat balasan?

Inilah kisahku, ikuti aku dan cerita hidupku...

Hai Sky, aku menyukaimu.. By Cloud...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Angela Jasmine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

C & S 22

Hai kakak2 jumpa lagi..

Jangan lupa tap like ya kak, pencet di kiri bawah itu tuh, iya itu, hehehe,

Happy reading 🙏🙏🤗🤗

_____________________________________

Senja memperhatikan kedua temannya yang tengah melihat ke arah seorang gadis tak jauh dari mereka. Pandangan Senja bergantian pada Sky dan Arjuna, gadis itu ia akui memang cantik dan tak banyak polesan atau dandanan yang terkesan berlebihan seperti gadis lainnya. Cantik yang alami.

Senja menyikut Surya yang duduk di sampingnya dan memberi kode pada lelaki itu untuk memperhatikan Sky dan Arjuna. Surya menaikkan sebelah alisnya, ada tanda tanya besar dalam pikirannya.

Tampaknya Surya dan Senja kali ini memiliki pemikiran yang sama, hingga akhirnya mereka tersenyum bersama dan menyimpulkan dengan pikiran mereka sendiri.

"Ehem.." Senja berdehem, membuat Sky dan Arjuna fokus menatap dirinya. Senja tersenyum penuh maksud.

"Kamu kenapa? Batuk?" tanya Arjuna.

"Nggak apa - apa. Cuma penasaran aja, kita bukannya lagi darmawisata kan ya? Tapi kok pada diem - dieman begini!" keluh Senja dan disetujui oleh Surya.

"Hehehe, bukan begitu. Kayaknya kalau kita main air kayaknya seru ya, daripada duduk disini!" jawab Arjuna santai, tatapannya kembali pada gadis yang mulai memikat hatinya.

"Sky, sana temani Arjuna main air. Sepertinya masa kecilnya kurang bahagia, dia pengen banget maen air sambil lari - larian kayak junior kita yang ada disana," tunjuk Senja ke arah Claudya berada.

Sky mengikuti ke arah telunjuk Senja, ia sedikit terkesiap karena sedari tadi ia pun melihat ke arah gadis itu.

"Aku masih ingin menikmati air kelapa muda disini," kilah Sky.

"Sama, aku juga, kita ngobrol aja yuk, biar nggak sepi!" Arjuna menimpali.

"Oke. Btw, Sky, aku penasaran banget sama kamu. Sampai saat ini apa belum ada perempuan yang kamu sukai? Atau jangan - jangan... " tanya Senja yang belum selesai dengan pertanyaannya, Sky menyela.

"Jangan - jangan aku nggak suka sama lawan jenis, begitu? Itu kan yang ada di pikiranmu?" tebak Sky, Senja dan Surya refleks terkekeh. Tidak dengan Arjuna, lelaki itu hanya fokus menatap Sky dengan seringai aneh.

"Jangan - jangan Sky doyan sama yang seksi - seksi?" goda Arjuna dengan mengerlingkan mata nakalnya. Sky bergidik geli.

"Jangan ngomong sembarangan, akan ada waktunya saat itu tiba, kalian pasti aku kasih tahu siapa perempuan yang bisa menaklukkan hatiku. Tunggu dulu, seksi? Kalau yang tipe seperti itu bukannya tipe kamu, Jun?" Sky balik bertanya, Arjuna hanya bisa terkekeh.

"Itu dulu, sekarang nggak! Aku udah niat berhenti jadi playboy, banyak dosanya. Aku nggak kuat nanggung dosa sebanyak itu, entah dari mereka ada yang mengutukku atau nggak! Yang pasti aku merasa bersalah," sesal Arjuna dengan wajah serius.

"Yang bener, Juna?" tanya Surya terlihat antusias. Sky dan Senja turut serta mengamati dan menyimak ucapan Arjuna.

"Iya, tapi bohong! Hahahaha," Arjuna tertawa puas mengerjai para sahabatnya, Surya melengos kesal.

"Percaya sama mulut Arjuna, musyrik kita, Sur!" celetuk Senja.

"Surya! Nama aku Surya! Panggil yang bener dong! Kalau perlu, panggil Sayang!" seru Surya pada Senja.

"Idih, ngarep!" jawab Senja dibalas kerlingan mata Surya yang menggodanya.

"Oh iya, Juna, gimana sama Mentari? Denger - denger dia masih suka sama kamu loh, kenapa nggak balikan aja sih? Cantik gitu, baik juga orangnya!" tanya Surya mengganti topik pembicaraan dan kini fokus pada Arjuna yang tengah menghabiskan air kelapa muda.

"Jangan sebut namanya lagi, buat aku yang namanya mantan ya akan tetap menjadi mantan. Nggak perlu diungkit lagi," jawab Arjuna bernada malas.

"Tapi dia baik loh!" kekeuh Surya.

"Iya, baik, baik karena suka ngirimin makanan ke kita, lebih tepatnya kamu yang ngabisin mister Surya!" celetuk Senja, Surya spontan terkekeh karena itu memang faktanya.

"Iya, Jun! Kenapa nggak balikan aja sih, atau kamu udah dapat penggantinya? Terus kamu nggak mau sama Mentari lagi? Kenalin ke kita dong, Juna!" desak Surya yang tak sabar dengan jawaban Arjuna.

"Kalian tunggu waktunya aja, pasti aku kenalin sama gadis yang beruntung itu,"

"Dia yang beruntung atau kamu yang beruntung? Aku malah kasihan sama dia kalau sampai mau sama kamu, kamunya aja masih playboy kayak gitu," celetuk Senja, ia mencebik bibir.

"Aku serius sama ucapanku tadi, aku mau berhenti jadi playboy. Nggak tahu kenapa tiap lihat perempuan itu rasanya deg - degan terus,"

"Ya iyalah deg - degan, orang kamu aja masih hidup. Lain cerita kalau udah meninggal, nggak bakal ngerasain deg - degan!" ledek Surya.

"Beneran, aku lagi serius nih. Jangan hancurin mood aku dong!" Arjuna mengerucutkan bibirnya, Surya ganti terkekeh.

"Siapa? Junior yang sering kamu kerjain itu?" tanya Surya membuat Arjuna tak bergeming, ia tak berani menjawab. Skakmat.

Darimana Surya tahu? Apa kelihatan banget ya kalau aku ngejar - ngejar dia?

Sky menundukkan kepalanya, ada perasaan takut dan gelisah dalam hatinya. Entah kenapa ia merasa tak nyaman dan memilih alasan untuk pergi dari situasi tersebut. Ia enggan mendengar jawaban yang akan keluar dari mulut Arjuna.

"Aku jalan - jalan dulu, mau cari oleh - oleh buat Raina," jelas Sky pada ketiga sahabatnya.

"Wah aku juga mau dong dibeliin oleh - oleh sama kakak Sky! Anggap aja aku Raina, hehehe," goda Surya.

"Huweeeekk, Raina itu imut - imut, kalau kamu amit - amit, Sur! Hahaha," ledek Arjuna.

Surya mengeluarkan taring tak kasat matanya hendak menerkam pemilik mulut sadis barusan, hingga terjadilah aksi kejar - kejaran antara Arjuna dan Surya.

Sky dan Senja hanya bisa geleng - geleng kepala melihat tingkah dua laki - laki gesrek itu.

🌺 🌺 🌺 🌺

Claudya menemukan sebuah gelang yang ia sukai dan tanpa pikir panjang ia lalu membelinya. Gelang mutiara berwarna hitam, terkesan sederhana dan nyaman dipakai. Sebelumnya ia telah mencoba terlebih dahulu, karena merasa cocok ia pun segera memakainya.

Sudah waktunya pulang, senja mulai menampakkan diri. Ingin rasanya Claudya menikmati pemandangan sunset yang ia impi - impikan setiap datang ke pantai, apa daya ia ke tempat ini bersama semua mahasiswa baru bukan bersama keluarganya. Keluarga? Yang ia miliki hanyalah Mami.

Papi dimana? Apa Papi tidak merindukan aku? Sudah sepuluh tahun berlalu, kenapa Papi tak mencari keberadaan kami?

Tanpa Claudya sadari, cairan bening itu mengalir dengan sendirinya membasahi pipi. Entah kenapa setiap ia teringat oleh sang ayah, dapat dipastikan akan ada drama karena rindu yang amat tertahan.

Claudya memutuskan mencari toilet umum guna menuntaskan isak tangisnya. Ia meninggalkan Mega bersama Dewa di dalam bus.

Dan benar saja di dalam bilik toilet, ia menyelesaikan tangisnya yang tertahan.

Papi, aku rindu! Aku ingin seperti yang lain, mereka memiliki keluarga yang lengkap! Papi dimana?

Claudya tak mau berlama - lama di dalam bilik toilet yang ia rasa semakin pengap. Ia menyeka sisa air matanya dengan sapu tangan dari dalam tas selempangnya. Dirasa sudah lebih baik, ia keluar dari toilet dan berjalan menuju bus.

Bruuggghh

Claudya menabrak seseorang karena pikirannya menerawang entah kemana. Ia mendongakkan kepalanya, karena yang baru saja ia tabrak memiliki tubuh yang lebih tinggi darinya.

"Kak Sky!" pekik Claudya, ia membungkuk seraya meminta maaf. Sky tersenyum.

"Claudya! Nggak apa - apa kok. Nggak perlu sungkan begitu, aku tadi juga jalannya meleng," kilah Sky.

Setelah itu tak ada lagi obrolan, hanya sesi tatap menatap malu - malu persis anak remaja yang mulai jatuh cinta.

Tiba - tiba. Senja datang mengagetkan mereka berdua.

"Hayo, ngapain berduaan di depan toilet! Jangan bilang mau aneh - aneh?" tuduh Senja asal, ia sengaja menggoda keduanya.

"Apaan sih!" elak Sky, Claudya hanya tersenyum menahan malu.

Ekor mata Senja mendapati ada sesuatu yang berbeda dan aneh dari Sky dan Claudya. Ia melihat tangan dua orang di depannya memakai sesuatu yang sama. Gelang hitam? Couple?

"Kalian berdua pacaran?" tanya Senja pada akhirnya sambil melihat Sky dan Claudya bergantian.

"Apa????" seru Arjuna tiba - tiba yang entah sejak kapan ia muncul dan langsung mendekati mereka.

🌺 🌺 🌺 🌺

1
Qaisaa Nazarudin
# membuka penutup botol air
Qaisaa Nazarudin
Waahh ini pasti Dewa yg di kantin kampus,yg nolongin Claudya lenutup botol airnya tdi kan??!!👏🏻👏🏻😅😅
Khaida Siti Umairah
mampir
Ney Maniez
👍🤗🙏🙏
Ney Maniez
👍🙏
Ney Maniez
☹️
Ney Maniez
👍🙏
🎀ᵀᵗᵇ'ˢ Inka24#BTBM❤️
selesai juga like nya smpe episode terakhir 😁🙏 sukses slalu yaa
Intanksm98
(♡˙︶˙♡)
Intanksm98
Sky jangan nangis,
sini peluk (づ ̄ ³ ̄)づ
Intanksm98
Terhibur kok kak 😂
Intanksm98
Sumpah itu si Rey, sweet ya 😭 bertanggung jawab.

Salam dari Clarissa ❣️
Intanksm98
Semangat kakk 😊
Intanksm98
Usaha gak menghianati hasil ya Wa, walaupun dikasih waktu cuma 5menit 😂

Salam dari "CLARISSA"
Shinta Ratnasari
aq mampir kak, mudah2an seru ya 👍👍
Angela Jasmine: Terimakasih kakak sudah mampir ☺️☺️
total 1 replies
Sul@ti
Mohon Maaf Thor Saya izin save Beberapa foto Karena fotonya selera Saya banget dan pilihan author sangat cocok dan sesuai selera Saya 🙏😊
SEPTINA
Awal yang keren...
Machan
5 like semangat yang tertinggal kak jasmine.
Olan
aku like nih thor😊 mari saling ngedukung juga
Dian Anggraeni
makin sukaaaaa 😊👏👏👍👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!