Pahit nya kehidupan yang di alami oleh Anyer ,yang selalu di jadikan umpan keluarga nya untuk menghasilkan uang.Anyer harus terus banting tulang demi mendapat kan uang untuk keluarga yang tidak pernah menganggap nya ada yang terutama ibu dan adik tiri nya.
Hingga pada hari ulang tahun nya dia mendapat kan kejutan bahwa dia harus menikah dengan seorang mafia terkenal untuk melunasi utang utang ayah nya.
Evans Scrith seorang mafia yang terkenal dengan kekejaman nya dan harta yang melimpah limpah. Dia yang tak lain adalah orang yang akan menikahi Anyer.
Yang pasti nya dengan sebuah alasan.
Mampukah Anyer mempertahankan pernikahan nya saat dia menikah dengan seorang mafia itu? atau dia memilih untuk mengakhiri pernikahan nya?
mari simak novel saya jangan lupa tinggalkan jejak nya dan vote sebanyak banyak nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lambean, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Evans yang tiba tiba berubah
Seminggu kemudian............
Ternyata sudah tidak terasa kini pernikahan Anyer dan Evans sudah mencapai satu bulan.
Anyer berfikir semenjak Evans bersikap manis pada nya setiap pagi semakin menumbuhkan kehangatan dalam rumah tangga nya namun ternyata Anyer salah.
Bahkan sangat salah besar jika Anyer masuk dalam olimpiade pertunjukan rumah tangga Anyer kalah besar , besar sekali.
Alhasil ternyata semakin hari,hari dan hari hingga sampai satu minggu setelah dua minggu yang lalu kini Evans semakin bersifat dingin dan cuek sekali kepada Anyer. Sungguh hal itu sangat menyakitkan bagi Anyer pradma.
Anyer sungguh tak menyangka perubahan sikap Evans pada nya sangat meningkat dan jauh berbeda.
Yang biasa Evans pergi mencium kening Anyer mengucap kan aku pergi.Itu sudah lah tiada lagi bahkan untuk berbicara dengan Anyer saja Evans sangat mengirit suara nya .Nntah karena suara nya mahal atau bagaimana.Anyer merasa semakin hari dia sudah seperti angin yang berlalu begitu saja tanpa di peduli kan oleh Evans.
Soal bekerja?yah benar Anyer masih tetap bekerja di cafe kopi tempat dia bekerja.
Soal uang bulanan? benar sekali Evans memberikan nya dua hari yang lalu.
Bahkan memberi Anyer kartu tanpa batas.
Soal stok makanan di kulkas?jangan di tanya semua nya selalu terstok dan siap sedia dengan lengkap dan tertata rapi di dalam kulkas dapur.
Cemilan atau makanan ringan? bahkan berlebihan di dalam kulkas. Buah minuman segar selalu tersedia di dalam kulkas ruang tamu.
Semua nya tersedia tanpa kosong sedikit pun.Bahkan kemarin pernah Anyer melihat stok makanan di kulkas dapur habis, dia berfikir akan membeli nya besok.Namun siapa duga? pagi pagi subuh Anyer bangun,seluruh persediaan makanan sudah tertata rapi di dalam kulkas.Tersedia berbagai banyak sayuran,ikan, dan yang lain.
Anyer merasa sudah tidak berguna lagi bahkan sangat tiada guna nya lagi.
Untuk makan bersama dengan Evans saja di pagi hari tidak pernah lagi. Apalagi untuk makan malam jangan di tanya Evans setiap pulang selalu berkata bahwa dia sudah makan dengan di luar.
Ini sangat menyakitkan itu lah yang kini telah dirasakan oleh Anyer.
Soal tidur? jangan kan tidur untuk menatap wajah tampan milik Evans pun bisa di hitung beberapa kali.
Pagi hari Evans sudah berangkat bekerja saat Anyer masak tanpa menoleh ke arah nya.
Malam hari? jangan harap kini mereka telah tidur terpisah.
Anyer tidur di kamar nya sedangkan Evans tidur di kamar nya sendiri.
Kok gitu? nntah lah apa yang telah terjadi pada diri Evans Scrith. Banyak sekali perubahan pada diri Evans.
Anyer bahkan merasa ini bukan Evans namun tetap saja dia adalah Evans Scrith.
Seperti pada hari ini Anyer sudah berusaha bangun cepat sekali agar Evans bisa sarapan di rumah namun ternyata......
"Suamiku ayo makan " Ajak Anyer saat Evans turun ke bawah sudah selesai berpakaian dengan rapi bersiap siap untuk pergi ke kantor.
"Aku buru buru "Ucap Evans dingin dengan berlalu begitu saja tanpa mempedulikan Anyer yang sudah bersusah payah agar lebih tepat
waktu.
Namun alhasil Anyer salah. Anyer sudah tak tahan lagi membendung air mata nya kini air mata nya berderai dengan deras dari pelupuk mata coklat milik nya.
" Apa salah ku hikss....hikss...hikss..apa salah ku?..." Anyer terisak dengan lemas duduk di lantai meratapi nasib nya.
"hiksss....hikssss...hikssss...Evans apa salah ku padamu???...." Anyer bertanya pada diri nya sendiri saat Evans sudah pergi ke kantor.
" hikssss...hiksss....hikssss...ibu kenapa dulu tidak kau bawa saja aku pergi bersama mu mungkin dunia ku akan lebih indah dari pada sekarang ini hiksss...hiksss..." Kini Anyer benar benar sangat prustasi sekali banyak sekali cobaan berganti dalam hidup nya tiada henti nya.
*****
Hello sobat sampai sini masih nyimak kan? author sengaja mempercepat waktu nya agar bisa lebih berfikir lagi author heheheh😁 Vote yah sayang ku jangan lupa juga like dan komen:)
emang di Australia ada yg jualan nasi goreng kayak do Indonesia??
Australia mixs Indonesia