NovelToon NovelToon
Tukang Sayur Itu Milyader

Tukang Sayur Itu Milyader

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Single Mom / Identitas Tersembunyi / Cinta Murni / Romansa / Konglomerat berpura-pura miskin
Popularitas:591.9k
Nilai: 4.7
Nama Author: Pena_Senja

Belajar dari kisah kakaknya yang gagal dalam berumah tangga, Kamil rela menyamar sebagai tukang sayur keliling demi mendapatkan cinta sejatinya. Dia pergi keluar kota hanya untuk berjualan sayur.

Dia tidak menyangka jika akan jatuh cinta pada seorang janda muda beranak satu, Medina. Bagaimana perjuangan Kamil mendapatkan cinta Medina karena ternyata
putranya Malvin tidak mengijinkannya dekat dengan Medina.

Yuk cari jawabannya di sini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pena_Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Langkah awal

”Malvin,” teriak Daffa tergopoh-gopoh mendekati putranya.

”Kenapa kau masih di sini apa kau tak memiliki pekerjaan?” seru Malvin tetap berjalan tanpa memperdulikan papanya yang sedang mensejajarkan langkahnya.

”Papa mau ngomong sama kamu, kita ke warung seberang jalan sana yuk!” ajak Daffa menunjuk ke warung yang cukup sepi karena Daffa ingin berbicara serius dengan Malvin.

”Maaf tapi aku sedang sibuk, mau bantuin mama beres-beres rumah.”

”Jadi kalian akan pindah rumah juga, apa kau tidak kasihan sama papa? Apa kata nenekmu nanti jika kau pergi dari kampung kita ini,” ucap Daffa.

”Kenapa kau begitu khawatir jika kami pergi bukankah itu akan sangat menyenangkan buat kalian terutama tante Lastri.”

”Tidak itu tidak benar tolong kamu jangan kemakan perkataannya di hati papa hanya kamu dan mamamu saja sungguh,” ucap Daffa menitikkan air matanya.

Malvin memalingkan wajahnya tak ingin melihat air mata buaya milik papanya, dulu Daffa pernah menangis padanya meminta bantuan Malvin untuk balikan pada mamanya tapi yang terjadi justru papanya sendiri menikah dengan tante Lastri.

”Mendingan papa pulang aja deh, karena air mata itu takkan bisa mengubah apapun lagi sekarang.”

Deg.

Daffa terdiam begitu mendengar perkataan putranya sendiri. Malvin semakin mempercepat langkahnya menuju ke rumah, dia benar-benar enggan untuk melihat ke arah Daffa papanya.

”Om Kamil, sedang ada di sini?” sapa Malvin begitu masuk ke teras rumah.

”Iya baru aja sampai tapi pintu tertutup, mungkin mamamu tidak ada di rumah,” jelas Kamil.

”Oh, mungkin mama sedang antar makanan ke tetangga bentar Om,” ucap Malvin membuka pintu rumahnya perlahan.

”Duduk dulu Om, biar Malvin buatkan minum dulu.” Malvin pun meninggalkan Kamil di ruang tamu.

Beberapa menit kemudian Medina pulang.

”Malvin kamu sudah pulang Nak?” teriak Medina.

”Sudah Ma,” balas Malvin.

”Bang Kamil juga ada di sini?” Medina terkejut melihat sosok Kamil tengah bersantai di ruang tamunya.

”Iya, aku kemari mau bicara sesuatu pada kalian berdua.”

”Kami berdua, apa itu Bang?” Medina mengambil duduk di depan Kamil begitu juga dengan Malvin yang datang dengan tiga gelas es syrup berwarna merah kesukaannya.

”Begini, rumah saya yang di Jakarta telah selesai di renovasi jadi apa kalian mau pindah ke sana?” ucap Kamil.

Medina dan Malvin saling pandang.

”Om yakin?” tanya Malvin.

”Iya tentu saja.” ucap Kamil.

”Lalu bagaimana kami membayarnya?” tanya Medina.

”Bukankah tempo hari aku bilang sama kalian jika rumah itu bisa kalian tempati jadi silakan kalian tempati dan tempat itu juga cocok kok untuk usaha jualan karena tempatnya ramai akses jalannya strategis jadi aku yakin kalian bisa memulai semuanya dari nol di sana,” papar Kamil.

”Tapi bagaimana kami bisa membalas budi sama Om Kamil?” tanya Malvin kemudian dia khawatir jika Kamil akan menuntut sesuatu dari mereka suatu hari nanti.

”Sudah hanya itu?”

Malvin tak percaya begitu saja mendengar jawabannya karena dia tahu jika pria yang ada di depannya ini menyukai mamanya dan dia tidak ingin membuat kesalahan dengan menerima semua kebaikannya. Malvin khawatir ini hanya rencananya saja untuk mendapatkan hati mamanya.

Medina yang sejak tadi diam pun akhirnya angkat bicara. ”Berapa sewanya per tahun Bang?”

”Aku akan memberikannya pada kalian jadi tidak perlu membayarnya,” balas Kamil.

”Tidak mungkin kami tidak mau dikira orang yang suka memanfaatkan kebaikan orang lain,” ucap Medina.

”Siapa yang bilang demikian?” tanya Kamil.

”Tidak ada kan? Kenapa kalian khawatir bukankah seharusnya kalian khawatir dengan Allah yang mengawasi kita tiap hari, kenapa khawatir dengan perkataan orang," lanjut Kamil.

”Bukan begitu bukankah kita hidup bersosialisasi jadi tidak mungkin kan tidak ada omongan tetangga dan sebelum semua terjadi bukankah sebaiknya kita menghindarinya,” papar Medina.

”Ya ampun kalau soal itu kalian tak perlu memikirkannya abaikan saja, mereka itu bisanya hanya mengkritik saja lagipula bukan mereka ini yang kasih makan kita.”

”Om Kamil ada benarnya juga kok Ma,” sela Malvin membuat Kamil senang karena merasa mendapatkan dukungan darinya.

”Bagaimana?”

”Beri aku waktu untuk berpikir,” jawab Medina.

”Baiklah tidak masalah, kalau begitu aku pamit dulu. Assalamualaikum.”

”Waalaikumussalam.”

”Ma, kenapa mama gak mengiyakan ajakan Om Kamil sih?” tanya Malvin setelah Kamil pergi.

”Kamu ini bukankah kamu sendiri yang bilang jika Om Kamil itu orang baru dan kita gak boleh dekat-dekat gitu.”

”Kapan Malvin bilang begitu Ma? Ish, mama padahal Malvin ingin segera pindah dari sini.”

”Kenapa begitu, nanti gak ketemu sama teman satu lapangan bagaimana? Di sana gak bisa loh main bola kayak di sini.”

”Tapi kan masih bisa main yang lain Ma, bener gak?”

”Mama gak tahu?”

***

Kehidupan pernikahan Farhan dan Alea terasa hambar, apalagi semenjak kejadian dimana Alea terbangun sedang memeluk Farhan suaminya.

”Kamu baik-baik saja kan?” tanya Farhan.

Alea merasa canggung hingga sekarang dan seakan menjaga jarak dengannya.

”Iya, seperti yang kau lihat.”

”Mama bilang sebentar lagi Kamil akan pulang ke Jakarta,” ucap Farhan.

”Benarkah?” Alea berbinar seketika.

”Iya apa kamu senang?”

Alea tampak bingung apakah dia harus menjawab jujur, tentu saja dia senang jika bisa bertemu dengannya.

”Tak perlu dijawab aku sudah tahu jawabannya," tukas Farhan.

”Lalu kenapa masih tanya jika sudah tahu jawabannya.”

”Papa ingin kita segera memiliki momongan, apakah kau bersedia untuk ... ”

”Aku belum siap Bang,” potong Alea cepat.

”Sampai kapan kau akan menolak diriku?”

”Aku tidak tahu tapi setidaknya sampai aku tidak punya kesempatan untuk memiliki adikmu.”

”Dia akan pulang dan menikah dengan orang lain.”

”Kenapa kau begitu yakin?”

”Karena mungkin kepulangan adikku ke Jakarta untuk jangka waktu yang lama.”

”Benarkah, aku senang mendengarnya.”

”Ingat statusmu sekarang Alea, kau ini istriku!” ucap Farhan penuh penekanan.

”Aku tahu dan takkan pernah lupa jika pernikahan kita atas dasar perjodohan kedua orang tua. Tidak lebih tepatnya karena hutang keluargaku pada papamu,” ralat Alea.

”Tapi aku mencintaimu Alea, kenapa kamu masih meragukan diriku?”

”Cinta ... setahuku cintamu itu untuk mantan istrimu Bang, Abang kecewa sama dia dan ingin melampiaskan semuanya padaku kan?” ucap Alea.

”Itu tidak benar, aku dan dia sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi dan ingat semua yang berkaitan dengannya telah aku jual karena tidak ingin mengingatnya lagi. Apakah semua itu belum cukup membuktikan jika aku benar-benar ingin memulainya bersamamu dari nol.”

”Ck! Memangnya Abang ini pom bensin yang selalu memulainya dari nol, Alea tidak yakin Abang benar-benar sudah berubah,” ucap Alea.

”Lalu apa yang harus Abang lakukan untuk membuktikan rasa cinta ini sama kamu Alea?”

”Abang mau tahu?”

Alea mendekat pada Farhan dan sedikit berjinjit membisikan sesuatu padanya membuat wajah Farhan memerah seketika.

”Apa kamu sudah gila?” pekik Farhan.

1
Eko Nur Yanto
Lumayan
Herma Wati
ibunya Kamil kok berubah nama jadi Maryam?
Zaiziluu
sejauh ini masih luruss🤭
Zaiziluu
torrr pliss kasih visualnnya dongg ☝️🥲
Nada Cinta
cerita ini nie sudah tamat apa blum sich kok dah lama ngk ada di lanjut yo
Pena_Senja: belum kakak, insyaAllah nanti tak lanjutkan, sibuk di duta 🙏
total 1 replies
Nada Cinta
hilang
Reny Saputro
semangat
AR Althafunisa
iya udah, sama Daren aja udah kamu Alea. biar si Farhan hancur baik percintaan bgtu juga kerjaan. Ngeselin tuh orang
AR Althafunisa
ampun deh kagak bapak kagak anak 🤦
kasihan kamu Alea 🤣
AR Althafunisa
kaya ga ada kerjaannya Kalea, mau menghasut orang Bae 😌
AR Althafunisa
Cantikkkk
AR Althafunisa
si Daffa eror apa bagemana itu orang, plin plan. Tadi dia kagak berani ngelawan mamanya ngikutin maunya. Bercerai terus nikah lagi, sekarang udah nikah malah bikin nambah dosa ke istri barunya. Kalau masih cinta sama Medina seharus nya tegas lah... sekarang udah bercerai udah nikah lagi sama orang lain malah bikin masalah 😌
Iing Panru
lanjutkan thor
Choirul Anam
l1qllaaQaaAAa laal
Anonim
Ah malas baca sory thor aku unfav kecewa aku
Miuchan Jr.
ceritanya gantung
Cantika Ahtania
medina cantik
muthia
kapan bahagianya masalah terus🙏
Miuchan Jr.
masa ayam 3 ekor buat 75 nasi kotak. sekecil apa potongan ayamnya ya🤔
Cantika Ahtania
kamil aku padamu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!