NovelToon NovelToon
SISTEM OJOL PEMBASMI KORUPSI

SISTEM OJOL PEMBASMI KORUPSI

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Action / Penyelamat
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Na-Hyun

Hidup Bang Jack berubah drastis setelah memasang aplikasi asing. Ia mendadak memiliki kekuatan fisik luar biasa dan akses misi rahasia negara.

Jack harus melawan jaringan mafia yang berkolusi dengan penguasa. Bukti dikumpulkan, kejahatan diungkap, dan pelaku diamankan.

Mampukah ia mengantarkan keadilan agar selamat sampai di tujuan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na-Hyun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Motor Listrik Seharga Triliunan

Suara tembakan mematikan itu masih bergema nyaring di telinga Bang Jack. Asap tipis dari laras senapan masih terlihat samar membubung di kejauhan.

Ia terpaku memandang mayat sopir yang meregang nyawa di kursi kemudi. Darah segar membasahi kertas dokumen yang baru saja hendak dibocorkan korban.

"Mereka benar-benar membungkam saksi dengan cara apa pun. Siapa kekuatan besar yang berani main seberani ini?"

Tiba-tiba angin berhembus kencang dari arah bukit tempat penembak bersembunyi. Bulu kuduk Jack berdiri tegak. Ada bahaya maut yang masih mengintai dirinya.

Dorr! Dorr!

Dua peluru lagi melesat cepat, tepat menyambar aspal di sebelah kakinya. Batu-batu kecil beterbangan dan mengenai betisnya hingga terasa perih.

"Gila!! Dia mau habisi aku juga!"

Jack tidak berpikir panjang. Ia segera merampas berkas tebal dari saku baju korban.

Dengan tubuh merunduk rendah, ia berlari sekencang-kencangnya mencari perlindungan.

"Dasar pengecut! Keluar kalau berani! Lawan aku secara jantan!"

Tak ada jawaban. Hanya kesunyian malam yang menjawab teriakannya. Jack tahu musuhnya tidak bodoh. Mereka main aman dari jarak jauh.

Langkah kakinya terasa berat namun pikirannya berputar sangat kencang. Ia menyadari skala kejahatan ini jauh melampaui dugaan awalnya selama ini.

...***...

Malam harinya, di tempat persembunyian yang sempit, gelap, dan lembab, Jack mulai memeriksa satu per satu dokumen yang baru saja dicurinya dari maut.

Matanya terbelalak tak percaya melihat rincian anggaran proyek MBC ( Makan Bergizi Cantik) yang asli. Angka-angka fantastis yang tertulis di kertas itu membuat darahnya mendidih tak terbendung.

"Ini gila! Total anggaran mencapai lima triliun untuk satu bulan program?"

"Tapi kenapa dana khusus beli beras, sayur, dan lauk pauk hanya delapan belas persen?"

Pertanyaan itu terjawab sudah saat ia membalik halaman berikutnya dengan tangan gemetar. Jadi sebagian besar uang negara dipangkas habis dan dialihkan ke pos anggaran lain yang mencurigakan.

Pos bernama "Modernisasi Armada Distribusi dan Sarana Pendukung Proyek".

Di sana tertulis rincian pembelian barang yang membuat Jack ingin muntah melihatnya.

"Pengadaan Motor Listrik ... jumlah seribu unit... harga satuan sembilan puluh juta rupiah?"

"Di pasar bebas harganya cuma empat puluh lima juta! Mereka menggandakan harga semena-mena!"

"Kalian dengar itu? Mereka beli satu motor harganya dua kali lipat harga asli!"

"Kalau di total, Selisih harganya bisa puluhan miliar! Uang itu masuk ke kantong siapa?!"

Uang yang seharusnya masuk ke piring anak sekolah, dicuri lewat jalur licik ini. Selisih harga fantastis itu mengalir deras masuk ke kantong pribadi oknum tak bertanggung jawab.

"Mereka beli mainan mahal pakai uang rakyat miskin. Sementara anak-anak cuma dapat ampas."

"Ini bukan pembangunan. Ini perampokan bersenjatakan hukum yang sah di mata negara!"

Jack terus menelusuri baris demi baris data yang tertulis rapi dan resmi. Semua ditandatangani, distempel, dan dibuat seolah-olah ini proyek kemajuan bangsa.

"Motor listrik itu dibeli dengan harga selangit, padahal fungsinya tidak jelas."

"Banyak unit yang datang malah dibiarkan mangkrak berkarat di gudang penyimpanan. Uang buat beli daging sapi dan ayam dipotong tipis-tipis sampai tak terasa. Tapi uang buat beli armada mewah ini mengalir deras tanpa ada yang berani menahan. Benar benar gilaaa!"

Jack gemetar hebat menahan amarah yang membakar ulu hati dan dadanya. Ia sadar musuhnya bukan cuma preman pasar, tapi hiu besar di gedung bertingkat.

"Jadi selama ini aku bertarung melawan angin? Melawan sistem yang memang sudah busuk dari akarnya?"

Jack mengepalkan tangan menahan emosi ledakan. Ia kini memegang bukti paling dahsyat yang bisa mengguncang fondasi kekuasaan negeri.

"Tunggu aku Pak Menteri ... Tuan Rudi Hartono ... Aku akan bongkar semua kebusukan kalian. Walau nyawaku taruhannya, aku pastikan seluruh rakyat tahu kemana perginya uang pajak mereka."

Tiba-tiba suara berita dari televisi butut di sudut ruangan memecah lamunannya. Layar kaca itu menampilkan wajahnya sendiri dengan tulisan merah besar yang mencolok.

[DICARI: PRIA PENGEMUDI OJEK ONLINE BERNAMA JACK, DIDUGA ANTEK ASING PENGHAMBAT PEMBANGUNAN NEGARA]

[HADIAH 5 MILYAR RUPIAH BAGI YANG BISA MEMBERIKAN INFORMASI KEPADA YANG BERWENANG]

Jack menatap layar itu dengan tatapan kosong, hampa, dan penuh keterkejutan. Musuhnya tidak hanya mau membunuh fisiknya saja. Mereka juga mau menghancurkan nama baiknya selamanya.

Mereka memutarbalikkan fakta. Jack yang berjuang menyelamatkan uang rakyat justru menjadi buronan. Sedangkan pencuri asli yang duduk enak di kursi empuk justru tampil sebagai pahlawan.

Jack menyimpan dokumen saksi itu di tempat paling aman. Ia siap menghadapi dunia yang kini telah berbalik arah memusuhi kebenaran.

Tiba-tiba ponselnya bergetar. Pesan masuk dari nomor tak dikenal. Isinya hanya dua kalimat singkat namun membuat darahnya membeku seketika.

"BUKA FOLDER BERIKUTNYA. ADA YANG LEBIH GILA."

Jari tangan Jack bergerak cepat membalik halaman demi halaman dokumen tebal itu. Ia belum percaya dengan apa yang dilihat mata, namun angka-angka itu tertulis jelas dan resmi.

Barus saja dia syok dengan harga motor yang digandakan. Ternyata ini baru permulaan.

"Apa lagi yang sudah mereka curi dari uang rakyat yang tidak bersalah ini?"

Jack membuka folder khusus berisi rincian pengadaan barang habis pakai. Detail pemborosan makin terbongkar satu per satu di hadapan matanya yang membelalak.

"Mouse komputer ... merek biasa ... harga satuan satu juta dua ratus ribu rupiah?"

"Buseed ... Di toko komputer manapun harganya cuma dua puluh ribu sampai lima puluh ribu paling mahal!"

Jack menghentakkan kakinya ke lantai karena emosi yang tak terbendung lagi. Selisih harga itu tidak masuk akal. Itu bukan belanja, itu perampokan terang-terangan.

"Kalian dengar itu? Satu buah mouse harganya sama dengan beras 5 karung besar!"

"Berapa banyak anak sekolah yang bisa diberi makan enak cuma dengan harga satu mouse ini?"

Ia tidak berhenti. Matanya mencari pos-pos anggaran lain yang mencurigakan. Ternyata pola pencurian ini berlaku untuk semua jenis peralatan kantor tanpa terkecuali.

"Keyboard komputer ... dihargai sembilan ratus ribu rupiah per unit?"

"Meja kerja kayu biasa ... dihargai senilai dua puluh juta rupiah per buah?"

"Kursi kantor ... lima belas juta rupiah? Itu harga mobil bekas lho!"

"Printer biasa... dibeli tiga puluh juta padahal di pasar cuma tiga juta!"

Jack membaca rincian itu dengan napas yang memburu dan dada yang sesak. Semua barang dibeli berkali-kali lipat dari harga aslinya hanya untuk menguras kas negara.

Ini sistemik. Ini direncanakan matang oleh orang-orang yang paham hukum. Mereka membuat kuitansi dan nota palsu agar terlihat sah dan bersih di atas kertas.

Tiba-tiba matanya tertuju pada baris paling bawah yang paling menjijikkan. Pos anggaran untuk perlengkapan seragam staf dapur dan petugas lapangan.

"Kaos kaki... untuk staf dapur MBC... harga sepasang lima ratus ribu rupiah?"

"Apakah kaos kaki ini terbuat dari benang emas? Atau benang dari nyawa anak kelaparan?"

"Celana kerja ... dua juta tujuh ratus ribu? Baju seragam satu juta lima ratus?"

"Topi lapangan satu juta? Apa topi ini bisa membuat orang terbang atau apa?"

Jack berdiri dan berteriak ke ruangan yang kosong melompong itu.

"Dasar setan berjas! Kalian tidak punya hati sialan! Uang yang seharusnya buat beli sayur, ikan, dan telur dipotong habis!"

"Kalian pakai uang itu buat beli mouse mahal, kursi mewah, dan kaos kaki setengah juta! Anak-anak sekolah makan nasi bantat tanpa lauk, kalian duduk enak di kursi raja! Kalian bilang ini efisiensi? Ini namanya pembunuhan perlahan terhadap generasi bangsa!"

Jack menyadari bahwa kebusukan ini sudah menjalar sampai ke tulang sumsum. Mereka tidak melewatkan satu celah pun untuk mengeruk keuntungan pribadi.

"Dari proyek besar sampai hal kecil sekalipun, semuanya dimakan habis. Tidak ada yang tersisa buat rakyat selain janji manis dan makanan tak bergizi."

Motor listrik harga fiktif, mouse harga selangit, kaos kaki harga mencekik. Semua itu cuma topeng untuk menampung komisi dan suap bagi para oknum rakus.

Jack menyadari satu hal yang paling menyakitkan dari semua fakta ini. Mereka melakukan semua kejahatan ini dengan nama pembangunan dan kemajuan bangsa.

Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki berat yang mendekati pintu tempat persembunyian. Suara ketukan pintu yang keras dan penuh ancaman memecah keheningan malam.

"Jack ... kami tahu ada di dalam. Buka pintunya atau kami dobrak masuk! Kami membawa surat perintah penangkapan atas nama pengkhianatan terhadap negara!"

Jack segera menyembunyikan dokumen saksi itu di balik papan lantai yang longgar. Ia tahu musuh tidak hanya mau menangkapnya. Mereka mau menghancurkan semua bukti.

1
Fajar Fathur rizky
cepat bongkar kebusukan musuhnya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!