NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Musuhku

Menikah Dengan Musuhku

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:38.3k
Nilai: 5
Nama Author: neng_86

Zuri Keilana Wesley adalah putri sulung dari keluarga Wesley.

Gadis naif yang selalu berharap ada yang mencintainya dan menerimanya.

Tepat beberapa hari setelah kekasihnya yang telah ia taksir selama 20 tahun melamarnya, pria itu justru melakukan perbuatan tercela yang tak bisa Zuri maafkan meski ia berlutut memohon ampun.

Ethan Aviel Leon, tunangan Zuri kedapatan telah berselingkuh dengan adik kandung Zuri yaitu Leona Agatha Wesley.

Marah dan sakit hati membawa Zuri pada situasi yang pelik serta rumit.

Dan disaat itulah ia memikirkan balas dendam pada kedua pengkhianat itu dengan membuat perjanjian nikah bersama pria yang paling ia benci yaitu Davian Maverick Junior yang juga sedang diincar oleh Leona adiknya.

Davian dan Zuri sama-sama memiliki kepentingan dalam pernikahan ini.

Akankah pernikahan kontrak itu berubah jadi pernikahan manis atau sebaliknya?

yuk simak...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon neng_86, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

curiga Leona

flashback on...

Nia pov...

"Nia... bagaimana kalau Leona atau Davian tahu hubungan kita? Kau dan aku bisa hancur" bisik Gery masih memeluk perempuan manis yang baru saja memuaskan hasratnya.

"Aku nggak perduli... Kau kan tidak benar-benar mencinta Leona dan aku pun demikian... Setelah ini, aku akan memutuskan Davian dan kau juga harus melakukan hal yang sama.. Kita akan bersama-sama selamanya..." ujar Nia menatap hangat pria yang masih memeluknya erat.

"Ayo kita kembali ke camp... Aku tidak mau mereka curiga.. pakai bajumu kembali..." ujar Gery yang kembali memakai celana jeans miliknya diikuti oleh Nia melakukan hal yang sama.

Tapi dasar nafsu yang masih membuncah, Gery kembali menciumi pundak Nia yang masih terbuka. Keduanya kembali berciuman mesra dan semakin bergelora hingga teriakan Leona membuat keduanya terperanjat kaget.

Tak ada yang menduga jika Leona menemukan mereka padahal sebelumnya mereka telah memastikan tidak ada seorangpun yang tahu kemana mereka pergi.

"Kalian salan! Kau Nia**! Bukankah kau telah bersama Davian, kenapa kau juga mengincar Gery? Kau tahu dia adalah kekasihku...!" seru Leona yang datang memergoki mereka***.

Plak...

Tamparan Leona bertubi-tubi di wajah Nia dan membuat Gery terperangah akan kekuatan kekasihnya itu.

Papan tempat Nia berdiri tiba-tiba ambruk dan membuatnya jatuh ke danau.

"Leona...." teriakan Zuri menggema dan mengejutkan Leona

Nia yang tidak bisa berenang terus menggapai permukaan. Sementara Leona yang panik berlari meninggalkan tepian danau.

Jangan ditanya Gery kemana karena laki-laki itu sudah menghilang entah sejak kapan.

Zuri berteriak kencang hingga berhasil mendatangkan semua orang termasuk Davian.

................

Keesokan paginya, Nia ditemukan oleh orang-orang suruhan Damian. Ia ditemukan tergelatak di tepian danau yang berjarak lumayan jauh dari pemukiman dalam kondisi yang cukup memperihatinkan.

Sekujur tubuhnya dipenuhi luka dan sisi wajahnya juga mengalami luka yang cukup lebar.

Gita yang histeris makin kacau saat melihat kondisi putri tunggalnya.

Nia dibawa ke sebuah daerah yang dirahasiakan oleh keluarganya agar orang-orang tetap beranggapan jika Nia meninggal dan tetap menyalahkan Zuri atas kecelakaan tersebut serta juga sebagai upaya pemerasaan keluarga Damian terhadap keluarga Wesley pastinya.

Damian dan Gita mengancam akan memenjarakan Zuri atas tindakannya tersebut.

Mereka meminta uang kompensasi atas kematian palsu Nia dengan sejumlah uang yang nominalnya cukup fantastis.

Keluarga Wesley menyanggupinya asal Zuri tidak di penjara.

Sebagian uang itu digunakan untuk operasi Nia dan sebagian digunakan untuk berfoya-foya oleh Damian dimeja judi.

Gery juga masuk dalam perangkap keluarga itu setelah Nia sembuh total dan merubah wajahnya lalu menggangti namanya menjadi Mona.

Pria itu dikuras habis-habisan hingga akhirnya berakhir diujung tali.

Nia alias Mona sempat amnesia. Ia kehilangan separuh memori ingatannya meski tidak berlangsung lama

Pria itu dikuras habis-habisan hingga akhirnya berakhir diujung tali.

flashback off...

Nia alias Mona terus memperhatikan layar ponselnya.

Ada banyak gambar Davian yang ia peroleh dari berbagai majalah bisnis yang memuat profil pria itu.

Ada juga gambar Davian yang bergandeng mesra bersama Zuri disebuah event.

Mata Nia mendadak panas tapi bukan hendak menangis melainkan penuh amarah.

"Harusnya aku yang bersama Davian bukan kau Zuri... ckckck... Ternyata diam-diam kau juga mengincarnya... Dasar munafik..." cicitnya.

Nia terus memikirkan bagaimana caranya ia mendekati Davian agar pria itu tidak curiga terlebih si tua Edgar.

Menurut cerita Gita, Edgar acap kali mengirim seseorang untuk memantau rumah kediamannya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Leona baru saja selesai melakukan perawatan disebuah klinik kecantikan langganannya.

Matanya masih tertuju pada layar ponsel sambil berbalas pesan dengan Sarah yang menanyakan dia dimana. Leona berjalan menuju area parkir dimana mobilnya berada.

Sayup-sayup ia mendengar orang yang mendesah dan mengerang.

Awalnya Leona tidak menggubris namun saat satu nama terucap dan nama itu begitu familiar ditelinga Leona.

"Oh Beni... jangan disini... hmmmm... ahhh...." racau suara perempuan.

Alangkah terkejutnya Leona saat ia melihat sebuah adegan merusak mata di siang hari dan ditempat umum lagi.

Dan yang lebih membuat kaget, adalah para pelaku dari adegan tak senonoh itu sendiri.

Prok.. prok...

Leona bertepuk tangan dan mengejutkan kedua insan berlainan jenis yang sedang kepergok mesum di area parkir tak jauh dari mobilnya terparkir.

"Leona... " seru si pria yang adalah Beni.

Si perempuan terlihat santai sambil membenahi dressnya yang tersingkap.

Leona mengangkat sebelah tangannya mencegah Beni mendekat.

"Kau kenal perempuan ini Ben?" tanya perempuan itu menatap remeh Leona.

Leona terpaku sejenak. Ia berusaha mengenali suara itu.

Matanya memindai setiap inci perempuan yang dengan acuh menghisap sebatang r*kok dan bersandar pada bodi mobilnya.

"Mata itu...." desis Leona.

"Leona... kau baik-baik saja?" tanya Beni menyentuh lengan Leona.

"Aku bilang jangan menyentuhku dengan tangan kotormu itu... benar-benar menjijikan!" desis Leona pada Beni.

"Ayolah Ben... kita lanjutkan di apartemen... tapi selesaikan dulu masalah mu dengan perempuan ini..." ujar perempuan itu.

"Mona... kau duluan saja nanti aku akan menyusulmu"

Leona tertawa kecil. Bukan karena ada yang lucu didepannya melainkan cara pria itu memanggil si perempuan yang kini telah berlalu dengan mobilnya meninggalkan mereka.

Leona melipat kedua tangannya di depan dada menunggu Beni menjelaskan hal yang terjadi.

"Aku dan Mona sudah bersama cukup lama, hampir dua tahun. Awalnya aku sangat mencintainya tapi ketika aku bertemu denganmu, rasa cinta itu perlahan memudar... Aku jatuh hati padamu Leona" ujar Beni dengan raut sesal yang jelas terlihat.

"Udah mendongengnya...? Kalau udah, sekarang giliranku...." Leona menarik nafas dalam " Jangan pernah coba-coba mendekatiku atau muncul di hadapanku lagi... Melihatmu membuat perutku mual... Kau tahu, aku juga tidak terlalu tertarik padamu... Jika selama ini aku merespon panggilan mu itu hanya sebuah kegabutan... Intinya, kau bukan yang aku inginkan..." tegas Leona yang membuat Beni mati kutu.

Ternyata selama ini dia juga dipermainkan oleh Leona.

"Jadi kita impas..." ujar Leona lagi sambil berlalu menuju mobilnya.

"Leona...!"

"Oh ya satu lagi...!" Leona berbalik, menatap tajam Beni "Jangan pernah muncul di gedung Davinci lagi dan jangan coba-coba memata-matai perempuan yang tinggal di gedung tersebut! Segeralah pindah saat ini juga jika kau tidak ingin merasakan kesulitan nantinya. Kau paham!" sambungnya memberi sebuah peringatan kepada Beni.

Leona berlalu dari hadapan Beni yang sedang menahan kesal.

Beni merasa terpojok karena Leona mengetahui akal-akalannya.

"Shit... Ini semua karena Mona..." rutuknya.

Sepanjang perjalanan, Leona terus memikirkan suara perempuan yang dipanggil Beni dengan nama Mona tadi.

Muncul satu nama di benak Leona tapi buru-buru ditepis olehnya.

"Nggak mungkin... Nia sudah meninggal. Itu hanya kebetulan saja... "

"Tapi matanya... Nia juga memiliki bola mata yang hitam pekat serta bulu mata yang lentik, persis perempuan itu...."

"Lagipula, hingga saat ini, m*yat Nia belum juga ketemu... Tapi jika dia benar Nia, kenapa dia tidak muncul ketika Davian menikahi Zuri? Pasti ada sesuatu dibalik ini semua... Aku harus menyelidikinya..."

Leona terus berbicara sendiri. Otaknya terus menduga-duga siapa sebenarnya sosok perempuan yang dipanggil Mona oleh Beni tadi.

Jika benar itu adalah Nia maka bisa dipastikan mereka semua tidak akan baik-baik saja.

Bersambung...

1
irma hidayat
masih bodoh damian ga mampu memcari bukti yg sebenarnya siapa yg salah, punya kekasih selingkuh masih dibela pecundang juga
Reni Anjarwani
keren bgt thor ceritanya
nur adam
smgt untuk krya mu thoir crita bgs
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
up trs thor makin seru
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut
Reni Anjarwani
lanjut thor
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor
Reni Anjarwani
doubel up thor
nur adam
lnjut
nur adam
lnjt
Ids Manurung
ternyata betul dugaan ku leona sayang sama zuri...jd terharu bacanya
HIATUS
alooooo
Reni Anjarwani
sudah dikhianati masih aja mengharap nia davian
Reni Anjarwani
lanjut thot
Ids Manurung
kayak leona jg sayang banget deh sama kakkny zuri...masih abu2 y thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!