NovelToon NovelToon
Rintik Dan Garis Takdir

Rintik Dan Garis Takdir

Status: tamat
Genre:Ketos / Teen School/College / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:35.2k
Nilai: 5
Nama Author: PINNKYBUBBLE

HIATUS

Tentang Rainy Rintik Aldhitana, gadis cantik penyuka hujan dan seorang ketua osis di SMA nya yang terkenal sangat dingin serta acuh kepada semua cewek termasuk dirinya.

Langit Marka Harendra, namanya. Cowok yang selalu mengacuhkan Rintik bahkan saat status mereka sudah menjadi sepasang tunangan.

Langit sangat membenci Rintik karena masalah yang ada di masa lalu. Langit semakin membenci Rintik dan sering kali menyakiti hati Rintik entah dengan ucapan ataupun tindakannya saat tau mereka akan dijodohkan.

Hingga suatu hari Langit menyesali apa yang sudah di perbuat olehnya kepada Rintik saat dia tau kebenaran itu. Namun saat Langit tau kebenaran itu semuanya sudah terlambat.

Akankah kisah Langit dan Rintik berakhir bahagia?

Yuk, simak kisah mereka hanya di Rintik Dan Garis Takdir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon PINNKYBUBBLE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rintik Dan Garis Takdir - 21. Kemarahan Langit!

...Hallo guys?...

...Happy reading. Semoga suka....

...*...

...*...

...*...

...Rintik Dan Garis Takdir - Kemarahan Langit?...

Dengan amarah yang menggebu-gebu Langit melenggang pergi menuju ruang osis.

"Lah, mau kemana tuh si Langit?" tanya Cakrawala.

"Palingan bicara empat mata sama Bayu," ucap Haekal.

"Ya elah empat mata mulu dah! Kitanya gak pernah di ajak ngobrol bareng!" ucap Cakrawala.

"Soalnya kalau ada lo bukannya ngobrol malah debat Cak!" ucap Alam.

"Sorry ya gue bukan pengacara yang suka debat!" ucap Cakrawala.

"Iya lo emang gak suka debat tapi lo pengangguran banyak acara!" sindir Alam.

"Buset dah tau aja lo!" ucap Cakrawala.

Di ruang osis sudah ada Lembayung yang lebih dahulu ke ruang osis. Lembayung terlihat sibuk dengan laptopnya.

"Kasih tau gue siapa orangnya!" perintah Langit.

"Gak!"

"Biarin dia ngaku sendiri!" ucap Lembayung.

"Ck. Sampai kapan dia gak bakalan ngaku?" tanya Langit.

"Gak tau. Tunggu aja," ucap Lembayung.

"Lo lagi ngapain?" tanya Langit.

Lembayung memperlihatkan laptopnya kepada Langit. "Dia orangnya."

"Sialan! Jadi dia yang bocorin!" murka Langit.

"Dia tau juga soal pertunangan lo?" tanya Lembayung.

"Hmm."

"Tau dari Opa Chandra?" tebak Lembayung.

"Siapa lagi kalau bukan Opa Chandra," ucap Langit memijat pelipisnya pusing.

"Sabar-sabar aja lo!" ucap Lembayung.

"Kurang sabar apa coba gue?! Gue disuruh ke Amerika oke gue pergi. Sekarang dijodohin oke gue lakuin! Kurang apalagi coba?!" ucap Langit.

"Masih kurang banyak!" ucap Lembayung.

"Kurang apalagi?!" tanya Langit.

"Yang tau cuma Rintik," ucap Lembayung.

"Tau apa cewek itu?! Dia cuma cewek caper dan suka kepo!" ucap Langit.

"Dia memang suka caper sama kepo. Tapi dia tau banyak soal lo yang kita semua gak tau," ucap Lembayung.

Langit terdiam merenungkan semua omongan Lembayung.

"Ternyata kalian ada disini," ucap Luna yang baru masuk.

"Mau apa lo?" tanya Langit to the point.

"Kamu masih marah ya sama aku? Aku kan kesini cuma mau kasih tau berita sama kamu," ucap Luna dengan wajah melasnya.

"Berita apa?" tanya Langit.

Luna pun memberikan ponselnya. "Itu berita soal kamu sama Rintik."

"Kayaknya Rintik deh yang sebarin kalau kalian mau tunangan," ucap Luna.

Langit yang melihat berita itu pun menjadi emosi dan membanting ponsel Luna.

BRAK!

Dengan amarah menggebu-gebu Langit pergi meninggalkan ruang osis.

Luna pun mengambil kembali ponselnya. Untung aja masih nyala! Kalau gak bisa dimarahi Papa! batinnya.

"Jangan suka fitnah orang lo! Inget karma itu ad!" peringat Lembayung lalu pergi mengejar Langit.

"Dih, bodo amat!" ucap Luna lalu pergi mengikuti Langit juga.

Pasti bakal ada hal yang seru nih! batinnya.

...***...

Di XII IPA 3 semua siswa-siswi heboh setelah mendengar berita itu. Bahkan kini mereka tengah membujuk Rintik untuk memberitahu Kebenaran berita itu.

"Ayo dong Rin jawab! Bener apa gak berita ini!" ucap Tyo.

"Iya Rin! Jangan diem aja lo! Kita kan juga mau di undang! Siapa tau bisa bantuin habisin makanan!" ucap Rio.

"Heh, udah napa! Gak lihat lo pada Rintik udah frustasi gini! Gimana kalau dia budir! Kan gak jadi makan gratis kita!" seru Ucup.

Keributan-keributan pun terjadi membuat Rintik semakin binggung dan tak tau harus berbuat apa.

"Embun sih! Kan jadi gini!" ucap Rintik.

"Maaf. Gue kan gak tau kalau sih Bintang bakal sebarin ke Twitter lambhe dhower juga!" ucap Embun menyesal.

"Gak ada gunanya menyesal sekarang! Semuanya sudah terjadi! Jadi mau gak mau kita harus tanganin semua ini sebelum semuanya semakin tau!" ucap Mentari.

"Tapi gimana caranya Tar?" tanya Rintik.

"Kita cari admin lambhe dhower!" ucap Mentari.

"Bakalan percuma Tar! Udah banyak akun siswa yang repost!" ucap Embun melihat berita itu semakin melejit.

"Aduh, sekarang gimana dong Mbun, Tar?!" tanya Rintik frustasi.

"Kalau Langit sampai tau berita itu tersebar bisa-bisa dia kira aku yang sebarin itu!" ucap Rintik.

"Rin, lo jangan ngomong gitu dong! Gue kan jadi takut nih!" ucap Embun.

"Aku juga takut Mbun!" ucap Rintik.

BRAK!

"Langit?" ucap Rintik terkejut lantaran Langit datang menghampirinya dengan wajah yang penuh amarah.

"Ikut gue!" seru Langit.

Rintik menengguk ludahnya. Dengan perasaan takut dia pun mengikuti Langit dengan perlahan namun Langit malah menariknya.

"S-sakit." lirihnya.

Sepanjang perjalanan banyak sekali siswa-siswi yang memperhatikan mereka bahkan mereka dengan terang-terangan membahas berita itu yang membuat Langit semakin marah.

"Kasar amat sama calonnya sendiri," ucap Bintang yang dengan santainya berjalan ke arah mereka.

Langit tak memperdulikan kehadiran Bintang dan lanjut menarik Rintik untuk bicara empat mata.

Bintang menarik tangan Rintik membuat Langit menoleh. "Lepasin!"

"Kalau gue gak mau gimana?" ucap Bintang membuat Langit mengeram marah.

"Lepasin!" tegas Langit.

"Gak akan!" ucap Bintang.

Langit menarik napas panjang dan penuh perhitungan.

BUGH!

Langit menonjok pipi Bintang hingga membuat Bintang kehilangan keseimbangannya dan melepaskan genggamannya.

"Bintang?" ucap Rintik terkejut. Dirinya ingin membantu Bintang namun Langit dengan cepat membawanya pergi.

"Ini bukan urusan lo!" ucapnya lalu membawa pergi Rintik.

Kasian Bintang, batin Rintik.

"Gue heran sama lo! Segitu gak maunya lo tunangan sama Rintik ya? Sampai-sampai kabar bahagia itu lo tutupin dari semua orang," ucap Bintang membuat langkah Langit terhenti.

Bintang tersenyum miring karena Langit menghentikan langkahnya.

"Jadi lo yang sebarin berita itu juga?!" ucap Langit langsung tau jika Bintang juga yang menyebarkan berita itu di media sosial.

Bintang mengelap kasar sudut bibirnya yang terluka. "Kalau emang iya kenapa?"

BUGH!

Lagi dan lagi Langit menonjok pipi Bintang dengan keras.

"A*jing lo!" umpatnya.

Bintang tersenyum miring. "Cuma segitu aja?!"

BUGH!

Bintang membalas pukulan Langit tak kalah keras. Seketika perkelahian pun dimulai yang membuat Rintik panik lantaran di koridor sana sangat sepi.

"Aku harus gimana ini?!" monolognya.

"Harusnya lo berterima kasih ke gue! Kalau bukan karena gue temen-temen lo sampai sekarang juga gak akan lo kasih tau kan?!" tebak Bintang.

BUGH!

Langit membalas pukulan Bintang. "Lo gak ada hak buat ikut campur urusan gue!"

"Gue emang gak ada hak! Gak kaya lo ada hak tapi gak lo gunain dengan benar!" ucap Bintang.

Langit mencengkram baju Bintang. "Hapus sekarang juga berita itu atau lo dalam masalah besar!"

"Gue gak akan hapus berita itu! Mau lo suruh orang sekalipun buat hapus berita utamanya lo akan kalah karena berita itu udah kesebar dimana-mana!" ucap Bintang.

"A*jing!" umpat Langit kepalang emosi. Langit ingin menonjok Bintang lagi namun suara seseorang yang sangat ia kenali membuatnya menghentikan tindakannya itu.

"HENTIKAN LANGIT!" ucap Opa Chandra yang datang bersama Pak Roberto dan Lembayung.

Akhirnya Opa Chan dateng juga! batin Rintik.

Opa Chandra mendekati kedua cucunya. Bintang adalah cucu angkat dari Chandra Harendra sedangkan Langit cucu kandungnya.

"Kalian berdua ikut saya!" ucap Opa Chandra penuh ketegasan dan tak membeda-bedakan mana cucu kandungnya dan mana cucu angkatnya baginya mereka adalah cucunya.

Mereka semua berjalan mengikuti Opa Chandra tak ada satupun diantara mereka yang bertanya-tanya mau dibawa kemana mereka.

Bahkan Rintik yang ceria kini pun tak ceria seperti sedia kala. Rintik masih syok dan takut.

...To be continued....

...Terima kasih sudah membaca....

...Jangan lupa untuk like, komen, share, favorit and vote ya?!...

...See you di next chapter....

1
Sri Darlina
kok Ngantung, katanya tamat
queenandking: katanya juga sengaja ditulis tamat gk tau deh apa alasanya
total 2 replies
Leni Hendrita
gak ada kelanjutannya ya Kak
THE QUEEN'S? PINNKYBUBBLE: ada Kak masih proses di tulis ini🤭
total 1 replies
in_JUMI
Langit harus stok kesabaran ekstra nih, buat ngadepin rintik.
janngan lupa mampir di cerita aku y ...
in_JUMI
Kasian Mamanya pasti pusing tujuh keliling ...
di tunggu krisanya di cerita aku y k
in_JUMI
Prestasi terbaik rintik .. ternyata datang cepat ...hehehe
di tunggu mampiranya di cerita aku y
in_JUMI
Yee, yang pertama komen ... semangat kk
di tunggu mampir di karya aku y
in_JUMI
Hai kk, aku mampir nih di cerita kk .. seru ceritanya ...
jangan lupa mampir di cerita aku jg y k
sasmita
Sok banget ni cewek...pake nendang ember lagi...eh kalau lu ta cewek yang didepan lu siapa..pasti lu bakal nangis Bombay...kalau lu tau si rintik tunangan dan calon istrinya si cowok yang lu taksir.. wkwkkwkwkk..puas gw kalau liat lu BT kalau tau rintik siapa
sasmita
masa iya di jodohkan sama tukang bersih bersih sekolah Ngadi Ngadi ni si rintik ...oh rintik hujan engkau sekarang bimbang....lanjut komen nya...tuh lupa deh mau ngomong apa lagi..tuh liat orang tua mu sampai menepuk jidatnya karena bicaramu rintik ..
makoto
hahaha ancur dapur mama nya..rain rain...kamu mau buat dapur mama mu jadi tempat peperangan😆🤣diomelin kan tuh sama mamanya
makoto
hahahaha ketos es batu parah banget...kenapa ngga sekalian es balok yang gedean dikit ....tapi suka kan sama ketos es batu mu itu
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Arzita Mirage
Hadeh... Kalau baru bangun memang rada - rada gak sadar saking masih belum puas cahaya terang pun tak terasa. 🤣
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Arzita Mirage
Ganteng sih iya, tapi kalau dingin dan menyeramkan bakalan merasa ngeri juga dekat - dekat ya nantinya. 😔
yurika
roti dan susu sarapan untuk ganjel perut saat waktu mendesak apalagi terlambat...jadi sambil jalan bisa makan roti sembari jalan....
yurika
alasan yang basi untuk menghindari sebuah pembicaraan tentang perjodohan terhadap dirinya.....kayanya cape debat ya karena menolak perjodohan ujung ujungnya harus menuruti orang tua
Nadia
hahaha ngegas ngga tuh emak nyaaa....untung saja dibangunin ngga pake toak masjid...atau diguyurin air segayung...sudah pas sekali dengan namamu rintik eh tapi bisa jadi namanya diganti jadi hujan saat diguyur
Nadia
emang anak laki-laki pasti ngga suka diatur-atur apalagi soal perjodohan..aduh ngga banget deh buat mereka.... perjodohan membuat muak dikalangan anak remaja
@✍️Tulisan 💞 💌
Sarapan yang paraktis sekali, aku pengen juga makan roti isi slai buatan mama rindu .
@✍️Tulisan 💞 💌
hati-hati loh, nanti malah kebalik loh, dia benci sama kamu. nantinya kamu yang suka sama dia..
𝓓𝓮𝓪
gimana tuh kalo kena marah aduh
.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!