NO BOOM LIKE YA MAN TEMAN 🙏🙏🙏
Sekuel 'Dendam istri yang tak dianggap'
Jika berkenan Baca seasons 2 Dendam istri yang tak dianggap terlebih dulu ya agar paham dengan cerita ini. Terima kasih😘💕
Kejadian satu malam yang menyebabkan dirinya hamil diluar nikah, hingga ia dihadapkan diantara dua pilihan. Memilih ayah kandung anaknya, atau laki-laki yang telah menjadi suaminya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon syitahfadilah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
DH
"Mungkin Papaku sudah mengatakan padamu tentang keputusanku." ujar Nayla, ia berkata tanpa melihat lawab bicaranya.
"Nay, aku gak terima dengan keputusanmu," tukas Adit. "Seharusnya kamu memilih aku, Nay. Ayah kandung anak kita, dan lagi pula kita sama-sama saling mencintai." tegasnya.
"Tapi aku sudah menikah." ucap Nayla lagi, masih dengan mengalihkan tatapannya dari Adit.
Sungguh ia tak sanggup menatap laki-laki yang sangat dirindukannya itu, terlebih cintanya kepada Adit tak berkurang sedikitpun hingga saat ini. Namun, ia sudah bulat pada keputusannya, tidak memilih Adit ataupun Reyhan agar tak menyakiti kedua laki-laki itu.
"Aku tau kau menikah dengan Kak Reyhan hanya karena ingin menutupi kehamilanmu saat itu, kan? Tapi sekarang aku sudah kembali, Nay. Kita bisa sama-sama lagi bersama anak kita."
"Jangan terlalu percaya diri, Dit. Aku sudah pada keputusanku bahwa aku gak mau kembali lagi sama kamu." tegas Nayla, kemudian beranjak dari tempat duduknya.
"Maaf, aku tinggal dulu. Anak dan suamiku pasti udah nungguin aku dikamar." sambungnya, kemudian pergi dari ruangan itu.
"Nay, kamu gak bisa kayak gini, Nay. Kamu gak bisa tinggalin aku gitu aja, kita sudah punya anak dan dia pasti butuh sosok Ayah kandungnya. Bukan Kak Reyhan yang sama sekali gak ada huhungan darah sama anak kita. Kak Reyhan juga gak pantas jadi Ayahnya Farhan, dia pasti hanya berpura-pura menyayangi Farhan." seru Adit, namun Nayla tak memperdulikannya.
Nayla terus melangkah menuju kamar nya, ia tak sedikitpun menoleh kebelakang. Meski suara Adit yang berteriak begitu jelas menggema didalam rumah nya. Namun, Nayla berharap suara teriakan Adit tidak didengar oleh Reyhan.
Ia memang memutuskan untuk tidak memilih kedua laki-laki yang memiliki peran dalam hidupnya. Namun, ia membiarkan suaminya mengira jika ia lebih memilih ayah kandung Farhan, dan begitupun sebaliknya ia membuat kekasihnya itu mengira jika ia lebih memilih laki-laki yang telah menjadi suaminya. Agar kedua laki-laki itu tak lagi berharap pada nya.
"Nayla...
Kali ini suara Adit begitu menggema sehingga bisa terdengar oleh Adit dari dalam kamar Nayla di lantai atas.
"Hei, jangan teriak-teriak dirumah seperti orang hutan dirumah orang!" seru David geram sembari menunjuk Adit.
"Ini rumah, bukan hutan!" tukasnya lagi.
"Adit, sudah Nak, tenangkan diri kamu ya." Lestari mencoba menenangkan putranya itu dengan mengusap-usap punggungnya.
"Oke kalau Nayla sudah bulat pada keputusannya, dan jangan salahkan kami kalau masalah ini kami bawa ke jalur hukum. Adit juga berhak atas anaknya." ucap Reno.
David tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Reno.
"Jadi kau mengancamku, huh? Apa kau pikir aku takut? Dasar bodoh!" ucap David dengan berusaha menahan gelak tawanya.
"Kalian pikir pengadilan akan memberikan hak asuh Farhan pada kalian? Jangan mimpi! Oh ayolah, kenapa kalian jadi bodoh seperti ini, kalian kan tau sendiri anak yang berumur dibawah 12 tahun itu hak asuhnya jatuh pada ibunya." ucap David, ia tersenyum sinis melihat raut wajah Reno dan Lestari yang ditekuk.
"Oke, aku rasa tidak ada lagi yang perlu dibahas. Jadi sebaiknya kalian pulang. Pintunya disebelah sana." tunjuknya pada pintu.
Dengan perasaan gamang, Reno beranjak dari sofa yang didudukinya kemudian disusul oleh Lestari. Mereka berduapun mendorong kursi roda Adit keluar dari rumah itu.
ni lihat nayla berkali melakukan kesalahan pada reyhan, coba buat nayla mengaku salah, minta maaf, dan berjuang dapat kesempatan dari reyhan
ini apa kalian buat drama lagi untuk menutupi kesalahan nayla, kalian buat nayla salah paham yang ujung reyhan lagi seakan melakukan kesalahan, mengejar maaf, dan malah reyhan yang berjuang, jadi nayla bebas begitu saja
sekali saja kalian jadi wanita itu adil
jika pemeran utama salah, buat dia menyesal, mengaku salah, minta maaf, berjuang dan menenus kesalahan, jangan lagi buat drama2 pengalihan isu menutupi kesalahan pemeran utama wanita
sampai disini pahamkan
dan menjahui larangan NYA...cara y saja sudah salah mabook... kecuali d perkosa.. di jebak beda cerita.... menurutku loh yaaaa🙏🙏🙏🙏🙏