Pernikahan yang sengaja dia rencanakan untuk membalaskan dendam kematian orang tuanya.
Syakira, wanita yang di pilih Alif untuk memuluskan rencananya, setelah berhasil menikahi, Syakira. Berbagai siksaan fisik mau pun batin yang wanita itu rasakan, Hingga membuat wanita itu trauma dan berubah menjadi wanita dingin yang tidak tersentuh.
Setelah berpisah dengan Alif, Syakira memimpin sebuah perusahaan, hingga dia bertemu dengan seorang lelaki yang tanpa sengaja bertabrakan dengan dirinya. Siapa sangka, pertemuan nya justru semakin memikat dirinya dengan lelaki bernama Arion, hingga dirinya di pinang oleh lelaki itu.
Tapi saat Sya belum memutuskan untuk menerima Arion, Alif yang menyesal karna perbuatan nya dulu pada Sya, datang kembali untuk memperjuangkan kembali cinta nya.
Siapakah yang di pilih oleh Syakira, apakah Alif mampu membuat wanita yang dia cintai kembali padanya, atau Sya memilih jalan nya sendiri? Klik membaca untuk tau kelanjutan kisahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ulfa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jangan siksa Nona
Syakira yang sudah terbiasa mendapatkan perlakuan seperti itu hanya menelan ludah kepedihan, tapi dia tidak lagi menangis, hanya ada tatapan kosong setiap menjawab perkataan Alif.
"Iya, saya tau!" Sya ingin keluar, hendak menyiapkan Alif sarapan, akan tetapi dengan begitu kasar Alif menjambak rambut nya.
"Akkhh ... Aw ... Tolong lepaskan Tuan!" pinta Sya pada suaminya sendiri.
"Ini hukuman karna kamu tidak melihat ke arah saya saat saya berbicara!" cerca Alif semakin keras menarik rambut wanita yang di jadikan istri oleh nya.
"Sa--saya minta maaf, Tuan!" pinta Sya.
Alif tersenyum sinis, kemudian mendorong kepala Sya dengan begitu kuta hingga wanita itu terbentur ke lantai.
Alif keluar, tinggal Syakira yang menahan perih, hati, kepala dan dahinya terasa begitu sakit.
Tidak ingin membuat Alif tambah murka, Syakira buru-buru bangun dan keluar dari dalam kamar.
Sampai di meja makan, Syakira menuangkan nasi beserta lauknya ke dalam piring Alif.
Semangat lelaki kejam itu memalingkan muka nya, tidak ingin menatap wajah Syakira dengan jarak dekat, karna tidak bisa dia pungkiri jika Syakira memang wanita yang sangat cantik, anggun dan mempesona.
Syakira berdiri di samping Alif, menunggu Alif selesai sarapan nya. Tapi itu tak pernah terjadi, karna seperti sekarang ini, saat Alif memasukkan makanan ke dalam mulutnya, dia langsung meludah nya kembali.
Prang....
"Apa yang kamu masak, hah? Apa kamu tidak belajar? Sampai sekarang kamu masakan mu selalu seperti ini!" bentak Alif di depan wajah Syakira.
Sementara wanita itu hanya memejamkan mata, dari semenjak di putuskan Syakira yang akan memasak, selalu ada piring yang pecah setiap pagi dan malam, dan juga hinaan yang Syakira dapatkan.
"Dasar wanita tidak berguna!" cemooh Alif lagi.
"Tapi saya sudah berusaha untuk belajar, dan saya selalu memasak dengan takaran yang pas, bagaimana anda bisa tau jika masakan saya tidak enak, belum sampai ke dalam mulut, makanan nya sudah anda keluarkan lagi!" elak Syakira yang sudah tidak tahan dengan perilaku Alif.
Plak....
Satu tamparan mendarat di pipi mulus Syakira, membuat wanita itu lagi-lagi tersungkur ke lantai. Alif mendekat, mencengkeram erat dagu istri nya.
"Jangan pernah membantah apa yamg yang aku katakan, jika kamu tidak ingin mulut mu aku robek!" hardik Alif mengancam Syakira.
"Sudah, Tuan lepaskan Nona, Sya!" pinta bi Rahma yang berlari dari dapur melihat Sya tengah di siksa oleh Alif.
"Jangan ikut campur, atau kamu juga akan merasakan apa yang dia rasakan!" sentak Alif penuh penekanan.
"Dan kamu, cepat habiskan semua makanan ini!" alif menundukkan wajah Syakira memaksa wanita itu menghabiskan makanan yang tumpah di lantai.
Sekuat tenaga Syakira menggeleng, dengan air mata yang semakin tumpah.
"Aku mohon, Tuan! Jangan perlakukan Nona Syakira seperti itu!" lirih bi Rahma memohon di hadapan Alif, dia bahkan juga sudah terduduk di lantai. Sungguh sangat malang nasib anak konglomerat di tangan Alif.
Para pelayan yang lain juga kasihan melihat itu semua, tapi tidak ada salah satu dari mereka yang berani mencegah majikan mereka.
Alif melepaskan kepala Syakira, kemudian melangkah cepat meninggalkan meja makan beserta wanita dengan deraian air mata di wajah nya.
.
.
.
.
.
.
.
.
~Bersambung.
...Aku ikut sakit hati, Alif kok tega bener sih orang nya, terbuat apa coba hatinya itu....
...Jangan lupa Like komen dan juga Vote kakak ku sayang....