Astri Wijaya mengenal Pasquela Sioulus sebagai pria yang tampan dan disukai banyak wanita.
Dia tidak berharap lebih untuk dicintai dan dimiliki oleh Pasquela, karena ia tahu apa yang harus diterimanya saat ia menerima seorang Pasquela Sioulus.
Perjalanan cinta mereka seperti menyusuri jalan sunyi hanya berdua tanpa mengetahui apakah ada rintangan didepannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 21.
Dengan rasa kesal dan jengkel Abyana menghubungi Azilia.
" Halo Azilia, kamu bilang Pasquela berada di Singapura sendiri. Tapi yang ku lihat ia bersama seorang wanita yang sama sekali tidak menarik," tegur Abyana ketus membuat Azilia tertawa.
" Tidak menarik mungkin untukmu karena kamu seorang wanita, tetapi untuknya mungkin sangat menarik," jawabnya santai.
" Apa kau tahu, begitu aku tiba di lobby aku melihat seorang pria menarik tangan seorang wanita yang biasa-biasa saja. Dan begitu aku bertanya pada resepsionis ternyata Pasquela pria tersebut. Aku tidak mengira Pasquela bisa tertarik dengan wanita seperti itu," ucap Abyana masih jengkel sementara Azilia hanya tertawa.
" Lalu apa yang akan kamu lakukan ?, kapan kamu akan kembali kesini ?," tanya Azilia setelah tawanya reda.
" Aku akan mengikuti Pasquela. Aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk bisa bersamanya."
" Jangan terlalu berharap. Pasquela bukan pria biasa, dia dapat melakukan apapun pada orang yang tidak disukainya," ujar Azilia mengingatkan.
" Aku akan lihat bagaimana dia dapat menolak diriku," jawab Abyana dengan sombong dan angkuh.
" Terserah. Ingatlah aku sudah mengingatkan dirimu, jangan sampai kamu mengalami nasib seperti Lailla yang tersingkir karena menyinggung istri Alex, Kakaknya Pasquela."
" Apa yang terjadi ?, aku hanya mendengar selentingan kalau Lailla sudah tidak mempunyai apa-apa lagi. Bahkan kariernya sebagai model sudah tamat."
" Intinya, kalau ingin karier mu panjang jangan suka ambil resiko bila berhubungan dengan keluarga Sioulus." ujar Azilia.
" Baiklah aku mengerti, tapi tidak salah bukan kalau aku mengejar Pasquela selama ia belum terikat ?."
" Tentu tidak salah, tapi sekali lagi jangan pernah menyinggung atau meremehkan siapapun wanita yang sedang dekat dengannya. Karena Pasquela sangat membenci wanita yang meremehkan dan merendahkan wanita lainnya."
" Oke, terima kasih sarannya. Aku akan mencari tahu dimana Pasquela menginap, karena aku yakin kamu pasti tidak akan memberikannya padaku."
" Pintar kamu," jawab Azilia dan merekapun menutup pembicaraan jarak jauh.
" Pasquela, aku akan lihat setangguh apa kamu menolak rayuan ku." kata Abyana dalam hati.
Sementara itu dipusat perbelanjaan Orchard Road yang cukup terkenal untuk turis yang suka berbelanja barang bagus dan branded dengan kualitas tinggi, terlihat Astri yang ditemani oleh Pasquela memperhatikan barang yang menarik perhatiannya .
" Apakah kamu ingin membelinya ?, " tanya Pasquela yang dijawab dengan gelengan kepala.
" Karena Anda sudah berada disini bersamaku maka aku ingin Anda membantuku memberi penilaian mengenai barang yang bagus sesuai dengan harganya." kata Astri pada Pasquela yang menatapnya geli.
" Halo Nona, kamu kesini mencari barang yang bagus dengan harga murah atau harga bagus yang sesuai dengan kwalitas nya ?," tanya Pasquela geli.
" Dua-duanya," jawab Astri tertawa membuat Pasquela geleng kepala.
Setelah 1 jam berkeliling Astri hanya mendapatkan beberapa barang saja, karena barang yang dijual di Orchard Road adalah barang berkualitas dan branded.
" Apa yang kamu lakukan ?," tanya Pasquela ketika Astri melihat handphone nya dan ia menyalinnya di notebook mini yang sengaja dibawanya.
" Apakah Anda sudah capek ?, kalau iya, aku bisa jalan sendiri!."
" Kamu belum menjawab pertanyaan ku. Apa yang kamu lakukan ?."
" Aku mencatat daftar belanja yang baru masuk," jawab Astri.
" Baru masuk ?, apa maksudmu ?."
" Ketika aku masuk ke sini, aku melihat barang-barang yang dijual dan aku memasarkannya di on-line shop yang kami kelola, dan mereka para customer yang setia sudah membukanya dan pesanan sudah masuk dengan cepat. Jadi aku tinggal membelinya saja." jawab Astri sambil tersenyum.
" Maksud mu selama 1 jam kita keliling sebenarnya kamu sedang menjual barang-barang ?," tanya Pasquela tidak percaya.
" Tepat sekali. Aku tidak ingin kepergian ku ke sini menjadi sia-sia sementara kabar dari Anda baru aku terima 2 hari ke depan," jawab Astri tertawa kecil melihat Pasquela yang memegang leher bagian belakangnya dengan sikap putus asa.
" Kamu benar-benar wanita yang tidak mudah ditebak Nona, awalnya aku berpikir kamu ingin memamerkan cara belanja konsumtif dengan memasuki kawasan belanja ini, tetapi kenyataannya kamu sedang menjaring pembeli di negara mu untuk berbelanja melalui on-line shop milik kalian. Apakah Khayrani mengetahui hal ini ?."
" Tentu saja, Anda pikir darimana kami bisa memanfaatkan peluang seperti ini kalau bukan dari Nyonya Khayrani," jawab Astri tertawa.
" Apakah Anda mau ikut denganku lagi atau mau kembali ke hotel tempat Anda menginap ?," tanya Astri menantang Pasquela.
" Aku akan menemanimu ," jawab Pasquela, dan ia melangkah sambil menggenggam tangan Astri.
emang hrs ketemu sm astrid