NovelToon NovelToon
CINTA PENGGANTI

CINTA PENGGANTI

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:23M
Nilai: 4.8
Nama Author: laksmi 93

Anelia maharani adalah gadis cantik dan juga tangguh,mempunyai sahabat yng bernama cinta amelia,mereka berasahabat sejak kecil karna rumah mereka saling berdekatan,mereka tumbuh besar bersama sampai di bangku kuliah yang sama,dan jurusan yang sama,sampai suatu hari amel mendapkan cinta dari seorang CEO muda bernama Jonathan sanjaya.bagai mana ya jika Amel menyerahkan cintanya ke pada Anel.apa yang terjadi dengan Amel🤔

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon laksmi 93, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 21

Sudah 2 hari ini Anel di rawat, kondisinya pun sudah lebih baik. Tapi belum ada tanda-tanda ia akan sadar, padahal menurut dokter yang menangani Anel kondisi nya sudah jauh membaik.

Sore Itu Aldo datang untuk menggantikan Nathan, dia masuk ke dalam ruangan rawat Anel, dan di dalam sana Aldo melihat bosnya itu sedang duduk menghadap istrinya.

"Tuan." panggil Aldo

Nathan mengalihkan pandangannya. Dia melihat Aldo sudah berdiri di belakangnya. "Kau sudah datang." ucap Nathan

"Iya Tuan. Tuan pulang saja dulu, biar saya yang menjaga Nona." ucap Aldo cepat

"Tolong ya Do, maaf merepotkan mu". balas Nathan cepat

"Tidak maslah Tuan, saya akan selalu membantu Tuan dan Nona." ucap Aldo tulus

Nathan mengangguk, dia tau jika asistennya itu memang yang terbaik. Tidak pernah sekalipun Aldo mengeluh di depannya, walaupun Nathan yakin jika Aldo juga pasti pernah mengeluh, meski bukan di depannya.

Nathan bergegas pulang ke rumahnya, dia pulang hanya untuk membersihkan badan. Setelah itu ia akan langsung kembali ke rumah sakit. karna 2 hari ini ia tidak pernah ke kantor, Nathan tidak mau meninggalkan sang istri di rumah sakit itu sendiri,Nathan juga tidak bisa memberitau Ibu dan adik Anel tentang kondisi Anel sekarang ini.

Setelah Nathan pulang, Aldo duduk di sofa sambil memainkan ponselnya. Aldo terlihat sangat fokus hingga tidak memperhatikan apapun.

****

Anel membuka matanya perlahan, ia mencoba mengerjapkan matanya. Perlahan pengelihatannya semakin membaik, Anel mencoba menyusuri ruangan yang asing itu bagi nya. Anel baru sadar saat mencium aroma obat dan infus yang terpasang di tangannya.

Anel mencoba bangun, tapi dia tidak mampu, bagian perut bawahnya terasa sakit, dan kepalanya juga masih sangat pusing. Anel kembali melihat sekelilingnya, ia melihat Aldo tengah duduk di sebuah sofa yang tidak jauh darinya.

"Aldo." Suara Anel terdengar lirih. Ia mencoba memanggil Aldo.

Aldo mendongakan kepalanya saat mendengar suara, Aldo memang tidak yakin, tapi saat ia melihat ke arah Anel, Aldo baru sadar jika suara itu dari istri atasannya.Aldo yang begitu senang langsung beranjak dari duduknya dan menghampiri brankar Anel.

"Nona syukurlah, anda sudah sadar." ucap Aldo senang, ia lalu memencet bel darurat di sebelah tempat tidur Anel.

Tak lama kemudian dokter pun datang. Vani dan juga Vian bergegas masuk ke ruangan Anel.

"Ada apa do?" tanya Vani setelah masuk ke dalam ruangan Anel

"Lihat, Nona Anel sudah sadar." ucap Aldo terlihat sangat senang

Vian dn Vani menoleh ke arah Anel, dan benar saja Anel sudah membuka matanya dan sedang menatap bingung ke arah mereka.

"Hay Anel, apa kamu sudah lebih baik !" ucap Vani mendekati brankar Anel.

"Ma'af dok, memang saya kenapa? dan kenpa saya ada di rumah sakit ini?" tanya Anel dengan suara lemah.

"Apa kamu tidak ingat kejadian 2 hari yang lalu?" tanya dokter Vian

Anel menggelengkan kepalanya."Memang apa yang terjadi dua hari yang lalu dengan saya?" tanya Anel bingung

Vian Dan Vani saling menatap." Kamu tidak sadar selama dua hari." ucap Vani lagi.

Anel merasa bingung kenpa dia bisa tidak sadarkan diri sampai 2 hari." Iya, tapi kenapa? saya benar-benar tidak mengingat apapun."

"Baiklah, biar aku periksa kondisimu dulu." ucap Vani

Vani pun memeriksa keadaan Anel, dan semua sudah di cek, kondisinya sudah normal. Mungkin hanya badan Anel yang sedikit lebih kurus.

"Apa kamu ingat siapa kamu?" tanya Vani lagi.

"Tantu saja saya ingat, nama saya Anelia Maharani dok, saya bekerja di perusahaan Sanjaya group." ucap Anel

"Apa kamu ingat jika kamu sudah menikah?" tanya Vani lagi.

"Apa Dokter sedang bercanda, mana mungkin saya sudah menikah Dok, Pacar saja saya tidak punya." ucap Anel cepat

Deg....!

Semua yang ada di sana saling menatap. Mereka tidak mengerti akan kondisi Anel, bahkan Vian dan Vani harus mempelajari kondisi Anel terlebih duku.

Aldo mendekat ke arah Anel saat mendengar jawaban Anel. "Apa Nona benar benar tidak ingat dengan Tuan Nathan?" tanya Aldo cepat

"Tentu saja aku mengingatnya, dia itu CEO prusahaan Sanjaya. Dan dia juga pacarnya Amel kan, kenapa aku harus lupa dengannya." jawab Anel. Dia sangat bingung dengan pertanyaan asisten Nathan itu.

"Itu benar, tapi apa kau tidak akan takut jika bertemu dengannya?" pancing Vani

"Takut, untuk apa aku takut." ucap Anel cepat

Saat sesi pertanyaan masih berlangsung, tiba-tiba Nathan masuk ke dalam ruangan itu. Wajahnya terlihat senang saat melihat Anel sudah sadar.

Tapi di luar dungaan mereka semua, baru saja Anel mengatakan jika dia tidak takut dengan Nathan. Tapi reaksi yang di tujukan tubuh Anel sangat berlawanan. Anel merasa takut saat melihat Nathan mendekat ke arahnya.

"Dok kenapa aku merasa takut kepadanya". ucap Anel dengan suara serak dan lemah.

vani bisa merasakan ketakutan yang Anel rasakan,getaran tubuh Anel sampai membuat tubuh Vani ikut bergetar.

Nathan mendekati brankar dengan senyum di Wajahnya, saat melihat gadis yang menjadi istrinya itu sudah sadar, dia sangat bahagia. Tapi saat Nathan mulai mendekat,Aldo dan Vian menghadang tubuh Nathan

"KENAPA KALIAN MENGHALANGI JALAN KU,aku ingin melihat istriku." ucap Nathan dengan suara yang cukup tinggi.

Vian menarik tangan Nathan keluar dari ruangan itu sedangkan Aldo hanya mengekor di belakangnya.

Sementara saat Anel mendengar suara Nathan yang begitu keras, ia kembali merasa ketakutan. Tapi Vani mencoba untuk memenangkannya

DI LUAR RUANGAN

"Apa kau tidak bisa menahan emosi mu sedikit saja,kau tidak melihat respon tubuh istri mu yang begitu takut saat melihat mu. Cobalah untuk sedikit lebih tenang. Kau harus tau keadaannya saat ini." ucap Vian menenangkan teman nya itu.

"Tapi aku ingin menemui nya." ucap nathan cepat

"Hahhhhhhh, kau harus mengerti kondisinya Nath, istri mu sedang mengalami guncangan batin yang sangat hebat, butuh waktu lama untuk membuatnya kembali normal dan parahnya lagi Istrimu itu tidak mengingat jika dia sudah menikah denganmu." ucap vian kesal.

"Nathan, sepertinya kau akan menunggu cukup lama, karna kemungkinan terburuknya adalah jika Anel sampai hamil tidak menutup kemungkinan Anel akan mengalami depresi. Kita harus secepatnya mengembalikan ingatan Anel." ucap Vani yang baru saja sampai di depan ke tiga pria itu.

Nathan mengerang frustasi, ia sungguh sudah putus asa dengan kejadian ini."Lalu aku harus bagai mana?" tanya Nathan yang sudah tertunduk di kursi.

"Kita akan memancing ingatan Anel perlahan, tapi meskipun ingatannya tentangmu hilang. Ketakukan akan dirimu tidak bisa hilang. Itu yang membuat kami bingung dan akan sedikit kesulitan. Aku minta sementara ini kau jangan menampakan diri mu di depannya, supaya dia bisa lebih tenang dulu", ucap Vani

"Baiklah, tapi tidak bisakah aku menemuinya perlahan." ucap Nathan lemah.

"Akan aku usahakan." ucap Vani.

"Do, antar Nathan pulang, kami akan berusaha. Jika Anel sudah mau menemuimu, aku akan segera menghubungi mu." imbuh Vian

Nathan terpaksa pulang ke rumahnya lagi, entah kenapa hatinya tidak tenang jika sampai Anel tidak ingat dan tidak mau menerima nya lagi. Nathan meninggalkan rumah sakit itu dengan hati yang berat.

Kau boleh menghukumku Tuhan, tapi jangan buat istriku membenciku seperti ini." batin Nathan

.

.

[Bersambung]

1
Angelica James
sudah jadi Ayah kali...
Puryani
Lebih baik kaya gini gak terlalu panjang.
dari pada panjang dan nunggu"
Milasari
dari awal nama tokoh ceweknya udah ketuker, jd bingung,
tp msh pnasaran
arfan
up
Berlian Sihombing
cocok ya visual danu yg jd Nathan 😀😀
Haetsuki
mampir
putri gemini
hmmmmmn kyk nya dr sini emng ada yg ketuker buodta nya, pemeran utama nya Amel apa anel thor?
Pratiwi Khairin
mantap ceritanya makin asyik aja jadi ga mauberhenti bacanya
Zoana
mampir Thor
Dewi Kijang
lanjut
Dewi Kijang
bagus
Dewi Kijang
masih nyimak dulu ya
Dewi Kijang
lanjut
Laksmi93
Terimakasih untuk ya sudah berkenan Hadir. Mohon permakluman jika masih banyak kekurangan dalam penulisan maupun alur cerita.

Jangan lupa mampir di cerita baru Author yang berjudul BATAS RASA, disana tidak menghadirkan satu permeran saja tetapi ada dua pemerean yang pastinya bakalan bikin Baper kalian😊
cica
yang ketabrak awalnya amel
tapi yang marah" si Anel
,baru siamel datang nengok keadaaanya si Amel?
maksudnya apasih , bingung,yang ketabrak Amel atau Anel nih?
Indra utama Indra
.
Sundary Selle
om
Shine Yoon
ceritanya bagus, tapi ada kurangnya. seharusnya disetiap konflik diksih penjelsan yg lbih detail, agar lbih jelas, dan soal penulisan contoh : kata " brow" lbih baik gak ditambahi w, lbih enak "bro"... dan juga kata " kau" lbih enak pake "kamu" atau "lo" aja... semangat thor, klau bisa semoga ceritanya bisa direvisi agar lbih baik lagi thor.... tapi keseluruhan cerita bagus kok thor
Masye Tambajong
mantap
Nalendra Bagus
aku nangis thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!