NovelToon NovelToon
My Berondong Husband

My Berondong Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Berondong / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.5
Nama Author: Surya Agung

Kesya Almora Nurinda, seorang wanita berusia 27 tahun yang seharusnya sudah sangat matang dalam hal apapun, karier, peruntungan, bahkan Pernikahan.

Sementara Arsya Kevano Putra, hanyalah mahasiswa baru yang juga baru saja lulus SMA, kuliah disalah satu kampus swasta. Brondong muda yang tampan, manis, humoris, cool dan memikat.

Kevano dan Kesya tak sengaja bertemu di bus dalam suatu insiden yang mereka sebut "Kecup Bibir". Sejak saat itu mereka seperti terikat suatu benang jodoh, yang kemanapun selalu bertemu.

Pertemuan itu menyebabkan masalah, hingga Kevano harus menikahi Kesya demi menutupi masalah lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Surya Agung, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#20 Ada Apa Dengan Bian?

"Sate Kambing, biar lu kuat mainya." Ucap Reno sambil menaruh sate itu diatas meja.

"Main apaan?" Tanya Bian berlagak bingung.

"Main ehem-ehem diranjang. Ah masa lu gak tau."

Bian menggeleng, agar pembicaraan antar lelaki dewasa itu tak berjalan sesuai yang diinginkan Reno.

Malam itu Bian dan Reno memutuskan menikmati sate kambing disebuah resto, setelah pulang dari kantor untuk membicarakan pekerjaan yang tak sempat mereka bahas.

Reno adalah rekan sesama pengacara Bian sejak bergabung tiga tahun lalu, meski tergolong baru dalam dunia persidangan tapi Reno sudah hampir menyamai Bian. Cara Reno memenangkan persidangan dengan kepintarannya kadang membuat Bian bangga. Tapi, entah kenapa bagi Reno, Bian adalah guru terbaiknya.

"Lu jadi nikah sama, Kesya?" Tanya Reno sambil menyuapkan lontong kedalam mulutnya.

Bian mengangguk.

"Kapan? Kok lu gak ngundang gue?" Sambung Reno.

"Undangan aja belum gue cetak. Mau gue undang pakai apa lu?" Ucap Bian.

Reno terkekeh menahan tawanya dengan punggung tangan kanan.

"Sebentar lagi kan lu nikah, apa gak seharusnya lu gak ambil kerjaan itu." Kata Reno tiba-tiba.

Bian yang menyeruput orange juicenya terbatuk sesaat. Kalimat pekerjaan itu mulai terlintas dibenaknnya.

"Kenapa?" Tanya Bian agak ragu, setidaknya itu yang terlintas dijawahnya.

"Inikan kerjaan besar, Ian. Dan Lesmana itu bukan orang biasa. Seandainya kita kalah saat membelanya entah apa yang akan dia lakukan. Lagian dia itu bekas residivis."

"Tapi, gue butuh uang ini buat bayar pernikahan, No. WO dan semuanya butuh biasa besar, Lesmana sanggup kasih berapapun yang gue."

"Mama lu dan keluarga Kesya itu kaya raya, kenapa lu gak minta mereka aja."

"Mereka emang bantu, tapi gue gengsi."

Reno tak menjawab, ia hanya terus menikmati makanannya. Sejak dulu sampai akan menikah pun sifat Bian tak pernah berubah, selalu gengsi dan merasa bahwa dia bisa melakukan semuanya sendiri tanpa bantuan orang lain.

Sedangkan Bian memikirkan hal itu. Memang sejak menerima tawaran Lesmana ia sudah agak ragu. Bagaimana tidak, Lesmana keturunan dari orang besar, memiliki perusahaan besar, tapi mantan residivis yang pernah masuk penjara meskipun sekali.

Awalnya Bian hendak menolak, tapi bayaran yang akan diberikan Lesmana tak main-main. Bahkan itu cukup untuk tabunganya setelah menikah, Lesmana tak peduli bagaimanapun caranya dan apapun yang dilakukan persidangan harus ia menangkan.

Bian memikirkan cara untuk bisa mengalahkan jaksa penuntut umum agar, ia malah tak terkena masalah jika Lesmana kalah.

"Gue harus gimana?" Sambung Bian sambil bertanya.

Reno yang sibuk dengan ponselnya mulai menoleh kearah Bian.

"Santai, nanti gue bantuin kerjaan lu." Ucap Reno sambil menepuk-nepuk pelan pundak kiri Bian. Bian yang melihat itu menggoyangkan pundaknya.

"Woy Jijik." Bian bergidik geli.

"Dih, gitu amat sih lu. Habisin makan lu, cepat pulang. Gue numpang."

"Kagak ada." Kata Bian ogah-ogahan.

"Jangan gitu lah. Gue harus pulang sama siapa?" Reno terlihat memelas pada Bian.

"Rumah lu jauh, anjir. Ganti bensin gue."

Reno mendengar, ternyata selain gengsian, sok bisa, Bian juga pelit dan perhitungan. Sedangkan Bian terlihat tak peduli.

%%%

Bian sampai dirumah setelah pembicaraan dengan Reno, dan dengan santainya Reno meminta diantarkan pulang kerumah, karena mobilnya masuk rumah sakit (Bengkel)

Ketika hendak masuk kedalam kamar yang berada diruang tengah, Nyonya Mira memanggilnya untuk berbicara sebentar.

"Iya, Ma." Ucap Bian sambil mendekati sang mama.

"Dari mana?" Tanya nyonya Mira. Padahal biasanya ia tak pernah bertanya begitu, tapi entah kenapa akhir-akhir ini ia mulai khawatir.

"Habis pulang kantor tadi makan malam sebentar sama Reno."

Nyonya Mira belum melanjutkan pembicaraannya, masih diam sesaat lalu menaruh majalah yang tadi ia pegang diatas meja.

"Kamu masih mau ambil pekerjaan?"

"Kenapa, Ma? Tumben Mama tanya begitu?" Tanya Bian sambil menilik raut sang mama.

"Sebentar lagi kamu menikah. Apa tidak sebaiknya berhenti dulu dan ambil cuti."

"Ma, pernikahan Bian sama Kesya masih dua bulan lagi. Sayangkan kalau waktu selama itu dikosongkan. Lagi pula yang mengurus persiapannya kan Mama sama Tante Susan."

"Mama mau kamu sama Kesya benar-benar siap nantinya. Gak perlu lah kamu maksa cari uang, Mama bisa membayar itu semua."

"Enggak, Ma." Ucap Bian dibarengi gelengan kepala. "Mama gak usah khawatir, Bian gak mikirin soal itu."

Setelah mengucapkan itu, Bian meninggalkan mamanya untuk masuk kedalam kamar. Tapi, masih diambang pintu Renata datang menghampiri.

"Benar, kak." Cegah Renata.

"Apaan?" Tanya Bian malas-malasan.

"Kak Kesya kapan kesini?"

"Kagak tau. Hubungi sendiri."

Brak!

Bian menutup pintu dengan keras, Renata sedikit kaget kemudian berlalu pergi.

Setelah berada didalam kamar, Bian melepaskan dasinya, membuka perlahan kancing kemejanya dan menaruh Jas begitu saja diatas kasur. Selesai melepaskan gesper dan celana, ia menyambar handuk dan berjalan kekamar mandi.

Shower air hangat itu menyiram rambut dan tubuh putih bersihnya dengan pahatan otot semu indah, hasil gym yang kadang bisa ia lakukan seminggu dua kali jika ada waktu.

Dengan tubuh dan wajah setampan miliknya, sudah dipastikan banyak perempuan yang menginginkannya, salah satunya pasti Kesya.

Setelah menggosok perut roti sobeknya, dan turun dibawah pusat. Ia bergidik geli saat mengingat sate kambing yang dikatakan Reno tadi.

Tak makan sate kambing pun, pasti ia bisa melakukannya meskipun belum pernah mencoba.

1
falea sezi
salah sendiri lo cwek gk ada harga dirinya
Rizky Rahma Aulia Akbar
Luar biasa
Sulaiman Efendy
HEMM, BENARKN SI ARESTI..
Sulaiman Efendy
CURIGA ANAK HAMDAN SI ARESTI..
Sulaiman Efendy
UNTUNG YUNDA SETIA, KLO YUNDA TIPE WANITA GATAL, BSA SLINGKUH TU YUNDA.. KRN MRASA SEPI. PNY SUAMI & ANAK, SERASA GK PNY KDUANYA,, APALAGI YUNDA TYPE YG SUKA KLUAR, COBA PAS DIA LGI KSEPIAN, SUAMI KMN, ANAK KMNA, DIA KLUAR, TRUS BRTEMU LKI2 DILUARAN SANA, NYAHOK SI ABRAR..
INGAT WAKTU YG PALING BRHARGA DLM HIDUP ADALAH SAAT2 BRSAMA KLUARGA..
Sulaiman Efendy
TRSERAH, OTHOR YG PNY CERITA DN IDE..
Sulaiman Efendy
APA RENATA BRJODOH DGN ANGGA..???
Sulaiman Efendy
APA NARA RENATA ADIKNYA BIAN..???
Sulaiman Efendy
KRN LO KAYA... TDK SPRTI LARAS YG HNY WANITA BIASA, DN HNY PKERJA BIASA, MSKI KERJA DIPERUSAHAAN BESAR..
Sulaiman Efendy
APA DGN MMINTA MAAF PERAWAN KESYA BISA KEMBALI, HINGGA KESYA HNY BSA BRIKAN KEVANO TUBUH YG BEKAS DI PAKE BIAN..
MSKI KASUSNYA AKU TTP MNYALAHKN KESYA....
Sulaiman Efendy
KECUALI JALANG, WANITA MNAPUN PASTI MARAH MILIK BRHARGA DIRENGGUT PAKSA SBLM PRNIKAHAN, MSKI YG MRENGGUTNYA CALON, TPI BRU CALON.. TPI KTIKA AKU BACA BAB TRAGEDI, YG SALAH YAA SI KESYA, DIA DLM KEADAAN SADAR, KNP GK BRONTAK ATAU TERIAK, YG JELAS KESYA PASTI MNIKMATI GOYANGAN BIAN.... MAKANYA TOKOH KESYA, TTP TOKOH UTAMA WANITA YG TDK KU SUKA, KDUA IBUNYA ADRIAN.. KETIGA IBUNYA SHIHA, DN TOKOH BIAN SENDIRI .
TOKOH SUSANTO MSKI JAHAT, MLH TDK MASUK KATEGORI YG KU BENCI...
Sulaiman Efendy
SEMOGA OTHOR MNEMUKAN ADRIAN DGN YOLA..
Sulaiman Efendy
TRNYATA KECELAKAAN.
Sulaiman Efendy
JIKA YOLA TINGGALKN ADRIAN KRN DIANCAM MAMA GIO, ADA APA DGN MILI, MNINGGAL KECELAKAAN, ATAU MNINGGAL KRN MELAHIRKN ALIKA..
Sulaiman Efendy
KNP DGN ISTRI ADRIAN, APA MENINGGAL ATAU CERAI
Sulaiman Efendy
LO CARI MBAK2 SPRTI PAPA LO, CRI ANAK KULIAH, ATAU IBU GURU...
Sulaiman Efendy
UDH 17 ATAU 18 THN TUH USIA MOTOR...
Sulaiman Efendy
SEKRANG PSTI USIA KEVANO SKITAR 36-37 TH.. KESYA SKITAR 46-47 TH.. PRBEDAAN USIA KEVANO & KESYA 11 TH, BRRTI SAAT MNIKAH, USIA KEVANO 18-19, USIA KESYA 29 TH.. SKRG SDH 17 TH BRLALU..
Sulaiman Efendy
TERNYATA RAKA PNY ADIK PREMPUAN..
Sulaiman Efendy
PANTAS GK NMBH ANAK....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!