"masukkan kartu penyegelnya sekarang, atau kita akan mati di tempat ini!,
saat satu persatu siswa lenyap misterius dan hanya memisahkan debu hitam, itsuki ikawasi dan teman temannya terjebak oleh siluman pemangsa manusia, situasi menjadi gila ketika sahabat mereka berbalik menyerang di bawah sihir hitam!
dipojokkan oleh amukan api dari raja siluman pemangsa manusia dan penyanderaan di atas kawah lava gunung valerius, itsuki terpaksa meledakkan rahasia terbesarnya: kebangkitan murni kekuatan 7 elemen.
berhasilkah mereka menyegel monster legendaris tersebut, ataukah ini awal dari perang dimensi yang jauh lebih besar? .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NABILA_08.p, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 3 Penyelamatan Teman Sejati Dari Amukan 7 Elemen Berbahaya
Disaat itsuki akan mengayunkan pedangnya ke Kaguya, tiba tiba suasana mendadak menjadi kepungan, teman teman Kaguya yaitu, Roy Alistair, dan Hinata amasawah mereka datang bersama seluruh siswa di sekolah itsuki, mereka datang dan mengepung itsuki sambil melempari batu ke arah itsuki.
Dengan epresi wajah yang tegang dan menantang, lalu Hinata maju dan berkata,"Hentikan! Kalau tidak, kami akan melaporkan mu ke polisi!"....
Sementara Roy menyahut dengan nada yang tak kalah tegas, bersiap mengambil tindakan hukum atau memanggil bantuan karena kekacauan yang terjadi sudah terlalu jauh.
Setelah ketegangan mereda, itsuki terduduk lemas dengan napas ter engah-engah dengan wajah memar. Di depannya teman temannya berkumpul, memberikan dukungan kepada itsuki untuk terus berjuang memburu mahluk dan menghabisi mahluk misterius yang satu ini.
seketika Tatapan mata itsuki melebar karena tidak percaya dengan apa yang baru saja terjadi,
"HA!APAKAH...." gumamnya terputus. Sementara teman temannya yang berada di belakang, teman teman nya berdiskusi dengan serius.
"Eee! Apa kita bisa menang?" tanya salah satu dari mereka yang mulai ragu dengan kekuatan musuh, di tengah keraguan yang melanda, lalu Roy Alistair mengambil alih situasi dan menenangkan tim.
Dengan suara mantap, ia menyusun rencana taktis: "Dengarkan semua nya! Bagaimana kalau besok petang saja, kalian juga bisa ikut bertarung dengan moster moster tersebut malam nanti?....." biar aku yang hadapi siluman siluman itu semua!"... iya menawarkan diri untuk menjadi garda terdepan demi melindungi teman teman nya.
Tetapi Roy Alistair di sebelah nya menambahkan. "saya tau ini sangat berbahaya tapi demi keselamatan kota dan teman teman kita yang menghilang, kita harus berani melangkah".
Kata kata pembakar semangat itu berhasil meruntuhkan rasa takut mereka, satu persatu dari mereka mulai menyatakan tekat dan "SETUJU!" sahut mereka semua sambil menumpuk tangannya di atas tangan temannya.
Lalu hinata maju dan menoleh ke arah itsuki dan yang lainnya, sebagai tanda persahabatan dan persetujuan tim.
Melihat solidaritas teman temannya yang begitu besar, itsuki bangkit dan berdiri, dengan senyuman tipis dan mata yang kembali menyala penuh keyakinan, mereka semua menyatukan tangan dalam sebuah ikrar dalam persahabatan yang kuat."OK! SETUJU!" teriak mereka kompak, mereka siap menghadapi pertempuran malam esok bersama sama sebagai satu tim.
Tetapi keesokan harinya terdapat anak anak yang berkumpul bersamanya ikut menghilang, dan ia juga melihat Roy sedang berdiri di koridor dengan gerak-gerik yang aneh, itsuki langsung menghampirinya dan menyapa, "Hai Roy!, namun, Roy hanya menoleh sedikit dengan pandangan kosong , itsuki yang menyadari bahwa ada sesuatu yang tidak beres berbisik cemas di dalam hatinya, "Kenapa Dia...?"
"Kring! Bel kelas berbunyi, di dalam ruang kelas, suasana mendadak tegang saat guru mengumumkan informasi mengejutkan, "Kalok ada masalah bilang ya..." murid murid saling berbisik, ikut memperhatikan Roy yang duduk terdiam menunduk di bangkunya, teman di sebelahnya berbisik panik, "Kau kenapa Roy?!...
Situasi semakin mencurigakan lepas pulang sekolah. Kaguya dan hinata berdiri di depan gerbang, memperhatikan Roy yang menjalan menjauh.
Arah langkah cowok itu sangat ganjil, " Rumah Roy bukannya bersebelahan dengan rumahmu Hinata?, kenapa ia malah jalan ke arah yang berlawanan ?". Gumam Kaguya heran, sembari menatap Roy yang semangkin menjauh.
Ia membatin,'Lah! Mau kemana dia?, kecurigaan itu menuntun Kaguya untuk membuntutinya diam-diam. Namun, saat berada di tengah jalan yang sepi, Kaguya mendadak kehilangan jejak Roy.
Langkah Kaguya terhenti di sebuah sudut ruangan yang kotor, berantakan, dan dilumuri bercak darah segar.
Tiba-tiba, di balik lorong gelap tersebut, terdengar suara bisikan gaib yang mengerikan, "HEE....." Kaguya tersentak kaget.
Ia menatap bayangan hitam di dalam lorong dengan mata terbelalak sempurna. "Ternyata....!"
(Bersambung)
Pesan Author :
Hiii SEREM BANGET!😱🩸lorongnya kok penuh darah, terus ada suara bisikan apa itu tadi?! Menurut kalia, apa yang dilihat Kaguya sampai matanya terbelalak gitu?🤔 mungkinkah itu wujud asli dari monster Roy?
Yuk, share teori horor kalian di kolom komentar, jangan lupa Kelik Leke, favorit dan vote cerita ini gaes!👇