Jumpa lagi di novel baru ku ,terima kasih masih stay di sini ya.
Deskripsi
"Tolong jangan masukan ayah ku ke penjara,aku akan melakukan apa pun om " ucap Kia dengan air mata yang sudah mengalir di pipi nya, Burhan terkejut di panggil om tapi dia hanya bisa melotot dengan tajam
"Kau akan melakukan apa pun ?" tanya burhan dan Kia mengangguk saja
"aku akan merawat om sampai sembuh " jelas kia yang memang tak memiliki uang untuk mengganti motor sport mahal dan biaya pertanyaan Burhan
Bibir Burhan terangkat sedikit ,dia memikirkan ucapan mama nya yang sangat ingin dia menikah dan memiliki anak. Kia adalah wanita yang cocok untuk nya ,dia akan memanfaatkan kesempatan ini .
Mau tau bagaimana cerita selanjut nya ? Yuk....langsung rebahan manis sambil ngemil ,baca novel ku . Makasih sebelum nya 🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
OM 3(BURHAN 2)
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Melihat kepandaian Hanna dalam bergerak di atas tubuh sahabat nya, membuat Burhan yakin kalau Hanna memang sudah profesional . Apalagi dia mendengar percakapan mereka yang membuat hati nya semakin sakit ,air mata hampir keluar karena dia tak menyangka kalau ternyata dirinya di tipu habis habisan oleh Hanna.
Flash back
"Aku akan menyimpan rapat rapat mengenai siapa diri mu pada Burhan, selama kamu bisa membuat ku senang seperti ini "
"Ck....kamu memang pandai banget bersikap normal didepan mas Burhan ya ,jelas dia tetap akan percaya pada ku karena aku kekasih nya . Ini terakhir kali nya kita bercinta, aku akan segera menikah dengan mas Burhan. Aku ngak mau dia curiga dengan kita "
"Kamu memang akan menikah dengan nya, tapi tetap kamu harus melayani ku. Kalau tidak, dia akan tau kalau sebenar nya kamu itu wanita bayaran di club elit sebelum nya. Hanya Burhan yang mau mengangkat derajat mu ,aku sih ngak mau . Aku hanya ingin bersenang senang saja "
Praaang
Tubuh Burhan hampir limbung di depan pintu kamar itu, tapi kemudian dia tahan karena memang dia tak pernah tau siapa sebenar nya Hanna. Pertama bertemu dengan Hanna, saat itu Hanna menolong seorang nenek di pinggir jalan yang hendak menyeberang.
Saat itu lah Burhan berpikir kalau Hanna bukan hanya cantik saja ,tapi memiliki hati yang baik. Sejak saat itu Burhan mencintai Hanna dan semakin dekat ,dia ingin segera menjadikan Hanna istri nya.
Selama ini Burhan memang sangat jarang sekali bergaul dengan pengusaha yang memiliki tongkrongan di club elit ,dia berpikir kalau hal itu hanya akan membuang waktu sehingga dia tak pernah mengenal satu pun wanita yang bekerja disana hingga kini bisa di tipu oleh Hanna.
"Mas....mas Burhan "
Hanna terkejut saat mendengar barang jatuh di dekat pintu ,ternyata Burhan sudah berdiri di depan pintu dan tangan nya menyenggol vas bunga yang ada diatas meja luar . Wajah Burhan sudah memerah ,dia benar benar marah dan sakit hati dan tanpa mengatakan apa pun Burhan langsung pergi dari sana .
Hari itu ,tak ada lagi kata kata penjelasan dari Hanna. Burhan juga tak perduli sama sekali, dia memilih untuk menikmati hari nya dengan bekerja hingga akhirnya dia mendengar kabar kalau Hanna menikah dengan sahabat nya karena sudah hamil. Saat pernikahan mereka pun ,Burhan sama sekali tak datang dan tak pernah lagi peduli apa pun mengenai mereka sampai saat ini .
Flash back off
Kini Burhan merebahkan tubuh nya di atas tempat tidur, bayangan percintaan Hanna dan sahabat nya masih terlintas di kepala nya. Jelas dia tak pernah ingin mengingat nya, tapi bayangan itu selalu hadir hingga saat ini membuat nya jijik dan merasa mual kalau harus bersentuhan dengan wanita .
Dengan cepat Burhan bangkit, dia merasa jenuh berada di kamar nya. Burhan memilih ke garasi ,mengeluarkan motor sport miliknya yang sudah lama sekali tak dia kendarai . Tapi tetap di rawat dan di jaga oleh penjaga di rumah kedua orang tua nya ini ,karena memang selama ini dia tinggal di sana .
Burhan tinggal di sana karena dia tak ingin merasa sendirian ,apalagi apartemen yang dulu yang dia berikan untuk Hanna sudah dia jual. Dia juga menjual semua yang berhubungan dengan Hanna, tak ingin merugi dan membuang nya . Lebih baik menjual nya dan mendapatkan kembali uang nya,kartu atm yang dia berikan pada Hanna sudah dia blokir dan dia ganti kartu nya setelah kejadian waktu itu.
Dengan perasaan yang cukup kacau ,Burhan menarik nafas panjang dan menjalankan motor sport nya . Membelah jalanan pagi ini hingga tanpa sadar dia melihat mobil angkutan umum melintas didepan nya ,dengan cepat dia menarik rem nya tapi tak sempat hingga tubuh nya terpental cukup jauh dan membuat nya tak sadar.
Brrruuuk....
Praaaanggg....
Burhan merasakan kepala nya yang pusing ,dia tak bisa membuka mata nya karena saat membuka mata nya sedikit saja tapi kepala nya kembali pusing . Aroma obat juga menguar di sekitar nya, dia merasa semakin pusing dan memilih untuk memejamkan mata nya lebih dalam .
Dengan menarik nafas perlahan, Burhan pun membuka mata nya sedikit demi sedikit. Walaupun kepala nya masih terasa pusing tapi dia tetap berusaha untuk menahan nya, karena dia ingin tau apa yang terjadi saat ini .
Apalagi Burhan ingat betul bagaimana kejadian kecelakaan itu ,dia tak ingin berlarut lagi hingga akhirnya dia melihat beberapa perawat sibuk disana . Ada yang sedang memeriksa pria paruh baya di samping nya ,dia menatap ke arah pria paruh baya itu dengan tatapan mata yang jelas karena dia ingat kalau pria ini lah yang lebih dulu menabrak nya.
"Tahan ya pak ,sebentar lagi selesai" ucap perawat itu pada pak Kardi,dia sedang menjahit luka di kepala pak Kardi akibat benturan kaca depan mobil angkutan umum itu.
Pak Kardi tidak terlalu banyak luka nya, hanya lecet di tangan dan robek di bagian dahi nya . Perlu empat sampai enam jahitan, sedangkan Burhan harus mengalami kerugian yang banyak. Bukan hanya pada kondisi motor nya tapi pada bagian kaki nya yang kini sudah di balut oleh perban yang cukup banyak ,memang hanya satu kaki tapi jelas dia ngak akan bisa jalan .
"Bagaimana keadaan pria di sebelah mbak ? Apa parah ?" tanya pak Kardi dengan suara yang sedikit bergetar,dia bisa melihat kondisi pria yang bernama burhan itu dengan jelas .
"Lumayan parah pak ,luka robek di dahi nya . Tangan dan kaki sebelah kanan nya lecet, sedangkan kaki sebelah kiri nya patah di bagian paha . Seperti nya beliau perlu di rawat cukup lama ,mungkin harus memakai perawat dan kursi roda untuk sementara waktu " jelas perawat yang masih sibuk menutupi bekas jahitan di dahi milik pak Kardi
Nafas pak Kardi sedikit tercekat, dia bisa membayangkan bagaimana nanti nya . Untuk urusan uang, jelas dia tak memiliki nya makanya dia memilih untuk menyiapkan diri karena dia tau kalau dirinya akan masuk penjara. Yang saat ini di pikirkan oleh Pak Kardi adalah Kia ,dia tak ingin Kia ikut menanggung malu atas perbuatan nya walaupun hal ini tidak di sengaja .
"Iiitu.....iittuu....biaya nya gimana ya sus? Saya ngak punya uang " ucap Pak Kardi dengan pelan ,dia merasa bersalah pada pria dewasa di samping nya . Dia ingin bertanggung jawab tapi keuangan nya tak memadai ,bukan tak mau tapi untuk sehari-hari saja dia masih mengandalkan gaji putri nya.
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘
Love sekebon untukmu author