NovelToon NovelToon
Rahasia Ipar Dan Mertua

Rahasia Ipar Dan Mertua

Status: sedang berlangsung
Genre:Konflik etika / Cinta Terlarang / Keluarga
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Setelah menikah, Anin banyak menemukan banyak hal yang janggal di rumah mertua nya. Anin sering mendengar ibu mertua nya menangis dan dia juga sering melihat tubuh ibu mertua nya di penuhi oleh lebam.

Hingga suatu hari Anin melihat dengan mata kepala nya sendiri ayah mertua nya sedang melakukan hubungan terlarang dengan ipar nya. Anin bertekad untuk membongkar semua kebusukan mereka di depan semua orang, dan membuat ayah mertua nya dan juga ipar nya mendapat kan hukuman atas perbuatan mereka.

Ikuti kisah kisah selengkap nya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

03

Setelah membeli gula dan kopi, Anin bergegas membuat kopi untuk orang - orang yang sedang bekerja membongkar tenda dan yang lain nya. Anin tidak hanya diam saja, dia ikut menyapu sisa sampah hingga ke halaman tetangga.

Maklum saja karena ini acara nya di halaman rumah, termasuk halaman rumah tetangga pun ikut terbakar dalam acara itu. Anin tidak melihat lagi Andri dan istri nya, mungkin mereka sedang beristirahat.

"Dasar tidak tahu malu, aku adalah menantu pertama di keluarga ini. Jadi aku lah yang berhak atas semua nya!" Tiba - tiba Anin mendengar suara teriakan Tika dari arah gudang yang berada di dapur.

"Mas, bukan kah itu suara nya mbak Tika?" Tanya Anin pada Dirga yang sedang memunguti sampah plastik.

"Iya dek, kamu benar itu suara nya mbak Tika. Tapi dia ribut sama siapa ya?" Dirga ikutan heran.

"Mbak, semua ini dibeli dengan uang nya Dirga, mbak tidak berhak mengambil semua nya!" Terdengar suara Andri dari arah dapur.

"Mas, seperti nya itu suara mas Andri, ayo kita lihat!" Anin yang penasaran langsung meletakkan kan begitu saja sapu lidi yang ada di tangan nya.

Sepasang pengantin baru itu bergegas pergi ke belakang, di mana suara pertengkaran itu terjadi. Dirga dan Anin melihat di sana sudah ada bu Ela, mertua nya Anin.

"Ada apa bu?" Tanya Dirga pada ibu nya.

Tapi belum sempat Bu Ela menjawab pertanyaan Dirga, Tika dengan cepat memotong nya.

"Andri, lihat lah kakak mu yang satu ini serta istri nya, kurang ajar banget. Dia melarang mbak mengambil semua bahan yang tersisa ini, dasar tidak tahu malu!" Ujar Tika dengan sinis.

"Mbak, untuk apa mbak membawa semua bahan makanan ini?" Tanya Dirga heran, Dirga melihat semua bahan yang tersisa semalam masih cukup banyak tapi sekarang gudang sudah kosong.

"Mbak mau jual semua nya, kan udah gak di gunakan lagi!" Jawab Tika dengan santai.

"Mbak, mbak gak bisa menjual semua nya. Semua bahan - bahan itu akan kita bagikan sama tetangga yang sudah capek membantu acara kita. Lagian kan semua itu bukan milik mbak!" Dirga sendiri mulai kesal dengan kelakuan kakak ipar nya yang satu ini.

"Dirga, jangan lupa ya, Kakak mu adalah anak tertua di keluarga ini. Jadi dia berhak atas semua nya, aku ini istri nya. Kalian semua tidak bisa melarang ku!" Tika tetap bersikeras untuk menguasai semua nya.

Anin hanya diam saja, dia masih baru di sini. Jadi dia memilih untuk tidak ikut campur urusan suami nya dan keluarga nya, walaupun Anin tahu bahwa semua uang yang di gunakan untuk acara ngunduh mantu itu adalah uang suami nya, Dirga.

"Sudah lah, berikan saja pada Tika. Kenapa kalian harus menahan nya!" Tiba - tiba pak Johan datang dan dia terkesan membela menantu nya.

Tika tersenyum sinis pada semua orang, kini pahlawan nya sudah datang dan siap membela nya.

"Kalian semua dengar sendiri kan, bapak aja ngizinin aku untuk mengambil semua nya!" Ujar Tika dengan senyum penuh kemenangan.

"Pak, gak bisa gitu. Semua tetangga di sekitar sini udah bantuin kita dalam nyiapin acara ini. Jadi kita harus berterima kasih pada mereka, kenapa bapak biarkan mbak Tika membawa semua nya?" Andri tampak kesal dengan sikap bapak nya.

"Berikan saja pada mbak mu, dia adalah menangi tertua dari keluarga ini. Sudah, sudah, kalian semua bubar!" Pak Johan membubar kan keluarga nya yang masih berkumpul di dapur.

Anin melihat ibu mertua nya hanya diam samnil menunduk kan kepala nya, dia merasa ada yang aneh di sini. Bapak mertua nya seolah - olah terkesan meratukan Tika di hadapan semua orang.

******

Siang ini Anin merasa sangat lelah setelah kemarin seharian membantu mertua nya memberes kan bekas sisa acara, saat ini Dirga sedang keluar. Dia membayar uang sewa tenda dan yang lain nya, yang kemarin belum sempat di lunasi.

Anin merasa haus, dia pergi ke dapur. Tapi ketika melewati kamar mertua nya, Anin tidak sengaja mendengar suara tangisan dari dalam kamar sang mertua.

"Kenapa ibu menangis?" Anin lalu mendekati pintu, dan suara tangisan ibu mertua nya semakin jelas terdengar.

Anin merasa cemas dengan ibu mertua nya, dia mengetuk pintu sambil memanggil sang mertua.

"Bu, ibu, ada apa bu?" Tanya Anin dengan nada khawatir.

Hening, tiba - tiba suara tangisan itu berhenti. Tapi tidak ada jawaban, dan sang mertua pun tidak membuka pintu kamar nya.

"Bu, apakah ibu sakit?" Tanya Anin lagi sambil mengetuk pintu kamar itu.

Tetap saja tidak ada jawaban, dan suara tangisan itu tidak lagi terdengar. Cukup lama Anin berdiri di depan pintu kamar mertua nya, tapi Anin tidak mendapat kan jawaban dari rasa khawatir dan penasaran nya.

Anin yang merasa haus segera pergi ke dapur dan dia mengambil air minum, setelah menghabiskan air minum nya tiba- tiba turun hujan gerimis. Anin bergegas mengangkat jemuran yang ada di belakang rumah, saat sedang mengangkat semua jemuran itu tak sengaja mata Anin menangkap sosok yang berjalan mengendap - endap seperti maling.

"Bapak,,, hemmm kenapa bapak berjalan seperti maling saja!" Guman Anin sambil memperhatikan bapak mertua nya dari jarak tang cukup jauh.

Anin melihat pak Johan berjalan keluar lewat pintu samping yang ada di dapur, lalu dia berjalan ke arah pintu dapur rumah anak pertama nya, Atar. Pak Johan melihat ke kiri dan ke kanan, setelah memastikan tidak ada yang melihat nya dia segera masuk ke rumah Atar lewat pintu belakang.

"Ada - ada saja kelakuan bapak ini, masa ke rumah anak sendiri seperti mau maling saja!" Guman Anin sambil menggeleng kan kepala nya.

Di depan pintu sudah menunggu Tika, istri nya Atar. Setelah pak Johan masuk, Tika segera menutup pintu belakang dan mengunci nya dengan rapat. Pemandangan itu tentu saja membuat Anin merasa ada yang janggal.

"Bapak sama mbak Tika, kok pintu nya di kunci?" Anin keheranan melihat semua itu.

Ada banyak pertanyaan di benak nya Anin, tangisan di dari kamar nya ibu mertua belum dia ketahui apa sebab nya. Dan sekarang di tambah lagi apa yang dia lihat dengan mata kepala nya sendiri, membuat Anin merasa pusing sendiri.

Anin melewati kamar mertua nya, dan masih seperti tadi pintu nya masih tertutup rapat. Tapi suara tangisan sudah tidak terdengar lagi.

"Apa yang terjadi dengan ibu? Apakah dia baik - baik saja?" Ada kekhawatiran di hati Anin terhadap wanita yang sudah melahir kan suami nya ke dunia ini.

Anin kembali memanggil ibu mertua nya sambil mengetuk pintu kamar nya, tapi tetap saja tidak ada jawaban.

Rahasia apa yang belum di ketahui Anin di rumah mertua nya?

Baca kelanjutan nya di bab selanjutnya nya.

1
Raisha
istrinya pak Toni selingkuhannya pak Johan namanya yg bener bu Sari / Nani sih Thor? aku kira cuma typo tp kok sampai bab selanjutnya masih tetep pakai nama Nani?🤔🙄
Allea
ibu ela kalo kamu iklas atas perselingkuhan suamimu demi ketentraman anak2mu trus knp kamu nangissss2 ela sampai Anin dengar🤭
Allea
cerai aja Nin ma dirga ternyata dia dukung bapanya 😁😁😁 inget buah jatoh dekat ma pohonnya kalo jauh itu karena dibawa burung atau kelelawar
Machmudah
gemes sm org2 modelan Pak Johan kasih karma sakit HIV aja, buat Tika buat kena penyakit kanker
Allea
Nin knp sih kamu ga balik minta nafkah ma atar
Allea
hmmm ketok2 mulu langsung buka sih 😁
Allea
ibu ela anak kamu dah berumahtangga semua andai ibu pisah yakinlah ibu ga akan sengsara,knp ibu msh bertahan ibu itu sungguh kertaluan bodohnya ,untung cuma cerita 😅
Shankara Senja
Bapaknya Dirga ga,ada otak,ibunya Dirga bucin ke suami..Eh..si Anin..tololnya ga ketulungan..coba nakdudnya apa nyershin haknya Dirga ke si kuntilanak itu...ga ngerti sm jln cerita ini novel
Allea
kenapa sih perempuan2 pada takut ma suaminya bodoh2 sekali😅
Allea
astaga ga emak ga anak knp bodoh2 ka 🤭 cuzzz Anin gasak aja tuh si tika 😁
Allea
ga respek ma ela lemah 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!