Perusahaan keluarga nyaris bangkrut, keuangan menipis lantaran terbiasa hidup mewah.Nabila harus menerima takdir Siska menolak dijodohkan dengan pak tua mesum dari keluarga Gunawan yang terkenal. Demi keluarga dia rela berkorban, dia rela di gadaikan, dinikahkan dengan pak tua mesum ituh yang terkenal kaya raya. Namun ituh tidak menujukan dirinya, sebelum hari penikahan mereka tiba. Sosoknya yang misterius dan selali sembunyi di balik kamera,akhirnya terungkap saat ia menikahi Nabila dengan cara hormat. " Kk-kamu.... masih muda? " tanya Nabila dengan polosnya. " kamu kira saya sudah tua gituh? " Nabila menggeleng panik. " tapi kata kaka siska, kamu orang tua yang mesum dari keluarga Gunawan yang terkenal. "Ituh hanya rumor palsu tentang saya, kamu jangan percaya rumor sebelum kamu liat langsung sendiri buktinya. "Apakah Nabila yang selalu menderita bisa hidup bahagia setelah menikah dengan suaminya Devan? Ataukah Siska akan menjadi duri dalam penikahan Nabila dan Devan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Annisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 3
Ranjau berhasil disebar dengan baik, semua keluarga Prakasa harus berhati-hati dalam melangkah terutama mereka sedang berhadapan langsung dengan seorang Lionel Devan Gunawan , dia yang kini memegang kekuasaan dari dua keluarga besar.
Rangga Andromeda tersenyum manis saat menatap Nabila yang duduk ketakutan Seraya menundukkan kepala. itu sesekali mendongak menatap tapi dia kembali menundukkan wajahnya begitu Rangga membalas tatapannya.
Gadis yang penakut dan pemalu, batinnya.
" Rangga Mana yang akan menjadi menantu ku?" pria tua dengan perut buncit tatapan muslim menatap Siska dan Nabila secara bergantian.
Siska terlihat menahan muntah, tapi ia segera berpaling menatap Rangga yang memang paling sedap dipandang di sana.
Bambang berdeham." Anak Terakhir Keluarga kami Tuan namanya Nabila dia masih Delapan Belas tahun."
Pria yang di sewa oleh Devan itu lantas menatap Nabila dari atas sampai bawah. Seksi, cantik, masih muda, air liurnya nyaris menetes dan Hal itu membuat tubuh Nabila bergetar hebat.
Salah apa dia? dosa apakah dia?
Kenapa dia harus menikahi anak orang ini? Dengan orang tua yang begini, bagaimana rupa anaknya nanti?
Tuhan?!
Nabila ingin menangis sekarang.
Jangan-jangan, kalau suaminya sudah bosan, dia akan dijadikan selir oleh ayah mertuanya yang mesum ini?
Rangga berdeham. "Kenapa bukan anak sulung di keluarga anda? Saya yakin, Nabila seharusnya masih sekolah di usianya yang sekarang."
Bambang menatap Siska yang terlonjak. dia menggelengkan panik pada ayahnya yang memejamkan mata lelah mengalah nafas kasar.
" Dia sudah punya kekasih saya juga tak ingin memaksanya. Nabila juga mengajukan dirinya sendiri, apa saya berhak menghalangi niat putri saya?"
Rangga bisa lagi berkomentar, melihat dari gelagat Nabila yang ketakutan begitu cuma dia berpikir Gadis itu telah diancam.
" Apa kamu benar-benar mengajukan dirimu sendiri?" adik menetapkan disitu tajam, berharaplah bila mau membuka rahasia padanya tapi Gadis itu hanya mengangguk ngangguk kemudian bersuara.
" Iya, saya yang memajukan diri saya sendiri." Nabila membaca Alquran mata dan mulai meyakinkan dirinya.
Demi keluarganya. Demi ayah dan ibunya yang telah membesarkannya.Dia rela menjadi istri dari anak pria tua mesum di hadapannya ini.
Senyuman itu ia ukir saat menatap Rangga yang terdiam tanpa bisa banyak komentar. Dia kemudian memalingkan mukanya ke arah Siska.
" Saya meminta untuk melaksanakan pernikahan seminggu kemudian"
"Tapi, Nabila masih sekolah apa itu tidak terburu-buru?" Tolak Bambang cepat-cepat.
" Tidak. itu adalah pernikahan tertutup yang hanya dihadiri keluarga inti saja ketik jadi tenang aja Nabila masih bisa sekolah, Walaupun dia sudah menikah." Rangga menatap Nabila yang mengangguk padanya." kamu tidak keberatan kan?"
Nabila menggeleng." Asalkan Tuan anda mau membantu keluarga saya, Saya tidak keberatan sama sekali, bahkan ketika saya harus berhenti sekolah, saya akan menerimanya dengan senang hati."
" Sudah diputuskan." Rangga menatap tajam pada pria tua yang di sewa Devan.
Pria tua berdeham. "Kalian akan menikah minggu depan, untuk masalah tempat dan lainnya semua akan beritahu kepada kalian secara bertahap."
Devan mendengarkan isi percakapan itu dengan mata terpejam. Dia membayangkan Gadis itu menngucapkan semuanya dengan baik, Bagaimana ekspresinya pun ia bisa membayangkan dengan jelas.
"Dia gadis yang baik, batinnya.
"Tuan? "
"Hm. "
"Apa Anda yakin, akan melaksanakan pernikahan ini minggu depan? " tanya Rangga yang tidak percaya, mengingat Devan baru saja bertengkar dengan sepupunya dan kini wajahnya dihiasi luka yang banyak.
Bersambung....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Jangan lupa jadiin favorit ya, biar bisa dapat notifikasi saat novel ini up. Dan jangan lupa like, vote, dan komentar yang positif. Terimakasih, kalau mau ngasih kritik dan saran juga boleh, itu bagus. Jadi saya tahu mana yang salah dan mana yang benar. Salam hangat dari saya. 🤗
Oh iya, kalau mau lebih dekat dengan sang penulis, teman-teman bisa Follow ig aku @Aisyahsnisa.07atau fb aku Aisyahanisa
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...