NovelToon NovelToon
SEESAW

SEESAW

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Identitas Tersembunyi
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Terjebak dalam pernikahan tanpa cinta bersama Arthur Bond, Rexana Nycekerh hidup bagai pajangan mahal di dalam sangkar emas. Demi menyelamatkan perusahan ayahnya yang terancam runtuh, Rex terpaksa menelan bulat-bulat dinginnya penghinaan dan tuduhan atas rahasia masa lalu yang enggan ia bocorkan. Namun, ketika kembali ke New York, takdir memainkan lelucon paling kejam.

Lexana, kakaknya sendiri, secara terang-terangan memamerkan kekasih barunya—Diedrick Glodereus Ashford.
Pria itu adalah pemilik masa lalu Rex, cinta pertamanya yang kini hadir kembali membawa dendam dan kepahitan.

Di tengah kepungan tuntutan keluarga yang tak berhati dan intrik kekuasaan, Rex harus berdiri sendirian di antara dua pria yang membencinya.

Akankah rahasia di balik perpisahan masa lalu mereka terkuak, atau justru Rex akan benar-benar hancur dalam permainan pembalasan dendam ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#20

Lampu-lampu indikator di dalam lift VIP berkedip teratur seiring laju kabin meluncur turun menuju ruang rapat utama di lantai dasar gedung penthouse.

Di dalam ruang tertutup yang dilapisi dinding kaca tebal itu, hening mendadak menguasai udara.

Diedrick berdiri tegak di sudut lift, membetulkan kancing manset kemeja hitamnya. Rahangnya masih mengetat kaku, namun fokus di dalam otaknya yang tajam perlahan teralih.

Nama yang baru saja diucapkan oleh gadis berjas dokter di sampingnya—Jasper Whitmore—seperti ketukan konstan yang memicu gema di balik ingatan lamanya.

Jasper Whitmore...

Diedrick memutar memorinya.

Nama itu terasa teramat familiar di telinganya. Sebagai calon penerus imperium Ashford yang memegang kendali atas banyak transaksi internasional, Diedrick telah bertransaksi dengan ratusan konglomerat global.

Namun nama Whitmore bukan sekadar deretan angka di lembar saham.

Diedrick melirik Asisten Mark yang berdiri sigap di sudut belakang lift, memegang tablet enkripsi perusahaan.

"Mark," panggil Diedrick dengan suara rendah yang serak.

"Ya, Tuan Muda?" Asisten Mark merespons sigap, memajukan tubuhnya.

"Jasper Whitmore..." gumam Diedrick, menyipitkan mata elangnya.

"Cari riwayat transaksiku dengannya. Seingatku, nama itu pernah masuk dalam lembaran proposal besar yang kuabaikan beberapa bulan lalu."

Asisten Mark dengan cepat menggeser jemarinya di atas layar tablet, memeriksa arsip rapat dan aliansi bisnis global keluarga Ashford. Hanya butuh beberapa detik sebelum matanya membelalak kaget.

"Tuan Muda..." bisik Mark dengan nada henti napas. "Anda... Anda memang pernah membatalkan aliansi investasi dari Tuan Jasper Whitmore tiga bulan lalu."

Diedrick menaikkan sebelah alisnya. "Penolakan biasa?"

"Bukan sekadar penolakan, Tuan," sahut Mark seraya menelan ludah secara kaku, melirik cemas ke arah Shopia yang berdiri merangkul bahu Rexana di sisi lain lift.

"Saat rapat akbar penandatanganan kontrak investasi perdana Anda sekembalinya dari pengasingan... Anda bahkan menolak mentah-mentah untuk duduk di satu meja rapat yang sama dengan Tuan Jasper."

Deg.

Rexana menoleh kaget, sementara Shopia memiringkan kepalanya sedikit, menatap Diedrick dengan tatapan heran.

Diedrick mengernyitkan dahinya dalam-dalam. "Aku menolak duduk di mejanya? Kenapa aku melakukan hal konyol seperti itu?"

"Saat itu..." Mark membaca catatan kerahasiaan rapat internal dengan penuh hati-hati, "Tuan Jasper Whitmore secara terbuka menunjukkan rasa bencinya pada reputasi Anda. Beliau membatalkan kerja sama karena sangat membenci pria tidak setia yang tidak bisa menghargai satu wanita."

Deg.

Kenyataan mematikan itu menghantam kesadaran Diedrick.

Potongan memori dari rapat bisnis di ruang konferensi Manhattan tiga bulan lalu mendadak terurai terang benderang di dalam kepalanya.

Flashback On — Tiga Bulan Lalu

Suasana ruang rapat lantai delapan puluh lima terasa dingin dan formal.

Puluhan jajaran direksi berjas tebal duduk mengelilingi meja oval kayu mahoni raksasa.

Di ujung meja, berdiri Tuan Jasper Whitmore dengan pakaian yang sangat elegan, memancarkan wibawa tegas seorang ayah dan pemimpin dinasti Eropa.

Di hadapannya, Diedrick Ashford baru saja masuk ke dalam ruangan dengan gaya angkuh, melempar jas mewahnya ke sandaran kursi tanpa memedulikan tatapan menghakimi para tetua bisnis.

Saat utusan perusahaan membacakan klausul kerja sama, Tuan Jasper mendadak berdiri tegap. Pria paruh baya itu menatap Diedrick dari atas ke bawah dengan tatapan penuh penilaian dingin dan kebencian murni.

"Batalkan seluruh aliansi ini," tegas Jasper Whitmore dengan suara lantang yang menggelegar di seluruh ruangan rapat, membuat seluruh jajaran direksi mematung kaget.

Utusan bisnis Ashford terperanjat.

"Tuan Whitmore? Ini adalah draf aliansi besar yang—"

"Aku sangat membenci pria seperti dia," potong Jasper dingin, menunjuk Diedrick dengan tongkat berukir peraknya.

"Pria berlabel Casanova yang setiap malam menghabiskan waktunya bergonta-ganti wanita di klub malam New York adalah pria yang tidak punya harga diri, murahan, dan tidak pernah bisa setia pada satu wanita! Aku tidak sudi menjalin aliansi bisnis atau berada di ruangan yang sama dengan pria penuh skandal sepertimu!"

Suasana ruangan rapat membeku seketika. Para jajaran direksi menahan napas.

Namun, bukannya marah atau tersinggung, Diedrick yang saat itu sedang frustrasi berat atas Rexana, justru menyunggingkan senyum miring paling arogan.

Dia bahkan begitu bangga dengan panggung Casanova yang diperankannya.

Diedrick menyandarkan punggungnya di kursi, memutar-mutar pena emas di jemarinya, lalu menjawab santai dengan suara berat yang menantang:

"Terserah mulut Anda saja, Tuan Whitmore yang terhormat," kekeh Diedrick sinis, bangga akan gelar perusak hati wanita yang disandangnya.

"Lagi pula, saya sangat menikmati status saya. Saya hanya sedang menghabiskan masa muda saya yang terbuang sebelum saya dikurung dalam pernikahan."

Diedrick berdiri, menarik kembali jasnya, lalu melangkah keluar dari ruangan rapat tanpa sudi menjabat tangan Jasper maupun duduk di meja yang sama dengan pria paruh baya itu.

Rapat aliansi bernilai triliunan itu bubar begitu saja dalam ketegangan.

Flashback Off.

KLIK.

Kenyataan mematikan dari kilas balik masa lalu itu menghantam kesadaran Diedrick bagaikan petir di tengah siang bolong.

Diedrick membelalakkan matanya lebar-lebar. Tubuhnya yang tegap mendadak kaku, darah di wajahnya rasanya surut seketika.

Seluruh persendian di punggungnya mendadak dingin.

Pria paruh baya yang dulu dibencinya, diejeknya, dan ditolaknya mentah-mentah di meja rapat... pria yang secara terbuka mengutuk reputasi Casanova-nya dan dibalasnya dengan rasa bangga konyol... ternyata tidak disangka-sangka adalah ayah kandung dari Rexana!

Ayah mertua impiannya!

Ayah dari wanita satu-satunya yang dipujanya setengah mati!

Mati aku! batin Diedrick histeris di dalam hatinya.

Raut wajah tegasnya yang biasanya dingin kini tampak kacau balau dalam kepanikan murni yang membakar.

Rexana, yang memperhatikan perubahan drastis pada raut wajah Diedrick, menaikkan alisnya heran.

"Diedrick? Kenapa wajahmu mendadak pucat seperti itu?"

Shopia melipat kedua tangannya di depan dada, menyunggingkan senyum tipis yang sarat akan sindiran halus saat menyadari apa yang baru saja disimpulkan oleh sang pewaris Ashford.

"Ah... jadi kau adalah pria Ashford sombong yang diceritakan Dad tiga bulan lalu?" tutur Shopia dengan suara lembutnya yang tenang, namun memancarkan kejahilan tersembunyi.

"Dad bilang ada seorang pemuda New York yang sangat bangga dengan predikat Casanova-nya, menolak duduk di mejanya."

Diedrick menelan ludahnya yang terasa sepahit racun.

Seorang Diedrick Ashford—pria yang ditakuti di dunia bisnis New York—kini tak sanggup membalas tatapan ganjil dari calon kakak iparnya.

"I-itu..." gumam Diedrick parau, mengusap leher belakangnya dengan canggung luar biasa.

"Itu hanya kesalahpahaman alur bisnis, Nona Whitmore."

"Kesalahpahaman?" senyum Shopia makin lebar, menatap kembarannya, Rexana.

"Kau tahu, Rexana? Dad sangat membenci pria yang bergonta-ganti wanita. Dad bahkan bersumpah jika ada pria Casanova seperti dia yang berani mendekati putrinya, Dad akan melemparnya ke Laut Utara."

Deg.

Diedrick memejamkan matanya rapat-rapat, mengutuk setiap patah kata arogan yang pernah meluncur dari mulutnya tiga bulan lalu di ruang rapat.

Pria itu menghembuskan napas panjang, memutar tubuhnya menghadap Rexana, lalu menatap wanita itu dengan binar kepasrahan dan rasa cinta yang tak terpatahkan.

"Aku tidak peduli jika Tuan Jasper membenciku atau ingin melemparku ke Laut Utara sekali pun," tegas Diedrick dengan suara berat yang kembali tenang dan penuh kehangatan, menggenggam erat tangan Rexana.

"Aku akan berenang kembali ke New York hanya untuk mendapatkanmu, Bellerina."

Rexana menatap Diedrick, bibirnya yang pucat perlahan melengkungkan senyum tipis—senyuman hangat pertama yang tulus setelah bertahun-tahun tenggelam dalam penderitaan.

DING.

Kabin lift berhenti sempurna di lantai dasar. Pintu besi tebal bergeser terbuka, memamerkan lorong menuju ruang rapat utama di mana Tuan Kaetos Ashford dan Nyonya Parrie sudah menunggu bersama puluhan tim hukum dan pengawal pribadi.

Diedrick mengikis sisa kecanggungannya, menegakkan bahunya kembali bagaikan seorang pelindung yang tangguh.

Dengan menggandeng erat jemari Rexana di tangan kirinya dan didampingi Shopia di sisi kanannya, Diedrick melangkah keluar dari lift untuk menghadapi konfrontasi besar yang akan menentukan takdir mereka di hadapan keluarga Ashford.

1
Yusry Ajay
cerita ezquil dlu aja Thor 🤗🤗
Rosdianah 🌷: mohon maaf nggak bisa upload hari ini, karena author benar² sedang sibuk di dunia nyata.
total 1 replies
Yusry Ajay
waduh uda dewasa aja ya anaknya Thor 😁😁
Mei TResna Rahmatika
udah hampir se umuran brarti mereka sama anaknya james hazel🤣kaya nya ceritanya ezquil dulu deh kak seru soalny sama bar"nya kaya jett cm kalo jett kan dalem rumah goodboy bener kalo di luar bringas🤣
Rosdianah 🌷: bisa aja kak Reader 🤭🤣
total 1 replies
Isma Nayla
berasa sekejap bacanya Thor
boleh up lagi gak Thor 🤭
Rosdianah 🌷: arggg Esokkk ya kak🤭🫶
total 1 replies
Yusry Ajay
lanjut up Thor 🤗💪
Mei TResna Rahmatika
otw baby moon ke helsinki thor🤭
Rosdianah 🌷: nah kejutan 🤣
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
selamat diedrick and rexana baby twins kirain triplets kaya 3D thor🤣
dan diedrick pria ashford paling bar" gak bisa tahan🤣
Mei TResna Rahmatika: ehh galfok kirain twins kak🤣
total 2 replies
Mei TResna Rahmatika
rexana sensitif apa hamil thor🤭
Mei TResna Rahmatika: wkwkwk biar anaknya penny punya saudara thor🤣 abis itu anaknya dom sama Ester otw🤣
total 2 replies
Mei TResna Rahmatika
lanjut kak🤭
Yusry Ajay
moga aja ga ada pelakor thor😁😁
Rosdianah 🌷: nggak janji🤭🤣
total 1 replies
Yusry Ajay
semangat up Thor,..💪🤗
Rosdianah 🌷: huhu author benar² minta maaf karena belum bisa double bab 🫶🙏🏻
total 1 replies
Yusry Ajay
duhhh...so sweet bgt Thor 🤗🤗🤗
Mei TResna Rahmatika
ada Dominic yg masih jomblo Sophia 🤣kalo Draxler udah punya si ember🤣
Rosdianah 🌷: wkwkwk🤭 Demi kak readers 😍🫶
total 5 replies
Yusry Ajay
hu ... akhirnya bahagia 🤗🤗🤗
Mei TResna Rahmatika
apapun nanti badainya yg pntg diedrick sama rexana udah nikah🤣
Rosdianah 🌷: nah benar 🤭🤣
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
semoga jangan ada huru hara lagii ya thor🤭
Rosdianah 🌷: wkwkwk kak reader emang de best 🤭
total 3 replies
Yusry Ajay
mkasih uda up Thor 🤗🤗
Mei TResna Rahmatika
tenang sophia,jodohmu lagi di siapin sama author🤣
Rosdianah 🌷: wah wah boleh juga 🤣🤣
total 3 replies
Mei TResna Rahmatika
penasaran thor ada rahasia apa diedrick sama sophia
Mei TResna Rahmatika
banyak bgtt tantangan hubungan mereka thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!