Arizona Debu beterbangan,membawa aroma mesiu dan darah yang belum sempat mengering.Di tengah reruntuhan berdiri dua sosok yang kelak akan menjadi mimpi buruk bagi siapa pun yang mengenal mereka.
Mereka melangkah keluar dari laboratorium tanpa sekali pun menoleh ke belakang.
Beberapa detik kemudian BOOM
Ledakan dahsyat mengguncang langit, Kobaran api raksasa melahap seluruh laboratorium hingga tak menyisakan apa pun selain puing-puing dan abu Cahaya fajar perlahan muncul di ufuk timur, seolah menghapus semua jejak masa lalu mereka.
"Mereka tidak akan berhenti memburu kita" ucap Nayla sambil memandang jalanan yang membentang.
Angga menggenggam kemudi erat. Tatapannya sedingin es, namun dipenuhi tekad yang tak tergoyahkan.
"Biarkan mereka datang, kita lihat siapa predator yang sesungguhnya"ucap angga dingin.
mulai hari itu dunia tidak benar-benar aman bagi mereka, namun mereka tidak akan lari lagi, angga dan nayla akan membunuh siapapun yang akan datang menyerang.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KSTARIA MALAM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AKU KOTOR
angga nayla dan anaknya telah di perjalanan menuju kota Yokohama 25 menit perjalanan mereka menuju markas black panther.
markas black Panther saat ini diruang perawatan Alena perlahan membuka matanya diperlahan sadar dari pingsannya "aku dimana" Alena beratanya kepada dirinya sendiri! dia melirik ke tubuhnya yang masih telanjang tanpa busana perlahan dia mengingat kembali kejadian yang membuatnya "hikss hikss" Alena terus menangis "hikss Arka Arka" Alena terus memanggil nama arka di isak tangisnya.
Di ruangan ryota Daichi berada didalam ruangan pribadinya disana dia bersama serka dakota dan miller yang wajahnya masih bengep dan tentu dia sudah tidak memiliki batang lagi.
Ryota mengangkat gelas yang berisi wine dia menyesap winenya "miller aku tidak mau kejadian seperti tadi terulang kembali kalau sekali lagi kau melakukannya bukan hanya batangmu yang hilang namun nyawa yang akan melayang" ryota berkata dingin "baik king saya tidak akan mengulanginya lagi" miller membalas dengan ketakutan.
"dakota bagaimana keadaan gadis itu?" tanya ryota dengan nada lembut kepada dakota.
"Gadis itu sudah perlahan membaik king namun tetap harus di perhatikan supaya dia kembali sehat" dakota membalas pertanyaan ryota.
namun tiba-tiba suara tembakan menggema di luar markas dor dor "apa yang terjadi" ryota terkejut! "kalian lihat siapa yang menyerang markas kita" ryota begitu marah dengan penyerangan yang terjadi di markasnya lalu serka miller dan dakota berlari ke sumber suara.
di luar markas anak-anaknya angga dan nayla bener-bener menggila dor dor satu persatu mafioso black panther telah terbunuh.
"Pertempuran ini benar-benar seru" aura tertawa begitu senang! "haha kalian menculik kakak ipar kami akan kami musnahkan kalian semuanya" aura tertawa di tengah pertempuran.
Kayla memotong arteri leher para musuh cus darah menyembur seperti air keran wajah Kayla penuh darah musuh dia tidak berhenti diterus melakukannya.
tempat nara dan xeno berada mereka menembak musuh dari atas bangunan peluru mereka saling berlomba-lomba untuk membunuh musuh tembakan mereka sangit nyaring.
angga dan nayla masuk kedalam markas dengan perut buncitnya nayla masih sangat lihai menembaki para musuh "haha" tawa psikopat nayla menggema di dalam markas angga berjalan disampingnya krakk kraakkk angga memelintir kepala musuh seperti mainan dengan santainya dan tanpa ekspresi.
diposisi rayhan dan zayden mereka bertarung melawan serka dan dakota sekaligus dor dor suara tembakan mereka saling nyaring terdengar "beraninya kalian menyerang markas kami" serka begitu marah karena markas mereka telah kacau balau! namun rayhan dan zayden tidak perduli mereka masih terus menembak merek berdua.
kael mengunakan katana peninggalan mendiang Raven srak srakk kael mengayunkan katana itu tidak henti-hentiya tubuh musuh koyak koyak bahkan terpotong-potong karena tebasan kael.
tempat Arka berada dia berlari mencari keberadaan Alena berada tanpa henti Arka terus menembak siapapun yang menghalangi jalannya satu persatu ruangan di masuki namun tidak ada keberadaan Alena Arka terus mencari dan memasuki ruang terakhir ternyata benar alena berada disana, Alena terus menangis tanpa henti "hikss hikss" suara tangis Alena begitu menyayat hati Arka! dia berlari memeluk alena "semua sudah baik-baik saja sayang" kata Arka kepada Alena.
Namun Alena tidak menanggapi Arka "jauh jangan dekat hikss hikss" tangisan Alena terus terdengar! "sayang ini aku arka jangan menangis lagi ya" arka menenangkan Alena dia sangat terguncang! arka tidak perduli dia makin mendekati alena dan memberikan jubahnya kepada Alena yang masih telanjang arka langsung menggendong Alena untuk keluar dari ruangan itu.
Miller berlari kedalam ruangan ryota "king mafioso kita telah banyak yang terbunuh" lapor miller ! "bagaimana bisa miller" ryota benar-benar terkejut mendengarnya "bahkan serka dan dakota juga hampir kalah king" miller kembali melaporkan! "tidak mungkin bagaimana bisa serka dan dakota hampir kalah siapa mereka?" tanya ryota kepada miller!! belum sempat miller menjawab ketokan pintu terdengar dari luar.
Tok
Tok
Tok
ternyata nayla yang mengetok pintu ruangan ryota!! "permisi bolehkan kami masuk?" nayla bertanya dari luar kepada ryota dan miller yang berada di dalam ruangan itu!
angga tertawa geli dengan tingkah istrinya semenjak hamil kelakuannya makin tidak terkendali "perlukah kita permisi untuk masuk ke markas musuh love?"angga bertanya kepada nayla!
nayla memanyunkan bibirnya "kakak kalau mau masuk ke rumah orang harus permisi" balas nayla sambil manyun!! "tapi kenapa para sialan di dalam tidak menjawab ya" nayla berkata bingung kepada ryota dan miller yang tidak membalas.
"love kita langsung masuk saja kita harus membawa menantu kita ke rumah sakit" angga berkata kepada nayla "iya lupa nay kak" nayla membalas perkataan angga
Brak
brak
Nayla menendang pintu ruangan itu dengan keras "kenapa tidak kita lakukan dari tadi kak lihat kita sudah didalam" nayla berkata santai membuat angga tertawa dengan kegilaan istrinya malam ini.
ryota dan miller begitu terkejut pintunya di tendang"sialan beraninya kalian menganggu" ryota berkata sangat marah.
"Siapa kalian beraninya menganggu" nayla menirukan perkataan ryota lagi-lagi membuat angga tertawa.
tanpa aba-aba nayla langsung menembak ryota dan miller mereka menghindari tembakan nayla dengan cepat tidak hanya menghindar mereka juga menembak ke arah angga dan nayla dor dor peluru saling memburu.
angga berlari menendang ryota brakk membuat ryota terpental "o niichan hasashiburidana" angga menyapa ryota!!membuat ryota sangat terkejut seseorang memanggilnya kakak.
angga membuka topengnya "angga" ryota sangat terkejut melihat angga yang sudah lama tidak dia temui "apa kabarmu nii-san?" angga bertanya kepada ryota !
ryota berdiri dari jatuhnya "kenapa kau menganggu sialan" ryota sangat marah kepada angga! "o nii-san aku yang seharusnya marah kepadamu dengan lancangnya kau akan menjual calon menantuku" angga membalas dingin.
"siapa menantumu?" ryota sangat terkejut gadis yang di jual belikan adalah menantu angga!
angga membakar rokok dengan tenang "Alena Wijaya adalah menantuku" kata angga dingin.
betapa terkejutnya ryota kalau Alena Adalah menantu angga tanpa aba-aba angga sudah berada di belakang ryota dia langsung menempelkan karambitnya ke leher ryota "Otosama dan okasama berpesan pergilah dengan tenang" angga menyampaikan pesan takeda ji dan akira!! srakk srakkk kepala ryota lepas dari tempatnya.
pertarungan nayla sudah berakhir angga menggandeng tangan istrinya "la la la"kaella bernyanyi sambil melompat-lompat sangat senang karena dia sudah membunuh laki-laki sialan yang hampir menodai Alena! angga hanya menggelengkan kepalanya heran karena semenjak hamil nayla semakin gila.
diluar markas seluruh pertempuran sudah berakhir hanya sebelas orang bisa menghancurkan kelompok mafia yang menduduki posisi kelima paling berbahaya didunia.
alena saat ini sedang berbaring di dalam mobil setalah kayla melakukan perawatan darurat "Arka aku kotor hikss hikss" tangis Alena pecah! "arka aku kotor" Alena terus mengulangi kata-kata yang sama arka mendekat ke Alena mengecup bibirnya singkat "aku tidak masalah sayang aku akan terus mencintaimu bagaimanapun keadaanmu" arka menenangkan Alena! perlahan Alena tertidur di pelukan arka.
Anga dan nayla mendekati anak-anaknya!! "ayo kita pulang dan membawa Alena yas hospital" angga berkata kepada anaknya!
"Luna kau ledekan markas black Panther" nayla memberi perintah "baik mama" Luna membalas perkataan nayla.
akhirnya mereka meninggalkan markas black panther untuk kembali ke korea.
empat menit
Tiga menit
Dua menit
Satu menit
Bom
ledekan menghancurkan markas black panther dan semua orang yang berada didalamnya.
BERSAMBUNG...