NovelToon NovelToon
Mahkota Duri Sang Putri Mati

Mahkota Duri Sang Putri Mati

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Mengubah Takdir / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: DRR_LOVE

Mereka membunuhnya perlahan.
Meracuni hidupnya, mencuri kasih sayangnya, lalu menguburnya sebagai putri yang tak diinginkan.

Ketika tubuhnya membuka mata, jiwa dari dunia modern terbangun di dalam tubuh Arcelia Vareinne putri keluarga duke yang mati secara misterius sebelum hari pernikahannya.

Semua orang menganggap Arcelia lemah.
Ayahnya mengabaikannya.
Ibu tirinya memanipulasinya.
Saudara tirinya merebut seluruh hidupnya sedikit demi sedikit.

Namun kali ini berbeda.

Sebuah sistem misterius muncul, memberinya kesempatan kedua:
mengungkap pengkhianatan, menghancurkan musuh-musuhnya, dan merebut kembali semua yang telah dirampas darinya.

Di tengah permainan politik kerajaan, rahasia keluarga bangsawan, dan konspirasi perebutan tahta, Arcelia perlahan berubah menjadi wanita yang ditakuti seluruh kerajaan.

Tetapi semakin dekat ia pada balas dendam, semakin dekat pula dirinya dengan pria paling berbahaya di kerajaan Pangeran Kael Draven. pangeran dingin yang dijuluki monster peran

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DRR_LOVE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Surat Dari Keluarga Bangsawan

Pagi berikutnya datang dengan langit yang cerah. Sinar matahari di musim semi menembus tirai kamar Arcelia, membangunkannya lebih awal dari biasanya.

Ia membuka mata perlahan dan menatap langit-langit kamar beberapa saat. Sudah beberapa minggu sejak ia terbangun kembali dalam tubuh Arcelia.

Namun terkadang, saat baru bangun tidur seperti ini, ia masih membutuhkan beberapa detik untuk mengingat bahwa kehidupannya telah berubah sepenuhnya.

Ia bukan lagi wanita biasa dari dunia modern tapi ia adalah Arcelia Vareinne putri sah Duke Vareinne sekaligus pewaris terakhir keluarga Arkanel. Dan seseorang yang pernah mati karena diracun.

Memikirkan hal itu membuat tatapannya sedikit menggelap. Namun sebelum pikirannya berkembang lebih jauh sesuatu yang hangat tiba-tiba jatuh di atas wajahnya.

"Bangun." ujar Auriel membuat Arcelia memejamkan mata karena tubuhnya sekarang tepat berada di wajahnya.

"Auriel." kata Arcelia namun tubuhnya tetap diam.

"Tidur terlalu lama tidak baik." ujar Auriel

"Kau sedang duduk di wajahku." ucap Arcelia datar.

"Itu bentuk kasih sayang."

"Itu bentuk gangguan pernapasan."

Auriel tertawa kecil lalu melompat turun dari tempat tidur. Arcelia akhirnya bangkit sambil menghela napas. "huuufftt.."

Hari itu dimulai seperti biasa, namun ternyata tidak berlangsung biasa. Saat sarapan hampir selesai, seorang pelayan memasuki ruang makan dan membungkuk hormat.

"Nona Arcelia." ujar seorang pelayan.

"Ada apa?" tanya Arcelia sambil mengernyit.

"Surat untuk Anda." kata pelayan itu sambil menyerahkan sebuah amplop putih dengan segel keluarga yang cukup dikenal.

Arcelia memperhatikannya sejenak, kemudian sedikit mengangkat alis. "Lambang keluarga Albright."

Auriel langsung melompat ke meja. "Itu dia!"

Arcelia membuka amplop tersebut perlahan, disana terlihat sebuah tulisan tangan yang sangat rapi. Dan bahkan sebelum membaca seluruh isi suratnya, ia sudah bisa menebak siapa pengirimnya. Karena hampir seluruh halaman dipenuhi semangat yang terasa bahkan melalui tinta.

Lilian yang berdiri di belakangnya terlihat penasaran. "Nona?"

Arcelia membaca beberapa baris terakhir lalu menutup surat itu. "Sesuai dugaan."

"Itu dari siapa?" tanya Lilian.

"Serena."

Auriel mengangguk puas. "Aku tahu."

"Tentu saja kau tahu dan kita baru bertemu kemarin dan dia sudah mengirim surat."

Lilian tersenyum. "Itu berarti Lady Serena sangat menyukai Nona."

Arcelia tidak segera menjawab. Di dalam surat tersebut, Serena mengundangnya menghadiri acara minum teh kecil di kediaman Albright tiga hari lagi.

Tidak ada agenda politik dan bukan pesta besar hanya sebuah pertemuan santai. Setidaknya begitulah yang tertulis, namun Arcelia tahu dunia bangsawan tidak pernah sesederhana itu.

Bahkan sebuah acara minum teh bisa menjadi ajang pertukaran informasi, pembentukan hubungan atau pengamatan diam-diam. Meski begitu, ia tidak merasakan niat buruk dari Serena justru sebaliknya.

Dan sebelum ia sempat memutuskan sebuah layar transparan muncul di depan matanya.

MISI DIPERBARUI

Terima undangan keluarga Albright.

Status: Belum Selesai

Hadiah tetap tersedia.

Arcelia menatap layar itu selama beberapa detik kemudian menghela napas. "Kau benar."

Auriel mengangkat kepala. "Tentu saja."

"Misi ini memang terkait Serena."

"Aku selalu benar."

"Kau baru saja mengatakan sebaliknya semalam." kata Arcelia datar.

Auriel langsung pura-pura tidak mendengar saat Arcelia mengungkit ucapannya tentang misi rahasia.

Beberapa jam kemudian Arcelia memutuskan berjalan-jalan di taman belakang mansion. Musim semi benar-benar telah tiba, bunga-bunga telah bermekaran bahkan rumput tampak hijau segar.

Angin sejuk berembus pelan membawa aroma bunga yang lembut, pemandangan itu cukup menenangkan. Namun ketenangan tersebut tidak berlangsung lama, karena seseorang muncul dari jalur taman di depannya.

Lunaria. Adik tirinya berhenti beberapa langkah jauhnya. Untuk sesaat, keduanya hanya saling menatap karena hubungan mereka masih canggung.

Terlalu banyak hal yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir. Dan terlalu banyak kebiasaan lama yang belum hilang.

Lunaria menggenggam ujung gaunnya, seolah sedang mengumpulkan keberanian. "Aku mendengar kau pergi ke butik kemarin."

Arcelia mengangguk. "Benar."

"Kau membeli gaun festival?"

"Ya."

Keheningan kembali muncul Lunaria terlihat frustrasi. Jelas ia ingin mengatakan sesuatu tetapi tidak tahu bagaimana memulainya.

Akhirnya ia menghembuskan napas panjang. "Aku juga akan menghadiri festival."

"Aku tahu."

"Tentu kau tahu." Lunaria bergumam pelan.

Lalu untuk pertama kalinya, ia menatap langsung ke mata Arcelia. "Kau berubah."

Arcelia tidak terlihat terkejut karena banyak orang mengatakan hal yang sama akhir-akhir ini. "Aku hanya tidak ingin hidup seperti dulu."

Jawaban itu membuat Lunaria terdiam, marena tanpa disadari, ia juga merasakan hal serupa.

Beberapa minggu terakhir telah membuka matanya terhadap banyak hal. Tentang ibunya, yentang ayah mereka dan tentang Arcelia.

Semakin ia memperhatikan kakak tirinya itu, semakin sulit baginya untuk membenci Arcelia seperti dulu.

Hal itu membuatnya sangat bingung. "Aku pergi dulu." Lunaria akhirnya berbalik. Namun sebelum menjauh, ia sempat berhenti. "Gaun warna apa yang kau pilih?"

Arcelia berkedip, pertanyaan itu datang begitu tiba-tiba. "Perak."

Lunaria terlihat seperti sedang berpikir, kemudian mengangguk. "Itu cocok untukmu."

Dan tanpa menunggu jawaban, ia segera pergi. Arcelia memperhatikannya hingga sosok gadis itu menghilang di balik taman.

Auriel muncul dari semak-semak. "Aneh."

"Ya."

"Apa dia baru saja memujimu?" tanya Auriel bingung bahkan kepalanya ikut miring.

"Kurasa begitu."

"Ini pertanda kiamat." ucapan Auriel membuat Arcelia menggeleng sambil menahan senyum.

Di sisi lain... Ruang kerja Duke Vareinne. Duke Cedric sedang membaca laporan keuangan wilayahnya ketika sebuah nama kembali menarik perhatiannya.

Albright. Hubungan keluarga Albright dengan keluarga Vareinne selama ini tidak terlalu dekat dan juga tidak buruk, juga tidak istimewa. Karena itu, undangan yang dikirim kepada Arcelia terasa cukup mengejutkan.

Duke Cedric menatap surat salinan yang diberikan sekretarisnya. Untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun putrinya mulai membangun hubungan sendiri.

Bukan karena status keluarganya, bukan karena dirinya melainkan karena Arcelia sendiri.

Perasaan bangga yang samar muncul di dalam dadanya. Namun bersamaan dengan itu datang rasa bersalah yang jauh lebih besar. Karena seharusnya ia melihat semua potensi itu sejak lama.

Di sisi lain... Jauh di ibu kota kekaisaran.

Di sebuah ruangan yang diterangi cahaya lilin redup. Seorang pria mengenakan jubah hitam berdiri di depan meja besar. Di atas meja terdapat beberapa dokumen rahasia.

Peta wilayah, daftar bangsawan dan berbagai laporan yang tidak seharusnya berada di tangan orang biasa.

Salah satu bawahannya baru saja tiba. "Tuan."

"Ada perkembangan?" tanyanya.

"Ya."

Pria berjubah itu tidak langsung menoleh ke arah bawahannya, "Laporkan."

"Nama Arcelia Vareinne mulai muncul lebih sering."

Ruangan menjadi sunyi, kemudian pria itu perlahan mengangkat sebuah dokumen. Di sudut atas dokumen tersebut tertulis satu nama. Arcelia Vareinne.

Jari-jarinya mengetuk meja perlahan. "Menarik."

"Tuan?"

"Bukankah gadis itu seharusnya sudah mati?"

Bawahan itu menundukkan kepala. "Kami juga berpikir demikian."

Senyum tipis muncul di wajah pria tersebut, namun tidak ada kehangatan di dalamnya hanya rasa penasaran yang dingin.

"Kalau begitu." Ia menutup dokumen itu. "Awasi dia."

Perintah sederhana namun cukup untuk mengubah banyak hal di masa depan. Karena tanpa disadari Arcelia bayangan yang jauh lebih besar mulai bergerak ke arahnya.

Dan untuk pertama kalinya sejak kebangkitannya, Black Serpent mulai memperhatikan keberadaannya.

1
🍒⃞⃟🦅 CACASTAR
jadi penasaran terus bacanya
T28J
Ayo cari tau cel, tidak mungkin ayah tidak peduli dengan anaknya
Rain Aricia
Awal dari penasaran bisa jatuh cinta sama Arcel lho/Chuckle/
Rain Aricia
Mungkin kamu teman yang cocok baginya Cel
Rain Aricia
Enaklah dapat undangan pribadi
mama Al
ups keceplosan 🤭
mama Al
Arcelia, kamu pasti bisa
Nyai Aksara 👩‍🦯
Waduh ngeri juga ya, racunnya secara perlahan berarti. Perlahan tapi mematikan...
arsyila putri
kan..... lama-lama pasti ketahuan juga
mama Al
Leo lagi Leo lagi 🤭
Nyai Aksara 👩‍🦯
Oh, apakah para pelayan juga membencinya?
🍒⃞⃟🦅 CACASTAR
wao mencurigakan bukan, ada energi negatif
arsyila putri
suka Thor sama ceritanya 💪💪
Rain Aricia
Apkh merrka akan jadi bestie/Chuckle/
Rain Aricia
Berarti semakin banyak yg iri dengki
T28J
transmigrasi + sistem ya thor?
Rain Aricia
Mereka mau culik Arcel kah?
Rain Aricia
Ya namanya jg bangsawan ga mungkin sederhana/Chuckle/
Rain Aricia
Sesuai tebakan pembaca hh
Nyai Aksara 👩‍🦯
Wih, skilnya berguna banget tuh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!