NovelToon NovelToon
Dua Wajah Cinta

Dua Wajah Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Poligami / Pelakor
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: my name si phoo

Lima tahun menikah, Stella merasa hidupnya sempurna bersama Abbas, suami yang penyayang. Kehadiran Annisa—yang diperkenalkan Abbas sebagai adik sepupu yatim piatu—bahkan disambut Stella dengan tangan terbuka layaknya adik kandung sendiri.
​Namun, fatamorgana itu hancur saat Stella menemukan slip reservasi hotel di saku jas Abbas. Bukan sekadar perjalanan bisnis, slip itu mencantumkan paket Honeymoon Suite untuk Mr. Abbas & Mrs. Annisa.
​Kebenaran pahit terungkap: adik sepupu yang datang ternyata adalah istri siri suaminya selama setahun terakhir. Terjebak dalam pengkhianatan di bawah atap yang sama, Stella harus memilih: bertahan demi janji suci yang telah ternoda, atau pergi demi harga diri saat Annisa mulai menuntut pengakuan sah sebagai istri kedua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon my name si phoo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

...Keheningan di dalam mobil itu pecah oleh isak haru yang perlahan berganti menjadi senyuman lega. ...

...Stella menatap Askhan dalam-dalam, mencari kejujuran di mata pria itu, dan ia tidak menemukan apa pun selain ketulusan yang murni....

...Stella menganggukkan kepalanya perlahan, sebuah tanda bahwa ia akhirnya bersedia membuka pintu hatinya yang sempat terkunci rapat....

..."Tunggu tiga bulan setelah masa idahku selesai," bisik Stella lembut. ...

...Ia ingin memulai segalanya dengan cara yang benar, menghormati aturan dan memberikan waktu bagi dirinya sendiri untuk benar-benar pulih sepenuhnya....

...Mendengar jawaban itu, binar kebahagiaan terpancar jelas di wajah Askhan. ...

...Tanpa membuang waktu, Khan langsung memeluk tubuh Stella. ...

...Ia mendekap wanita itu dengan penuh rasa syukur, seolah baru saja menemukan harta karun yang selama ini hilang....

..."Aku akan menunggumu," janji Askhan di dekat telinga Stella. ...

..."Tiga bulan, tiga tahun, atau seumur hidup pun akan kujalani jika akhirnya adalah kamu, Stella."...

...Setelah beberapa saat dalam pelukan yang menenangkan itu, Askhan perlahan melepaskan dekapannya. ...

...Ia mengusap sisa air mata di pipi Stella dengan ibu jarinya, lalu kembali ke posisi mengemudi dengan semangat baru. ...

...Rasa perih di bibirnya akibat pukulan Abbas seolah hilang seketika, digantikan oleh rasa lapar yang mendadak muncul karena beban pikirannya telah terangkat....

..."Sekarang ayo kita cari makan malam dulu. Aku lapar," ucap Khan sambil terkekeh pelan, mencoba mencairkan suasana yang sempat sangat emosional....

...Stella tertawa kecil, suara tawa yang sudah lama tidak terdengar begitu lepas. ...

..."Baiklah, calon suamiku. Kali ini aku yang traktir sebagai bayaran karena sudah membuat bibirmu berdarah."...

...Mobil itu pun kembali melaju, membelah malam yang kini terasa jauh lebih indah bagi mereka berdua. ...

...Di belakang mereka, masa lalu yang kelam tertinggal bersama debu jalanan, sementara di depan, masa depan yang cerah telah menanti....

...Mobil Askhan berhenti di tepi jalan yang ramai, tepat di depan sebuah gerobak kayu dengan kepulauan asap yang menebar aroma harum bumbu tumis. ...

...Menuju ke penjual nasi goreng pinggir jalan tersebut, keduanya duduk di bangku plastik sederhana, menyatu dengan suasana malam yang merakyat....

...Stella melihat daftar menu yang tertempel di gerobak dengan mata berbinar. ...

...Setelah seharian penuh dengan urusan kantor yang menguras energi, aroma bawang putih goreng ini terasa sangat menggoda....

..."Aku pesan mie goreng saja," ucap Stella kepada penjualnya. Ia merasa ingin menyantap sesuatu yang hangat dan kenyal untuk menenangkan perutnya....

...Khan kemudian menoleh ke arah penjual itu sambil memberikan pesanan andalannya. ...

..."Aku nasi goreng dengan dua telur dan jeruk hangat," ucap Khan....

...Sebagai seorang dokter yang baru saja mengeluarkan banyak tenaga—baik untuk bekerja maupun menghadapi drama Abbas tadi—Khan merasa butuh asupan protein ekstra. ...

...Jeruk hangat dipilihnya untuk memberikan kesegaran sekaligus membantu meredakan rasa perih di sudut bibirnya yang baru saja diobati Stella....

...Sambil menunggu pesanan datang, mereka duduk berhadapan di bawah lampu neon yang sedikit berkedip. ...

...Tidak ada kemewahan restoran bintang lima, namun bagi Stella, duduk di pinggir jalan bersama Khan terasa jauh lebih berharga daripada makan malam mewah mana pun yang pernah ia jalani bersama Abbas. ...

...Di sini, ia merasa bebas, aman, dan yang paling penting, ia merasa dicintai apa adanya....

..."Baru kali ini aku melihat CEO makan di pinggir jalan dengan wajah sebahagia ini," goda Khan sambil memperhatikan Stella yang asyik memperhatikan kepulan asap dari kuali sang penjual....

...Stella tersenyum manis. "Ternyata kebahagiaan itu sederhana ya, Khan. Cukup nasi goreng, mie goreng, dan orang yang tepat di sampingku."...

...Malam yang tadinya tenang di pinggir jalan itu mendadak berubah menjadi panggung drama keluarga yang tak terduga. ...

...Aroma bawang goreng dan denting sutil yang beradu dengan kuali besi menemani obrolan hangat antara Stella dan Askhan....

...Namun, ketenangan itu pecah saat dua pemuda dengan jaket yang sangat familiar muncul dari balik deretan motor yang parkir. ...

...Stella dan Askhan dikejutkan dengan kedatangan si kembar yang makan di sana. ...

...Axel dan Alexander, yang ternyata juga sedang berburu kuliner malam, mematung dengan mulut setengah terbuka melihat kakak mereka duduk berduaan dengan sang dokter di bangku plastik....

..."Lho? Kak Stella? Bang Khan?" seru Axel sambil menarik kursi di sebelah mereka tanpa diundang. ...

..."Wah, diam-diam ya! Pantas saja tadi di rumah bilangnya ada urusan mendadak."...

...Alexander menyipitkan mata, menatap sudut bibir Askhan yang tampak sedikit bengkak. ...

..."Bang, itu bibir kenapa? Habis berantem sama pasien atau sama mantan suami Kak Stella?"...

...Askhan berdehem pelan. Ia melirik Stella sejenak, lalu kembali menatap si kembar dengan sorot mata yang jauh lebih serius dari biasanya. ...

...Ia memutuskan tidak akan menyembunyikan apa pun lagi....

..."Aku sudah melamar kakakmu," ucap Askhan tegas dan tenang....

...Suasana hening selama tiga detik. Penjual nasi goreng yang sedang mengaduk mie bahkan sempat terhenti gerakannya. Kemudian, ledakan suara pecah seketika. ...

...Si kembar langsung heboh hingga menarik perhatian orang-orang di sekitar gerobak....

..."APA?! DEMI APA?!" teriak Alexander sambil menggebrak meja plastik itu hingga gelas jeruk hangat Askhan bergetar....

..."Gila! Akhirnya!" Axel langsung berdiri dan melakukan high-five dengan Alexander. ...

..."Gue bilang juga apa! Bang Khan ini memang paling gercep. Langsung gol!"...

..."Kak, serius? Kakak terima?" tanya Alexander antusias, beralih menatap Stella yang wajahnya sudah merah padam karena malu. ...

..."Wah, ganti ipar nih kita! Kalau yang ini sih, kami setuju seratus persen!"...

...Stella hanya bisa menutup wajahnya dengan telapak tangan, mencoba menyembunyikan senyum malunya di tengah kehebohan adik-adiknya. ...

...Di tengah riuhnya suasana pinggir jalan itu, Askhan hanya tersenyum lebar. ...

...Ia tahu, meskipun masa idah masih berjalan, restu dari "penjaga" Stella sudah ia kantongi dengan sempurna malam ini....

...Melihat kehebohan kedua adik calon istrinya itu, Askhan hanya tertawa pelan. ...

...Ia merasa suasana menjadi semakin hidup dengan kehadiran Axel dan Alexander. ...

...Dengan murah hati, Khan meminta mereka untuk memesan makanan apa pun yang ada di daftar menu gerobak tersebut....

..."Aku yang traktir," ucap Khan sambil memberikan isyarat kepada penjual nasi goreng untuk mencatat pesanan tambahan....

..."Wah, kalau ditraktir calon kakak ipar begini, perut kita langsung siap menampung porsi dobel!" seru Axel girang. Namun, saat ia mendekat untuk melihat menu, kesadaran si kembar melihat sudut bibir Khan yang terluka dan sedikit membiru mulai muncul. Mereka berdua langsung menghentikan candaan mereka....

..."Kenapa itu?" tanya Alexander dengan nada suara yang berubah serius dan protektif. ...

..."Bang Khan habis berantem beneran ya? Siapa yang berani mukul dokter bedah andalan kita?"...

...Stella menghela napas panjang, raut wajahnya kembali sedikit mendung saat teringat kejadian pahit di depan kantor tadi. ...

...Ia menatap adiknya satu per satu sebelum menjawab dengan jujur....

..."Abbas yang memukulnya karena ia minta rujuk," jawab Stella pelan. ...

..."Dia datang ke kantor dan memaksaku untuk kembali, lalu dia menyerang Khan saat Khan berusaha melindungiku."...

...Mendengar nama mantan kakak ipar mereka disebut, wajah si kembar seketika mengeras. ...

...Alexander mencengkeram pinggiran meja plastik dengan kuat, sementara Axel berdiri tegak dengan tatapan tajam....

..."Si brengsek itu benar-benar minta dihajar!" geram Axel. ...

..."Sudah membuang Kak Stella, sekarang berani-beraninya main tangan ke Bang Khan?"...

..."Bang, kenapa tidak dibalas saja?" tanya Alexander tidak terima melihat calon ipar kesayangannya terluka....

...Askhan meraih gelas jeruk hangatnya, lalu tersenyum menenangkan. ...

..."Tidak perlu. Memukulnya tidak akan mengubah apa pun. Yang terpenting kakak kalian aman dan dia sudah tahu bahwa tempatnya bukan lagi di sini. Sekarang, lebih baik kita habiskan makanan ini daripada memikirkan orang yang tidak penting."...

...Meskipun masih terlihat geram, si kembar akhirnya duduk kembali setelah Stella menenangkan mereka dengan usapan lembut di bahu. ...

...Malam itu, di tengah kepulan asap nasi goreng, solidaritas mereka semakin kuat. ...

...Mereka bersumpah dalam hati bahwa tidak akan ada lagi yang boleh menyentuh Stella maupun Askhan mulai detik ini....

1
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Halo aku mampir kak👋
my name is pho: terima kasih kak
total 1 replies
cinta semu
beruntung Stella punya teman yg cerdas ...😎
cinta semu
smg aja Stella instingnya tajam ...
tiara
wah wah ternyata sudah setahun toh mereka menikah siri,tunggu saja kalau stella tau rasain kalian
tiara
wah ga beres Si Abbas nih, sepertinya, ga tau diri tuh orang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!