NovelToon NovelToon
Kisah Aisha

Kisah Aisha

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:513
Nilai: 5
Nama Author: Mia Putry

Kisah seorang anak gadis yang melarikan diri ke negri Jiran Malaysia untuk jadi TKW,
perjalanan panjang dan penuh perjuangan, hingga bertemu dengan seorang pria
penasaran kan yuk simak kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mia Putry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ais pulang,, kakak ku kurang senang

Kabar ketika Ais pulang tersebar begitu cepat. Sehingga sampai juga di telinga kakak yang tertua. Aisha mempunyai enam orang saudara . Dan Ais adalah anak bungsu dari enam bersaudara.  Ais memiliki empat saudara perempuan dan dua saudara laki-laki.

Kakak tertua Ais seorang laki-laki. Dialah yang tidak begitu menyukai Ais. Dan kakaknya yang paling tua itu yang tidak setuju dengan apa yang di lakukan oleh ayahnya untuk merehab rumah ayahnya dengan menggunakan uang hasil kerja keras Ais.

********"

" Jadi , kapan kalian menikah , kenapa tidak mengabari ayah dan kakak ?" Tanya Raditya ketika mereka sedang makan malam.

Malam itu , ayah Ais dan kakaknya Raditya begitu bahagia. Karena Ais adik kesayangannya pulang.

" Empat  bulan yang lalu kak. Kami menikah sirih di Malaysia. " Jawab Ais malu malu.

" Ohh  , tapi waktu itu Ais masih sempat mengirim uang pada ayah , bahkan uang itu sudah ayah pakai untuk membuat kan WC di kamar Ais dan dapur. " Kata ayahnya.

" Oh , iya memang waktu itu Ais masih kerja yah. Dan itu semua gaji Ais. "

" Lalu , katakan pada ayah , kenapa kalian menikah tidak mengabari ayah. ?" Tanyanya lagi.

" Maaf ayah, Ais minta maaf . Kami menikah tanpa rencana. Dan Ais juga takut memberi tahu ayah. Ais takut ayah kecewa, Jadi Ais memutuskan untuk menikah sirih. Nanti setelah itu baru Ais ijin cuti dari tempat bekerja Ais. " Ucap Ais sambil menunduk. Takut ayahnya kecewa dengan semua yang di lakukan oleh Ais.

" Ayah tidak marah sama Ais. Tapi ayah hanya minta Ais ijin pada ayah. Karena Ais itu anak ayah. " Ucap sang ayah lalu mendekati Ais dan memeluk nya dengan penuh kasih sayang.

Begitu juga dengan Raditya ,

" Ayo kita makan dulu kakak sudah lapar. Alex maaf yah dari tadi kami cuek padamu.  Itu karena kami begitu rindu dengan adik bontot ku ini. " Ucap Raditya sedikit bercanda untuk mencairkan suasana.

" Saya ngerti kok kak. Jadi lanjut saja. " Alex begitu merasakan indahnya kehidupan Ais. Dia di kelilingi orang yang menyayangi nya. Dan Alex juga melihat kalau keluarga Ais begitu hangat dan penuh kasih sayang. Tidak seperti ketika dulu bersama dengan ayah dan ibu sambungnya.

" Jadi Ais dan Alex bertemu ketika kalian jadi TKI ,?" Tanya ayahnya.

" Iya yah, kami bertemu di tempat Ais kerja Pertama kali." Jawab Ais sambil tersenyum manis pada Alex

" Oh begitu ya. Ayah setuju saja dengan keputusan kalian, apalagi Alex anak yang baik menurut ayah. Jadi ayah harap kalian cepat memberi ayah cucu. " Sontak ucapan ayahnya itu membuat Ais menyemburkan seluruh isi mulutnya keluar.

Uhuk uhuk uhuk uhuk.

" Ais kenapa ,?" Tanya Raditya.

Lalu Alex memberikan minuman kepada Ais .

" Pelan pelan saja sayang. Kan jadi keselak kan" kata Alex sambil mengelus pundak Ais. Agar Ais merasa nyaman.

Alex tau kenapa Ais bisa sampai begitu. Karena Ucapan ayah mertua nya itu membuat Ais jadi salah tingkah. Pipinya Ais pun jadi merah seperti tomat.

" Iya Lex. " Jawab Ais singkat.

Ketika mereka sedang asyik makan. Terdengar suara ketukan pintu berkali-kali seakan-akan orang yang mengetuk pintu itu tidak sabar.

Tok tok tok tok tok tok tok tok tok tok tok tok tok

" Siapa kak. Kenapa dia mengetuk pintu rumah kasar sekali. ?" Tanya Ais pada Raditya.

.

" Nanti kakak yang buka. Kalian teruskan saja makannya. " Raditya pun bergegas ke depan Untuk membuka pintu.

Lagi orang itu mengetuk pintu rumah dengan keras.

Tok tok tok tok tok tok.

" Tunggu sebentar. Siapa sih. " Teriak Raditya. Dia begitu kesal dengan sikap orang itu.

Ceklek

Pintu terbuka dan orang itu pun masuk tanpa permisi pada pemilik rumah.

" Mana anak sialan itu. Kenapa dia berani pulang ke rumah ini setelah membuat keluarga ini malu akibat perbuatannya. ," Teriak orang itu yang tidak lain adalah kakak laki-laki Ais yang paling tua.

" Kak Fuad , kenapa kasar dengan adikmu sendiri. " Ucap Raditya . Dia tidak terima dengan apa yang di katakan oleh kakaknya itu.

Dengan langkah yang cepat dia mencari keberadaan Ais. Dan ketika sampai di ruang makan dia mendapati Ais sedang makan . Dan yang lebih membuat Fuad marah . Ada laki laki duduk di sebelah Ais .

Tiba tiba saja.

Plak plak.

Tangan Fuad mendarat di pipi mulus Ais kiri dan kanan.

" Dasar anak tidak tau diri. Siapa yang mengijinkan kamu ada dirumah ini anak sialan. " Teriaknya setelah menampar Ais.

Sontak Ais , Alex dan ayahnya kaget dengan apa yang terjadi. Telinga Ais berdengung akibat dari tamparan keras yang Fuad lakukan.

Waktu seakan berhenti. Dan keheningan pun tiba tiba terasa. Raditya yang menyaksikan itu pun menutup mulutnya karena kaget .

" Ada apa ini Fuad. Adikmu baru saja sampai dan kamu sudah menyakiti nya. Apa kamu tidak malu hah" geram sang ayah.

Ayahnya tidak habis pikir kenapa Fuad begitu  kejam terhadap Ais . Adiknya sendiri.

" Aku benci padanya ayah. Karena dia Fuad malu. Karena dia Fuad jadi gunjingan masyarakat. " Teriak Fuad lagi.

" Oh , karena dia jugalah rumah yang kamu tempati sekarang ini jadi rumah yang nyaman. Dan karena Ais , adikmu yang kamu bilang tidak tau diri ini , kamu bisa memenuhi kebutuhan istri kamu yah tidak tau diri itu. Bahkan dengan teganya kamu mengambil uang Ais hanya untuk memenuhi gaya hidup istri kamu yang tidak tau malu itu. " Bentak sayang ayah kepada Fuad.

Ais pun kaget dengan apa yang di dengar nya . Ais tidak menyangka yang yang selama ini dia kirimkan untuk ayahnya akan di pakai oleh kakaknya. Dan Ais tidak habis pikir kenapa Fuad kakaknya menampar wajah Ais.

Fuad pun diam tak berkutik dengan ucapan ayahnya. Dia kaget dari mana ayahnya tau akan hal itu. Sedangkan dia dan istrinya diam diam mengambil uang Ais di rekening Bank ayah nya agar tidak diketahui.

.tapi apa ini. Ayahnya tau.

' mampus kalau begini. Bisa bisa rencana untuk menguasai rumah ini gagal. Hufft. Ku pikir tua Bangka ini tidak tau apa yang aku lakukan. ' monolog Fuad dalam hati.

" Katakan padaku kak. Kenapa kakak begitu membenci Ais. Dan kenapa kakak juga harus memakai uang Ais. Itu hasil kerja keras Ais Kak. Kakak itu tidak punya malu. " Teriak Ais frustasi.

Alex melihat ini hanya diam , Alex bingung harus bereaksi seperti apa.

Yang dia lihat dari tadi Fuad , Raditya dan ayahnya begitu berbeda.

" Oh ya , karena kakak sudah menampar Ais . Tanpa tau salah Ais apa. Jadi sekarang kembalikan semua uang Ais yang kakak pakai tak kurang satu sen pun. Dan ingat jangan sampai Ais datang kerumah kakak, dan membuat kakak malu seperti yang kakak katakan. " Ucap Ais tegas.

" Maaf Lex. Kamu harus melihat ini. " Tambah Ais lagi. Lalu Ais menarik tangan Alex dan pergi beranjak dari sana.

Yang tadinya acara makan mereka begitu berubah menjadi keributan yang di sebabkan oleh kakaknya sendiri.

Sedangkan Raditya pun bergegas pergi ke kamar nya tanpa mengatakan apapun.

Dan sang ayah hanya memandang Fuad dengan tatapan datar lalu ayahnya berkata.

" Kamu adalah anak yang tidak tau terimakasih kepada orang tua dan juga Ais adikmu. Hanya karena kamu mengikuti hasutan istri mu yang tidak tau diri itu kamu menyakiti  adik kamu sendiri yang begtu menyayangi mu walaupun dia bukan adik kandung mu.

Duar ,

Fuad pun kaget dengan ucapan ayahnya.

' jadi , Ais itu bukan adik kandung ku.? Tapi bukankah dia lahir dari rahim ibu. Atau ,,,,,,' monolog Fuad dalam hati. ,'

Fuad tidak habis pikir dengan kenyataan yang ada. Dia jadi mengkira kira apa yang sebenarnya. Tapi Fuad tidak berani memikirkannya.

" Ayah akan memberi tahu yang sebenarnya tentang kamu dan adik adik kamu. Dan siapa kamu. Tapi setelah itu kembali kan semua yang telah kamu ambil dari Ais . Lalu jangan pernah lagi datang kesini. ," Ucap Sanga ayah.

sontak saja Fuad kaget dengan apa yang di katakan ayahnya. Lagi lagi dia menerima kenyataan yang Diluar perkiraan nya.

' sungguh ini tidak masuk akal ' monolog Fuad lagi

" Pergi dari sini sebelum ayah habis kesabaran. Kamu sudah melukai putri kesayanganku. ". Usir sang ayah pada Fuad.

,' maaf Andini. Sudah saatnya Fuad tau siapa ayahnya ah dan ibu kandung nya. Cukup sampai disini saya berperan sebagai ayahnya. ' monolog ayah Ais dalam hati sambil memandang langit-langit rumah.

Dia duduk di meja makan begitu lama sambil merenung tentang masa lalu .

""""""""""""""""

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!