NovelToon NovelToon
Kenakalan Teman Baikku

Kenakalan Teman Baikku

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:16.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nadziwa Syifa

Langit Maharaja dan Nezha Calista dua teman yang tidak pernah terpisahkan,

Pertemanan mereka sudah lama sejak SD hingga kini mereka duduk di kelas 12 SMA.
Mereka Siswa/i yang terpopuler di sekolah nya.

Langit yang terkenal nakal dan jahil selalu membuat Nezha darting. Namun Langit teman yang paling baik di antara teman-teman lainnya, dan Nezha tidak pernah terganggu sama sekali dengan kelakuan teman baiknya itu.

Akankah seiring berjalan nya waktu mereka tumbuh perasaan cinta atau memang selama itu mereka memiliki perasaan satu sama lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadziwa Syifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KTBK.20

"Hahaha!!"

"Gak, lucu." Langit mendesis.

Drtt.....drtt...drtt... suara telpon masuk di layar handphone Nezha.

Nezha seketika berhenti tertawa, perutnya merasa keram akibat tak berhenti menertawakan ekspresi wajah Langit yang tertekan, saat ini.

Nezha menerima telponnya dari teman sebangkunya yaitu Dewi.

"Hallo?"

"Hallo, Nezh. gwe mau nagih janji buat loh cerita." ucap Dewi di sebrang telpon.

"Cerita yang mana?" tanya Nezha memikirkan sesuatu apa yang harus di ceritakan karna akhir-akhir ini ia mendadak jadi pelupa. "Tentang loh kenapa ada masalah apa sama si kerbau?"

Nezha menahan tawa melirik Langit di sampingnya sedang menatap dirinya dengan pandangan curiga. "Loh suka sama Langit?" tanya Nezha terdengar suara decakan di sebrang telpon, Langit pun memutarkan matanya sebal.

"Amit-amit jabang bayi, gwe cinta sama kerbau!" balas Dewi. "Awas loh benci jadi cin__"balas Nezha tertahan saat merasakan lehernya di sapu dan di bersihkan memakai tisu basah.

Langit mencekal satu tangan Nezha yang menepis-nepis tangannya yang sibuk membersihkan leher Nezha dari bau bawang putih.

"Udah diem, mau gwe kasih hukuman setara dan udah buat ngerjain gwe." ucap Langit.

"Ihk! diem nggak." Nezha menghindar dan menepis tangan Langit yang berusaha membersihkan lehernya, sia-sia tenaganya jauh berbeda dengannya yang mungil.

Sekali mengayunkan tangannya satu lagi yang mungil di tangkap oleh Langit bak borgol mengunci semua t3naga nya.

handphone nya terlempar ke sisi ranjang, Dewi di sebrang berteriak memaki Langit dengan puas, Langit menangkap kedua tangannya dengan satu tangan besar nya dan menyimpannya di atas kepalanya.

"Udah diem kata gwe, juga. biar gwe leluasa mengeksekusi loh." ancamnya.

Langit mendekat mencium aromanya yang masih membekas, bau aroma tercampur lavender dan bau bawang putih.

"Nezh!! loh di apain sama si kerbau, hah! kerbau kau awas yah besok gwe mutilasi!" ancam Dewi berteriak di sebrang telpon.

Nezha meringgis mendengar ocehan demi ocehan teman sebangkunya.

Langit yang kesal obrolan tak berpaedah memutuskan dalam sepihak. Tut! telepon di tutup.

"Langit, menyingkir ya ampun." ucap Nezha merasa engap tubuhnya di tindihi dengan tubuh besar Langit.

Sebelum beranjak, Langit menggigit bibir bawah Nezha dengan gemas, tak di sadari tindakannya menciptakan luka kecil di bibir Nezha hingga berdarah.

Nezha meringgis, tangannya meraba bibirnya yang luka.

"Sory, abisnya loh mangap mulu, gwe jadi gemas." ucapnya sembari tersenyum puas.

"Nggak usah di gigit juga kali." balas Nezha sembari memasangkan wajah cemberutnya.

"Mau kayak gi__" Nezha menimpuk wajah Langit dengan sisa tenaganya. "Jangan ngeselin bisa, nggak!" Langit mencibir mengejek.

"Lagian tadi siapa yang pertama ngeselin?" balasnya dengan bibir menye-menye, Nezha mendelik kenapa dia yang harus di salahkan temannya ini memang sangat berani bersikap memutar balikan fakta kenyataanya memang sangat menyebalkan.

Drtt...drtt...drtt... suara telpon masuk kembali di layar hp Nezha, tertera nama Bintang yang menelponnya.

"Diem, gwe mau angkat dulu dari calon pacar gwe." perintah Nezha, Namun Langit yang menyebalkan hanya tersenyum kecil ada perasaan yang tak bisa di jabarkan ketika temannya mengatakan musuh terbesarnya akan menjadi calon pacarnya, pede bukan?

Nezha menggulir telpon dari Cowok yang ia idam-idamkan. "Hallo? Nezh udah tidur belum?" ucapnya dengan suara berat milik sang ketos.

Nezha di sisi lain menangkap mencomot wajah Langit yang ingin mendekat.

"I_iyah, hallo. gwe belum tidur kok." balas Nezha sedikit gugup.

Di sisi lain di sebrang telpon, Bintang sedang duduk di balkon kamarnya, duduk bersandar di kursinya dan mengirup udara malam menusuk kulit pori-pori tangannya yang berotot. Bintang hanya memakai kaos singlet hitam dan di temani rokok di tangannya dan memainkan seperti memainkan peran dalam tokoh antagonis yah memang dia salah satu menjadi tokoh antagonis di dalam cerita ini selamanya, aura gengk motor sekaligus ketosnya, menjadi sikap tempramen yang tersenyembunyi dan licik.

Di sisi lain ingin menghancurkan dan membubuhkan lawannya tapi ia ingin bermain bersih dengan tindakannya, brutal namun pelan-pelan akan menghancurkan lawannya berkeping-keping.

Menghancurkan lawan untuk tidak terlalu agresif yah! impian sang Bintang wijaya, tidak bisa di lumpuhkan orangnya maka orang yang di sayanginya yang akan menjadi korban menjadi kepalan samsak nya.

"Nezha, besok ada waktu gak?" ucapnya dengan nada santai."Gwe, besok usahain luang waktu deh." balasnya terdengar di sebrang telpon.

Bintang tersenyum tipis menampilkan sikap dirinya yang ingin meraih apa yang ia dendamkan selama sekian tahun ini.

"Oke, gwe besok jemput di sekola." merasa berhasil ia sangat tidak sabar bagaimana reaksi yang di katakan teman oleh Nezha, jika ia merusak teman kesayangannya.

*****

Di dunia lain, seorang gadis memeluk pria setengah baya dengan sangat lengket dan manja di pelukannya.

Pria itu tersenyum penuh kasih sayang, mengelus puncak rambutnya dengan lembut.

"Pih, nanti aku mau kuliah ke luar negri, yah." ucapnya dengan suara manja, si pria stengah baya mengangguk dan slalu menuruti kemauan si gadis itu.

Tak lama, muncul perempuan dewasa dengan pakaian ketatnya.

"Mas, besok aku mau keluar bersama teman-teman. aku minta uang buat nelaktir mereka, karna besok hari ulang tahun aku." ucapnya lalu duduk di sebelah si pria itu.

"Kamu butuh berapa sayang?" tanyanya.

"1 Miliyar," tampak si pria stengah baya tak terkejut dengan nominal uang yang perempuan itu pinta,itu tak keberatan sama sekali baginya hal wajar karna memang ia banyak uang.

Pria stengah baya itu mengetik sesuatu di layar hpnya. "Kamu kemana kan, uang hasil dari restoran?" tanyanya.

"Itukan, punya aku pih. mamih nggak berhak minta uang hasil restoran aku." timpal si gadis

Pria itu mengangguk dan tersenyum.

"Mas, dia nggak tahu kan?" tanya Risamala.

"Dia tahu, tapi dia hanya perempuan lemah seperti putrinya." balasnya tanpa berperasaan."Tapi dia putrimu juga,"

"Dia bukan putriku." balasnya, Risamala tanpa pria itu sadari menerbitkan senyuman tipis penuh arti.

******

Pagi di sekola....

Nezha berjalan beriringan bersama Dewi dengan langkah pelan namun banyak yang mereka obrolan receh.

"Abis, itu gwe mau jalan sama ketos." ucap Nezha antusias.

Dewi berhenti sejenak dan menoleh cepat menatap Nezha. "Sama si Bintang itu?" Nezha menganggukkan kepalanya.

"Ahk! gwe iri banget di deketin sama cowok-cowok ganteng." ocehnya lalu kembali melanjutkan langkahnya.

"si Langit juga kan termasuk?" goda Nezha. "Kalau nggak nyebelin cara ngomongnya kata gwe emang sih dia ganteng banget. Tapi sumpah sangat menyebalkan." balas Dewi mengingatkan cara pembicaraan Langit membuat dirinya darah tinggi, bagaimana jika dia jatuh cinta laki-laki macam dia.

"Nezh, gwe mau bicara sama, loh." ucap Langit tiba-tiba muncul seperti hantu gentayangan.

"Gwe, mau kekelas dulu." tolakknya. "Bentar doang." ucap Langit memohon.

"Ck! merusak suasana ajah," omel Dewi, Langit menjulurkan lidahnya mengejek.

"Ywdah, di sini ajah." titah Nezha tak ingin berlama-lama karna jam pelajaran sebentar lagi bell berbunyi.

"Enggak, ini rahasia." Langit menyeret Nezha membawanya pergi.

Dewi menghentakkan kakinya dengan kesal.

Langit melangkah menuju ruang konseling yang tidak berpenghuni.

tek..tek..tek..pintu di kunci membuat Nezha was-was apa yang akan di lakukan temannya ini.

"Nggak usah di kunci, Lang." ucap Nezha meraih kunci pintu di tangan Langit Namun Langit menghindar dan memasukkan kuncinya kedalam saku celananya.

"Loh, jangan pergi sama si Bintang. Langsung pulang ajah." ucapnya to the point, Nezha mengerutkan keningnya bingung.

"Kenapa?" tanyanya. "Nurut sama gwe, kalau gwe ceritain apa loh percaya sama gwe." ucap Langit mendekat mengikis jarak Nezha.

"Lang, nggak usah sok posesif sama gwe. kita itu cuman temanan, loh nggak berhak ngatur-ngatur gwe." balas Nezha tak terima merasa Langit terlalu protektif.

"Ngatur-ngatur?" balas Langit menatap tajam Nezha, ada amarah meluap-luap yang ingin di sampaikan namun seratus persen, Nezha tidak akan mempercayai perkataannya, dia tidak tahu seluk beluknya dia dengan Bintang, bagaimana.

"Iyah, loh posesif banget." balas Nezha. "Karna gwe sayang sama loh, Nezh." ungkap Langit ia harus melindunginya dengan cara apapun, karna ia tahu niat Bintang mendekati Nezha pasti ada kaitannya dengan dirinya.

"Itu bukan sayang pertemanan, Lang. harusnya loh dukung gwe." balas sengit Nezha. "Nezh...." suaranya merendah. "Loh tahu, dia bukan laki-laki yang baik buat loh. jika itu yang terbaik gwe pasti dukung loh, kok." balas Langit berusaha mengatur suaranya untuk tidak meninggi.

"Laki-laki, itu sama ajah. Loh juga cowok yang gwe anggaf baik tapi kelakuan loh jauh dari kata baik, na-ka-l." ucapnya, Langit memejamkan matanya untuk tidak emosi, ia sadar dia nakal pada temannya tapi ia tahu dengan batasan.

"Kalau loh, misal di rusak sama si Bintang emang loh mau?" tanya Langit menakuti namun dugaannya salah. "Yah, kalau gwe udah jadi pacarnya wajar dong karna dia berhak." balasnya tak pernah kalah.

"Keras kepala." batin Langit geram.

"Cewek bodoh." umpat Langit lalu meninggalkan Nezha dengan perasaan campur aduk.

1
D_wiwied
naira masih aja bodoh
authornya seneng bgt bikin naira kesusahan kayanya, ntar di bar naira diketemukan sm ibunya, nebak aja sih
Nadziwa Syifa: nggak beib, hehe
total 1 replies
Nadziwa Syifa
Hhhe Othor bulan kemarin lebih ke fokus ke acount lain makanya cerita ini nggak terkoreksi 😭 sama lagi sampe lupa ternyata aku punya buku yang belum di selesai kan. 😭😭
D_wiwied
sampe lupa saking lamanya ga up
D_wiwied
mom jangan pingsan dulu mom,, anakmu yg hilang dah balik lg ke rumah loh ga pengen meluk apa
D_wiwied
Naira tanpa disengaja kamu sdh kembali ke rumahmu, semoga doa Narland tdk di dengar Tuhan jd Naira bs bertemu dg mom Nezha 😁😆
Nadziwa Syifa: 🤭 siap dengan penuh hormat🤗
total 3 replies
D_wiwied
dasar orang bejat kalo pd dasarnya udah jahat ya jahat aja ga peduli mau itu cucunya sendiri ttp aja dijual, bagi dia yg ptg adalah uang uang dan uang 😡😡
Shi de
kek nya kenakalannya mendiang bapak nya😭
Nadziwa Syifa
ndak usah Le, nanti Narland makin jadi😄
Shi de
Narland sini ajarin ngmongnya sama ku,biar aku jadi guru Narland Lang
Shi de
Nggak kerasa thor secepat itu Narland gede nya😭
D_wiwied
pasti su bintang jatuh ini yg datang, ngapain jg baru nyari setelah sekian lama bukannya dulu gamau ngakuin ya
D_wiwied
ga usah kamu sesali Mar kan udah jadi pilihanmu kan, kamu milih membuang permata demi batu kali, dan sekarang disaat kamu menuai karma ga ada yg merawatmu ga ada yg berdiri disampingmu
Shi de
hmm, Lang?
D_wiwied
sepertinya tante pelakor ini ga bs mengambil pelajaran dr kejadian ini mlh terang2 an mau mengancam Nezha
minta maaf tu yg tulus tante, anak sm emaknya sama saja
Shi de
wah2
Shi de
baru up lagi thor
Nadziwa Syifa: hhi sedih othor nggak mudik kemana2/Sob/
total 3 replies
D_wiwied
duh jangan pisahkan mereka dok Dir
D_wiwied
daripada cuma bertengkar merasa siapa yg plg berhak mending kalian segera cari Nezha deh sblm nanti terjadi apa2 mlh smkin nyesel kalian, dasar pd be go
Shi de
thor lain kali di kasih pelajaran si Nezha😭 jangan si Langit mulu kasian dia
Shi de
Langit cowok Gentle, si Nezha harus di kasih pelajaran thor gwe bacanya greget banget sama si Nezha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!