NovelToon NovelToon
Sad Girl

Sad Girl

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.7
Nama Author: Nengjihan

Aleta Quenby Elvina, seorang cewek kuat yang menghadapi kejamnya kehidupan. Dia sering di hina karena ia miskin, dia tidak pernah punya teman karena orang-orang jijik padanya.

Aleta selalu di bully, bahkan di siksa karena dia miskin. Tapi dia tidak pernah membenci orang yang telah melukainya, justru ia ingin terlihat kuat di depan orang-orang melukainya. Dia selalu tersenyum ketika dia tersiksa, dan dia berharap kebahagiaan cepat datang kepadanya.

Kebahagiaan itu datang ketika dia bertemu dengan seorang laki-laki, laki-laki itu mengenalkan kebahagiaan pada Aleta, walaupun kebahagiaan itu hanya sesaat.

Maaf kalau cerita ini terlalu sadis. Tapi, di balik itu semua. Ada pesan moral yang bisa kalian ambil. Contohnya, syukuri apa yang kita punya saat ini. Jangan sombong atas apa yang kita punya. Dan, berbuat baiklah pada sesama manusia.

Jangan sombong ketika memiliki segalanya, Allah bisa saja mengambil segalanya itu kapan saja yang ia mau.

Ini hanya cerita fiksi!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nengjihan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

{Chapter 19}

"Aku selalu berusaha kuat di depan semua orang tapi terkadang aku juga merasa lelah selalu berpura-pura kuat disaat hatiku benar-benar sedang terluka. Aku lelah menghadapi semuanya sendirian."

Happy Reading ❤

🍁

Alvaro mondar-mandir di depan ruang rawat inap Aleta, dia sangat mengkhawatirkan keadaan Aleta, dia berharap Aleta baik-baik saja. Dia tidak ingin terjadi sesuatu yang buruk pada Aleta.

Milka keluar dari ruangan Aleta, dia menghembuskan napas kasar. Milka mendekati Alvaro. "Alvaro," panggil Milka.

Alvaro menengok ke arah Milka, dia langsung bertanya tentang keadaan Aleta. "Dok, gimana keadaan Aleta? Dia baik-baik aja kan?" tanya Alvaro.

"Dokter ingin menyampaikan sesuatu sama kamu, ada berita baik dan buruk, berita baiknya adalah Aleta sudah sadar dari komanya," jelas Milka.

Alvaro tidak bisa menahan senyuman yang ingin terbit di bibirnya, Alvaro merasa sangat senang saat mengetahui Aleta sudah sadar dari komanya.

Milka tidak tega untuk menyampaikan berita buruknya pada Alvaro, terlihat sekali Alvaro sangat bahagia ketika mendengar Aleta sudah sadar.

Tapi ia harus menyampaikan berita buruk ini pada Alvaro. "Dan berita buruknya adalah Aleta mengalami kelumpuhan di kaki kanannya," jelas Milka pelan.

Senyum Alvaro luntur seketika, Alvaro sangat terkejut mendengar ucapan Milka. Ini seperti mimpi baginya, dia bertanya-tanya pada dirinya sendiri kenapa Aleta selalu mendapatkan penderitaan? Padahal ia ingin sekali melihat Aleta selalu bahagia.

Bahu Alvaro seketika lemas, tanpa sadar air matanya menetes. Dia tidak tega melihat Aleta harus mengalami semua ini. "Dokter pas-ti bo-ong kan, Aleta gak mungkin lumpuh Dok!" tanpa sadar Alvaro menaikan intonasi bicaranya.

Alvaro tidak bisa menyembunyikan rasa sedihannya, ini terasa menyakitkan baginya ketika melihat orang yang ia sayang selalu mengalami penderitaan.

Alvaro mengusap wajahnya kasar. "Alvaro, saya tau kamu pasti sedih mendengar berita ini tapi kamu harus bisa menerimanya. Jangan menangis, Aleta membutuh dukungan dari orang-orang yang sayang sama dia," jelas Milka.

Alvaro menundukan kepalanya. Milka memeluk Alvaro, ia ingin menenangkan Alvaro. Alvaro hanya diam tidak membalas pelukan Milka.

"Ken-apa Aleta sela-lu men-derita Dok? Saya pengen ngeliat Aleta selalu bahagia tapi kenapa yang Aleta dapat selalu penderitaan, kenapa Dok?!" tanya Alvaro yang masih tidak terima dengan semua ini.

"Alvaro, ini sudah takdir Aleta. Kita tidak bisa mengubahnya, kita hanya bisa menerimanya. Kamu harus semangatin Aleta, dia pasti sangat terpukul sekarang," jelas Milka.

Alvaro melepaskan pelukan Milka lalu ia tersenyum tipis. "Dokter benar, saya harus memberi semangat pada Aleta agar dia bisa menerima semua ini," Alvaro melangkah memasuki ruangan Aleta dirawat.

Alvaro melihat Aleta sedang memejamkan matanya. Alvaro tersentak saat melihat air mata Aleta menetas, dia harus memberikan semangat pada Aleta. "Ta," panggil Alvaro.

Aleta tersentak saat mendengar suara Alvaro, dia langsung buru-buru menghapus air matanya.

Aleta menatap Alvaro lalu tersenyum lebar. "Al," sapa Aleta.

Alvaro mendekat ke arah Aleta. Alvaro menatap mata Aleta yang tidak bisa menyembunyikan kesedihannya, saat ini Aleta pasti sangat terpukul saat tau kalau kaki kanannya lumpuh.

Alvaro duduk di samping ranjang Aleta lalu ia menggenggam tangan Aleta. "Kenapa lo harus selalu pura-pura kuat di depan gue sih Ta? Jangan pura-pura kuat di depan gue, gue tahu lo pasti terpukul. Lo boleh nangis di depan gue Ta, gue gak suka lo pura-pura kuat kaya gini," ungkap Alvaro.

Alvaro mendekap tubuh Aleta, dia mengelus-elus pelan punggung Aleta. Aleta tidak bisa menahan air matanya yang ingin keluar, dia terisak di dekapan Alvaro.

Aleta selalu berusaha kuat di depan semua orang tapi terkadang ia juga merasa lelah berpura-pura kuat di depan semua orang saat hatinya benar-benar terluka. Ia merasa lelah menghadapi semuanya sendirian.

Alvaro merasakan tubuh Aleta yang bergetar. "Gue senang sekarang lo gak pura-pura kuat kaya tadi. Tangisin aja Ta, gue tahu lo lelah menghadapi semua ini. Gue bakal selalu ada di samping lo buat nyemangatin lo Ta," ujar Alvaro.

Aleta melepaskan dekapan Alvaro, Alvaro menghapus sisa-sisa air mata yang terdapat di wajah Aleta. "Abis nangis aja lo tetep cantik ya Ta," goda Alvaro, dia ingin mencoba menghibur Aleta.

Aleta tersenyum tipis. "Makasih Al, makasih karena kamu selalu ada buat aku. Kamu tetep nerima aku walaupun kamu tau kalau sekarang aku lumpuh, harusnya kamu tinggalin aku aja Al! Orang seperti aku gak pantes temenan sama kamu, aku cuma bakal jadi benalu di hidup kamu Al!"

"Aku miskin, orang-orang gak mau deket sama aku apalagi sampe temenan sama aku. Dan sekarang aku lumpuh Al! Kamu harus ninggalin aku Al! Aku gak pantes buat jadi temen kamu! Kamu harus ninggalin aku Al, aku gak mau buat kamu malu gara-gara punya temen lumpuh kaya aku Al!" jelas Aleta sambil terisak.

Alvaro mendekap kembali tubuh Aleta. "Jangan ngomong kaya gitu Ta, gue gak suka. Gue mau berteman sama lo itu karena emang gue bener-bener tulus mau temanan sama lo Ta."

"Gue gak perduli kalau lo lumpuh, gue bener-bener gak peduli Ta. Walaupun lo buta, tuli, bisu, atau apapun. Satu hal yang harus lo tau Ta, gue bakal selalu ada di samping lo karena gue sayang sama lo. Gue gak mungkin jauhin orang yang gue sayang," ungkap Alvaro.

"Gue sayang banget sama lo Ta, gue gak bakal ninggalin lo apapun yang terjadi," lanjut Alvaro.

Aleta meneteskan air matanya, Aleta merasa sangat terharu mendengar ucapan Alvaro. "Aku juga sayang kamu Al, aku gak mau kamu pergi dari hidup aku. Makasih Al, karena kamu aku bisa mengenal kebahagiaan. Aku beruntung banget bisa kenal sama kamu Al," ungkap Aleta.

"Gue yang harusnya ngerasa beruntung banget karena gue bisa kenal sama cewek secantik dan sekuat lo Ta. Gue janji Ta, gue gak bakal ninggalin lo. Gue bakal selalu ada buat lo sampai maut memisahkan kita," ujar Alvaro.

🍁

Jangan lupa votenya ♥

1
LlisKrlna _10
iblis banget tu cewe
LlisKrlna _10
kek nya author emang sengaja ya bikin nangiss baca nya😭
LlisKrlna _10
banjirr ni air mata guee😭😭
teti kurniawati
cwritanya kok menderita terus
teti kurniawati
saya mampir dan sudah ditambahkan ke favorit ya, mampir juga yuk di karya aku
Suami absurd
Suami rupa madu mulut racun
Perjodohan Arini
beautiful songs kiranarukmi
Bisa jadi contoh gak baik meski hanya cerita. Terlalu mengada - ada
theonlyyoya
dikirain happy ending taunya KDI sad ending 😭🥺
theonlyyoya
tersenyum adalah cara terbaik bgi seseorang utk menutupi luka🥺😭
Putri meilani
avv
Putri meilani
keren!!
Vronc
sedihhhhh
Vronc
sedihhhhh
Vronc
sedihhhh bgtttt
Ⴝɑᷟɑᷤ͠ɑ
d
Novianty Koto
masa anak sekolahan sekejam itu,,,
Rahma Nurulfadhila
huh
Isya Asiyah
emang ada ya skolah SMA yg penuh dgn orang2 psikopat, ini msh SMA lho,,,
Isya Asiyah
bukannya nangis malah bosan Thor, gk masuk logika bgt, terlalu halu bikin ceritanya
Jihan: kalau gitu gak usah dilanjut bacanya :)
total 1 replies
Isya Asiyah
makin lama ceritanya mlah makin ngayal aja,jd susah d Terima logika
Isya Asiyah
kok rasa2nya jadi kayal bgt ceritanya,mana ada sekolah se naif itu, gk murid gk guru kok sama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!