Menceritakan tentang kisah kasih anak remaja yang kental dengan komplik persahabatan dan percintaan.
Ketika upik abu sudah menjadi cinderlela namun sang pangeran malah pergi meninggalkannya?
Itulah yang terjadi kepada Raisa Rachmadinata.
Akankan Icha akan kembali menemukan pangeran pujaan hatinya?.
Yuk simak terus ya ROMANTIKA REMAJA Season 2 di episode 75 😎😎😎😎
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sembilan belas.
"Ciyeeee...."
"Ciyee..."
Ledek Kenan sambil ketawa.
Yoga dan Nella tersadar, sontak Nella mendorong bidang dada Yoga secara kasar. Nella kembali berlari menyusul Amelia.
"Dasar preman pasar udah gue tolongin malah dorong-dorong , udah gitu kasar lagi.." Gerutu Yoga masih melihat punggung Nella yang sedang berlari.
"Sudahlah..ayo kita nyusul si Riky.." Ajak Kenan sambil merangkul Yoga.
..
Amel masuk keruang kelasnya.
Ia duduk termenung di tempat duduknya dengan raut wajah yang sangat sedih, Nella datang menghampiri Amelia duduk di samping Amel.
Amel bersenderan lagi di bahunya Nella.
"Udah dong Mell? bahu guee pegel nih dari tadi di senderin terus sama lo.." Sahut Nella mencoba menenangkan Amel kembali.
Amel tidak bersuara sama sekali ia sangat menikmati senderan ternyaman di bahu sahabatnya itu.
Icha datang.
"Nella! Amelia kenapa?" Tanya Icha setelah mendekat berdiri di samping Amelia.
"Terbakar api cemburu Ichaa.." Jawab Nella tersenyum tipis.
"Cemburu???" Kata Icha polos.
"Iya Icha..Amelia cemburu sama lo? karena lo bisa sedekat itu sama Riky." Kata Nella memperjelas.
Icha jadi sedih merasa bersalah sekali.
"Mel kamu marah sama aku?" Tanya lirih Icha.
"Aku sama Riky itu cuman kebetulan kok Mel. Tadi aku hampir terkena lemparan bola basket lagi." Kata Icha mencoba menjelaskan.
"Apa?" Kata Amel duduk tegap berhadapan dengan Icha.
"Iya mel!! tadi hampir saja aku tuh terkena benturan bola basket lagi.. Riky berteriak memberi tahu namun aku malah tetap diam aku merasa gugup dan takut sehingga susah sekali untuk menghindar. Aku menutup wajahku dengan kedua tangannku! Entah apa yang terjadi saat aku membuka mata malah Kak Reyhan yang menolongku." Kata Icha dengan polosnya panjang lebar menceritakan semua kejadian tadi.
"Terus Riky datang dia ledek-ledek aku! aku sedih! lalu Riky mencoba menenangkan aku.."
"Melll...." Kata Icha lirih memegang kedua tangan Amel.
"Jangan marah!!!"
"Aku sama Riky cuman kebetulan aja.. Asal kamu tau Mel, Riky itu selalu ngejek aku.." Kata Icha lirih.
Amelia tersenyum tipis, lalu Amel berdiri dan memeluk hangat tubuh Icha.
"Aku gak marah sama kamu Ichaa!! Aku cuman cemburu karena kamu bisa sedekat itu dengan Riky.."
Icha balas hangat pelukan Amel..
Nella sangat lega ternyata Amel tidak marah pada Icha..
***Skip..
skip***..
Pulang sekolah..
Seperti biasa Nella dan Amel pulang dengan jasa mobil driver yang sudah di pesan.
"Kita duluan ya Ichaa.." Kata Amel dan Nella kompakan saat masuk ke dalam mobil driver.
Icha menganggukan kepalanya lalu melambaikan tangan kanannya.
mobil driver itu melaju meninggalkan SMA Rajawali Jakarta.
Icha perlahan meninggalkan sekolah , karena yakin kalo Vita tidak akan mengajak untuk pulang bareng. Icha ber-inisiatip untuk pulang naik angkutan umum. Icha melusuri jalan sampai tiba di sebrang jalan raya.
Icha menunggu angkutan umum lewat , sesekali Icha melirik waktu di jam tangannya. Pak Toni lewat mau menjemput Vita , Pak Toni menghentikan mobilnya dan menyapa Icha.
"Ayo non naik saja! Tuan masih ada di rumah belum berangkat! Nyonya besar wanti-wanti kepada saya non supaya non Icha dan non Vita bisa barengan pulangnya.." Kata Pak Toni ramah.
Icha sangat lega sekali , dengan bersemangat Icha masuk ke dalam mobilnya.
Riky memperhatikan Icha dari kejauhan.
"Kok Icha bisa naik mobil mewah itu ya?" Gunam Riky yang memperhatikan Icha dari dalam mobil keren miliknya.
"Diiih Riky.. kenapa sih sama lo? kenapa lo merasa sangat perduli sama Icha? dan merasa pengen tau banyak tentang Icha.." Gerutu Riky kesal sambil memukul pelan stir mobilnya.
.
.
Nah Hayoooo
RIKY mulai BUCIN 🤭🤭😁😁
...