NovelToon NovelToon
Istriku Mantanku

Istriku Mantanku

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Perjodohan / Lisa / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: R.F

Tidak di revisi, typo bertebaran
Cinta Suci
Luka Cinta ( Arra )
Istriku ternyata cinta pertamaku
Air mata Lisa


Ardi Setiawan
" Aku mau kita putus."

Lisa Ayunda Mengandung adegan 21+
" Apa salahku kak? bijak dalam membaca
Dosa tanggung sendiri

Setelah 5 tahun berlalu Ardi dan Lisa di pertemuan kembali dalam ikatan pernikahan, namen di dalam pernikahan itu keduanya sulit untuk jujur membuat pernikahan itu seperti air laut yang selalu pasang surut, apa mereka akan bertahan dalam pernikahan atau memilih berpisah?, Dan di sini juga ada cerita tambahan. bercerita tentang seorang gadis yang bernama Intan, gadis itu berusia 21 tahun yang mulai mengejar cintanya pada pria yang pernah Intan tolok. Mereka memang saling mencintai namen tidak bisa mengungkapkan. apa salah satu dari mereka akan jujur dengan perasaannya?


Selamat membaca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.F, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18 Tiga kecupan tiga balasan

Setelah mandi Lisa langsung berbaring di atas sofa. Ardi yang akan masuk kamar dirinya berhenti di pintu melihat istrinya yang melamun

" Apa yang Lisa pikirkan,apa Lisa memikirkan pertengkaran tadi pagi, apa kau segitu sayang pada Livino hingga menjadi pikiran. Lisa maafkan aku, aku sangat sayang padamu, aku memang sangat egois, bahkan pernikahan kita kau hanya menganggap sebagai status, tapi aku tetap bertahan."Batin Ardi

Ardi lalu berjalan mendekati istrinya, setelah pandangan matanya beradu, tapi Lisa masih tidak menyadari kalau suaminya ada di depannya. Ardi berjongkok lalu langsung mencium pipi Lisa. Lisa sadar dari lamunannya setelah Ardi mencium dirinya

" Dasar bajingan, kenapa kau mesum sekali dari tadi pagi!" Bentak Lisa sambil memukul suaminya pakai bantal

" Baik, tolong hentikan, apa yang kau pikirkan sampai suamimu ada di depan kau tidak menyadarinya?"

" Sudah aku bilang jangan pernah ikut campur masalah pribadiku dan satu lagi kau jangan pernah bermimpi menjadi suamiku karena kita itu seperti langit dan bumi."

" Baik, tolong hentikan. Aku akan mandi."

Lisa berhenti memukul suaminya lalu dirinya menatap wajah suaminya sambil tersenyum manis, karena memiliki ide jail. Deg, detak jantung Ardi sangat kencang setelah melihat senyum manis di bibir istrinya yang sudah lama Ardi rindukan. Ardi menatap wajah istrinya dengan tatapan kebahagian, Ardi pikir ini adalah awal yang baik

" Jangan senang dulu bajingan kita lihat permainan yang akan aku berikan padamu." Batin Lisa

" Hey, katanya mau mandi, mandi sana, aku udah laper, tidak mungkin aku turun sendiri." Suruh Lisa sambil tersenyum

" Baiklah."

Ardi langsung berjalan ke dalam kamar mandi lalu dirinya langsung menyalakan shower. setelah 3 menit Lisa langsung berjalan mendekati pintu kamar mandi, mendengarkan suara kricikan air. Lisa langsung berjalan mendekati pintu kamar

" Bi, sini."

" Iya nona muda." Jawab Bi Ira sambil menunduk

" Tolong matikan saluran air yang ke kamar karena di kamar krannya rusak, airnya mengalir terus."

" Baik, nona muda."

Bi Ira langsung berjalan mendekati saluran air. Lisa langsung masuk ke dalam kamar lagi lalu dirinya langsung mendekati pintu kamar mandi untuk mendengarkan. Ardi yang sedang keramas tiba-tiba airnya langsung mati. Lisa tersenyum setelah mendengar kricikan air berhenti

" Satu, dua, pasti ter." Lisa belum selesai berbicara Ardi sudah teriak

" Lisa, tolong tanya bibi, kenapa kran air mati, aku sedang nanggung." Teriak Ardi

Setelah mendengar teriakan ardi, Lisa langsung berjalan mendekati sofa dirinya langsung berbaring lalu menarik selimut untuk menyelimuti tubuhnya

" Ini baru awal, 3 ciuman maka tiga siksaan yang harus kau terima." Batin Lisa

" Lisa, tolong bilangin Bibi." Teriak Ardi

" Lisa."Panggil Ardi

" Lisa, jangan becanda aku sedang keramas rambut aku masih berbusa." teriak lagi, tapi istrinya tidak ada jawaban, terpaksa Ardi mengambil handuk, setelah memakai handuk Ardi langsung berjalan keluar dari kamar mandi

" Pantas saja tidak ada jawaban ternyata tidur."

Ardi langsung berjalan keluar kamar

" Bi."

" Iya tuan muda." Jawab Bi Ira sedikit bingung melihat tuan mudanya yang masih banyak busa di rambutnya

" Bi, suruh pak Budi beresin saluran air yang ke kamar karena saluran airnya mati, saya sedang mandi jadi nanggung."

" Tuan muda, bukankah keran di kamar tuan bocor, itu kenapa saya matikan salurannya."

" Apa!, siapa yang bilang kran bocor, saya sedang mandi."

" Tadi saya di suruh matiin saluran air oleh nona muda, katanya kran di kamar bocor, jadi saya mematikannya." Jawab Bi Ira sambil menunduk takut

" Ya Sudah, cepat nyalakan."

" Baik tuan muda."

Bi Ira langsung berjalan mendekati saluran air

" Kenapa nona muda sangat jail, masa suaminya sedang mandi suruh matiin saluran air." Batin Bi Ira

Ardi langsung mendekati istrinya menatap wajah istirnya yang tertidur pulas, lalu dirinya langsung berjalan ke dalam kamar mandi untuk melanjutkan mandi. Lisa setelah suaminya masuk ke dalam kamar mandi dirinya langsung duduk

" Kau sudah siapa menciumku, itu balasan yang harus kau terima." Batin Lisa

Setelah 3 menit Lisa duduk, dirinya langsung berjalan ke luar kamar menuruni tangga menuju meja makan yang sudah di tunggu oleh ibu mertua dan ayah mertuanya

" Malam sayang." Sapa Mirna sambil tersenyum

Lisa hanya mengangguk sebagai jawaban, dirinya langsung mengambil makanan lalu langsung makan. Ardi setelah keluar dari kamar mandi menengok istrinya tidak ada di sofa, dirinya langsung keluar kamar lalu menuruni tangga menuju meja makan

" Malam mah, malam yah." Sapa Ardi sambil melirik istrinya yang sedang makan sambil menunduk

" Malam juga sayang." Jawab Mirna sambil tersenyum

Adrian hanya menggunakan kepala sebagai Jawaban. Lisa langsung mengambil piring lalu mengambil makanan, setelah nasi dan lauk sudah tertata di piring. Lisa langsung mengambil satu sendok sambal di taro di nasi lalu Lisa langsung menaro di depan Ardi sambil berbicara

" Suamiku sayang, kau hari ini harus belajar makan sambal, istrimu suka dengan sambal, jadi harus di biasakan." Suruh Lisa sambil tersenyum sinis pada suaminya

Ardi matanya melotot sempurna setelah melihat sambal di piring, dirinya tidak pernah makan sambil. Mirna dan Ardian saling menatap, keduanya pikir Lisa sekarang sudah menerima Ardi

" Iya tidak apa-apa Ardi, kau harus belajar mengikuti selera istrimu." Ucap Mirna sambil tersenyum

Ardi hanya mengangguk sebagai jawaban

" Hahaha, mau tidak mau kau harus memakan sambal itu." Batin Lisa

Mereka makan seperti biasanya, hanya Ardi yang makan minum lagi minum lagi. Lisa setelah selesai makan dirinya langsung berdiri mendekati suaminya yang sedang makan

" Sayang, habiskan makannya sebagai suami yang baik."

Setelah mengucapkan kalimat itu Lisa langsung pergi ke kamarnya. Setelah Lisa sudah tidak ada, Ardian langsung membuka pembicaraan

" Nak, apa kalian sudah baikan?"

" Sudah yah."

" syukurlah, sekarang Lisa sudah sedikit demi sedikit berubah."

" Iya yah."

" Iya berubah, sekarang menjadi wanita jail setelah beberapa hari menjadi wanita dingin." Batin Ardi

" Mah, yah, Ardi masuk ke kamar dulu."

" Iya sayang." Jawab Mirna

" Iya nak." Jawab Ardian

Ardi langsung menaiki tangga lalu langsung masuk kamar. Ardi melihat istrinya yang sudah memejamkan matanya. Ardi langsung mengambil obat untuk meminumnya, karena perut Ardi sudah mulai sakit, setelah minum obat dirinya langsung membaringkan tubuhnya di atas ranjang, hingga Ardi tertidur

...****************...

Pagi ini Lisa bangun pagi-pagi setelah mandi langsung menuruni tangga dirinya pergi ke dapur

" Pagi nona muda."

" Pagi juga Bi. Bi biar saya saja yang bikin susu dan mengoleskan selai punya tuan muda."

" Baik nona muda." Jawab Bi Asih

Lisa langsung mengambil roti tawar mengoleskan selai kacang, di tambah garam setelah itu dirinya bikin susu. Lisa langsung menaro di meja makan

" Menantu Mamah pagi-pagi sudah rajin."

" Iya dong mah."

Lisa langsung berjalan masuk ke kamar untuk mengganti pakaian, setelah itu turun lagi mendekati meja makan, yang di ikuti suaminya

" Pagi mah, ayah sudah pergi mah?"

" Iya sayang."

3 orang itu mulai sarapan

Ardi menggigit roti yang berasa asin

" Siapa yang bikin rotiku?"

" aku sayang, itu khusus untuk suamiku tercinta ." Jawab Lisa sambil tersenyum

1
intan
bagus
Bayu
bagus karya
santi
bagus
syifa
bagus karya
Anggi Dita M
bahasanya baku banget pake kata "kau" kenapa gk kata "kamu" jadi rada gimana gitu bacanya
Astini
suka
Sunmei
bagus
Do'a Ibu
Biasa
Neng Shy
Semangat
Lanjut💞
Aumy Re
mampir lagi thor
kukirim setangkai mawar buatmu 😊
Aumy Re
demi cinta rela masak 😃
Tyara Lantobelo Simal
Semangat berkarya
di cerita selanjutnya
semoga sukses cerita mu keren
Love❤️❤️❤️❤️
Dewi
boom like thorr💕
Dewi
Hai thorr,,aku mampir membawa boom like 💕💕dan masud daftar favorit,,nanti nyicil yah bacanya..😀
Indah Nihayati
bagus thor
Eva Santi Lubis
Semangat..
Eva Santi Lubis
Semangat
Eva Santi Lubis
Mantap
Eva Santi Lubis
boomlike
Eva Santi Lubis
Hadir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!