NovelToon NovelToon
Putri Pengganti

Putri Pengganti

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Cinta Seiring Waktu / Perjodohan / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 5
Nama Author: Lunoxs

Aluna adalah seorang gadis yang diangkat oleh keluarga kaya sebagai pengganti anak perempuan mereka yang hilang, Jesselyn. Meski hidupnya tampak bahagia, sebenarnya ia hanya diperlakukan sebagai bayangan dari Jesselyn.

Setelah dewasa Aluna dijodohkan dengan Davion Harold, yang lagi-lagi karena pria itu adalah pria yang dulu Jesselyn sukai. Apapun yang terjadi Aluna harus bertahan dalam pernikahan tersebut, itulah pesan kedua orang tua angkatnya.

Namun pernikahan itu membuat Aluna semakin tersiksa dan merasa tak diinginkan oleh siapapun. Pada akhirnya Aluna mengambil keputusan paling mengerikan di dalam hidupnya, coba keluar dari bayang-bayang Jesselyn dan hidup sebagai dirinya sendiri. Melanggar keinginan orang tua angkatnya untuk pertama kali.

"Dav, aku ingin kita cerai," ucap Aluna.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PP Bab 19 - Bagaimana Jika Aku Tidak Bisa Hamil?

Aluna akhirnya kembali ke mansion keluarga Harold. Sepanjang perjalanan yang ia lalui, Aluna hanya diam dengan sorot mata kosong.

Supir yang mengemudikan mobil pun menyadari perubahan sang nyonya, namun ia tak berani menyingung meski hanya sedikit.

Tiba-tiba air mata Aluna jatuh lagi, sesak di dadanya tak bisa ia usir dengan mudah. Semua ucapan Sarah dan Pieter kembali berdengung dengan jelas diingatan Aluna.

Dia bahkan telah mengorbankan hidupnya dengan pernikahan ini, tapi tetap saja segala usahanya tak pernah dianggap. Justru Aluna terus dituntut sampai akhir.

"Nyonya, kita sudah sampai," ucap sang supir, sebab mobil telah berhenti sejak beberapa detik lalu. Tapi Aluna tetap duduk di kursinya tak ada pergerakan yang terlihat untuk turun.

Ucapan itu berhasil membuyarkan semua lamunan Aluna, membuatnya tersadar bahwa masih ada dunia yang harus ia hadapi sekarang. Tanpa berkata apapun lagi, Aluna pun segera turun. Sungguh, kini dia benar-benar tak tahu mana yang tulus dan mana yang dusta.

Karena dulu ketika mama Sarah mengadopsinya di panti asuhan, mama Sarah pun memperlakukannya dengan sangat baik.

Tapi kini Aluna seperti mati rasa, menjalani hidup hanya karena ia masih hidup.

"Selamat datang Nyonya, anda ingin langsung istirahat atau saya buatkan minum," tawar seorang pelayan, di tangannya pun ada sebuah nampan kecil. Mengisyaratkan bahwa baru saja dia pun mengantarkan minum untuk penghuni rumah ini.

"Ada siapa di rumah?" tanya Aluna. Setahunya hari ini pun mom Ivana ada acara di luar.

"Nyonya Ivana sudah kembali, Nyonya. Kini beliau berada di ruang keluarga."

"Baiklah, tidak usah membuatkanku minuman," balas Aluna, setelahnya dia menuju ruang keluarga untuk menemui mom Ivana. Apa yang dia lakukan sekarang hanyalah bentuk tata Krama yang selama ini dipelajarinya, sebelum masuk ke dalam kamar Aluna akan menyapa sang mertua lebih dulu. Hanya itu saja, tidak ada yang lain.

"Selamat siang, Mom," ucap Aluna dengan tersenyum dan menundukkan kepalanya kecil.

Ivana selalu menyambutnya dengan senyum lebar dan ketulusan, "Sayang, kamu sudah pulang rupanya. Hari ini panas sekali, duduklah di sini dan mommy akan meminta pelayan untuk membuatkanmu minuman dingin," ucap mom Ivana, sebelum Aluna datang dia tengah membaca sebuah tabloid kecantikan. Saat Aluna tiba ia langsung meletakkan tabloid tersebut, menumpahkan seluruh perhatiannya pada sang menantu.

"Terima kasih, Mom," jawab Aluna, dia tak enak hati untuk menolak karena itulah kini Aluna duduk di samping ibu mertuanya.

"Katakan, kamu tadi darimana? Pagi tadi mommy belum sempat bertanya."

Pertanyaan itu sederhana sekali, namun Aluna terheran-heran saat mendengarnya. Pentingkah kesehariannya diketahui oleh mom Ivana.

"Mama Sarah memintaku untuk berkunjung, aku datang ke sana beberapa saat."

"Kamu pergi sendiri?"

"Iya, Mom."

"Ya ampun, kenapa tidak meminta Davion untuk mengantar mu. Sejak menikah Davion juga belum pernah berkunjung ke sana kan?"

Aluna hanya mengangguk, tak tahu harus menjawab apa. Lagipula Davion tak akan mau jika ia yang mengajak.

"Sayang, mommy lupa belum menyampaikan sesuatu padamu," kata mom Ivana kemudian dan Aluna hanya mendengarkan.

"Kemarin mommy dan mama Sarah memang berharap kamu segera hamil, tapi kamu harus tahu Mommy tak ingin hal itu menjadi beban untukmu," ucap mom Ivana dengan sungguh-sungguh, kemarin ia tak sempat mengatakan ini karena belum memiliki kesempatan.

Aluna kembali tertegun mendengarnya, mom Ivana selalu membuatnya bingung. Apakah benar ada ketulusan di dunia ini untuknya?

"Bagaimana jika aku tidak bisa hamil, Mom?" tanya Aluna, dia siap mendengar jawaban yang paling menyakitkan, bahwa dia akan jadi menantu yang tak diinginkan.

"Tidak apa-apa, hamil atau tidak itu bukan kita yang menentukan sayang, tapi Tuhan. Yang harus kamu lakukan hanyalah hidup dengan bahagia."

1
Annie Tandaua
baca 4 bab ini betul2 menguras emosiku, sampe mewek aku/Cry/
Kustri
jesslyn kmn, knp... gk ada sedikit kisah'a kah
Kustri
masa iya jeslyn 9th sdh ngomong keinginan pernikahan yg sempurna🤔
Anonim
Dasar Davion ....maksa ....😬
Anonim
Dav apa sih maumu....
Dusaat aluna dusampingku kau cuekin
kau tinggal sendiri di apartemenmu
sekarang alunasudah menjauh dan pergi
kau tidakterima
Anonim
Makanya Dav ....sok tau .....menghakimi aluna begitu rendahnya
Anonim
Daviion gundah gulana tapi belum tau apa sebabnya atau memang pura"tak tau
Anonim
Clara ssiukat bulu
tapi karena ada clara maka Luna bisa me nentukan lsngkah hidupnya
Mazree Gati
jangkrik,pakai acara ganti judul,,,uda ga minat
Linda Areros
meleleh hati adek bang dav😍😍
Anonim
Hebatnya Luna ....
Anonim
Aluna .......semangat 💪💪💪
Anonim
Belajar menghargai diri sendiri Lun
Biar saja Dav minggat tidur dihotel
jangan terpengaruh
Santai Lun bahagiakan diri sendiri
Anonim
Aluna minggir saja .....pergi
tinggalkan semuanya
Anonim
Aluna yang malang
Anonim
Luarbiasa Davion
Iblis saja kalah jauh dengan kebrengsekannya
Aluna malangnya nasibmu
Anonim
Oalah embuh Aluna gimana nasibmu selanjutnya
suamimu juga jahat
Anonim
Aluna akhiri semua nya
Pergilah yang jauh Alina
jangan mau dijajah oleh suapapun
Hargai dirimu sendiri
Anonim
Davion jaauuuh dari dadi baik sifat maupun perhatisnnya pd orsng lain
Anonim
Mengapa nasibmu begitu buruk Luna
Ayah ibu Davion semua merendahkanmu
Hanya mami dan dadi yang tulus oadamu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!