NovelToon NovelToon
Pernikahan Tanpa Cinta

Pernikahan Tanpa Cinta

Status: tamat
Genre:Obsesi / Hamil di luar nikah / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:215.7k
Nilai: 5
Nama Author: Syafitri wulandari

Kesalahan satu malam Arsenio Bagas Dharmendra (28 th) menyeret seorang gadis bernama Aileen Bela Cempaka (23 th) di dalam sebuah pernikahan tanpa cinta.

Arsenio tak sengaja menyeret Aileen untuk tidur bersama dengan dirinya saat gadis itu sedang bekerja di sebuah hotel di mana Arsenio mengadakan pesta. Dalam kondisi mabuk Arsenio membawa Aileen ke kamar hotelnya hingga keduanya melakukan hal terlarang yang hanya boleh dilakukan oleh sepasang suami istri.

"Aku hamil!" gumam Aileen memberanikan diri untuk bertemu dengan seorang pria yang telah menidurinya dua bulan lalu.

"Baik! Kita akan menikah!" ujar Arsenio dengan datar.

Aileen pikir cobaannya telah berakhir setelah Arsenio bertanggungjawab tetapi ternyata ia mengantarkan nerakanya sendiri saat bersama dengan Arsenio yang tak pernah menganggapnya ada.

Mampukah Aileen bertahan dalam pernikahan tanpa cinta yang dilakukannya oleh Arsenio?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syafitri wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18 (Pria Dingin)

...📌Jangan lupa ramaikan part ini ya!...

...Happy reading...

...****...

Hari mulai berlalu Arsenio mulai sibuk dengan pekerjaannya di kantor dan Aileen bagaikan wanita tawanan di rumah Arsenio karena sikap Arsenio yang tak memperbolehkan dirinya keluar barang sedikitpun. Arsenio tidak ingin para wartawan mencari informasi tentang dirinya yang sudah menikah, Arsenio sedikit malu jika kalayak ramai mengetahui jika dirinya yang kaya dan di segani banyak orang menikah dengan gadis miskin seperti Aileen, tipenya bukan wanita seperti Aileen tentunya. Yang akan menjadi nyonya Dharmendra adalah Chelsea, dan Aileen adalah istri pemuas di atas ranjangnya. Aileen adalah istri di atas kertas untuk dirinya.

"Tuan 15 menit lagi meeting akan segera di mulai," ujar Kirana dengan tegas.

Arsenio hanya mengangguk saja dengan mata yang masih fokus ke layar laptopnya.

"Siapkan semua bahan untuk meeting. Peluncuran produk terbaru perusahaan harus berjalan dengan normal," ujar Arsenio yang tak menginginkan kegagalan sedikit pun di dalam hidupnya biarlah percintaannya yang gagal asal bisnisnya tidak.

"Baik!" ujar Kirana dengan tegas.

Kirana membereskan semua bahan meeting yang diperlukan mereka nanti. Meeting kali ini harus mereka menjadi pemenangnya karena musuh bebuyutan Arsenio akan ikut meeting kali ini.

Arsenio berdiri dari duduknya, ia merapikan kemejanya kembali lalu berjalan dengan tegas membiarkan Kirana membawa setumpuk berkas untuk meeting yang membuat Kirana mendengkus kesal.

"Ish... Untung saja kakak sepupu kalau tidak sudah aku lempar dia pakai berkas ini," ujar Kirana dengan tegas.

Kirana menahan kekesalannya menyusul Arsenio. "Tuan, tunggu!" ucap Kirana sedikit berteriak.

Arsenio mendadak menghentikan langkahnya. "Kamu saya bayar untuk bekerja dengan cepat bukan malah menjadi lelet seperti siput seperti ini," ujar Arsenio dengan dingin.

Kirana mengejek Arsenio dengan menirukan ucapan Arsenio. "Kimi siyi biyir intik bikirja dingin cipit bikin milih minjidi lilit sipirti sipit sipirti ini," ujar Kirana dengan kesal.

"Kirana! Berani kamu sama saya ya! Awas kamu! Gaji kamu akan saya potong," ujar Arsenio.

"Eh jangan dong! Saya aduin nih ke om Arion!" ujar Kirana dengan tersenyum aneh.

"Ck...Ayo cepat!" ujar Arsenio dengan dingin.

****

"Halo Tuan Dharmendra sudah lama tidak bertemu," ujar seseorang dengan tampang senyum meremehkan yang membuat Arsenio mengepalkan kedua tangannya tetapi ia mencoba bersikap seperti biasa, dingin dan tak tersentuh.

"Halo Tuan Buana Putra. Saya pikir anda sudah mati," ujar Arsenio dengan sengit yang membuat lelaki yang di panggil tuan Buana Putra oleh Arsenio seketika mengeraskan rahangnya.

Aditya Buana Putra, pria berusia 28 tahun adalah musuh bebuyutan Arsenio sejak SMA. Keduanya selalu menjadi musuh dalam hal apapun termasuk merebutkan hati Chelsea. Namun, sayangnya Chelsea lebih memilih Arsenio yang membuat Aditya kembali murka padahal dulu mereka adalah sahabat dari kecil. Hanya karena Arsenio lebih populer dari pada dirinya Aditya menganggap Arsenio adalah musuhnya.

Arsenio yang gampang emosi juga sangat membenci Aditya sekarang dan menganggap lelaki itu adalah musuhnya sampai kapan pun.

Tatapan sengit Arsenio dan Aditya membuat semua orang yang berada di ruang meeting semakin mencekam tetapi Arsenio mampu mengendalikan dirinya hingga meeting berjalan dengan lancar dan Arsenio sebagai pemenangnya yang membuat Aditya semakin membenci Arsenio.

"Kali ini kamu yang akan memenangkan tender ini Arsenio tapi lain kali saya tidak akan membiarkan itu terjadi," ucap Aditya dengan sinis.

"Ya kalau anda mampu melakukannya silahkan tapi saya tidak akan membiarkan kamu mengalahkan saya!" ujar Arsenio dengan tenang.

Aditya dan Arsenio kembali melemparkan tatapan tajam mereka satu sama lain begitu juga dengan Kirana dan sekretaris Aditya. Keduanya juga seakan musuh dalam hal apapun padahal mereka tidak mempunyai masalah hanya saja entah mengapa mereka juga mengibarkan bendera perang

"Dasar centil!" ujar Kirana di dalam hati.

"Huh dasar wanita galak!" ujar sekretaris Aditya dengan jengkel.

"Liana ayo kita pergi!" ujar Aditya dengan dingin.

Liana mengangguk, ia mengikuti langkah sang bos dengan tegas. Setelah kepergian Aditya dan Liana, Arsenio hanya tersenyum menyeringai.

"Kamu tidak akan bisa menyaingi seorang Arsenio Dharmendra, Aditya!" ujar Arsenio dengan tajam.

"Benar! Seorang Aditya tidak akan bisa menyaingi keluarga Dharmendra! Huh, menyebalkan sekali wajahnya tadi. Semenyebalkan anda lebih menyebalkan Aditya," ujar Kirana terang-terangan yang membuat Arsenio mendengkus kesal.

"Kamu ingin memuji saya atau mengejek saya?" tanya Arsenio dengan ketus.

"Tidak ada niatan untuk memuji Tuan!" ujar Kirana dengan enteng yang membuat Arsenio menghela napasnya dengan pelan malas berdebat dengan Kirana.

"Bagaimana dengan istri dan calon anak, Tuan? Mereka baik-baik saja, kan?" tanya Kirana yang membuat Arsenio langsung membekap mulut Kirana.

"Tutup mulutmu Kirana! Di sini bisa saja ada mata-mata yang akan menjatuhkan karierku! Sampai semua orang tahu aku menikah dengan wanita miskin seperti Aileen. Matilah riwayatmu!" ujar Arsenio dengan tajam yang membuat Kirana menelan ludahnya dengan kasar.

Kirana memukul tangan Arsenio. "Mmmpttthh..."

Arsenio melepaskan tangannya yang membuat Kirana langsung mengambil napas sebanyak-banyaknya.

"Kau hampir saja membuat aku mati!" ujar Kirana dengan napas yang tidak beraturan.

"Aku tidak peduli!" ujar Arsenio dengan dingin.

****

Usia kandungan Aileen sudah berusia 4 bulan dan perutnya sudah terlihat membesar. Tentu saja Aileen senang tetapi sikap Arsenio yang membuat dirinya harus menelan pil kepahitan. Pria itu bertambah dingin dengannya dan Arsenio akan hangat jika mereka sudah menyatu di atas ranjang.

Aileen langsung berdiri dari duduknya saat melihat Arsenio pulang ke rumah. Tumben sekali suaminya itu pulang cepat tidak seperti biasanya?

"M-mas, bisa kita berbicara sebentar?" tanya Aileen dengan pelan.

"Tidak ada hal yang penting kan? Saya harus pergi ke luar negeri untuk seminggu ke depan," ujar Arsenio dengan dingin.

"P-pergi? Hari ini adalah jadwal aku check kandungan, Mas! Bisakah Mas mengantarkan aku sebentar saja setelah itu Mas boleh pergi?" tanya Aileen dengan pelan.

"Ck... Pekerjaan saya lebih penting daripada harus menemanimu ke rumah sakit. Minta temani saja dengan pelayan! Dan ingat jangan sampai ada yang curiga jika kamu adalah istri saya!" ujar Arsenio dengan datar.

"Tidak bisa ya? Ya sudah! Tapi selama Mas pergi apakah aku boleh keluar rumah untuk sekedar menemui Lastri?" gumam Aileen dengan menunduk.

"Hmmm..." Arsenio hanya bergumam saja setelah itu ia meninggalkan Aileen yang masih menunduk.

Tes....

Tes....

Satu persatu air mata Aileen jatuh ke lantai. Kenapa sangat sakit sekali saat mendengar penolakan langsung dari Arsenio? Ini sudah beberapa kali Arsenio menolak dirinya untuk menemani memeriksakan kandungannya ke dokter.

Aileen mengusap perutnya. Arsenio tetaplah seorang pria dingin yang tidak akan tersentuh oleh perlakuan baik dan perhatiannya. Mungkin bagi Arsenio dirinya adalah seorang pembantu dan pemuas untuk pria itu.

"Aileen kemari! Cepat bereskan pakaian saya! Saya tidak tahu harus membawa apa saja!" ujar Arsenio sedikit keras. Terbiasa Aileen yang merapikan dan memberikan pakaiannya membuat Arsenio seakan menjadi pria yang bergantungan dengan Aileen.

"I-iya, Mas!"

1
Indyah Puspitoningrum
good
Yenisia Afila
seenak mu kalo suka kamu pegang bosan km buang
Syafitri Wulandari
udah update cerita Aditya ya. cari aja judul tuan arogan atau klik profil aku
Yuhel Yuhelmi
good
sri angga
kabar adytia gmn y thor ?
Syafitri Wulandari: ada novel tersendiri kak.. di tunggu ya
total 1 replies
siti muhlihah
trmksh kak syafi sudah membuat kita terhibur dgn smua karyanya,sukses sll,nextime ditggu karya terbarunya,,,🥰🥰😘😘
siti muhlihah: sama sama kak🤗
total 2 replies
gita yunita
selalu menunggu update selanjutnya kakak🥰🥰🥰
💐🌹Syana Azharii🌹🪷
😅🤣 karma tuu chelsea.. makin mudah rafael melepasmu itu stlh tau kamu sakit kanker serviks 😁😁 maaf ya aku bahagia diatas penderitaanmu 🤣
gita yunita
akhirnya setelah sekian purnama... selalu menunggu up selanjutnya kak.
semangat ya nulisnya😍😍
Syafitri Wulandari
mohon maaf sebenarnya pengen update tpi kerjaan numpuk banget jadi klo mlam udah capek gk bisa update. di tunggu ya
ArlettaByanca
coba klo anak nya sdh besar nendang sama bpknya....haha auto ngamuk bpk😁
Risma
update tiap hari dong thor ky dl
Risma: semangat trss thor... D aplikasi lain ada juga ga bikin karya
total 2 replies
Cicie Naka Yoshie
akhirnya arsenio dan Aileen menikah LG Thor😘😘😘
Fhatma Rizky
lanjut thor
Cicie Naka Yoshie
smoga kalian sllu bersama🥰
mom"$ T&T
g' salah kok ailen...
Ani Indra
akhirx arsenio baru menyadari kebusukan chelsea
Megawati Dafi
Dasar perempuan gk tau diri
siti muhlihah
masih aja gk nyadar diri,udah salah juga,heran dah
wati
rasain loe chelsea
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!