NovelToon NovelToon
Love Is Deep

Love Is Deep

Status: sedang berlangsung
Popularitas:34.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nur Maelani

Vika gadis ceria dan sedikit tomboy jatuh cinta pada Ihsan yang merupakan teman kecilnya.
Vika terpaksa harus memendam rasa sukanya pada Ihsan karena ada begitu banyak hal yang membuat mereka tak bisa bersama.

Penasaran ....
yuk simak kisah lengkapnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Maelani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 19

SELAMAT MEMBACA

Karena lelah bermain saat perjalanan pulang Vika tertidur dengan sangat lelapnya hingga tanpa sadar ia bersandar pada bahu Ikhsan.

Ikhsan yang tidak begitu pulas langsung tersenyum bahagia saat Vika bersandar di pundaknya, perlahan ia pun menggenggam tangaan Vika, dan tidak lupa untuk mengabadikan momen itu.

Ia pun tersenyum saat melihat hasil fotonya, wajah cantik Vika ia jadikan wallpaper di ponselnya.

Ia pun memejamkan matanya dengan tangan saling menggenggam.

Ia berharap waktu berjalan lama hingga ia bisa puas berduaan dengan Vika yang entah sejak kapan mulai mengisi relung hatinya.

Ikhsan pun mencuri kesempatan,ia mengecup lembut ujung kepala Vika.

Saat ini hatinya begitu bahagia, walaupun ia dikerjain oleh Pian dan Vika tapi ia bahagia bisa duduk bersebelahan dengan Vika, menggegam tangannya, dan mencium aroma rambutnya.

Ia pun ikut memejamkan matanya dengan senyum yang mengembang seperti bunga yang baru saja mekar.

"Kalau tidak saat tidur mana mungkin gw bisa ngelakuin semua ini" batin Ikhsan dan sesaat kemudian ia pun ikut terlelap.

Namun belum begitu lama ia tertidur tiba-tiba saja ada yang memukul tangan begitu kencang hingga terasa begitu panas.

Ia pun membuka matanya dan melihat Vika dengan raut wajah yang kembali galak.

"Apa sih Vik?" tanya Ikhsan seakan tidak merasa bersalah.

"Bangun dah sampe, loe ngapain pake pegang-pegang tangan gw" Vika bertanya dengan raut wajah yang kesal.

"Oh.. . udah sampe ya, tapi banguninnya yang romantis kenapa Vik, masa main pukul aja" ucap Ikhsan sambil tersenyum.

"Males banget gw disuruh romantisan sama loe" gerutu Vika sambil berusaha melepaskan jari-jari tangannya yang masih di genggam oleh Ikhsan.

"Lepasin tangan gw San, ngapain sih pegang-pegang"

Iksan hanya tersenyum mendengar Vika yang marah-marah.

"Baru tangan yang dia liat, coba kalo dia tau tadi gw cium kepalanya sama foto dia bisa kaya gimana ngamuknya" batin Ikhsan sambil turun dari mobil.

"Terimakasih tante, om Ikhsan pulang dulu ya Assalamualaikum" Ikhsan langsung mencium tangan kedua orang tua Vika lalu pulang kerumahnya yang berada tepat didepan rumah Vika.

"Cieeee yang tadi tidurnya nyender sama ikan" ucap Pian menggoda Vika.

"Apaan nyender, mana ada Kaka tidur nyender sama dia" sangkal Vika sambil masuk kedalam.

Sementara itu dari luar Pian terus saja menggoda Vika.

"Bodo"

Hanya kata-kata itu yang Vika ucapkan dari dalam dan hanya terdengar sayup-sayup saja oleh Pian.

"Kamu kok seneng banget sih godain Kaka kamu" tegur Mama Iren yang dari tadi hanya memperhatikan Keduanya.

Pian hanya tersenyum lalu membawa barang-barang belanjaan mereka masuk kedalam dan meletakkannya begitu saja di salah satu sudut di dapur.

Setelah bersih-bersih Vika pun langsung merebahkan diri dikasur nya.

Sementara itu didalam kamarnya Ikhsan terus saja memandangi fotonya dan Vika yang tadi ia ambil.

"Kenapa sekarang kamu gak suka lagi sih sama aku Vik, coba saja rasa cinta kamu masih sempet dulu dengan senang hati aku mau jadi pacar kamu"

Baru saja Ikhsan hendak memejamkan matanya tiba-tiba saja ponselnya berbunyi, saat ia melihat siapa yang meneleponnya ia pun meletakkan kembali ponselnya dan lebih memilih untuk tidur.

Karena terlalu lelah mereka pun tidur dengan sangat lelapnya hingga pagi pun tiba.

Vika yang masih asik tidur terbangun karena suara berisik yang berasal dari depan rumahnya.

Awalnya ia enggan membuka mata namun karena suara itu semakin kencang dan menyebut-nyebut nama Ikhsan dengan malas ia pun melihat dari balik hordeng kira-kira siapa yang pagi-pagi sudah berisik.

Vika pun tersenyum saat melihat sosok Rani yang sedang marah-marah didepan rumah Ikhsan.

"Sayang kamu lagi apa?" tiba-tiba saja Mama Iren masuk dan melihat Vika yang sedang melihat kearah luar sambil senyum-senyum.

"Itu mah, pacarnya Ikhsan lagi marah-marah,mana gak dibukain pintu lagi" jawab Vika.

"Oh itu, kalau gak salah namanya Rani, tante Diana gak suka sebenarnya sama dia soalnya anaknya sombong dan juga suka marah-marah" tutur Mama Iren yang jadi ikut mengintip dari balik hordeng.

"Ya kan emang dia begitu mah, dulu aja dia ngatain Vika terus, dan kalau di depan Ikhsan dia malah memutar balik fakta" ucap Vika yang langsung teringat saat masih SMA.

Mama Iren langsung menghibur Vika saat melihat perubahan diwajah putri kesayangannya itu.

"Sudah sayang jangan sedih, wanita itu cantik dilihat dari hatinya , percuma wajah nya cantik tapi tidak punya tatakrama dan sombong" ucap Mama Iren.

"Iya mah, nanti Vika ijin keluar ya mah, Vika janjian sama Keysa mau main ke mall"

"Iya sayang, tapi hati-hati ya, minta antar saja sama Pian" ucap Mama Iren.

"Gak ah Mah, Vika mau naik ojol aja, kasihan Pian kalo disuruh nganterin Vika terus" tolak Vika.

"Ya sudah terserah kamu aja, yang penting kamu hati-hati ya"

"Ya sudah sekarang kamu mandi terus sarapan" Mama Iren pun keluar dari kamar Vika.

Setelah selesai mandi Vika pun langsung turun dan sarapan bersama.

Setelah sarapan Pian minta ijin untuk keluar bersama teman-temannya.

"Tumben banget dek udah ganteng, mau kemana?" tanya Vika saat melihat Pian sudah rapi.

"Aku keluar dulu ya kak, di ajakin jalan-jalan sama temen, kak Vika mau ikut gak" ajak Pian yang seakan tidak rela jika harus meninggalkan kakanya sendirian.

"Gak lah kamu aja, Kaka nanti janjian sama Keysa mau jalan-jalan di mall" ucap Vika sambil tersenyum.

"Ya udah nanti aku mainnya sebentar aja, nanti Kaka kasih tau ya ada di mall mana biar aku jemput"

"Dih gak usah, Kaka nanti pulangnya diantar sama Keysa kok" jawab Vika berbohong karena tidak ingin membuat Adiknya selalu repot.

"Oh gitu, ya sudah kalo gitu aku jalan dulu ya Kaka" pamit Pian lalu keluar dan tidak lama kemudian terdengar suara motor yang mulai menjauh.

"Sayang kamu gak apa-apa naik ojol, kan biasanya kamu selalu diantar" ucap Mama Iren tidak yakin.

"Ish mama, Vika disana juga kalo pergi sendirian, jangan kaya gitu sih Mah, sekarang Vika sudah gede Mah" ucap Vika sambil memajukan sedikit bibirnya.

"Udah gede dari mana, baru di gituin aja sama mama kamu udah maju tuh bibir" ucap Mama Iren sambil tertawa.

"Dih Mama jangan gitu dong, mending Vika mau siap-siap aja" Vika pun langsung berdiri dan berjalan menuju kamarnya.

Setelah memilih kaos putih tanpa lengan dan memakai celan jeans panjang Vika pun memakai bedak tabur khusus buat bayi.

Yah memang Vika lebih suka memakai beda bayi dibandingkan dengan bedak pada khusus orang dewasa.

Namun walaupun begitu ia tetap terlihat cantik natural

1
¢ᖱ'D⃤ ̐ ˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡zc❖
sindiri terooosss Vik, Kay. Malu hati sendiri tuh si Ikhsan🤣🤣🤣
¢ᖱ'D⃤ ̐ ˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡zc❖
Untung si Vika kagak jadi sama si Ikhsan. cowo plinta plintut ngga punya pendirian. Mau aja di porotin abis2, udah gitu pake di marah2in lagi
¢ᖱ'D⃤ ̐ ˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡zc❖
Kasiah...diomelin mulu sama pacar. Baru jadi pacar aja, udah ngomel mulu. Gimana kalo udah jadi istri. Makan Hati lo San🤣🤣🤣
¢ᖱ'D⃤ ̐ ˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡zc❖
lo itu cuma terobsesi sama cewek Cantik San, kalo cewek nya ngga cantik mana mungkin mau lo deketin
¢ᖱ'D⃤ ̐ ˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡zc❖
Nyesel kan lo sekaran San. Vika ngga cuma cantik Fisik nya sekarang, Tapi Hati nya pun Cantik
¢ᖱ'D⃤ ̐ ˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡zc❖
Ngga Usah di Inget Vik, Ambil aja Hikmah nya, karena Perkataan Ikhsan lah akhirnya sekarang kamu jadi kurus, jadi cantik
¢ᖱ'D⃤ ̐ ˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡zc❖
kuat banget ya ikatan Batin Vika sama Mama nya. Untung Vika cepet² datang. Ikhsan egois amat, sana sini mau😣
¢ᖱ'D⃤ ̐ ˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡zc❖
Bener kata Nenek Dilla. Yang lalu biarlah berlalu Vik. Cuma kok di kenyataan nya susah ya buat jalanin nya🤔🤔🤔
¢ᖱ'D⃤ ̐ ˢ⍣⃟ₛ⏤͟͟͞R🐬༄⃞⃟⚡zc❖
ahhh... Sweet banget Aa Ujang Ini. Jadi kepengen di suapin juga😊
❀ ⃟⃟ˢᵏ⏤͟͟͞R🔰π¹¹™ͽ֟֯͜᷍ꮴ❤💋👻ᴸᴷ
mungkin bisa jadi kepala sama badanmu misah dech, San😁😁😁
༄༅⃟𝐐🦂⃟ᴘᷤɪᷤᴋᷫᴀᴄʜᴜ💙
keysa sahabat yg baik ya vik, dia selalu jadi temen buat kamu, moga kedepannya kalian tetep bersahabat dg baik
༄༅⃟𝐐🦂⃟ᴘᷤɪᷤᴋᷫᴀᴄʜᴜ💙
pembully an verbal memang menyakitkan, sabar ya vik, harusnya gk usah didengerin tuh omongan sampah semua
༄༅⃟𝐐🦂⃟ᴘᷤɪᷤᴋᷫᴀᴄʜᴜ💙
astagfirullah nih bocil minta dikremes mulutnya, becandanya kelewatan kalik.. bagi cewek tuh ya paling anti klo dikatakan gemuk. sabar vika, aq juga gemuk kok 😅
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
yang pahit jangan diiinget2 ya fik, kan kamu sudah buka lembaran baru. sokkkkk berangkat, biar rasain gimana kangennya sama ujang ps ldr😂
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
kenyang makan baper🤣🤧
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
eah ujang udah mulai mpok cecif😂
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
bebek e ilang dimasak🤣🤣🤣
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
semogaaa aja vikaaa bs mencintai ujang
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
hayooo nek kawal sampai jadian😂
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
setuju tuh, ujang bs nerima kamu dalam keadaan apapun
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!