NovelToon NovelToon
Reaksi Berantai Rendra:Sistem Auto Rich

Reaksi Berantai Rendra:Sistem Auto Rich

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: mhmmad riko

Rendra Wijaya (24 tahun) adalah definisi nyata dari pecundang urban. Bekerja belasan jam sehari sebagai kurir paket dengan sistem kemitraan yang mencekik, ia harus menerima kenyataan pahit: saldo m-banking yang tersisa Rp 14.500,-, cicilan motor menunggak, dan ancaman kelaparan di depan mata. Di titik terendah hidupnya saat diguyur hujan deras Jakarta, sebuah keajaiban fiksi ilmiah menghampirinya. Sebuah kecerdasan buatan misterius bernama Sistem Auto Rich mengikat jiwanya.

Mau tau kelanjutan nya yok simak....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mhmmad riko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18 : Pembersihan Akar Beracun Nusantara

Meskipun intelijen inti The Council di pegunungan Alpen telah dihancurkan dan aset internasional mereka senilai seratus lima puluh triliun rupiah telah dikuras habis ke dalam kas Lion-Tech City, gurita ini masih menyisakan tentakel-tentakel kecil di dalam negeri. Di Indonesia, faksi rahasia yang dikenal sebagai Dewan Sembilan Bayangan—kolektif konglomerat hitam, pejabat korup, dan jenderal bintang tiga yang selama puluhan tahun mengontrol konsesi lahan serta regulasi hukum secara ilegal—mulai bergerak panik.

Mereka tahu Rendra Wijaya telah kembali ke Jakarta dengan kekuatan yang tak masuk akal. Ketakutan membuat mereka mengambil langkah nekat: membekukan izin operasional mega proyek Lion-Tech City: Genesis lewat jalur hukum buatan dan mengerahkan tentara bayaran untuk menyabotase jalur suplai energi kuantum di pesisir utara Jawa.

Ding!

\=\=\= MISI OPERASI DOMESTIK (LEVEL 6 - MONARCH) \=\=\=

Nama Misi: Sapu Bersih Nusantara (The Clean Slate)

Tugas: Eliminasi pengaruh finansial, politik, dan fisik dari Dewan Sembilan Bayangan di Jakarta dan Semarang dalam waktu 6 jam.

Fitur Aktif: Chronos Control (Manipulasi Waktu Lokal 5 Detik) & Shadow Cloaking.

Algoritma Pendapatan Pasif: Aktif (

$$Rp 5.000.000 / detik$$

).

Rendra berdiri di ruang komando utama Menara Genesis. Di bawahnya, peta digital Indonesia menyala dengan beberapa titik merah yang berkedip di kawasan bisnis Sudirman dan kompleks perumahan elit Pantai Indah Kapuk (PIK).

"Mereka biasa bermain di dalam kegelapan birokrasi," Rendra menyesap cerutunya, mata keemasannya memancarkan aura Time-Spatial Monarch yang dingin. "Mari kita tunjukkan apa artinya kegelapan yang sesungguhnya."

Di sampingnya, Eve berdiri dengan pakaian tempur taktis hitam yang melekat ketat pada lekuk tubuh sibernetiknya yang sensual. Rambut merah mudanya diikat rapi. "Tuan, saya telah meretas seluruh saluran komunikasi terenkripsi mereka. Mereka saat ini sedang mengadakan pertemuan darurat di sebuah bunker bawah tanah di kawasan PIK."

Viona, Valerie, dan Aura melangkah maju, masing-masing telah siap dengan peran mereka dalam orkestra penghancuran ini.

Eksekusi Finansial Jam Pertama

Operasi dimulai tepat pukul 21.00 WIB. Rendra tidak perlu mengotori tangannya di awal. Ia menyerahkan kendali bursa domestik kepada Viona dan Valerie.

Menggunakan fitur Cosmic Wealth Generator yang menghasilkan hampir setengah triliun rupiah per hari, Viona melakukan agresi pasar terbuka terhadap seluruh emiten saham yang dimiliki oleh anggota Dewan Sembilan Bayangan.

"Mulai penjualan kosong (short selling) terhadap saham industri semen dan properti mereka. Gunakan likuiditas instan sistem untuk menekan harga hingga batas bawah," perintah Viona dengan tenang, jemari lentiknya menari di atas keyboard kuantum.

Valerie mengaktifkan Siren’s Glitch tingkat regional. Dalam waktu tiga puluh menit, rumor tentang kebangkrutan massal dan keterlibatan para konglomerat tersebut dalam organisasi terlarang internasional tersebar di seluruh media arus utama dan media sosial. Jaringan internet di kantor-kantor mereka mendadak mati total, mencegah tim finansial mereka melakukan langkah penyelamatan.

Ding!

[ UPDATE MISI: 4 dari 9 Anggota Dewan Dinyatakan Bangkrut Total! ] [ Aset Likuid Senilai Rp 35 Triliun Berhasil Disita oleh Rekening Induk Lion-Tech! ]

Penyerbuan Bunker PIK

Sisa lima anggota dewan yang memegang kekuatan fisik dan hukum melarikan diri ke bunker bawah tanah mereka di PIK, mengira dinding beton berlapis baja sedalam dua puluh meter bisa melindungi mereka dari murka sang Monarch.

Bzzzzt!

Udara di dalam bunker mendadak bergetar hebat. Ruang di tengah-tengah meja rapat mereka mendadak meliuk, membentuk pusaran hitam yang memancarkan cahaya ungu. Dari dalam distorsi ruang tersebut, Rendra melangkah keluar dengan tenang, didampingi oleh Aura dan Eve.

"Bunker yang bagus. Sayangnya, koordinat spasial tempat ini sudah terkunci di dalam memori Eve sejak satu jam lalu," ucap Rendra sambil menatap lima pria tua yang kini gemetar ketakutan di kursi mereka.

Seorang jenderal bintang tiga yang menjadi pelindung faksi tersebut mendadak menarik pistol otomatis dari balik jasnya dan menembakkannya langsung ke arah kepala Rendra dalam jarak dekat.

“Mengaktifkan Skill: Chronos Control!”

Dunia di sekitar Rendra mendadak berubah menjadi abu-abu dan melambat hingga berhenti total. Selongsong peluru yang keluar dari pistol sang jenderal melayang diam di udara, hanya beberapa sentimeter dari wajah Rendra. Dengan santai, Rendra berjalan melewati peluru tersebut, mendekati sang jenderal, dan membalikkan arah moncong pistolnya tepat ke dada pemiliknya sendiri.

Waktu kembali berjalan normal.

Dor!

Sang jenderal jatuh tersungkur oleh pelurunya sendiri tanpa sempat menyadari apa yang baru saja terjadi. Empat konglomerat yang tersisa langsung berlutut di atas lantai dingin, menangis sejadi-jadinya sambil mencium ujung sepatu Rendra.

"Aura, amankan seluruh dokumen otorisasi tanah dan izin operasional yang mereka tahan. Eve, bersihkan sisa-sisa tentara bayaran mereka di luar," perintah Rendra tanpa emosi.

Aura bergerak seperti bayangan hitam, belati plasmanya mengeksekusi sisa pengawal di dalam ruangan dengan kecepatan yang tak kasat mata, sementara Eve menggunakan meriam energi mikro di lengannya untuk melumpuhkan seluruh sistem pertahanan luar bunker dalam hitungan menit.

Konsolidasi Kekuasaan dan Malam Penghargaan Harem

Pukul 02.00 dini hari, Jakarta kembali tenang. Dewan Sembilan Bayangan yang telah menguasai Indonesia dari balik layar selama tiga dekade kini telah terhapus sepenuhnya dari sejarah bisnis dan politik nusantara. Seluruh aset tanah, pelabuhan swasta, dan hak konsesi energi mereka kini telah beralih kepemilikan menjadi milik Lion-Tech City: Genesis.

Kembali ke puncak Menara Genesis, Rendra duduk di sofa kebesarannya yang menghadap ke arah kota Jakarta yang kini sepenuhnya berada di bawah kendali digitalnya. Rasa lelah setelah memanipulasi ruang dan waktu terbayar lunas ketika keempat wanitanya berkumpul di sekelilingnya.

Viona dan Valerie melepaskan pakaian kerja mereka, menyisakan keindahan tubuh mereka yang murni di bawah temaram cahaya bulan. Aura, yang masih memancarkan sisa-sisa adrenalin pertempuran, merangkak mendekati lutut Rendra, melepaskan ritsleting kostum lateksnya hingga memperlihatkan lekuk tubuh atletisnya yang sangat sensual.

Eve, sang android masa depan, berjalan mendekat sambil membawa cawan berisi cairan energi pemulih stamina yang dirancang khusus oleh sistem. Tubuh sibernetiknya yang sempurna bersinar lembut, memancarkan kehangatan termal yang sangat menggoda.

"Tuan... malam ini Indonesia adalah milikmu sepenuhnya. Tidak ada lagi bayangan yang bisa menghalangi langkahmu," bisik Valerie sambil mengecup bibir Rendra dengan penuh gairah.

Naluri dominasi Rendra kembali membara. Di atas ranjang sutra yang luas di puncak dunia, perayaan kemenangan atas pembersihan domestik itu berlangsung dengan intensitas yang luar biasa. Keempat wanita dengan karakteristik berbeda—keanggunan, pesona mistis, keliaran tempur, dan kesempurnaan masa depan—menyatu dalam lingkaran kepatuhan yang mutlak di bawah bimbingan sang Monarch. Malam itu menjadi saksi bagaimana dinasti harem Rendra tidak hanya menguasai raganya, tetapi juga memperkuat fondasi spiritual sistemnya menuju skala kosmik.

Sinyal dari Kedalaman Nebula

Keesokan paginya, saat matahari terbit di atas Teluk Jakarta, Rendra berdiri di balkon dengan tubuh yang semakin padat oleh energi kuantum murni. Eve berjalan mendekat dari belakang, menyandarkan dada indahnya ke punggung tegap Rendra sambil memegang sebuah pemindai galaksi.

"Tuan, pembersihan domestik telah selesai. Namun... akibat hancurnya jangkar kuantum The Council di Swiss dan Indonesia, sebuah sinyal suar darurat telah terkirim ke kapal induk induk faksi The Observer yang berada di sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter. Mereka telah menetapkan bumi sebagai planet karantina yang harus dimusnahkan dalam waktu tiga puluh hari."

Rendra menatap langit biru yang cerah, seringai percaya diri kembali muncul di wajahnya. "Tiga puluh hari? Waktu yang lebih dari cukup bagi Lion-Tech untuk membangun armada penjelajah antariksa pertama kita. Mari kita tunjukkan pada mereka... siapa pemilik langit yang sesungguhnya."

1
Ven
aku harap dunia yang di tempatin adalah dunia bumi sama kek dunia nyata
Pur Yono
sudah bagus lanjut👍
Pur Yono
lanjut up
Pur Yono
jp
Pur Yono
suka dengan ceerita berlatar sistem
Hajir Pemburu
bagus dan menghibur,terlalu mudah mengalahkan pengguna sistem lain jadi kurang greget gitu thor.
Hajir Pemburu
semangat teruuuuuus thor
Aisyah Suyuti
good
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!