NovelToon NovelToon
Hasrat Sang Nona Janet

Hasrat Sang Nona Janet

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Action
Popularitas:838
Nilai: 5
Nama Author: as2357zzjdj

Janet Gabriella Virginia seorang wanita muda yang berusia 27 tahun yang harus mengalamin kehilangan kedua orang tuanya. ia memiliki kekayaan dan kekuasaanya di Keluarga Virginia. Namun saat hidupnya merasa baik-baik saja Janet harus mengalami hal buruk di mana seorang misterius mencoba untuk menghabisi nyawanya tentu saja dirinya merasa tidak aman. Janet mencoba mencari seorang pria berani untuk bisa melindungi dan jaganya agar tetap aman_____

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon as2357zzjdj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18 TIDAK BISA MENAHAN DIRI

janet masuk kedalam rumah melangkah jalan. terlihat Alicia sedang duduk sendirian di meja makan dia lagi menyatap makanan

"sedang apa kamu?? ". tanya janet melangkah mendekat

" oh, lagi makan, mau?? ". ucap Alicia menawarkan makanan di piring nya.

" tidak, kamu lihat leon tidak?? ". tanya janet

" Leon?? siapa dia?? aku tidak melihat siapa pun di rumah ini". jawab Alicia bingung

"oh, dia yang menjaga ku seorang sopir pribadi, yang gagah itu, dia yang selamat kakak dari orang-orang jahat itu". Ucap janet dengan nada lemah

" oh... terus kenapa mencari nya?? ". tanya Alicia heran.

" dari tadi pagi sampai malam ini belum ada kabar, tidak ada. tidak tahu kemana dia perginya, dia selalu seperti itu menghilang entah kemana! ". ucap Janet kesel

" oh... mana ku tahu. dari tadi aku di rumah ini tidak ada siapa-siapa". Ucap Alicia sambil makan

"iya sudah lah, kakak mau ke kamar". janet berkata berjalan melangkah pergi meninggalkan Alicia yang sedang makan

Di dalam kamar janet duduk di atas ranjang kasurnya hanya terdiam melamun, sudah jam 12 malam, dirinya masih bingung dengan keberadaan Leon yang kini tak kunjung datang.

tok

tok

tok

janet menoleh ke arah pintu itu bangkit melangkah mendekat, sampai di pintu, janet pun buka pintu dengan berlahan

Janet terkejut melihat wajah Leon berdiri tegak di depan pintu nya

"nona janet! ". ucap Leon dengan raut wajah datar

" kamu, dari mana saja, ayo masuk! ". minta Janet menyuruh Leon masuk ke dalam kamar nya

Leon pun melangkah masuk ke dalam kamar

Janet pun menutup pintu kamar nya. dengan rapat.

" sekarang jelaskan padaku! dari mana saja kamu?? hah? ". Tanya Janet dengan raut wajah kesel

" maaf nona, bikin nona khawatir, saya tadi ada urusan ". jawab Leon dengan nada tenang

" urusan apa?? jangan kayak gitulah... gimana jadi tangung jawab nya, kalau kayak gitu. kamu niat kerja tidak, hah?? ". ucap Janet merasa dirinya sangat kesel pada Leon

" saya minta maaf nona". jawab Leon menundukkan kepala nya dengan rasa malu.

sekilas Janet melihat telapak tangan Leon merah memar dirinya heran.

"itu tangan kenapa!? ". tanya Janet tegas

" oh.. ini hanya pukulan". jawabnya

"sini saya obat in". ajak Janet melangkah mendekat ranjang kasur nya.

Leon pun duduk di atas ranjang kasur. Janet membawa sebuah kotak obat luka ia pun duduk di atas ranjang kasur di samping Leon.

kini Janet mengoleskan luka pada telapak tangan pada Leon setelah selesai di obati Janet pun memberikan sebuah perban ke tangan Leon yang luka itu dengan penuh perhatian.

sudah selesai perbankan telapak tangan Leon kini Janet membereskan kota obat dengan rapi ia pun beranjak untuk menyimpan kotak itu.

"aku ingin bertanya sama kamu, kenapa bau badan kamu seperti bau tanah?? ". tanya Janet sambil menyimpan kotak obat di atas meja belajar.

" oh... ini!! mungkin aku jatuh, kalau gitu saya mandi dulu ". jawab Leon ber gelagapan bingung

" jatuh?? mandi di kamar mandi saya, kebetulan ada baju punya ayahku, itu handuk saya, pakai saja dulu".Ujar Janet tunjuk handuk nya ke arah kanan

"baik". Leon pun bangkit melangkah jalan mengambil handuk. dirinya melangkah masuk ke dalam kamar mandi

tidak lama Leon pun sudah selesai mandi terlihat tubuh Leon sangat kekar berbalut handuk di tubuh pingan nya yang menutupi bagian bahwa nya saja.

Janet menoleh melihat tubuh Leon yang kekar itu, melihat tubuh Leon membuat Janet tidak bisa mengalihkan godaan tubuh Leon yang begitu seksi, Janet tepis wajah nya sendiri untuk tetap sadar.

"pakai baju itu". Ucap janet menunjukkan baju yang ada di atas ranjang kasur itu. Untuk Leon

Leon pun melangkah mendekat

"kamu istirahat, jangan lupa kalau kita akan pergi ke pesta nya Aska". Ucap janet pada Leon yang sedang Ambi baju di atas ranjang kasur

"iya". Jawab singkat leon

Janet melangkah jalan pergi meninggalkan kamar Leon

Leon memakai kaos polos ke tubuh nya ia tersenyum senang ini pertama kalinya bagian di siapa kan oleh seorang wanita. sepertinya Leon sudah mulai ada perasaan terhadap Janet. namun dirinya sadar hanya manusia biasa bukan orang kaya atau pun berada, berbeda dengan Janet, dia wanita yang berada dan kaya raya, Leon pikir sangat lah mustahil dan tidak mungkin.

Janet melangkah turun dari anak tangga. Janet melihat Alicia sedang duduk di sofa sendirian sedang main ponselnya itu. ai melangkah menghampiri Alicia.

"Alicia! ". sahut Janet pada Alicia melangkah mendekat

Alicia pun menoleh ke arah Janet

" iya! ". jawab Alicia bertanya-tanya

" bagaimana kamu bisa, bertemu dengan Dev? ". tanya Janet dengan nada lembut, Janet pun duduk di sofa samping adiknya

" oh. itu aku tidak sengaja berjumpa di pasar. lalu hampir aku ketabrak mobil nya, lalu aku masuk ke dalam mobil dan mengecam nya pakai pisau yang aku bawa". Jelas nya Alicia pada Janet dengan nada lantang

"kamu jangan seperti itu. bisa-bisa dia yang akan melaporkan kamu atas dasar kejahatan atau tindakan kriminal". Ujar Janet mengingat kan adiknya agar tidak melakukan di luar kendali

" iya tahu, aku salah kak, tapi aku terpaksa lakukan itu. lagian pria itu agak polos dan ... iya sedikit lugu". Ujar Alicia dengan berkata sindir

"iya. kakak harap jangan lakukan itu lagi". ucap Janet pada Alicia

" ngomong-ngomong, Dev itu siapanya kakak? sepertinya kakak cukup kenal sekali tentang dia! ". Tanya Alicia penasaran

" dia itu mantan kakak". jawab Janet

"oh... pantesan! ya sudah lah kak yang penting, jangan kembali ke masa lalu itu menyakitkan untuk mu". ujar Alicia pada Janet, "dan sebaiknya temukan yang baru, ok". ujar lagi Alicia, bangkit melangkah jalan pergi meninggalkan kakaknya itu.

Janet pun langsung terdiam murung duduk di sofa nya itu, ia pun menyenderkan punggung tubuh di sofa yang ia duduki dengan santai sambil berfikir persaan delema nya.

Di sebuah apartemen mewah yang cukup terkenal di kota ini, tampaknya aska turun dari ranjang kasur dengan keadaan tubuh berkeringat lengket telanjang polos. di samping nya sudah ada seorang wanita meringkuk berbalut selimut menutupi tubuh nya itu. sepertinya aska tidur bersama wanita sexy itu entah apa yang aska lakukan pada wanita sexy itu.

aska melangkah jalan memasuki kamar mandi, ia melihat dirinya sendiri di kaca cermin dengan tatapan tajam, Aska mencuci kedua telapak tangan sampai bersih lalu membasuh wajah nya pakai air di wastafel itu. Ia pun ambil handuk kecil mengosok ke wajah nya.

Aska keluar dari kamar mandi melangkah jalan mendekat ke meja kecil samping ranjang kasur itu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!