"cerita ini menceritakan tentang perjuangan seorang gadis Yang bernama Adelia Yang berjuang menghidupkan keluarganya, dan dia di permasalahkan dalam sebuah permasalahan Yang rumit karena IBUnya Yang harus di oprasi dan harus mempunyai biaya Yang cukup banyak, dan terpaksa harus meminjam kepada rentenir, dan ternyata si rentenir malah mengancam klo tidak membayar hutang akan menyita rumahnya dan si rentenir menawarkan agar Adelia mau ikut menemui bosnya di Jakarta karna Adelia itu di ancam si gadis mau menemui bos si rentenir itu
dan di sni lh pertemuan pertama si adelia dengan bos si rentenir ini, dan ternyata si bos ini Ada maksud tertentu dan telah di rencanakan sma si rentenir, mksd tertentu itu adalah si bos itu ingin menikahi si adelia untuk menjamin hutangnya si adelia kepada si rentenir.
Dan adelia di nikahi dengan bos si rentenir itu, bosnya bernma Leon karasta putra krna terpaksa adelia mau menyepakati itu walapun harus mengorbankan hidupnya
Dan ternyata selama jadi istri leon adelia hanya di hianati oleh leon, krna Ke tidak Ada persaan, dan di situ juga adelia sering menelan pahitnya berjuang sendri karena tidak di nafkahi oleh leon, dan di situ juga adelia bekerja untuk kebutuhanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurleni0912, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 18 Memenangkan tender.
Adeliapun masuk ke restoran cepat saji itu, adelia mengedarkan pandangannya untuk mencari Tasya.
"Selamat datang,apa ada yang bisa saya bantu "Ucap Pelayan.
"Hm aku sedang mencari teman saya yang kerja di sini, namanya Tasya, apa dia ada "Ucap Adelia.
"Oh anda mencari Tasya, dia ada sedang mengantar pesanan ke meja itu "Ucap pelayan itu menunjuk Tasya yang sedang melayani pembeli
Adelian pun melihat apa yang di tunjuk oleh pelayan itu.
"Apa boleh saya bertemu dengannya "Ucap Adelia.
"Boleh biar aku panggilkan "Ucap pelayan itu ternyata baik dan sopan. pelayan itupun menghampiri Tasya yang baru selesai mengantar makanan ke meja pembeli.
"Ada yang mau bertemu denganmu "Ucap pelayan itu yang ternyata bernama Leli.
"Siapa lel,apa pangeran berkuda yang mencariku"Ucap Tasya sambil bercanda.
" ye pangeran kuda apaan, tuh cewe yang nyariin kmu "Ucap Leli menunjuk adelia yang menunggu di meja yang ada di restoran itu
Tasya melirik apa yang leli tunjuk ternyata adelia yang mencarinya.
"Mau apa adelia ke sini "Ucap Tasya.
"Sana kamu temuin "Ucap Leli.
"Ya udah deh aku temuin temen aku dulu ya, kamu bawa nih dan ganti kerjaan aku bentar "Ucap Tasya dan meberikan nampan ke leli.
"Iya "Ucap Leli.
tasyapun menghampiri adelia yang menunggunya.
"Mau pesen apa mba"Ucap tasya yang menanyakan adelia layaknya pembeli.karna adelia sedang memainkan ponselnya dan tidak mengetahui kalo tasya sudah ada di depannya.
"Tasya aku pengen ngmong sama kamu "Ucap Adelia. mengalihkan pandangannya menatap tasya.
"Mau ngomong apa, mau ngomong soal pernikahan kamu yang di tutup-tutupi sama ibu kamu itu "Ucap Tasya.
"Kamu duduk lah dulu sya, aku akan ceritakan semuanya kekamu"Ucap Adelia menarik lengan tasya supayah tasya duduk.
"Menjelaskan apa, harusnya kamu menjelaskannya ke ibu kamu,ibu kamu yang berhak tau bukan aku"Ucap Tasya yang masih berdiri dari hadapan adelia yang duduk
"Iya aku bakal jelaskan semua ini ke ibu, tapi bukan sekarang sya, karna aku masih hawatir dengan ke Sehatan ibu"Ucap Adelia menunduk sedih.
"Ya walau bagaimanapun kamu harus ceritakan ini semua del ke ibu kamu "Ucap Tasya.
"Iya aku bakal ceritakan ini semua ko sama ibu "Ucap Adelia.
"Terus gimana dengan pernikahan kamu itu "Ucap Tasya yang mulai duduk.
"Hm soal pernikahan aku dan tuan leon, tuan leon masih saja cuek dan dingin sama aku, padahal aku sudah membuka hati aku ke dia, tapi tuan leon sama saja tidak mempedulikan itu "Ucap Adelia Menghela nafasnya.
"terus apa kah kamu bakal bertahan sama pernikahan itu del "Ucap Tasya.
"Aku juga gk tau sampe kapan aku akan bertahan dengan semua ini "Ucap Adelia menunduk sedih.
"Terus kenapa kamu gk minta pisah aja sama tuan leon "Ucap Tasya seenaknya saja.
"aku gk bisa pisah denganya karna mamah dan papahnya yang sangat baik sama aku, aku gk enak kalo sampe berpisah dengan tuan leon, tapi kalo tuan leon yang mau pisah denganku aku bisa apa"Ucap Adelia.
"Ternyata jadi istrinya tuan leon gitu amat ya, mending aku cari pasangan yang nerima aku apa adanya saja deh, dari pada tidak di anggap kaya gitu"Ucap Tasya.adelia merasa tersindir dengan omongan tasya.
"Hm iya mending kamu cari pasangan yang menerima kmu apa adanya saja, bukan seperti aku yang di abaikan "Ucap Adelia.
"Eh bukan gitu loh del "Ucap Tasya yang tau adelia tersinggung dengan omongannya
Saat di tengah-tengah percakapan adelia dan tasya, leli pun menghampiri mereka.
"Apakah kalian tidak ingin memesan sesuatu untuk menemani kalian ngobrol "Ucap Leli menawarkan.
"Oh iya, aku ke sini jadi lupa untuk pesan, malah ngobrol doang, aku pesan jus jeruk dan kentang goreng, kamu mau apa sya? "Ucap Adelia.
"Aku juga jus jeruk saja "Ucap Tasya.
"Ya sudah tungu pesanannya datang "Ucap Leli.
"Maaf merepotkanmu lel "Ucap Tasya menyengir kuda kepada leli teman kerjanya.
"tidak apa selow saja, aku permisi dulu "Ucap Leli meninggalkan adelia dan tasya untuk menyiapkan pesanan adelia dan temannya itu
karna restoran tidak terlalu rame jadi tasya masih bisa mengobrol dengan adelia sebentar.
pesananpun datang yang di bawakan leli dan meletakan di atas meja.
"Makasih lel "Ucap Tasya.
"Sama-sama "Ucap leli.
"Oh iya del kenalkan ini teman kerjaku namanya leli dan leli dia sahabat aku namanya adelia "Ucap Tasya mengenalkan.
"Halo aku adelia"Ucap Adelia menjabat tangan untuk memperkenalkan diri .
"Aku leli, salam kenal "Ucap leli tersenyum.
"Oh iya aku lanjut kerja dulu, kalian lanjut ngobrol saja, aku permisi "Ucap Leli yang pamit untuk melanjutkan kerjanya.
"Apa aku gk ganggu kerjaan kamu sya "Ucap Adelia.
"Tenang saja tidak terlalu rame juga ko "Ucap tasya dengan santainya.
"Apa bos kmu gk marah kalo kmu santai-santai kaya gini sama aku "Ucap Adelia hawatir takut tasya di marahi oleh bosnya karna menemaninya mengobrol.
"Tenang saja bos aku orangnya baik ko "Ucap Tasya.
"Oh ya sudah "Ucap adelia tenang karna takut tasya di marahi sama bosnya.
cukup lama mereka mengobrol dan mereka sudah menghabiskan minuman dan kentang gorengnya tasya pamit untuk kembali bekerja karna cukup lama juga menemani adelia mengobrol
"Aku lanjut kerja dulu ya, gk enak sama yang lain karna aku enak-enak duduk di sini "Ucap Tasya berdiri dari duduknya.
"Eh iya, makasih ya sudah mau ngobrol sama aku jadi gangu kerjaan kamu sya "Ucap Adelia beranjak berdiri juga.
"Iya gk ppa ko "Ucap Tasya.
"Ya sudah sekalian aku juga mau pamit pulang "Ucap Adelia menuju kasir untuk membanyar minuman dan cemilanya yang di antar tasya.
tasyapun mengantar adelia sampe depan restoran dan kembali lagi bekerja. sedangkan adelia masih menunggu ojek online yang di pesannya.Tidak berselang lama ojek online datang dan adelia langsung naik motor itu dan tukang ojek langsung mengendarainya menuju mansion leon.
*****
Sedangkan di kantor sewaktu pagi karna leon yang telat bangun kesiangan hampir saja dirinya ketinggalan rapat penting itu, ya walapun leon adalah seorang ceo di perusahaannya,tapi karna rapat ini leon tidak bisa melewatinya ataupun terlambat,rapat ini sangat penting bagi perusahanya apa lagi perusahaan leon akan menang tender besar dalam rapat ini.
tapi saat di kantor beruntung rapat belum di mulai dan rekan kerjanya mau menunggunya. rapatpun di mulai berselang antara 30 menit rapatpun sudah selesai ternyata rekan bisnisnya mau menandatangani kerja sama di perusahaan yang leon pimpin, tender itu di menangkan oleh perusahaan leon.
"Selamat tuan leon, anda memenangkan tender besar ini "Ucap Rekan kerjanya memberi selamat dan menjabat tangan leon
"Terimakasih tuan davit"Ucap Leon membalas jabatan tangan tuan davit.leonpun pamit untuk kembali keruanganya.
leon pun keluar dari ruang rapat dengan tersenyum puas karna dirinya mampu memenangkan tender besar ini dengan di ikuti Rio di belakangnya menuju ruangan leon.
leon mendudukan bokongnya di kursi kebesarannya.
"Tuan memang hebat bisa memenangkan tender ini dengan baik "Ucap Rio.
"Ini juga berkat kamu Rio, kalo gk ada kamu aku juga pasti kesulitan tadi karna aku sempat terlambat "Ucap Leon.
"Itu sudah kewajiban saya tuan membantu anda "Ucap Rio.
"Kayanya sudah waktunya jam makan siang, apa tuan mau ku pesanankan makanan "Ucap Rio melirik jam yang ternyata sudah masuk jam makan siang.
"Kita makan di luar saja untuk merayakan kemenangan kita ini gimana "Ucap Leon
"Baiklah saya ikut saja "Ucap Rio.
mereka keluar ruangan memasuki lif menuju lantai utama dan keluar perusahaan menuju mobil leon yang di kendarai oleh Rio asistenya.
"Kita mau pergi ke restoran mana tuan "Ucap Rio menanyakan dan menatap leon yang duduk di belakang melalui kaca mobil yang ada di depannya.
"Kita ke restoran xxx saja "Ucap Leon
"BaikLah "Ucap Rio.
Riopun mengendarai mobilnya menuju restoran yang di tuju.
*****
JANGAN LUKA
LIKE
KOMEN
AND VOTE
TERIMAKASIH.🤗🤗🤗