NovelToon NovelToon
Jadi Bodyguard Janda Cantik

Jadi Bodyguard Janda Cantik

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Cintamanis / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: S R

" Mencintaimu memberikan warna baru dalam hidupku. Terima kasih. " ucapnya mencium sekilas lelaki yang telah menjadi suaminya saat ini.

Bianca(23th) harus menelan pil pahit akibat kecelakaan tragis yang mengakibatkan kematian suaminya Alexander(27th).Belum habis rasa kecewanya karena perselingkuhan sang suami tapi kematian sang suami juga menyisakan kesedihan yang mendalam baginya.

Begitu banyak teror yang dialaminya karena beberapa pihak yang menyalahkannya akibat kejadian tersebut.Dia merasa membutuhkan seseorang yang bisa melindunginya hingga dirinya bertemu Alvin (26th) yang menyelamatkannya ketika akan diculik..

Siapakah Alvin ? Bagaimana dia bisa menjadi bodyguard Bianca? Bagaimana cinta bisa tumbuh dan bersemi dihati keduanya?


Baca terus kisah perjalanan cinta mereka ya...ini adalah karya pertamaku semoga bisa diterima oleh readers semuanya..Makasih..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEJUTAN ULANG TAHUN

" Mas Alex.." mata Bianca berbinar menatap wajah suaminya yang begitu tampan.

" Ayo Bie,, cepat kesini ! " Alex memanggil istrinya sambil tersenyum bahagia.

Bianca berlari menghampiri suaminya yang terlihat sedang duduk di bangku taman.

" Mas,, aku kangen sama mas Alex. " mata Bianca berkaca-kaca dipeluknya dengan erat tubuh suaminya.

" Mas juga kangen sama kamu , Bie. Mas minta kamu jaga diri baik-baik. " ucap Alex membalas pelukan istrinya. Ditatapnya lekat-lekat wajah sang istri.

" Mas sayang banget sama kamu Bie. " lanjutnya kembali.

" Aku juga sayang sama mas Alex. " balas Bianca. Iapun menatap kedua manik mata suaminya.

Tangis Bianca pecah, dia kembali memeluk suaminya.

" Jangan tinggalin Bia lagi mas. Aku ingin bisa terus sama-sama mas Alex . " ucap Bianca mempererat pelukannya.

Perlahan bayangan Alex mulai menghilang dari pelukannya.

" Mas Alex,, Mas Alex,, Mas Alex ! " teriak Bianca seketika terbangun dari mimpinya.

" Astagfirulloh hal adzim..." ucap Bianca kaget . Dia memandang ke sekeliling ternyata ia telah berada dikamarnya. Dilihatnya jam dinding ternyata sudah jam setengah satu malam.

Seingatnya dia sedang makan malam bersama Alvin tetapi setelah itu dia tidak mengingat nya lagi.

" Pasti Alvin yang membawaku kesini. Pria itu sungguh menyebalkan. " gerutu Bianca. Ia geleng-geleng kepala sendiri mengingat kelakuan bodyguard nya itu.

" Mas Alex..." mata Bianca kembali berkaca-kaca membayangkan pertemuan dengan suaminya tadi.

" Sebaiknya aku sholat Isya' terlabih dahulu dan mendoakan mas Alex. " Bianca turun dari ranjangnya lalu berjalan keluar menuruni tangga menuju mushola kecil dalam rumahnya. Ia segera mengambil wudhu dan sholat sembari mendo'akan suaminya.

Ketika akan kembali ke kamarnya , Bianca merasa kehausan. Diapun menuju ke dapur untuk mengambil air minum.

Duarrrrr...

Suara balon meletus mengagetkan Bianca.

" Alviiiiin ?! " teriak Bianca sambil menepuk bahu Alvin sekencang-kencangnya.

Jantungnya seakan mau copot. Bagaimana tidak, ketika dia akan berbelok ke dapur dan menyalakan lampu, Alvin meledakkan balon dihadapannya.

"Selamat Ulang Tahun ,,Nona "

Semua pelayan, security, dan bodyguard Bianca mengucapkan secara bersamaan.

Bianca kaget sekaligus terharu ternyata mereka memberikan kejutan ulang tahun untuknya padahal dia sendiri lupa.

" Terima kasih semuanya. " ucap Bianca sambil menjabat tangan seluruh pegawainya.

Tangisnya pecah, dipeluknya Bi Irah yang sudah dianggapnya seperti ibunya sendiri.

" Bi,, Bia nggak nyangka semua orang perhatian sama Bia. " kata Bianca terharu.

" Iya Non,, tentu kami semua sayang sama Non Bia. Bibi sudah menganggap Nona seperti anak Bibi sendiri. " ucap Bi Irah ikut terharu.

" Selamat Ulang Tahun , Nona. Semoga anda bisa melawati hari-hari anda dengan bahagia. " ucap Alvin sambil menyodorkan kue ulang tahun pada Bianca.

" Makasih Vin,, aku tahu ini semua pasti idemu. " kata Bianca menahan tangis haru.

" Semua hanya untuk anda, Nona. " jawab Alvin sembari membungkukkan badannya.

" Apa anda tidak ingin memelukku?" goda Alvin sembari menaikkan sebelah alisnya.

" Dalam mimpi ! " ucap Bianca sambil memanyunkan bibirnya. Ia memukul punggung Alvin karena selalu menggodanya.

Merekapun merayakan ulangtahun Bianca dan menikmati kue bersama-sama. Bianca sedikit terhibur dengan dengan apa yang telah dilakukan Alvin untuknya.

" Terimakasih Ya Rabb,, Engkau masih mendekatkan hamba bersama orang-orang yang begitu menyayangi hamba. " batin Bianca bersyukur.

...----------------...

Keesokan paginya, terdengar bel rumah berbunyi. Bi Irah membukakan pintu, ternyata orangtua Bianca yang datang beserta beberapa orang, salah satunya mertua Bianca. Bi Irah mempersilahkan mereka masuk ke dalam, lalu menyampaikan kedatangan mereka pada Bianca.

Bianca menuruni tangga menyambut para tamunya. Ia begitu senang melihat siapa yang bertamu di rumahnya saat ini.

" Bie,, Selamat Ulang Tahun Nak. Doa terbaik kami untukmu sayang " ucap mama Alifa.

" Makasih Ma,,Pa ,," ucap Bianca kemudian melirik beberapa orang yang datang bersama orang tuanya.Ia tak menyangka mertuanya masih mau menemuinya kembali.

" Bie,, Mama Viana kesini mau minta maaf sama kamu soal kejadian waktu itu. Mama Alifa menjelaskan.

" Dion juga sekarang sudah kembali ke negara ini untuk mengurus perusahaan yang dipegang almarhum Alex. "beliau menambahkan.

Bianca melepaskan pelukannya lalu mencium tangan dan memeluk mertuanya itu.

" Maafkan Mama Bie. Waktu itu mama benar-benar belum siap menerima kenyataan. Untung Dion selalu menguatkan mama agar bisa mengikhlaskan Alex. " tangis Mama Viana pecah dipelukan menantunya.

" Bia sudah memaafkan Mama dari dulu. Bia juga minta maaf karena belum bisa jadi menantu yang baik untuk Mama. " Bia pun ikut menangis. Suasana di ruangan itu berubah menjadi haru.

" Bie,, kamu nggak kangen sama aku? " tanya seseorang mulai memecahkan suasana.

" Dii..oon. " ucap Bianca memeluk lelaki itu yang tak lain adalah adik suaminya.

" Sejak kapan kamu kembali kesini? " tanya Bianca sambil melepaskan pelukannya.

" Aku langsung pulang saat mendengar kabar bahwa kak Alex meninggal karena kecelakaan. Akan tetapi, waktu itu aku balik lagi sebab masih banyak yang harus aku urus disana. Papa memintaku untuk kembali kesini, beliau kerepotan mengurus perusahaan cabang ditambah lagi kondisi mama yang terpuruk waktu itu. Jadi mulai sekarang aku putuskan untuk menetap disini." kata Dion menjelaskan. Dia menatap wajah Bianca dalam- dalam menahan kerinduan yang selama hampir setahun ini ditahannya.

Memang sejak dulu diapun menaruh perasaan pada Bianca.

" Baguslah kalau begitu. Biar Mama nggak kesepian lagi. " ucap Bianca tersenyum kearahnya. Suasanapun menjadi hangat kembali.

Mama Viana menjelaskan maksud kedatangannya bersama beberapa orang yang tak lain adalah pengacara Alex. Mereka menyampaikan wasiat terakhir almarhum Alex kepada Bianca. Ternyata Alex menyerahkan semua perusahaan beserta seluruh aset miliknya ke tangan Bianca.

Ia pun menuliskan sepucuk surat yang dititipkan lewat pengacaranya.

Teruntuk Istriku Tercinta,,

Hari ini adalah hari bahagia untukmu

Untuk pertama kalinya kita merayakannya selama menjadi keluarga

Doa terbaikku untukmu sayang..

Maaf aku belum bisa menjadi imam terbaik bagimu

Tapi ku pastikan akan ku berikan yang terbaik untukmu

Kaulah jantung hatiku belahan jiwaku

Tak bernilai apapun bagiku selain dirimu..

Ku serahkan segala milikku honey,,

Sebagai bukti cintaku yang tulus selama ini..

Dari yang selalu tulus mencintaimu,,

Alex

Tangis Bianca pun kembali pecah. Kenangan saat bersama suaminya kembali berputar diotaknya. Meskipun pernikahannya masih seumur jagung, tapi Alex selalu memperlakukannya dengan istimewa. Ia memberikan kasih sayang dan perhatian lebih kepadanya. Walau entah mengapa , ia bisa mengkhianati istrinya.

Bianca menangis tersedu-sedu , dia berlari keatas menuju kamarnya dan menjatuhkan tubuhnya di atas ranjang lalu menangis sejadi-jadinya.

Mama Alifa segera meminta izin kepada tamunya untuk menyusul putrinya itu. Ia masuk ke kamar Bianca, duduk ditepi ranjangnya sambil berusaha menenangkan.

" Sayang,, tenangkanlah dirimu ,ikhlaskan kepergian suamimu. Dia pasti juga sedih melihatmu seperti ini. " ucap Mama Alifa lembut.

"Mama.." Bianca duduk kemudian memeluk ibunya.Suaranya tercekat di tenggorokan, sulit baginya untuk berkata-kata.Rasanya begitu pedih mengingat kejadian itu.Setelah beberapa bulan dia sudah mulai tenang, namun kesedihan itu kembali menghampiri nya.

" Iya sayang,, Mama tahu kesedihan mu.Tumpahkanlah air matamu sepuasnya bila itu bisa mengurangi beban di hatimu. " ucap mama Alifa sambil memeluk erat putrinya.

Setelah dirasa tenang merekapun kembali kebawah menemui para tamunya. Di sisi ruangan terlihat seseorang sedang menguping mendengarkan pembicaraan mereka.

" Aku tak tega melihatmu seperti itu , Nona. Aku berjanji akan selalu membuatmu bahagia. " gumam Alvin dalam hati.

Bersambung..

Mohon dukungannya ya. Kasih like ,coment, rate dan vote buat author biar tambah semangat nulisnya.

Makasih..

1
awesome moment
hama sll mengganggu
awesome moment
menjauh, Vin. dijamin Bianca mendekat
awesome moment
hnya didunia halu..org perfect lahir batin
awesome moment
niat awalnya kn mmg bgitu, alvin🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
awesome moment
alasan kn? nyatanya bukan muhrim jg ttp cium😝🤪😜😛
awesome moment
kalkulator mana? alvin mo berhitung tu
awesome moment
gercep n
awesome moment
ternyata pembunuhan berencana. keyen 1x pengatur strategynya
awesome moment
siap2 diisi cinta baru n
awesome moment
msh ngelak klo udh jth cinta
awesome moment
knp sll hnya liat endingnya. g sbbnya
Lilik Juhariah
bagus ceritanya, dimasukkan nilai keimanan di dlm ceritanya, sy tadi udah buruk sangka pasti pemerkosaan kl masuk, ternyata beda, keren
key
Luar biasa
falea sezi
dinda sok jd korban jalang pdhl
Nining Chili
👍👍👍
Arie
Luar biasa
Radil Tapan
👍👍👍👍
Radil Tapan
Buruk
G Use
Thor...coba didramatisir dikit iae seru tuh peeasaan Alvin sama Bianca...juga sebaliknya...tarik ulur dikit kek...biar agak seru...ini thor terlalu cepat...👍👍👍
Kartika Aytia
Tuh khan bener... xixixi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!