cinta antara sang presdir yang angkuh, sombong bernama zyan alexander smith dengan dokter cantik bernama amaeira zevanya luise pertemuan mereka pun tidak di sangka. sejak pertama kali bertemu zyanlah yang mulai tertarik dengan maeira.
tapi zyan belum menyadari tentang perasaannya kepada maeira.
maeira wanita yang sangat cantik, anggun memiliki pribadi yang hangat membuat setiap pria yang mengenalnya akan terpesona dan berusaha untul mendekatinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tince_elisha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MENGHINDAR
Pagi hari masih di apartemen milik adel, maeira masih tertidur dengan pulas.
sedangkan adel sudah bangun sejak tadi pagi karena ingin membuatkan sarapan untuk sahabatnya.
Selama 1 jam adel masih berkutak di dapur membuat makanan. sementara itu maeira mulai menggeliatkan tubuhnya di balik selimut.
Membuka kedua matanya secara perlahan, untuk menyesuaikan cahaya yang masuk.
saat hendak bangun dari tempat tidur,
maeira berteriak mengerang kesakitan"!
" Aaakhh " ....
Maeira memegangi kepalanya yang sakit dan kini maeira jatuh terduduk di lantai. karena tidak bisa menyeimbangkan tubuhnya yang lemas.
Adel yang mendengar maeira berteriak, bergegas lari untuk menghampiri maeira karena cemas takut terjadi sesuatu!
" Astaga ada apa denganmu beb "..? apa yang kamu lakukan di lantai..? tanya adel panik.
"Entah kenapa kepalaku pusing sekali beb"
aku ingin bangun tiba-tiba tubuhku lemas dan aku jatuh ke lantai. ucap maeira lirih.
adel pun membantu maeira untuk berdiri dan memindahkan ke sofa.
" Jika kamu butuh sesuatu kamu bisa panggil aku beb, tidak perlu kamu memaksakan diri bangun dari tempat tidur "! ucap adel.
" Kamu tidak ingat apa yang kamu lakukan semalaman " ..? adel menambahkan.
" Memangnya apa yang sudah aku lakukan tadi malam beb "..? tanya maeira penasaran berusaha mengingat kejadian tadi malam.
" Seingatku, aku minun wine milikmu hanya beberapa gelas saja, setelah itu aku tidak ingat sama sekali " ..! ucap maeira
" Kamu bilang apa beb, hanya beberapa gelas lucu sekali dirimu beb, asal kamu tau saja kamu itu tidak pandai minum.
" Tapi malam tadi kamu menghabiskan 1 botol hingga tandas! salut aku padamu "..! ujar adel sambil menaikkan alisnya.
Mereka berdua menuju ruang makan yang sudah di siapkan adel.
Selang beberapa saat akhirnya mereka berdua menyelesaikan sarapannya.
Kini maeira dan adel menuju ruang tv untuk bersantai sejenak.
Sejak tadi pagi saat maeira sudah bangun maeira sengaja memblokir kontak zyan agar dia tidak bisa menghubungi maeira.
Maeira yang sibuk dengan ponselnya, sedangkan adel membuka laptopnya untuk menyelesaikan pekerjaannya.
di sela-sela adel mengerjakan pekerjaannya mereka berdua sambil ngobrol dengan santai.
" Beb temani aku ke mall mau tidak "..? tanya adel. adel sengaja mengajak maeira keluar dia hanya tidak ingin sahabatnya terus menerus bersedih.
" Baiklah aku akan menemanimu "...! ucap maeira.
...*DI KANTOR ZYAN*...
Zyan sudah berada di ruangannya sejak tadi pagi suasana hatinya sangat kacau dan kalut.
Dia tidak bisa fokus untuk mengerjakan beberapa laporan yang sudah ada di atas meja kerjanya.
zyan terus menerus memikirkan maeira yang sejak pagi tadi memblokir kontaknya. jadi zyan tidak bisa menghubunginya lagi.
Sekarang fikiran zyan terpecah di satu sisi dia membenci shella karena ulahnya maeira menjauhinya dan di sisi lain maeira benar-benar memblokir semua aksesnya untuk bisa menghubungi maeira.
Theo pun datang ke ruangan zyan untuk memberitahu laporan yang ia ketahui tentang nona maeira.
Karena sebelumnya zyan menugaskan theo untuk mencari tau keberadaan maeira saat ini.
" Tok "
" Tok "
" Ceklek "
" Maaf tuan saya mengganggu anda "..! ucap theo sambil membungkukan badannya tanda hormat.
" Iya tidak apa theo "..! saut zyan datar.
" Kemungkinan nona maeira sejak semalam tidak kembali kerumah tuan. yang saya tau, tony asistennya memberitahu jika nona maeira menginap di apartemen milik sahabatnya namanya adel tuan "..! ucap theo kembali.
" Baiklah sekarang tugasmu cari tau dimana apartemen itu dan di kamar nomor berapa "..! perintah zyan.
" Baik tuan saya akan segera mencari tau "..! kalau begitu saya permisi dulu tuan. ucap theo.
Theo pun meninggalkan ruangan zyan.
Sementara itu adel dan maeira sudah berganti pakaian dan segera turun menuju basment parkiran untuk pergi ke Mall yang terkenal di pusat kota.
Kini maeira dan adel sudah berada di dalam mobil milik adel.
Jarak antara apartemen dan Mall yang akan di tuju maeira dan adel tidak begitu jauh. hanya membutuhkan waktu 20 menit saja.
Sesampainya di mall tersebut adel sengaja mengajak maeira berkeliling mall untuk berbelanja.
Tanpa terasa mereka menghabiskan waktu seharian di dalam mall tersebut. dan sekarang perut maeira dan adel sudah merasa lapar.
Entah mengapa maeira mengajak adel untuk makan malam di restoran chill bar and lounge! karena restoran itu sangat terkenal.
" Beb kita makan di restoran chill bar and lounge yuk "..!! karena aku belum pernah makan di sana.
" Yang aku dengar dari beberapa suster yang bekerja denganku bahwa restoran itu sangat terkenal dan makanan disana pun enak "..!
mau yah please..! maeira pun membujuk adel.
adel pun dengan terpaksa menuruti kemauan sahabatnya itu. karena ia tidak ingin membuat sahabatnya semakin sedih. adel hanya ingin menghibur maeira.
Sementara itu di restoran chill bar and lounge zyan dan shella sudah berada di sana .
Zyan memesan tempat di lantai 2 karena sejak sore lantai dasar sudah full.
Sejujurnya zyan terpaksa mengajak shella bertemu karena ia ingin mendengar langsung alasan shella kenapa ia melakukan hal itu padanya..!
Kini maeira dan adel pun sudah tiba di restoran tersebut. dan adel memarkirkan mobilnya.
Dan mereka berdua masuk ke dalam di sambut oleh Greater yang bertugas untuk memyambut para tamu yang datang.
" Greater itu berkata "..!
" Maaf nona sepertinya Tempat di lantai 1 sudah full apakah nona mau memesan tempat di lantai 2 "..? tanya greater itu sopan.
" Tidak apa, kami tidak masalah "..!
jawab maeira.
Kini maeira dan adel pun di antar oleh greater itu menuju lantai 2 mereka berdua mengekor di belakangnya.
Meja yang tersedia untuk adel dan maeira tepat berada di sisi tangga masuk.
Kini maeira dan adel memesan beberapa makanan dan minuman sambil melanjutkan obrolan mereka.
dari kejauhan shella melihat seseorang yang menurutnya ia kenali. lalu seketika muncul ide di kepala.
Agar maeira semakin menbenci zyan dan memutuskan hubungannya dengan zyan.
" Ahh sepertinya keberuntungan sedang berpihak padaku, aku bertemu dengan wanita bodoh itu! gumam shella sambil tersenyum licik.
pelayan mengantarkan pesanan milik maiera dan adel.
sementara itu shella berusaha membujuk zyan untuk menghampiri meja yang berada di samping tangga.
" Zy meja yang dekat tangga itu seperti teman lamaku, mau kah kamu menemaniku sebentar saja "..!
" Aku janji setelah kita kesana aku akan menjawab pertanyaanmu tadi "! ucap shella memberi kesepakatan pada zyan.
Dengan berat hati, zyan menuruti adel untuk menghampiri seseorang yang duduk di meja dekat tangga.
Saat zyan dan shella menghampiri meja milik maeira. ia sama sekali tidak mengetahuinya!
Shella akhirnya menepuk punggung maeira, seketika ia menoleh betapa terkejutnya maeira melihat orang yang menepuknya adalah shella.
Di tambah yang tak kalah mengejutkannya, mendapati kenyataan bahwa pria yang ia cintai sekarang berkencan dengan tunangannya itu.
Di sisi lain zyan pun terkejut ternyata yang shella katakan bahwa yang duduk di meja itu adalah teman lamanya.
Hanyalah akal akalan shella saja karena tujuan awalnya hanya ingin membuat maeira semakin membenci zyan.
adel yang belum mengetahuinya tiba" maeira menarik tangan adel dan mengajaknya untuk meninggalkan restoran itu.
dan adel juga kaget mendapati kekasih sahabatnya sedang berkencan.
" Maaf nona saya fikir teman saya, eh tapi tunggu seperti saya mengenal anda!
" Bukankah nona ini nona yang sudah menggoda dan merayu tunangan saya "..?! shella mengucapkan kata-kata itu dengan lantang. sambil tersenyum licik.
Shella sengaja berbicara seperti itu, dengan lantang karena ia ingin mempermalukan maeira di depan banyak orang.
" Hei "..
zyan berteriak "
" Jaga ucapanmu shella "..!
" Hon..honey "..!
" Ini tidak seperti yang kamu fikirkan aku bisa menjelaskan semuanya padamu "..! ucap zyan sambil memegangi tangan maeira.
maeira tidak menggubris ucapan zyan sama sekali, melainkan maeira menepis tangan zyan dengan kuat dan pergi meninggalkan restoran itu terlebih dahulu begitu saja.
" Maaf tuan anda menyakiti tangan saya barusan "..! ucap maeira.
Zyan pun melepaskan tangannya. karena ia tidak ingin maeira semakin membencinya.
Maeira berusaha tidak terpancing ucapan yang batu di katakan shella padanya. perasaan maeira saat ini benar-benar hancur di buatnya.
saat adel pun ingin menyusul maeira, yang terlebih dahulu meninggalkan restoran. adel berkata pada shella".!
" Wah ternyata ini wanita tunangan dari tuan zyan yang terhormat "..!! nona tolong jaga ucapan anda barusan jangan asal menuduh!!
" Untukmu anda tuan zyan, saya minta mulai sekarang urusi saja tunangan anda, tolong ajari dia sopan santun. dan jangan pernah mengganggu sahabat saya lagi "..!! ucap adel bersungut karena kesal.
adel pun bergegas menyusul maeira yang sudah berada di dalam mobil milik adel.
zyan hendak menyusul maeira tapi di cegah oleh shella.
To be continue 😊😊😊
HAPPY READING GUYS.....
SALAM CINTA UNTUK KALIAN SEMUA
cumungut owner kece 😎