NovelToon NovelToon
Jangan Sakiti Ibuku! (Anak Genius)

Jangan Sakiti Ibuku! (Anak Genius)

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Single Mom / Anak Genius / One Night Stand / Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:507.1k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

" Meskipun Anda adalah ayah biologis saya, tapi Anda bukanlah ayah dalam kehidupan saya!" ucap Haneul Ahmad Syafi.

Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun berkata tajam kepada pria dewasa yang mengenakan jas putih. Dia tahu bahwa pria itu adalah orang yang membuatnya dirinya ada di dunia ini sekaligus membuat sang ibu menderita selama bertahun-tahun.

Bagiamana pria itu meluluhkan hati putra dan wanita yang pernah ia buat menderita karena perbuatan jahatnya di masa lampau?

Akankan Haneul dan ibunya bisa menerima pria itu di kehidupan mereka, mengingat trauma yang dibuat pria itu cukup membuat sang ibu merasa menderita?

Yuuk baca, yang tidak suka di skip tidak apa-apa.
Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

JSI 18: Aku Mau Putus!

Sekitar pukul 01.00 siang, Haneul sudah sampai rumah dengan bus sekolahnya. Dan di rumah tidak ada siapa-siapa berarti ibunya masih ada di studio. Awalnya Haneul tidak ingin menyusul, tapi entah mengapa hatinya tidak tenang.

Setelah berganti pakaian, menjalankan kewajiban 4 rakaat, Haneul pun bergegas menuju ke studio dengan mengunakan taksi. Selama perjalanan dari rumah ke studio, dadanya terasa berdegup kencang. Ini belum pernah Haneul rasakan sebelumnya.

Ckiit

Taksi berhenti tepat di depan gedung yang disewa oleh Hyejin untuk membuka Hyeda Picture. Haneul dengan langkah seribu langsung berlari menuju ke studio.

" Eomma!" Teriak Haneul sambil membuka pintu studio dengan seidikit lebih keras. Ia berjalan masuk dan mencari keberadaan sang ibu. Haneul sedikit terkejut melihat Hyejin yang terbaring di sofa. Ia berjalan mendekat dan melihat Hyejin dengan seksama. Haneul melihat perut Hyejin yang masih naik turun pertanda Hyejin masih bernafas. Ia pun bernafas lega. Jika dilihat dari posisinya ibunya itu tidak pingsan melainkan tidur.

Sudah lama Haneul melakukan hal itu, melihat saat Hyejin tidur dan memastikan bahwa ibunya masih bernafas. Haneul takut jika tiba-tiba ia ditinggalkan sang ibu ketika sedang tidur. Tak jarang Haneul meletakkan jarinya di bawah hidung untuk merasakan hembusan nafas Hyejin.

" Apakah saking ngantuknya sehingga ponselnya pun masih dipegang."

Haneul mengambil ponsel Hyejin, dan membetulkan tangan Hyejin agar tidak pegal ketika bangun tadi. Pasalnya tangan Hyejin mengulur ke bawah dan menyentuh lantai. Pasti akan terasa tidak nyaman ketika bangun.

Saat Haneul mengambil ponsel Hyejin, tanpa sengaja ia menyentuh sehingga ponsel itu menyala. Haneul menjadi penasaran dengan apa yang ibunya lihat sebelum tidur. Ada rasa dalam dirinya yang mengatakan bahwa ia harus melihat apa yang tadi ibunya lihat.

" Eeh siapa ini, apa Eomma mengenalnya, dr. Sailendra Khalid Daneswara Sp. BTKV. Woaaah dokter spesialis nih, tapi sejak kapan Eomma punya kenalan dokter. Tunggu, eeh ini bukannya Tante yang waktu itu ya. Aah ternyata pria itu tunangan Tante Abilla. Cocok sih, ganteng dan cantik."

Seperti itulah komentar Henul ketika melihat foto yang ada di media sosial. Ia tidak punya perasaan yang lain. Hanya saja ketika melihat kembali wajah Sai di foto, ada perasaan yang tidak nyaman, namun ia mengacuhkan itu. Lagi pula dia juga baru pertama kali melihat, jadi agak aneh jika memiliki perasaan seperti itu.

" Aah Eomma sudah bangun, apa aku menganggu Eomma?"

" Lho, kok kamu di sini nak. Tidak, sebenarnya Eomma ingin pulang tapi tadi merasa lelah jadi rebahan sebentar eh malah tidur."

Haneul memerhatikan wajah sang ibu, ia melihat mata Hyejin yang sembab seperti habis menangis. " Apa Eomma baru saja menangis?"

" Eiih tidak kok, mungkin mata Eomma lelah. Ya sudah ayo pulang, kamu belum makan juga kan. Maaf ya, mari kita pulang sambil cari makan."

Haneul mengangguk kecil, dia menurut saja dengan apa yang dikatakan Hyejin. Lagi pula memang biasanya Hyejin tidak selalu di studio hingga sore. Kecuali jika sendang banyak job foto, maka Hyejin pun bisa berada di sana hingga malam.

***

" Terimakasih Sai, aku sungguh berterimakasih. Entah bagaimana aku harus membalas apa yang kamu sudah lakukan untuk bayiku."

" Tidak usah berterimakasih begitu, aku hanya melakukan tugas ku sebagai dokter, dan yang merawat bukan hanya aku tapi ada Dokter Nataya dan para perawat, berterimaksihlah kepada mereka juga."

Shaaaah

Tap! Tap! Tap!

Operasi Bayi Nina berjalan dengan lancar. Kebocoran yang ada di jantung sudah berhasil ditutup oleh Sailendara dan timnya. Butuh waktu setidaknya 8 jam karena Nina masih sangat kecil jadi proses sedikit rumit dan tentu harus hati-hati.

Linggar sungguh merasa amat sangat bersyukur karena Nina akan dapat menjalani hidup dengan normal setelah ini. Dia sangat berterimakasih karena Sai mau mengambil kasus Nina sehingga mereka tidak perlu pindah ke rumah sakit lain.

" Dimana Dokter Sailendra, sayang. Aku baru akan mengucapkan terimakasih," ucap istri Linggar sambil melihat ke sekeliling.

" Aku sudah mengucapkan terimakasih padanya. Haah, dia sama sekali tidak ingin kembali menjalin hubungan denganku." Ada rasa sesal dalam diri Linggar. Dia ternyata rindu memiliki teman seperti Sai.

" Suamiku, jika kau ingin menebus kesalahanmu coba lakukan apa yang harus kau lakukan. Jika dia menolak, lakukan saja. Entah nanti dia akan terima atau tidak, itu urusan nanti. Bukankah sampai sekarang dia belum menemukan wanita itu, cobalah cari tahu siapa dia. Gunakan segala sumber daya yang kamu bisa."

Jreeeeeeng

Linggar langsung menatap wajah istrinya dengan mata yang berbinar-binar. Tidak pernah terpikirkan sebelumnya cara itu sebelumnya. Ia pun bertekad untuk menggunakan pa yang ia miliki untuk mencari tahu siapa wanita yang melakukan one night stand dengan Sai.

" Tapi sayang, bukankah Sai udah punya tunangan ya?" ucap Linggar menjadi sedikit ragu.

" Mas, soal itu bukan sepenuhnya urusan kita. Yang terpenting adalah mendapatkan informasi mengenai wanita di 8 tahun yang lalu. Aku yakin Dokter Sai sungguh ingin menemukannya bukan tanpa alasan. Tapi kembali lagi, semua itu kita tidak perlu tahu."

" Kau benar sayang, aku akan mulai mencarinya."

Linggar setuju dengan ucapan sang istri. Saat ini yang terpenting adalah menemukan wanita itu. Ia ingat kata-kata Sai yang memendam rasa bersalah seumur hidup sehingga hidupnya merasa tidak tenang. Karena, ia pun juga merasa seperti itu kepada Sai dan mungkin juga kepada wanita yang menjadi korban Sai.

" Haaah, rasanya tubuhku seperti remuk," keluh Sai yang kini tengah merebahkan tubuhnya di sofa. Ia benar-benar lelah, selama sepekan ini dirinya melakukan setidaknya 4 operasi, dimana semuanya adalah operasi yang membutuhkan waktu lama.

Drtzzz

Ponsel Sai berbunyi, ia membukanya. Rupanya itu adalah telepon dari Abilla. " Ya Bill, ada apa?"

" Sai, aku mau kita putus! Pertunangan kita ini tidak akan sampai pada jenjang pernikahan. Kau sibuk dengan dunia mu sendiri tanpa sedikit pun melirik ke arahku. Duniamu dan duniaku tidak bisa digabungkan. Hubungan ini tidak bisa berjalan sehat karena hanya aku yang berjuang. Jadi, mari kita akhiri saja. Aku lelah berjalan sendiri, aku lelah mencintai sendiri, dan sebaiknya kita selesai di sini."

Tak!

Sai mengusap wajahnya kasar. Sampai di sini Sai tetap tidak mengerti mengapa Abilla sampai memutuskan pertunangan. Memang benar hubungan mereka tidaklah seromantis para pasangan di luar, tapi Sai sungguh tidak berpikir bahwa Abilla menyudahi hubungan mereka. Meskipun memang Sai belum yakin dengan hubungan serius mereka tapi Sai ingin Abilla menunggunya sebentar lagi. Tapi sepertinya sudah tidak mungkin.

" Baiklah jika itu yang kau inginkan. Aku akan datang menemui orang tuamu dan mengatakan bahwa semua ini adalah kesalahanku. Maaf Bill, maaf aku tidak bisa jadi pria yang kau inginkan."

TBC

1
ambardinda c
aku suka bgt sama karakter bila dia tulus ceria tp gk byk drama gtu tp hyejin nd sai pun hebat bertanggung jwb nd saling memaafkan novel ini jga best bagiku semangat nd sehat slalu kk author ⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️🤗🥰❤️😊
mama yogi
⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️
Rahmawati Amma
thor padamu😘
Sri Supriatin
trims Thor ceritanya 🙏🙏
Ramadhan Muhammad: kak cerita Emma ada di judul apa
total 1 replies
Ika Alif
Thor urutanya kalau mau baca dari judul apa dulu???
Damar Pawitra: halo kak, makasih ya udah baca karya aku. tapi sebenernya nggak urit baca pun nggak masalah karena emang ceritanya nggak sambung menyambung ya🤗
tapi kalau mau baca sebelumnya kisah kakek dan Nenek Tara yang dari Yasa tuh judulnya, "Menggaet Hati Dosen Kiler".
terus kalau mau tau cerita kakek dan nenek tara dari pihah Kaluna, judulnya "My Hatters to be my Wife." di sana ortu Kaluna bukanlah pemain inti. terimakasih.
total 1 replies
Nurlaila Hasan
kereeeeennnn
Karsa Sanjaya
itulah mengapa kita d larang minum minuman keras karna akan berimbas ke dosa besar lainya seperti memperkosa atau membunuh karna kita tidak sadar
Jumi Eko
Bagus
Reznim Miarti
brigita dulunya disainer kan thor?
Endang Werdiningsih
kasihan Sailendra,karena ulah linggar,dia jd yersangka pemerkosaan terhadap heyjin
Sopi Yani
bagus
mimma
Luar biasa
bibuk Hannan & Afnan
Sai bukan Sia thor 🤦
bibuk Hannan & Afnan
agar thor bukan agra 🤦
bibuk Hannan & Afnan
kelu bukan keluar dan selain bukan selian thor
bibuk Hannan & Afnan
mencari mu /kau Thor bukan mencari ku
bibuk Hannan & Afnan
dan semua itu adalah akibat ulahmu dokter Sailendra yg terhormat. sadar kah saat memeriksakan hyejin bahwa itu adalah wanita yg kau rusak
Karsa Sanjaya: walaupun ulah sai tpi dsini dia juga korban karna ke isengan temanya jdi bukan sepenuhnya salah sai palagi dia jg coba mencari nya
awal awal episode jg aku sempat nyalahin sai tpi tentmyata dia d jadikan bahan taruhan temanya
total 1 replies
bibuk Hannan & Afnan
haneul cerdas ya seperti kai alias Mr.Sun anaknya mom sita
bibuk Hannan & Afnan
ruang x ya bukan rumah
bibuk Hannan & Afnan
tentu bukan tentun thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!