NovelToon NovelToon
Fake Princess

Fake Princess

Status: tamat
Genre:Petualangan / Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Kelahiran kembali menjadi kuat / Dunia Lain / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:26M
Nilai: 4.9
Nama Author: FufuHima

Dilarang spam promo di sini!

Warning! Banyak tindak kekerasan, penuh masalah moral. Harap ditanggapi dengan bijak!

Tahap Revisi!

Genre : Dystopia, High Fantasy, Romance, Action, Mystery, Psychology, Adventure.

Sakura, gadis yatim piatu berotak cerdas, yang selama hidupnya dibesarkan di sebuah Panti Asuhan.

Karena sebuah tragedi, ia dilahirkan kembali menjadi seorang Putri di Negeri Asing. Negeri di mana, seorang perempuan berusia empat tahun akan dipaksa bertunangan dengan seorang asing, lalu saat perempuan tersebut menginjak tujuh belas tahun ... Dia akan dieksekusi jika laki-laki yang menjadi tunangannya itu, menolak mentah-mentah dirinya.

Tak ada kebebasan untuk perempuan, yang ada hanyalah ... Hukum mutlak jika hanya laki-laki yang berkuasa, perempuan tak lebih berharga dari seekor hewan.

Ini kisah Sakura, yang berjuang untuk mendapatkan keadilan. Ini kisahnya, kisah yang akan membawamu ke sisi paling kelam kehidupan.

Semangat, cinta kasih, haru biru, memenuhi perjuangannya di dalam kisah ini. Perjuangan, yang akan membawa nasib perempuan untuk kedepannya.

2 chapter, up daily.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FufuHima, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter XVIII

"Keluargaku..." ucap Lux terhenti seraya menggigit kuat bibirnya.

"Keluargaku, rakyatku dan Kerajaanku dibumi hanguskan oleh Kaisar kalian..." tukasnya lagi sembari menggenggam kuat celana pendeknya.

"Kami para Peri hidup jauh terpisah dari kalian para manusia. Kami semua hidup di hutan Flos, menjaga keseimbangan dunia dengan sihir penyembuhan kami..."

"Di hutan Flos terdapat sebuah bunga yang menghubungkan semua kehidupan tumbuhan di semua alam, kami menyebutnya dengan robur spei yang berarti bunga harapan..."

"Akan tetapi, Kaisar kalian malah membakar habis bunga itu, membakar habis tempat tinggal kami."

"Apa bunga itu sangat berharga?" tanyaku.

"Tentu saja, kau manusia bodoh," teriaknya membentakku.

"Tanpa bunga itu, semua tumbuhan akan mati. Semua hutan yang jaraknya tak terlalu jauh dari hutan tempat tinggal kami dulu, semuanya mati. Semua tumbuhannya layu dan mati dalam semalam, hanya tinggal menunggu waktu untuk kutukan itu menyerang ke dunia tempat kalian tinggal..."

"Dan saat itu terjadi, silakan ucapkan selamat tinggal pada kehidupan berharga kalian."

"Kau tadi berkata bukan? Kalau kau bisa menggunakan sihir?" tanyaku menatapnya.

"Sihir kami berasal dari bunga itu, dengan hancurnya bunga itu, hancur juga sihir kami. Lagipula, serangan Naga bisa menembus sihir apapun..."

"Naga? Aku kira itu cuma mitos," ungkapku.

"Apakah aku yang berada dihadapanmu ini juga mitos?" tukasnya menatapku.

"Tapi kau tidak akan bisa melawan Kaisar sendirian."

"Lalu? Apa kau kira aku akan berdiam diri. Hatiku dan harga diriku sebagai Pangeran yang seharusnya menjaga rakyat-rakyatku terasa hancur..." tukasnya tertunduk.

"Bergabunglah denganku, tinggallah denganku," ucapku memotong perkataanya.

"Heh, apa kau kira aku akan mempercayai manusia setelah apa yang sudah kalian lakukan. Jangan bercanda!" ucapnya berteriak sembari berdiri menatapku

"Aku tidak memintamu untuk mempercayaiku. Aku memintamu untuk memanfaatkanku."

"Apa kau bercanda?" ungkapnya seraya menggenggam kuat tangannya.

"Katakan Lux, kau ingin memanfaatkanku untuk membalaskan dendam mu," ucapku tersenyum menatapnya

"Cih," tukasnya pelan.

"Aku memerintahkanmu sebagai seorang Pangeran, untuk membalaskan dendam ku pada Kaisar..."

"Lagipula, apa yang bisa dilakukan anak kecil sepertimu?" sambungnya menatapku.

"Lihatlah siapa yang berbicara, kau lebih kecil daripada tubuhku."

"Putri Sachi, syukurlah aku menemukanmu," ucap Tsubaru seraya berdiri di hadapanku dengan keringat memenuhi wajah dan tubuhnya.

"Aku mencarimu kemana-mana, kupikir aku telah kehilanganmu, Putri," ucapnya duduk berjongkok sembari menyembunyikan wajahnya menggunakan kedua tangannya.

"Tsubaru, perkenalkan ini teman baruku, namanya Lux. Dan Lux, perkenalkan dia Tsubaru, pelayan kepercayaan ku."

"Makhluk apa dia, Putri?" ucap Tsubaru seraya memperhatikan Lux dari dekat.

"Peri, dan dia juga bisa terbang. Aku benar kan?" ucapku menatap Lux.

"Sayapku masih terasa lengket karena jaring laba-laba tadi, jadinya aku belum bisa terbang sekarang," ungkapnya seraya membuang pandangannya dari kami.

"Aku hampir lupa, kita harus segera kembali Putri. Makan malam sudah siap," ucap Tsubaru seraya menjulurkan kedua tangannya ke arahku.

Digendongnya aku kembali oleh Tsubaru, sedangkan Lux kuletakkan di bahu kananku. Berjalan ia membawaku kembali ke tenda yang akan kami gunakan untuk beristirahat malam ini...

"Nii-chan!" teriakku pada Haruki.

"Aku ingin mengenalkan teman baruku padamu," ucapku sembari diturunkannya aku dari gendongan oleh Tsubaru.

Berjalan aku menuju nya yang tengah duduk di depan api unggun yang sedang disiapkan oleh Tatsuya, tampak para Ksatria berdiri berjaga dengan mengelilingi lokasi tempat kami berkemah...

"Teman?" ucap Haruki seraya membalikkan halaman buku yang sedang dibacanya.

"Benar, aku pikir kalian bisa bertukar pikiran sesama Pangeran," jawabku seraya berjalan dan duduk di sebelah Haruki.

"Keluarlah Lux! Dia Kakakku, Pangeran Takaoka Haruki. Kau bisa mempercayainya dan menceritakan semuanya padanya," ucapku seraya melirik ke rambut cokelatku yang tergerai.

Dibukanya oleh Lux rambut coklatku yang menutupi tubuhnya, keluar ia dari dalam rambutku. Berdiri ia di bahuku seraya menatap Haruki...

"Namamu Lux bukan? Berpeganglah yang kuat!" ucap Haruki yang tiba-tiba berdiri, dilemparnya buku yang ia pegang ke tanah. Digendongnya aku olehnya, berjalan ia membawaku ke dalam tenda...

"Hampir saja..." ucap Haruki seraya menurunkanku.

"Kita berada diluar istana, Sachi. Bahkan pohon pun bisa berbicara, kau harus berhati-hati," ucap Haruki menatapku.

"Aku mengerti, nii-chan," ucapku tertunduk.

"Namamu Lux, kau seorang peri? Aku benar bukan?" tanya Haruki seraya duduk di hadapanku.

"Kau mengetahui tentang peri, nii-chan?" ucapku yang juga ikutan duduk di hadapannya.

"Aku membacanya di salah satu buku di perpustakaan. Aku kira itu hanyalah dongeng, aku tidak menyangka kalau itu nyata..." ucap Haruki sembari menatap Lux dari dekat.

"Bisakah aku menyentuhmu, kumohon," tukas Haruki menatapi Lux dengan mata berkaca-kaca.

"Hanya sedikit," ucap Lux seraya mengangkat jari telunjuknya.

"Ini nyata..." sambung Haruki seraya menyentuh jari telunjuk Lux dengan jari telunjuknya.

"Buku yang kubaca mengatakan kebenaran..." tukasnya sembari tersenyum hangat kearah kami berdua.

"Nii-chan," ungkapku menatapnya.

"Aahh maaf, aku terlalu terbawa suasana..."

"Jadi apa yang ingin kau diskusikan, Lux? kau juga bisa memanggilku Haruki," sambung Haruki seraya menatap Lux.

Lux menceritakan semua apa yang terjadi padanya, pada keluarganya, pada kerajaannya, dan pada rakyat yang sangat ingin dilindunginya. Semuanya sama persis seperti yang ia ceritakan padaku sebelumnya...

"Serangan Naga bisa menembus sihir apapun ya? Merepotkan sekali..." ucap Haruki seraya menggigit ibu jarinya.

"Menurutmu Lux, berapa lama waktu yang diperlukan sebelum efek hancurnya robur spei menghampiri kami..." sambung Haruki kembali.

"Mungkin dua puluh tahun lagi, mungkin juga sepuluh tahun lagi, atau bahkan lebih cepat..."

"Keserakahan kalian para manusia lah, yang akan mempercepat proses nya" tukasnya.

"Apa ada cara untuk menghentikannya?" sambung Haruki.

"Entahlah... Mungkin dengan membunuh Kaisar..." sambung Lux.

"Apa hubungannya dengan membunuh Kaisar?" tukasku.

"Karena ia sudah mencuri anak dari robur spei yang tumbuh 500 tahun sekali. Setiap 500 tahun sekali, robur spei yang baru akan tumbuh menggantikan yang lama. Karena itulah aku harus mendapatkan robur spei yang sudah dicuri oleh Kaisar kalian apapun yang terjadi."

"Kami hanya tinggal membunuh dan menghancurkan Kaisar bukan?" tanya Haruki menatapi Lux.

"Kalian mengatakan nya seakan itu sangat mudah. Apa kalian bercanda?" ucap Lux tertunduk seraya menggenggam kuat lengannya.

"Kalau bukan kata-katanya, lalu apalagi yang dapat dibanggakan dari seorang Pangeran?" tukas Haruki.

"Aku akan menghancurkan Kekaisaran, menyelamatkan adikku, dan menjadikan Ayah kami satu-satunya Raja yang akan mengatur ulang dunia. Dunia dimana semua laki-laki dan perempuan mendapatkan haknya yang setara, baik itu dari kalangan manusia, peri atau yang lainnya," ungkap Haruki.

"Kenapa? kenapa kalian sangat bersikeras bahwa kalian dapat melakukannya," ucap Lux dengan suara bergetar.

"Karena adik perempuanku menginginkannya..."

"Jika ia berkata... Nii-chan, hancurkan negeri itu untukku. Maka, sudah kewajiban seorang Kakak bukan untuk mengabulkan permintaan adiknya," ucap Haruki seraya mengalihkan pandangannya kearahku.

1
Jayden
Halo shachi saya kembali lagi kangen dengan haruni chan, dan izumi 😍
Nera
suka banget cerita ini
Nafisha Saputri
salah 1 wakil kapten
Syebien Bien
kangen kak Hima Apakabar yah Kaka Hima Dah lama bangett, Kangen bgt udah 6 tahun lebihh
Ellina Seraphine
haloo author... aku balek lagi iniii.... mau baca ulang..
ga tau lupa awal baca tahun berapa.. hehehehe...
sachivers🐰
salting makkk
sachivers🐰
gk kebayang betapa romantisnya di tahun itu,dan latar indo
sachivers🐰
fix klepon
sachivers🐰
arhhhhh salting brutal sm zaki
sachivers🐰
jungkir blik lh
sachivers🐰
sachiiiii.
sachivers🐰
lg dan lg nangis sm backstorynya izumi
sachivers🐰
😂😂😂😂😂
sachivers🐰
darling......salting brutallhhdd snsjnsjshsbabahhvxyshndnsnajajsbbxbyx
sachivers🐰
dlu gw bacanya kosong yah brarti,soalnya gk sebaper ini
skrg malah baper bgeettttt
sachivers🐰
aaaaa akhirnya ktmu jg😍
sachivers🐰
suka bget ama kisah cinta mereka,pdhl msh kici tp bkin salting parah
sachivers🐰
huaaa akhirnya msuk d plot sachi dan zaki😍
sachivers🐰
prcyalah author,aku udah baca sampai sachi mkn ular,trus ttg ibu izumi,pokoknya udah jauh,tp ku ulang krn bertahun2 ku tingglkan sekali balik lgsung cri lg ini cerita dan yap,akhirnya ending
Fera Nica: baca endingnya dmna ??? aku ngikutin bngt ini cerita 😭😭 tapi lupa endingnya dmna ??
total 1 replies
Plum_Krispyy
drama pagi keluarga takaoka
"aku membuat puding untuk kakak ku yang pecemburu"
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!