Takut diceraikan suaminya karena dikira mandul, membuat Kesia nekat memakai jasa Gigolo untuk membuatnya hamil.
Bukanya membawa kebahagiaan kehamilan Kesia justru menggali kuburannya sendiri.
Keluarga Purwadinata yang sudah mengetahui jika putranya mandul akhirnya tahu jika Kesia hamil dengan lelaki lain.
Mengetahui keluarga suami akan membunuhnya membuat Kesia melarikan diri dari kediaman konglomerat itu untuk menyelamatkan bayi dan juga nyawanya.
Akankah Kesia berhasil menyelamatkan dirinya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 18
Mengetahui perusahaan Purwadinata sedang collapse membuat Kesia sengaja memborong saham perusahaan itu.
Ia sengaja memanfaatkan situasi itu untuk mengambil alih perusahaan itu dari tangan keluarga Purwadinata. Karena bagaimanapun juga perusahaan itu adalah hak miliknya yang direbut oleh Sarman dibantu keluarganya.
Situasi perusahaan mulai berubah setelah Kesia menjadi investor perusahaan tersebut.
Harga saham mulai membaik dan penjualan produk kembali stabil. Melihat situasi ini Hery yang penasaran dengan sosok misterius investor yang menyelamatkan perusahaannya mengundangnya untuk makan siang bersama para pemegang saham lainnya.
Selain untuk lebih mengenalnya, ia juga ingin mendapatkan dukungan darinya dalam pemilihan CEO berikutnya.
Kesia menerima undangan dari Hery dengan senang hati, ia sengaja datang bersama putranya.
Betapa terkejutnya Hery saat mengetahui bahwa investor yang sudah menyelamatkan perusahaannya adalah Kesia.
Tentu saja ia langsung kehilangan selera makannya saat melihat wanita itu.
"Kenapa kakek gak makan, apa kakek sakit?" tanya Kanaka
"Kakek lagi diet nak," jawab Hery
"Kalau kakek lagi diet, aku sarankan agar kakek makan protein saja, karena itu akan membuat kakek jauh lebih sehat," Kanaka segera mengambilkan sepotong daging untuk lelaki itu
"Terimakasih banyak nak," Hery begitu terharu melihat perhatian Kanaka
Bagaimanapun juga selama ini ia belum pernah merasakan perhatian seperti itu dari anak-anaknya ataupun cucunya. Perhatian Kanaka membuat laki-laki itu sampai berkaca-kaca.
"Jangan lupa minum air putih yang banyak kakek, dan kurangi makanan berlemak," Kanaka langsung menyingkirkan makanan berlemak dari hadapan Hery
"Kakekmu pasti bangga memiliki cucu perhatian seperti dirimu,"
"Sayangnya aku tidak punya kakek, maukah kakek jadi kakekku," jawab Naka
Pertanyaan Kanaka langsung membuat Hery terharu Mendengarnya.
"Tentu saja sayang, mulai hari ini kamu adalah cucuku dan aku adalah kakekmu," sahut Hery mengusap lembut kepala anak itu
"Jadi apa yang ingin anda sampaikan padaku?" tanya Kesia
Hery menghentikan makannya dan membersihkan mulutnya.
"Sebenarnya tujuanku datang menemui mu adalah untuk meminta dukungan darimu. Sebentar lagi masa jabatanku akan selesai dan perusahaan secara otomatis akan memilih seorang pemimpin baru untuk menggantikan posisiku. Aku harap kau bisa membantuku agar aku bisa tetap menduduki posisi CEO Perusahaan. Dengan jumlah saham yang kau miliki, hanya kau yang bisa membantuku menjadi CEO Perusahaan tanpa harus mengikuti prosedur pemilihan. Karena itu tak mungkin mengingat usiaku yang sudah memasuki masa pensiun," terang Hery
"Kenapa kakek tidak pensiun saja dan menyerahkan jabatan itu kepada putramu. Dengan begitu kakek bisa menghabiskan masa tuamu dengan anak dan cucumu. Kau bisa berlibur kapan pun dengan mereka tanpa pusing memikirkan perusahaan. Bukankah hal itu lebih baik, jadi kakek tak perlu diet hanya untuk mengurangi kolesterol ataupun asam lambung yang kau derita. Asal kakek tahu pemicu utama asam lambung dan stroke adalah stress. Tapi semua itu tidak akan terjadi jika kakek tidak memikirkan perusahaan lagi, aku janji akan sering mengunjungi kakek jika nanti kakek pensiun. Aku janji tidak akan membiarkan kakek kesepian karena aku tak mau melihat mu stress," ucap Kanaka mengusap punggung Hery
Mendengar ucapan Kanaka membuat Hery sadar jika selama ini ia begitu tamak sehingga tak mau membiarkan siapapun menjadi pemimpin perusahaan.
"Apa kau yakin tidak akan mengingkari janji mu?" tanya Hery
"Tentu saja, apalagi ayahku bilang seorang lelaki sejati akan selalu menepati janjinya, jadi aku tidak akan pernah ingkar janji. Lagipula kakek bisa mengingatkan aku jika aku lupa," jawab Kanaka
"Kamu mengingatkan kakek kepada seseorang," jawab Hery
"Siapa dia?" tanya Kanaka penasaran
"Seorang anak yang lucu, dan aku kehilangan dia saat ia seumuran denganmu," jawab Hery
"Apa kau tidak menemukannya?"
Hery menggelengkan kepalanya.
"Kalau begitu anggap saja aku adalah anak itu," jawab Kanaka
"Baiklah kalau begitu," jawab Hery begitu senang
Lelaki itu kembali melanjutkan pembicaraannya dengan Kesia. Ia kemudian memberikan kesempatan kepada Kesia untuk menjadi CEO Purwadinata Company.
Karena pembicaraan selesai Kesia kemudian menghubungi Russell agat datang menjemputnya.
Saat hendak keluar dari restoran Kanaka yang kekenyangan meminta Hery untuk menggendongnya.
"Kakek sepertinya aku tidak kuat berjalan karena kekenyangan. Bisakah kau menggendong ku. Aku pastikan aku tidak terlalu berat karena selama ini aku selalu menjaga berat badan ku agar tetap ideal karena cita-cita ku menjadi seorang model," celoteh Kanaka
Kesia langsung melarang Kanaka saat ia merajuk kepada Hery.
"Kakek itu sudah tua jadi ia tidak bisa menggendong mu, apa kamu mau dia sakit pinggang setelah menggendong mu,"
"Tidak mau, aku tidak mau melihat kakek sakit. Kalau begitu biar aku jalan saja," jawab Kanaka langsung menggandeng lengan Hery
Melihat gurat kekecewaan di mata bocah itu membuat Hery kemudian membungkukkan badannya dan menyuruh anak itu untuk naik ke atas punggungnya.
"Ayo naik!" seru Hery
"Tapi nanti kakek sakit pinggang," ucap anak itu menggaruk-garuk kepalanya
"Tentu saja tidak, lagipula aku belum terlalu tua jadi masih kuat menggendong mu," jawab Hery
Kanaka begitu bahagia saat mendengar jawaban Hery, ia segera naik keatas punggung sang kakek sambil terus bersenandung.
Tidak lama Russell menghampiri mereka.
Hery yang baru pertama kali bertemu dengan Russell begitu terkejut saat mengetahui sosok Black Scorpion yang sebenarnya.
"Maaf sudah merepotkan anda, biarkan saya saja yang menggendongnya," ujar Russell
"Tidak apa, lagipula aku senang bisa menggendong Naka, dia anak yang pandai, perhatian, dan menyenangkan. Andai saja cucu-cucuku seperti dia pasti hidup ku akan lebih berwarna," jawab Hery
Ia kemudian menurunkan Kanaka saat tiba di depan pintu keluar.
"Terimakasih kakek, sampai jumpa lagi malam Minggu," ucap Kanaka membuat Hery tercengang
"Memangnya ada apa dengan malam Minggu?" tanya Hery
"Malam Minggu adalah hari ulang tahun ku, jadi aku mengundang kakek untuk datang ke acara ulang tahun ku," jawab Kanaka
"Baiklah, kakek pasti akan datang," jawab Hery
Kanaka kemudian menyuruh Hery untuk membungkukan badannya.
Anak itu kemudian membisikkan sesuatu padanya, "Asal kakek tahu, kakek adalah orang pertama yang aku undang. Jadi jangan bilang sama Nayla kalau aku mengundang mu lebih dulu darinya karena dia pasti akan marah,"
Hery langsung mengangguk setuju, "Tentu saja, tapi kalau boleh kakek tahu, siapa nayla itu?" tanya Hery
"Nayla itu adalah nama kucing kesayangan ku," jawab Kanaka membuat semua orang langsung tertawa mendengarnya
"Astaga, aku pikir dia itu pacar kamu," jawab Hery sambil terkekeh
********
Mengetahui Hery lebih memilih Kesia menjadi Ceo perusahaan membuat Sarman geram. Tentu saja ia tidak terima dengan keputusan sang ayah.
Bagaimana bisa ia memilih wanita yang jelas-jelas adalah musuh keluarganya daripada anaknya sendiri.
"Aku memilihnya karena ia adalah pemilik saham terbesar di perusahaan kita. Jadi walaupun ayah tidak memilihnya tetap saja ia akan menjadi CEO Purwadinata Company. Jadi tidak salah bukan jika ayah memilihnya, lagipula dia juga yang sudah menyelamatkan perusahaan ini. Kau bisa bayangkan apa kata para netizen jika aku tidak memilihnya, mereka pasti akan mengatakan aku adalah orang yang tak tau terimakasih, kacang yang lupa sama kulitnya atau cacian lain yang lebih menyakitkan." jawab Hery
"Jadi sekarang ayah lebih mementingkan pandangan orang daripada keluarga sendiri?" tanya Sarman
"Tentu saja tidak, aku sudah memikirkan matang-matang keputusan ku ini. Semuanya demi kebaikan perusahaan. Aku tak membayangkan jika kita kehilangan kepercayaan masyarakat hanya karena salah memilih CEO. Apa kau mau memimpin perusahaan yang bangkrut saat menjadi CEO atau kau tetap menjadi wakil CEO tapi perusahaan mu tetap eksis dan berjaya," jawab Hery
Melihat perubahan sikap Hery yang cenderung lebih berpihak kepada Kesia membuat Sarman mencurigainya.
Sabtu malam Hery pun menepati janjinya dengan menghadiri pesta ulang tahun Kanaka. Ia bahkan sengaja membawakan sebuah mobil remote control sebagai hadiah untuk Kanaka.
Namun ia begitu sedih saat Kesia mengatakan jika Naka menghilang karena berusaha menemuinya.
Hery yang sadar ada seseorang yang berusaha menggunakan namanya untuk mencelakai Kanaka begitu berang.
"Hanya ada satu orang yang bisa membuka ponselku, dia adalah Sarman, apa dia yang sudah menculik Kanaka karena kesal padaku yang tidak memilihnya sebagai CEO,"