NovelToon NovelToon
COLD REVENGE

COLD REVENGE

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Mafia / Kriminal / CEO / Perasaan / Konflik etika / Orisinil / Janda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 5
Nama Author: Margaret R

Revenge is a dish best served cold.

Belasan tahun menunggu seorang gadis lemah menunggu kesempatan untuk membalas dendam kematian Ibu dan Ayahnya.

Dalam hidupnya langit tak pernah biru lagi, maka dia akan membaginya pada mereka yang harusnya mendapatkannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Margaret R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 18. Double Agent 2

Dalam seminggu kemudian sebuah pesan datang padaku.

'Cari orang yang bernama Colin Knight, cari dia di alamat ini " High Impact Gym, jam 10 malam, ... kode pertemuan yang harus kaukatakan padanya, aku mau latihan pertahanan fisik khusus.' Sebuah link yang berisi petunjuk mapnya disertakan untukku.

'Baik.'

Aku berdebar-debar dengan senang, pekerjaan agen ganda ini rasanya memang membuat adrenalin terpacu.

Dan sekarang aku sudah di depan sebuah gym. Jam 10 malam ini larut sekali, kebanyakan mereka terlihat sudah bersiap pulang. Ini gym khusus martial art banyak pria di sana walaupun reception di depan tetap wanita, dia pun nampaknya bersiap pulang. Aku datang dengan training shirt dan jaket panjang dan persiapan baju ganti, aku tak tahu apa dia juga menguji stamina. Tapi harusnya tidak dengan waktu sesingkat ini.

"Ya Nona, ada yang bisa kubantu?" Dia melihatku berjalan mendekatinya.

"Ehm aku mau bertemu Tuan Colin Knight?"

"Ohh Tuan Colin, dia ada di ujung sana. Di matras blok latihan paling ujung." Orang-orang melihatku memasuki gym dengan heran, tapi tak berkata apapun. Aku lurus menuju seorang pria, pakaiannya dia sepertinya dia kesini berlatih boxing.

"Tuan Knight?"

"Iya." Dia melihatku tanpa senyum, bisa jadi ini memang bagian dari testnya. Dia tidak akan beramah tamah padaku. Dia tampan dengan t-shirt boxing itu. Tubuhnya kekar, nampaknya latihannya bagus. Nampaknya dia sudah berganti baju, setidaknya dia tidak bau keringat latihan.

"Aku kesini untuk latihan pertahanan fisik khusus."

"Oh. Duduk di matras." Dia mengambil ponselnya dan duduk.

"Nama dan umur. Siapa penghubungmu?"

"Emma Wright, 31 Tahun. Thomas Jefferson."

"Thomas? Ini serius nampaknya..." Dia tersenyum kecil, tapi kata-kata itu bukan untukku. "Bela diri yang kau pelajari?"

"Krav maga Level 4, Jujitsu Brown belt." Dia melihatku sekarang, nampak tak percaya.

"Benarkah." Dia menelitiku. Aku biasa dengan pandangan itu. Wanita cantik diremehkan di beberapa hal. Dan hanya di jadikan patokan di beberapa hal, bela diri tentu tak termasuk.

"Itu benar. Kau mau bukti?"

"Maksudmu semacam piagam? Piagam levelmu itu tak berlaku di sini?" Dasar, maksudnya itu berlaku saat aku bisa menghajarmu saja. Sombong. Lihat bagaimana aku mengurusmu sebentar lagi.

"Baiklah, tidak berlaku Sir." Lebih baik merendah dulu nanti saja pembuktiannya.

"Pernah cedera? Operasi besar yang tidak memungkinkan latihan intensif."

"Tidak."

"Baiklah. Berdirilah, sekarang testnya." Aku berdiri menghadap kepadanya, dia mengamankan ponselnya ke pojok ruangan.

"Kau bebas menyerangku."

"Menyerang?"

"Ahh aku lupa kau wanita, mungkin hanya diajari teknik bertahan?"

"Bukan, ..." Dia langsung memotongku.

"Baiklah-baiklah, teknik melepaskan diri dasar saja." Maksudku adalah apa aku harus memakai pelindung atau street fighting. Tapi belum apa-apa dia sudah meremehkanku. Dia berdiri di belakangku dan mengunciku dengan lengannya.

"Lepaskan cekikanku." Bukankah dia menyuruhku menyerangnya tadi perintah pertama tetap berlaku bukan. Dengan cepat kubanting dia kedepan dan dengan bantingan yang tak disangka, dia tak punya posisi menguntungkan untuk melawan kuncian kaki jiu jitsuku, kupuntir lengannya yang membuatnya kesakitan.

"Fuc*k!" Dia menyumpah karena dia tahu mustahil melepaskan ini.

"Di posisi ini Anda harus mengatakan Anda menyerah. Jika tidak ini akan membuat Anda cedera." Aku tersenyum menang sekarang.

"Baiklah, aku menyerah." Dan aku melepasnya dengan rela. Tentu saja dengan senyum lebar. Dia memicingkan matanya padaku.

"Gadis pintar." Dia tersenyum kecil. "Nampaknya aku terlalu meremehkanmu bukan. Sekarang kita serius."

1
Anonim
syarate berat ya codlin...
anisa edi
luar biasa👍👍👍👍👍
Glofish Guppy
aku dari awal Alexa ngikutin kk Margaret,kalo ga gara gara hp laptop ilang,aku dah bertahun tahun jadi penggemar nya,karyanya bagus semua👍👍👍☝️☝️☝️
💜Ilalang Senja💜
Like ... semangat berkarya Author
💕Bernadet Wulandari💕
baru juga awal udah mewek aja. maaf baru baca cerita ini.
Dwi Oktaviana
Luar biasa
PSG
ko ga ada lanjutannya LG Thor.... sedih sy 😔😔😔
PSG
keren semua critanya othor 1 ini 😍😍
Serevina Simanjuntak
Luar biasa
ms. yati74
luar biasa
Wina Rachma
Luar biasa
Dyah Oktina
wah... gini doang... nunggu kelanjutannya nih....pasti lama...
Dyah Oktina
emma...aku yg deg...deg...deg an.. pdhal kamu yg nguntit... aduh...jantung ku
Dyah Oktina
iya emma...bandel banget... kla ada apa2 kasihan bibi,paman juga kekasihmu
Dyah Oktina
jawab aja ok... gitu aja kok répot ...emma... kecuali kamu ngak suka
Dyah Oktina
jgn pantang menyerah colin...
Dyah Oktina
terbalik kali thor.. aku(emma) d us dia d uk
Dyah Oktina
iya emma cari lagi cowok yg baik juga kaya.. 😁😁😁
Dyah Oktina
ngak tahan dgn ganteng n ciut nya emma.. 😁😁😍
Dyah Oktina
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!