NovelToon NovelToon
Rahim Bayaran Tuan CEO

Rahim Bayaran Tuan CEO

Status: tamat
Genre:Patahhati / Konflik etika / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: farhati fara

Vania anastasha terpaksa memberikan rahimnya untuk mengandung seorang anak CEO arogan yang ingin memiliki anak tanpa ikatan pernikahan karena masih terikat dengan cinta masa lalunya.sedangkan dirinya butuh biaya untuk operasi ibunya


"akan kulakukan apapun asal ibuku selamat termasuk harus menjual tubuh yang tak berharga ini" Vania anastasia

"lahirkan seorang anak untukku..akan kubayar harganya...uang bukan masalah buatku asal anakku lahir" Julius granger

akankah keadaan berjalan sesuai apa yang diinginkan keduanya atau malah kebalikannya...
jawabannya ada di tulisan receh ini

baru belajar menulis...mohon saran dan kritiknya selalu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon farhati fara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18

BRAAAKK…

sosok ramping Rianty Granger melesat kedalam kantor milik Julian. Wanita yang telah melahirkan Julian itu terlihat benar-benar berang. Julian mengalihkan perhatiannya dari tumpukan dokumen kepada ibunya

“kau benar-benar membawa wanita murahan itu kerumah? Dimana ada Vania didalamnya?”

“siapa yang Mama sebut wanita murahan?”

“siapa lagi? Angeline sania..!!” sentak ibunya

“Ma..!!”

“apa yang kau pikirkan dengan membawa wanita itu kerumah itu?”

“itu urusanku bukan urusan Mama”

“tentu saja itu juga urusanku, ini masalah kesejahteraan wanita yang sedang mengandung anakmu”

“Mama tidak perlu menghawatirkan kesejahteraan Vania”

“apa kau tidak memikirkan perasaan Vania?”

“apa mama tidak memikirkan perasaanku dengan menyembunyikan berita perceraian Angel?” ujar Julian, balik bertanya

“yang aku lakukan adalah agar kau menjauh dari kehidupan wanita itu, dan memulai hidup baru bersama Vania”

“Vania disana hanya untuk mengandung anakku. Tidak lebih” bentak Julian

“kau yakin hanya itu posisi Vania dirumah itu Julian..?” tanya ibunya penuh makna

Julian terdiam, tentu saja hanya itu. Julian berusaha meyakinkan dirinya sendiri

“setelah Vania melahirkan dia akan pergi sesuai perjanjian yang telah ditetapkan. Berhenti menganggapnya sebagai menantumu, aku tahu kau menganggapnya seperti itu. Karena dia tidak akan pernah menjadi menantumu”

“tapi dia tetap ibu dari cucuku”

“dia hanya wanita yang mengandung anakku” Nyonya Rianty mengeraskan rahangnya, berusaha sebisa mungkin menahan desakan airmatanya. Tidak mungkin putranya bisa benar-benar kejam seperti ini?, ia pikir Julian sudah kembali menjadi Juliannya yang dulu, kehadiran Vania benar-benar membawa dampak positif bagi Julian, tapi semua itu lagi-lagi dirusak karena kehadiran wanita bernama Angeline sania

“jika kau melakukannya Julian Granger, aku tidak akan pernah mau menganggapmu anakku lagi” Nyonya Rianty melesat keluar dari ruangan kantor itu meninggalkan Julian dalam kemarahan yang memuncak, ibunya memarahinya karena Vania. Julian pun merasa geram kepada gadis itu.

🍀🍀🍀

Nyonya Granger tidak pernah mengizinkan dirinya sendiri untuk mendatangi rumah itu, karena ia tahu ia tidak akan tahan untuk tidak memaki Angel.Julian merasa bersyukur karenanya, ia jadi tidak perlu khawatir Angel akan merasa bersalah dan berniat untuk pergi dari rumah itu. Ia ingin terus memastikan Angel aman berada diperlindungannya selagi ia mencari cara untuk merebut kembali putri Angel

Ia sudah menyewa pengacara handal untuk kasus itu. dan berkat kecekatan kerjanya, Rena sebentar lagi akan pulang kepada ibunya

Kemarahannya kepada Vania semakin membumbung tinggi, selain ibunya menjadi musuhnya sekarang ia juga tidak suka dengan perasaan bersalahnya kepada gadis itu, ia benci merasa lemah dan bersalah seperti itu, karena itu ia mengumpulkan rasa bersalah itu menjadi rasa marah kepada Vania

Akibat perasaan itu Vania harus menerima resikonya, gadis itu tidak hanya diacuhkan tapi ia benar-benar tidak terlihat dimata Julian. tidak peduli tubuh gadis itu membengkak dengan perutnya yang membulat, Julian tetap tidak melirik gadis itu sama sekali

Melihat Vania mengerutkan keningnya karena terluka semakin membuat Julian marah, ia membentak dan menjawab pertanyaan Vania dengan sangat ketus. Membuat Angel bertanya-tanya kenapa Julian sekejam itu kepada Vania, tetapi wanita itu tidak berani bertanya, ekspresi keras dan kejam Julian lah yang membuatnya tidak berani menyebutkan perihal Vania jika mereka berdua saja

Vania menyadari keengganan Julian berada disatu ruangan dengannya saat ini, karena itu ia memutuskan untuk tetap berada didalam lingkup kamarnya. Berbaring ditempat tidurnya sambil mengusap perutnya yang lebih sering merasa keram. Julian melupakan kebiasaannya menenangkan perutnya, ia juga melupakan kenyataan bahwa Vania sedang mengandung anaknya, karena pria itu benar-benar mengacuhkan Vania. bahkan tidak melihat gadis itu sama sekali

Suara mobil yang berhenti dihalaman rumah mengalihkan perhatian Vania, gadis itu berjalan kearah jendela lalu melebarkan matanya terkejut melihat Julian menggandeng tangan seorang gadis kecil. Dilihat dari wajahnya gadis itu terlihat mirip dengan ibunya, Vania yakin gadis itu adalah anak Angel

Vania berjalan keluar dari kamarnya dan melihat keruang tamu, dimana saat itu Angel tengah menangis sambil memeluk gadis kecil itu, anak perempuan itupun memeluk ibunya sambil menangis, jelas terlihat perasaan penuh kerinduan diantara keduanya. Mata Vania terpaku pada senyum yang terkembang diwajah Julian, entah seperti apa ia harus mengungkapkannya, ia merindukan senyum itu, ia ingin Julian tersenyum kepadanya, bersikap baik padanya. Tidak peduli jika itu hanya sikap hormat karena ia telah mengandung untuk Julian sekalipun, asal Julian tidak mengacuhkannya seperti ini.

Vania menundukkan wajahnya menatap kosong ujung sendal rumahnya, airmata tumpah jatuh mengenai ujung sendalnya. Ia kesepian, ia merindukan seseorang yang tidak pernah menjadi miliknya

“Nona Vania...anda baik-baik saja?” suara Pak Norman mengejutkannya, cepat-cepat Vania menghapus airmatanya dan menoleh kearah Pak Norman

“Iya paman, aku akan tidur sekarang”

“kau lupa minum susumu” Pak Norman menyerahkan gelas berisi susu yang ia bawa kepada Vania. Vania mengambil susu itu lalu menghabiskannya dengan cepat

“Terima kasih paman, aku permisi”

“beristirahatlah..”

“Baik”

Julian menolehkan kepalanya kearah Pak Norman dan Vania, melihat Pak Norman menyerahkan susu kepada Vania membuat Julian teringat bahwa ia sudah melupakan kegiatannya memberikan susu kepada Vania secara rutin

Matanya bertemu dengan mata Pak Norman, pak Norman terlihat kesal kepada Julian.Pria tua itu tidak pernah sekalipun memperlihatkan emosinya kepada Julian, meskipun tidak suka dengan apa yang Julian perintahkan pria itu selalu melakukannya dengan tenang

Julian menghembuskan nafasnya, sadar ia telah berlaku keterlaluan pada gadis itu, apa ia sudah melukai gadis itu?. Julian melirik kearah kamar Vania. Sudah ia putuskan untuk menyudahi ke keras kepalaannya dan mulai meminta maaf kepada Vania. Julian melirik kearah jam lalu mengurungkan niatnya, mungkin besok pagi saja, pikirnya.

.

.

.

Kritik dan saran diharapkan 🙏🙏

1
Surati
bagus ceritanya 👍🙏🏻 semangat thor 💪👍
TATI PUTRISOLO
cinta bikin orang kdg enggk ada logika ya thour hahaaa
enggak lht dia bos yg anhkuh dingin kalau sdh bucin enggak jln logika dllnya/Angry/
Tifanny Lette
sya pernah baca novel ini di opera mini,, tahun 2014
tpi nma aktornya kyuhyun
🙏🙏
TATI PUTRISOLO
jgn bw perasaan vania takut sakit yg luar biasa... ak ikut aedih tp mau n keadaanya memang orang susahsdgkan ibu nya sakit parah..
Duwie Sartika
sapa lg Damian? masa tiba-tiba ganti pemain /Facepalm/
Duwie Sartika: aman kk, sepanjang baca cerita cm ini yg beda... /Smile/
total 2 replies
Les Tari
👌
safna
akan ada penyesalan untuk mu juliyan
safna
kasian pak norman
Mika chan
balita nggak sih?
Mika chan
aku jujur cari di google "apakah janin-" lansung ada dong
rere
Luar biasa
Faidhol Baroka
apa judul mira tor
Nurijan Daud
aku suka ceritanya...seru
Yuli
🤣🤣Dan aku menyukainya thor
Icha Afriyah
oke cerita nya
Ana Mirfat
Kecewa
Cinta Dalam Do'a
mntaaaap Author cerita smpai tamat nggaq setengah" sneng bacanya ..bikin lagi dong yg lain
Acil ipah Ipah
mewak aq thor 😭😭😭😭
Acil ipah Ipah
sedih bngt aq thor 😭😭😭
Ma Em
bagus Vania berikan sedikit pelajaran untuk Julian biarkan dia merasakan betapa berartinya dirimu.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!