Annchi adalah seorang dokter jenius yang bisa mengobati segala penyakit dan ahli mengunakan senjata tajam serta menguasai ilmu bela diri.
Banyaknya pasien tentu saja uang mengalir terus hingga Annchi menjadi gadis yang paling kaya raya di negara itu hingga suatu ketika pamannya memberikan racun yang sangat kuat.
Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya dia baru mengetahui kalau paman dan bibinya yang telah meracuni dirinya membuat dirinya bersumpah di depan mereka jika kelak berinkernasi kembali akan membalas perbuatan mereka.
Annchi terbangun dan dirinya sangat terkejut tubuhnya gendut dan jelek serta penuh dengan luka dan di dalam ingatan pemilik tubuh kalau pemilik tubuhnya banyak mengalami penderitaan.
Bagaimana cara Annchi membantu membalaskan
dendam?
Ikuti Novelku yang ke 19
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayuk Triatmaja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rey, dadaku sakit
Katarina mulai mengecek nadi tuan Albert dan dirinya menemukan sedikit racun di dalam tubuh tuan Albert yaitu tuan Albert tidak bisa mengontrol emosinya yang siap - siap meledak kapan saja.
' Aku merasa wanita ular itulah yang memberi racun tapi kalau benar kenapa ke dua wanita ular itu yang sekarang di beri hukuman? Atau ada orang lain yang memberikannya? Aku akan menyelidikinya.' Ucap Katarina dalam hati.
" Tidak ada apa - apa dad, daddy hanya tidak bisa mengontrol emosi daddy yang kapan saja meledak." Ucap Katarina.
" Dulu emosi daddy tidak seperti itu tapi kenapa jadi berubah sejak menikah dengan wanita itu?" Tanya tuan Albert.
" Katarina tidak tahu dad." Jawab Katarina.
' Maaf tuan Albert, aku tidak bisa memberitahukan yang sebenarnya karena aku tidak tahu siapa yang memberikan racun ke tuan Albert tapi aku berjanji akan membuat ramuan obat jika ada yang berani memberikan racun.' Ucap Katarina dalam hati.
" Adakah obat untuk menghilangkannya?" Tanya tuan Albert
" Katarina akan membuat ramuan obat agar daddy tidak mengontrol emosi." Ucap Katarina
Tuan Albert hanya tersenyum sedangkan Katarina menatap satu persatu untuk mencari bahan yang diperlukan untuk dijadikan obat karena dirinya belum hapal letak semua bahan yang akan diracik. Setelah menemukan bahan untuk dibuat obat Katarina mulai meracik hingga sepuluh menit kemudian obat itu sudah jadi.
" Ini dad obatnya." Ucap Katarina sambil memberikan obat ke tuan Albert.
" Terima kasih sayang." Jawab tuan Albert sambil menerima obat tersebut.
" Sama - sama dad, oh ya obatnya di minum pagi dan malam hari jika rutin di minum selama seminggu daddy bisa mengontrol emosi." Ucap Katarina.
" Ok." Jawab tuan Albert singkat dan padat.
" Aku mau meracik obat dulu dad." Ucap Katarina.
" Obat untuk penyakit apa?" Tanya tuan Albert penasaran.
" Obat yang biasa di konsumsi jika sakit ringan misalnya obat pusing, mual, lambung dan lain - lainnya." Jawab Katarina
" Ok, kalau begitu daddy dan paman Rey mau ke ruang kerja." Ucap tuan Albert.
" Baik dad." Jawab Katarina
Tuan Albert dan Rey keluar dari ruangan tersebut dan berjalan ke arah ruang kerjanya, mereka berdua masuk ke dalam ruangan tersebut dan Rey menutup pintunya dengan rapat.
" Duduklah Rey." Perintah tuan Albert sambil duduk di kursi kebesarannya.
" Baik tuan." Jawab Rey sambil duduk di kursi berhadapan dengan tuan Albert yang hanya dibatasi oleh meja.
" Apakah kamu tidak melihat banyak perubahan yang terjadi pada putriku?" Tanya tuan Albert.
" Jujur saya katakan memang benar tuan, nona Katarina berbeda dengan yang dulu." Ucap Rey yang merasakan banyak perubahan pada Katarina.
" Iya benar, aku merasakan dulu putriku pembangkang, setiap perintahku selalu di langgar dan hal itu membuatku sering menghukumnya tapi beberapa hari sangat patuh dan hal itu membuat aku menyadari kesalahanku kalau ternyata putriku melakukan semua itu karena istri yang aku nikahi ternyata mengadu domba agar aku membenci putri kandungku." Ucap tuan Albert.
" Maaf tuan sebenarnya, nona Katarina sering diperlakukan buruk oleh nyonya dan nona Valen karena itulah nona Katarina menjadi pribadi yang membangkang." Ucap Rey.
Brak
" Kenapa kamu tidak mengatakan hal itu padaku, hah!!!" Bentak tuan Albert kemudian menggebrak meja.
" Maaf tuan, jika saya mengatakan hal yang sebenarnya, apa tuan percaya padaku? Sudah beberapa orang yang mengatakan pada tuan tapi tuan tidak percaya malah percaya pada nyonya kalau mereka berbohong dan akhirnya tuan memecat mereka. Saya hanya bisa diam - diam membantu nona Katarina ketika nona Katarina mendapatkan perlakuan buruk dari nyonya dan nona Valen." Ucap Rey menjelaskan.
Tuan Albert yang awalnya marah dan membentak Rey hanya diam seribu bahasa karena apa yang dikatakan oleh Rey benar, dirinya selalu percaya dengan ke dua wanita ular itu membuat tuan Albert memegangi dadanya dengan ke dua tangannya karena dadanya terasa sesak.
" Rey, dadaku sakit." Ucap tuan Albert dengan wajah mulai memucat.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Ayo donk vote, like, komentar dan hadiahnya biar author semangat menulisnya.
Terima kasih atas vote, like, komentar dan hadiahnya