Di Benua Sembilan Provinsi, kekuatan adalah satu-satunya hukum yang diakui. Lin Xuan, pewaris muda Klan Lin yang lahir dengan Tulang Kaisar Kuno, dikhianati pada malam upacara kedewasaannya. Tetua Agung klan bekerja sama dengan sepupunya, Lin Haotian, dan tunangannya dari Sekte Pedang Bulan, Su Qingxue, untuk merobek Tulang Kaisar dari tubuhnya secara hidup-hidup. Dengan meridian yang hancur dan tubuh yang dibuang ke Jurang Tulang Iblis, Lin Xuan seharusnya mati menjadi santapan binatang buas.
Namun, darah pantang menyerah dan kebencian yang membakar jiwanya memicu bangkitnya artefak misterius dari era sebelum penciptaan langit: Sistem Penakluk Takdir (Fate Conqueror System). Sistem ini memiliki satu hukum mutlak: rampas takdir musuh untuk membangun tahta sendiri. Setiap musuh yang dibunuh dan setiap faksi yang dihancurkan oleh Lin Xuan akan diekstrak menjadi Esensi Kultivasi Murni, Bakat Spiritual, dan Fragmen Hukum.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 17: Jembatan Tengkorak Darah & Panen Besar Poin Takdir
Lin Xuan?! Dialah bocah iblis yang membunuh Tetua Agung Klan Lin dan memotong lengan Tetua Luo Feng?!"
"Gila! Dia baru saja membunuh Huo Lie dan Chen Feng di luar lembah, dan sekarang dia berani menantang Jian Wushuang serta Huo Qilin secara langsung?!"
Kawah Lembah Darah langsung meledak dalam kegemparan hebat!
Wajah Huo Qilin berubah merah padam hingga urat-urat di lehernya menonjol keluar seperti cacing tanah. Kematian adik satu-satunya di depan mata ratusan kultivator adalah tamparan keras bagi harga dirinya dan Sekte Api Merah!
"Lin Xuan!! Aku bersumpah akan membakar tulangmu menjadi abu dan menyiksa jiwamu selama seratus tahun!!"
ROOOAAAR!
Huo Qilin melompat maju bersama sepuluh murid elit Sekte Api Merah, sementara di sisi lain, Tie Kuang dari Sekte Gunung Besi yang ingin merebut hadiah 50.000 Batu Spiritual dari Sekte Pedang Bulan juga ikut menerjang sambil mengangkat kapak raksasanya!
"Haha! Kepala bocah ini milikku! Kakak Jian, jangan lupa hadiah dari Sekte Pedang Bulan!" teriak Tie Kuang buas.
Jian Wushuang sendiri berdiri dengan mata menyipit tajam, tangannya sudah memegang gagang pedang untuk menutup jalur pelarian Lin Xuan ke arah hutan belakang. Di matanya, Lin Xuan yang dikeroyok oleh dua pakar Fondasi Roh Tingkat 7 pasti akan berusaha kabur kembali ke hutan!
Namun, apa yang dilakukan Lin Xuan berikutnya membuat semua orang di kawah itu ternganga tak percaya.
Bukannya mundur ke arah hutan atau melompat ke air terjun barat, Lin Xuan justru tersenyum dingin, berbalik badan, dan melompat lurus menerobos Tirai Penghisap Darah di gerbang utama Makam Raja Asura!
"Apa?! Dia melompat langsung ke dalam Formasi Tirai Penghisap Darah?!"
"Hahaha! Bocah itu bunuh diri karena takut dikeroyok! Dua kultivator tadi saja langsung meleleh menjadi darah dalam dua detik!"
Huo Qilin dan Tie Kuang menghentikan langkah mereka di depan gerbang sambil tertawa sinis, menunggu tubuh Lin Xuan meleleh menjadi genangan darah di dalam tirai merah tersebut.
Akan tetapi—
BZZZZT!!
Saat tubuh Lin Xuan menyentuh Tirai Penghisap Darah yang mematikan itu, Tubuh Kaisar Darah Asura di dalam dirinya memancarkan aura kaisar kuno yang agung!
Tirai kabut darah yang tadinya ganas seperti binatang buas tiba-tiba bergetar seperti seorang hamba yang bertemu dengan kaisarnya! Bukan hanya tidak melukai sehelai rambut pun dari tubuh Lin Xuan, seluruh energi darah kuno berusia tiga ribu tahun di dalam tirai gerbang itu justru tersedot masuk ke dalam tubuh Lin Xuan melalui Kitab Kaisar Penelan Langit!
[Mendeteksi Formasi Darah Kuno yang sejalan dengan Tubuh Kaisar Darah Asura!] [Menyerap Inti Formasi Gerbang... Kultivasi meningkat ke Ranah Fondasi Roh Tingkat 4!]
Dalam sekejap mata, tirai kabut darah di gerbang utama itu lenyap ditelan Lin Xuan, dan sosoknya sudah melesat masuk ke dalam lorong bagian dalam makam sambil meninggalkan pesan suara yang menggema mengejek di telinga Jian Wushuang, Huo Qilin, dan Tie Kuang:
"Warisan di dalam Makam Raja Asura ini akan kuambil semuanya. Jika kalian punya nyali, masuklah ke dalam—aku sudah menyiapkan kuburan untuk kalian semua!"
"Sialan!! Tirai darahnya sudah hilang! Dia menyerap formasi gerbang dan ingin memonopoli harta karun di dalam!" wajah Jian Wushuang langsung berubah gelap gulita. "Semua murid Sekte Pedang Bulan, kejar dia sekarang juga! Jangan biarkan dia menyentuh ruang inti makam!"
"Sekte Api Merah dan Sekte Gunung Besi, maju! Cincang bocah itu di dalam makam!"
Didorong oleh keserakahan akan warisan kuno dan amarah yang membara, Huo Qilin dan Tie Kuang memimpin tiga puluh murid elit dari kedua sekte mereka berlari kencang mendahului kelompok lainnya masuk ke dalam lorong raksasa Makam Raja Asura!
Lima menit kemudian, di bagian tengah Makam Raja Asura: Jembatan Tengkorak Darah.
Di bawah jembatan batu sempit sepanjang seratus meter ini, mengalir sungai magma merah menyala yang mengeluarkan gelembung-gelembung panas mematikan. Di sepanjang tepi jembatan, berdiri dua puluh empat patung baju zirah besi hitam setinggi tiga meter yang memegang tombak perang—Prajurit Boneka Asura!
Di ujung seberang jembatan, tepat di atas sebuah pilar batu hitam, tampak sebongkah batu berkilau keemasan yang memancarkan aura logam tingkat tinggi: Batu Penempa Roh Langit (Heavenly Spirit Forging Stone)!
Lin Xuan berdiri tenang di ujung seberang jembatan sambil mengambil Batu Penempa Roh Langit tersebut ke tangannya. Karena ia memiliki Tubuh Kaisar Darah Asura, kedua puluh empat Prajurit Boneka Asura di sepanjang jembatan sama sekali tidak menyerangnya—bahkan simbol formasi pengendali jembatan di bawah kaki Lin Xuan kini berada sepenuhnya di bawah kendalinya!
Tap! Tap! Tap!
Dari mulut lorong di ujung depan jembatan, Huo Qilin dan Tie Kuang tiba bersama dua puluh murid elit Sekte Api Merah dan Sekte Gunung Besi. Kelompok Jian Wushuang dari Sekte Pedang Bulan memilih lorong cabang lain untuk mencari jalan pintas menuju aula utama.
Saat melihat Lin Xuan berdiri sendirian di ujung jembatan sambil memegang Batu Penempa Roh Langit, mata Tie Kuang dan Huo Qilin langsung menyala tamak!
"Itu Batu Penempa Roh Langit yang bisa meningkatkan senjata roh ke Tingkat Bumi!" teriak Tie Kuang gembira. "Dan lihat, patung-patung penjaga di jembatan ini sudah tidak aktif! Bocah Lin Xuan, kali ini tidak ada tempat lagi bagimu untuk lari! Serahkan batu itu dan kepalamu!"
Huo Qilin dan Tie Kuang langsung memimpin dua puluh murid mereka berlari ke tengah Jembatan Tengkorak Darah untuk mengepung Lin Xuan!
Namun, tepat ketika mereka semua berada di tengah-tengah jembatan di atas sungai magma—
Lin Xuan yang berdiri di ujung jembatan tersenyum dingin dan menginjak pusat simbol formasi di bawah kakinya!
"Siapa yang bilang patung-patung penjaga ini sudah tidak aktif?"
KLANG! KLANG! KLANG!
Dua puluh empat pasang mata merah darah tiba-tiba menyala di balik helm besi Prajurit Boneka Asura!
Kedua puluh empat boneka perang yang masing-masing memiliki kekuatan setara Fondasi Roh Tingkat 5 hingga Tingkat 6 itu langsung mengangkat tombak baja mereka dan menyerang brutal ke arah murid-murid Sekte Api Merah dan Sekte Gunung Besi yang terjebak di tengah jembatan sempit!
"Apa?! Jebakan!! Kenapa patung-patung ini hanya menyerang kita?!"
"Aaaarghh!!"
Dalam sekejap, selusin murid dari kedua sekte itu tertusuk tombak baja dan terlempar jatuh ke dalam sungai magma di bawah jembatan!
Pada saat yang sama, Lin Xuan melemparkan Batu Penempa Roh Langit ke arah bilah Pedang Pemutus Karma di tangannya dan mengaktifkan fitur Penempaan Takdir!
[Menyerap Batu Penempa Roh Langit... Progres Evolusi mencapai 100%!] [Selamat! Pedang Pemutus Karma resmi berevolusi menjadi Senjata Roh Tingkat Bumi (地/Earth Grade) Menengah!] [Efek Baru Terbuka: Aura Pembantai Asura — Meningkatkan kekuatan tebasan sebesar 100% dan melumpuhkan pergerakan jiwa lawan dalam radius sepuluh meter!]
BOOOOM!
Cahaya hitam keemasan meledak dari bilah Pedang Pemutus Karma!
Lin Xuan melesat maju ke tengah jembatan seperti dewa kematian. Target pertamanya adalah Tie Kuang, pemimpin Sekte Gunung Besi yang sedang sibuk menangkis serangan dua Prajurit Boneka Asura!
"Tie Kuang! Bukankah tadi di luar kawah kau bilang satu ayunan kapakmu cukup untuk membelahku menjadi dua?"
Suara dingin Lin Xuan terdengar tepat di atas kepala Tie Kuang!
Tie Kuang mendongak dengan wajah pucat pasi dan mengangkat kapak raksasanya secara horizontal di atas kepalanya untuk menahan tebasan Lin Xuan: "Perisai Gunung Besi!!"
Tebasan Bulan Darah Pemutus Takdir!
CRAAAAACK—SRAAAK!!
Di bawah ketajaman Senjata Roh Tingkat Bumi Menengah, kapak baja kebanggaan Tie Kuang langsung terpotong dua seperti tahu lembut! Bilah Pedang Pemutus Karma tidak berhenti sedikit pun—membelah lurus dari ubun-ubun Tie Kuang hingga ke selangkangannya!
Kedua belahan tubuh pemimpin muda Sekte Gunung Besi itu roboh ke kiri dan kanan setelah seluruh esensi darahnya tersedot habis oleh Lin Xuan!
"Tie Kuang mati dalam satu tebasan?!"
Huo Qilin yang melihat pemandangan mengerikan itu merasa darah di seluruh tubuhnya membeku! Ketakutan luar biasa mengalahkan rasa dendamnya atas kematian sang adik. Ia langsung membakar darah esensinya untuk memukul mundur satu boneka batu dan hendak melompat balik ke pintu masuk jembatan!
"Huo Qilin, adikmu Huo Lie sudah menunggumu di neraka. Jangan biarkan dia menunggu terlalu lama!"
Langkah Bayangan Darah!
Lin Xuan muncul tepat di depan mulut jembatan, menghalangi satu-satunya jalan keluar Huo Qilin!
"Lin Xuan!! Kau memaksaku mati bersama!!" Huo Qilin meraung putus asa, mengerahkan seluruh kekuatan Fondasi Roh Tingkat 7 miliknya ke dalam jurus terlarang Sekte Api Merah: Ledakan Teratai Api Qilin!
"Di hadapanku, bahkan untuk meledakkan diri pun kau tidak punya kualifikasi!"
Tangan kiri Lin Xuan menghantam maju dengan Tinju Penghancur Bintang yang dipadukan dengan Telapak Api Teratai Merah yang baru ia ekstrak dari Huo Lie, sementara tangan kanannya menusukkan Pedang Pemutus Karma lurus menembus Dantian dan jantung Huo Qilin sekaligus!
JLEB!!
Lautan roh Huo Qilin yang hendak diledakkan langsung bocor dan ditelan bulat-bulat oleh pusaran Kitab Kaisar Penelan Langit!
"Kau... bahkan menggunakan teknik adikku... untuk membunuhku..." Huo Qilin memuntahkan darah sebelum matanya meredup dan tubuhnya mengering menjadi abu di ujung pedang Lin Xuan.
[Anda telah membunuh Tie Kuang (Fondasi Roh Tingkat 7), Huo Qilin (Fondasi Roh Tingkat 7), serta 20 Murid Elit Sekte Api Merah & Sekte Gunung Besi!] [Merampas Esensi Darah & Kultivasi Murni +9.500! Poin Takdir +3.200!] [Selamat! Kultivasi Anda menembus berturut-turut dari Fondasi Roh Tingkat 4 ke Ranah Fondasi Roh Tingkat 6!]
Dalam waktu kurang dari sepuluh menit di atas Jembatan Tengkorak Darah, seluruh kontingen elit dari dua sekte besar—Sekte Api Merah dan Sekte Gunung Besi—telah dimusnahkan hingga tak tersisa satu orang pun!
Lin Xuan mengibaskan darah dari bilah Pedang Pemutus Karma, lalu menatap gerbang emas raksasa di ujung jembatan yang menuju ke ruang inti makam: Aula Tahta Raja Asura.
"Dua sekte sudah rata. Sekarang... giliran anjing-anjing dari Sekte Pedang Bulan dan Jian Wushuang."