NovelToon NovelToon
Terlempar Ke Dunia Kecil

Terlempar Ke Dunia Kecil

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:908
Nilai: 5
Nama Author: Zhu Ge Liang

Xue Yao, murid pertama Sekte Yiyuan, kehilangan segalanya ketika Raja Iblis menghancurkan sektenya. Sebagai satu-satunya yang selamat, ia melarikan diri membawa pusaka sekte, Cincin Zhutian, demi membalas dendam.

Namun saat dikepung musuh, ia menghancurkan kultivasi dan memecah kesadarannya sendiri. Takdir justru membuat seluruh serpihan kesadarannya terserap ke dalam Cincin Zhutian dan tersebar ke berbagai dunia. Setelah hampir seratus tahun tertidur, Xue Yao terbangun dan mendapati setiap serpihan hidup dalam penderitaan akibat keterikatan batin yang dapat melahirkan iblis hati.

Kini, dengan kekuatan Cincin Zhutian, ia harus kembali ke setiap dunia untuk menyelamatkan, mengumpulkan, dan menyatukan kembali seluruh serpihan jiwanya. Namun, mampukah Xue Yao mengembalikan dirinya yang utuh... atau justru kehilangan segalanya untuk kedua kalinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zhu Ge Liang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Takdir yang Tertukar¹⁷

    Begitu melihat Lin Ling, reaksi pertama Xue Mo justru adalah rasa gugup.

    Ia dengan waspada menoleh sekeliling. Setelah memastikan tidak ada orang lain, barulah ia berkata dengan suara rendah, "Ling, bagaimana kau bisa datang kesini?"

    Mata Lin Ling seketika berkaca-kaca, menampilkan ekspresi seolah-olah dirinya telah sangat disakiti.

    "Kak Mo, apakah kau tidak ingin melihatku?"

    Usai mengucapkan itu, air mata yang menggenang di pelupuk matanya pun jatuh.

    "Aku melihat kabar tentang pertunanganmu. Aku tidak percaya, karena itu aku mengerahkan seluruh tenagaku hanya untuk bertemu denganmu sekali ini. Selama ini, entah berapa kali aku menelepon dan mengirim pesan kepadamu, tetapi kau tidak pernah membalas. Meski begitu, aku tetap ingin bertemu denganmu, ingin meminta sebuah jawaban darimu."

    Dengan mata sembab penuh air mata, Lin Ling menatap Xue Mo, berusaha menahan isakan di suaranya.

    "Katakan padaku. Apakah itu benar, Kak Mo?"

    Kerinduan dan rasa bersalah terhadap Lin Ling yang menumpuk selama beberapa hari ini seketika menyerbu hatinya. Xue Mo akhirnya tidak sanggup menahan diri dan menarik Lin Ling ke dalam pelukannya.

    "Maafkan aku, Ling. Ibu mengetahui hubungan kita. Jika aku tidak menyetujui pertunangan ini, sangat mungkin beliau akan bertindak terhadapmu."

    Menghadapi tatapan Lin Ling yang penuh keterkejutan, Xue Mo berkata dengan pedih, "Kau juga tahu bagaimana kakek membangun keluarganya. Ling, aku hanya bisa melakukan ini."

    Lin Ling tentu saja tahu. Ibu Xue bermarga Chou. Dahulu, keluarga Chou membangun kekayaan mereka dengan cara-cara yang tidak bersih. Namun, mereka segera mencuci bersih jejaknya dan beralih ke industri properti. Metode mereka tegas dan cepat, membeli banyak lahan berpotensi besar dan berkembang pesat memanfaatkan momentum.

    Walaupun beberapa tahun terakhir kejayaan itu telah memudar, jaringan relasi dan pengaruh yang mereka kumpulkan masih masa lalu masih tetap ada.

    Jika ibu Xue benar-benar ingin menyasar orang, hal itu akan sangat mudah dilakukan.

    "kalau begitu, apakah kau akan melepaskanku, Kak Mo?"

    Lin Ling dapat melihat dengan jelas bahwa Xue Mo di hadapannya benar-benar telah mundur.

    Mungkin memang ada kekhawatiran akan keselamatannya, tetapi yang lebih besar adalah rasa takut Xue Mo sendiri.

    Dengan keadaan seperti ini, bagaimana dulu ia berani berjanji akan menjadikannya menantu tertua keluarga Xue?

    Namun Lin Ling tahu, satu-satunya sandaran baginya adalah Xue Mo. Jika ia kehilangan Xue Mo, maka kesempatan untuk kembali ke lingkaran kelas atas benar-benar akan lenyap.

    Dengan cepat, Lin Ling membuka kancing bajunya, memperlihatkan lebam-lebam kebiruan di tubuhnya.

    Ekspresi Xue Mo pun berubah, dari rasa malu menjadi keterkejutan dan kepedihan.

    "Apa... Apa yang terjadi? Siapa yang memukulmu?"

    Dengan senyum getir seolah pasrah pada nasib, Lin Ling berkata, "Tidak lama setelah pesta ulang tahun itu, aku diusir dari rumah tersebut. Saat aku menyeret koper tanpa tahu harus kemana, ayah kandungku menemukanku. Ia merampas semua uang yang kumiliki dan memukulku hingga seperti ini. Kalau dipikir-pikir, mungkin lebih baik dulu aku mati saja di gang itu, daripada harus menghadapi akhir seperti sekarang."

    Ia sengaja menyembunyikan fakta bahwa dirinya masih tinggal bersama Lin Zhi Du, membentuk citra seorang perempuan yang benar-benar tidak punya jalan keluar.

    "Ling!"

    Xue Mo menggenggam tangannya, seolah ada begitu banyak rasa iba yang ingin ia ungkapkan.

    Namun pada saat itu, tiba-tiba terdengar suara dari luar.

    "Tuan Muda Xue sedang berganti pakaian disini. Eh, mengapa belum keluar juga?"

    Itu adalah suara asisten ceroboh tadi.

    Lalu terdengar suara perempuan lain, "Apa terjadi sesuatu? Jiwen, kau masuk dan lihat."

    Jiwen adalah pemilik studio tersebut, seorang perancang busana adibusana yang cukup terkenal.

    Detik berikutnya, seiring teriakan Jiwen memanggil Tuan Muda Xue, pintu itu didorong terbuka.

    Kedua orang di dalam, bahkan tidak sempat bersembunyi.

    Pada saat itu, pemandangan Xue Mo yang memeluk Lin Ling dengan mesra serta pakaian Lin Ling yang setengah terbuka, seluruhnya tertangkap jelas oleh mata orang-orang di luar.

    Terutama oleh calon tunangan Xue Mo saat ini, Qu Ning.

    Perempuan bertubuh tinggi dan berparas dingin itu kini menatap mereka berdua dengan sorot mata yang tenang.

    Kemudian, dengan suara dingin ia berkata, "Xue Mo, kurasa aku memerlukan sebuah penjelasan."

    Reaksi pertama Xue Mo adalah memastikan bahwa ibunya tidak mengetahui kejadian ini.

    Jika Qu Ning menceritakan hal ini kepada keluarga Xue dan membatalkan pertunangan, maka Lin Ling pasti tidak akan sanggup bertahan.

    Ia menyembunyikan Lin Ling di belakang tubuhnya, lalu dengan sikap merendah berkata kepada Qu Ning, "Aku bisa menjelaskan. Namun sekarang, kurasa kita memerlukan ruang untuk berbicara berdua dengan tenang."

    Qu Ning mengangkat pandangannya ke arah Jiwen. Jiwen segera memberi isyarat menarik resleting di mulutnya.

    "Tenang saja. Saya memiliki etika profesional dan tidak akan membocorkan privasi klien."

    Setelah berkata demikian, ia pun membawa asisten kecil itu keluar dari ruangan.

    Qu Ning duduk di sofa. Sikapnya tampak santai, tetapi aura yang ia pancarkan sangat kuat saat menatap keduanya.

    "Kalian sudah bertahun-tahun hidup sebagai saudara. Bisa sampai menjalin hubungan seperti ini, sungguh membuka wawasanku."

    "Qu Ning, jangan berbicara setajam itu."

    Xue Mo mengerutkan kening tanpa sadar.

    Namun Qu Ning sama sekali tidak peduli.

    Ia sudah lama mengetahui dari mulut Xue Yao. Bagaimana sebenarnya sifat Xue Mo yang tampak lembut di luar, namun dingin dan kejam di dalam, serta berbagai perbuatan tak pantas yang pernah Xue Mo lakukan.

    "Berani berbuat, tetapi takut orang membicarakannya? Xue Mo, apakah kau sedang mempermainkanku, mempermainkan keluarga Qu? Diam-diam menjalin hubungan yang tidak jelas dengan mantan adikmu, tetapi di permukaan masih berani membicarakan pertunangan dengan keluarga Qu. Baik, sangat baik."

    Qu Ning yang memang berparas dingin, kini dengan wajah muram menatap mereka, memancarkan aura yang benar-benar mencekam.

    Xue Mo menenangkan Lin Ling yang gemetar di belakangnya, lalu berkata pelan kepada Qu Ning, "Hubunganku dengan Ling tidak seperti yang kau bicarakan. Mari kita berbicara terus terang. Pertunangan kita sejak awal bukanlah hasil cinta dua arah, melainkan aliansi dua keluarga. Atas kejadian hari ini, aku meminta maaf. Katakan saja, apa yang kau inginkan agar bersedia melepaskan masalah ini?"

    Inilah kalimat yang ditunggu Qu Ning.

    "Aku menginginkan proyek resor di Kota Selatan."

    Xue Mo tertegun.

    Mengapa Qu Ning menginginkan proyek tersebut?

    Secara ketat, proyek tersebut tidak terlalu berkaitan langsung dengan keluarga Xue, melainkan investasi pribadi Xue Mo di luar.

    Namun, keberhasilan proyek itu kala itu sangat bergantung pada bantuan pamannya.

    Karena dua investor lain dalam proyek tersebut adalah dua pemegang saham besar di Grup Xue.

    Secara tidak langsung, proyek resor bernilai hampir seratus miliar itu pada dasarnya dibuat untuk mengalirkan keuntungan kepada kedua pemegang saham tersebut, demi memperoleh dukungan mereka di dalam grup.

    Tidak bisa diberikan.

    Xue Mo segera menggelengkan kepalanya.

    "Pilih yang lain. Banyak aset keluarga Xue yang berada dalam kendaliku. Ada yang jauh lebih menguntungkan dari pada proyek itu."

    Namun Qu Ning tertawa dingin.

    "Xue Mo, menurutmu kau masih punya ruang untuk berunding denganku? Kau hanya punya dua pilihan. Pertama, kita batalkan pertunangan. Namun, sebelumnya kedua keluarga sudah menggelarnya dengan begitu besar. Sekarang kesalahan ada padamu, maka keluarga Xue harus memberikan konsekuensi tertentu sebagai kompensasi bagi keluarga Qu. Selain itu, alasan pembatalan pertunangan ini tidak akan aku tutupi untukmu."

    Ia melirik sosok yang sedikit meringkuk di belakang Xue Mo, hanya merasa seluruh ruangan dipenuhi aroma kemunafikan yang membuat pusing.

    "Pilihan kedua, alihkan proyek itu kepadaku. Sebelumnya, proyek tersebut pernah diperebutkan oleh Qu Han, tetapi ia kalah. Aku ingin menggunakan proyek itu untuk melampiaskan kekesalanku di hadapannya. Kau tidak perlu khawatir, kerugianmu akan aku ganti sebagian. Bagaimanapun juga, aku masih memiliki cukup tabungan."

    Setelah berkata demikian, Qu Ning merentangkan tangan, menunggu jawaban Xue Mo.

    "Baik."

    Setelah lama terdiam, Xue Mo akhirnya berkata dengan suara serak.

1
xuer jinghao
kak lanjut semangat terus 😍💪💪
xuer jinghao
lanjut
xuer jinghao
lanjut 🤭
xuer jinghao
lanjut💪
xuer jinghao
lanjut wuy💪😍
xuer jinghao
lanjut 💪
anyelin stephania
mantap😍😍😍😍😍😍 seru ceritanya
xuer jinghao
lanjut 💪🥰🥰
xuer jinghao
lanjut 😍
xuer jinghao
lanjut 💪
xuer jinghao
lanjut terus 💪
xuer jinghao
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!