NovelToon NovelToon
Trio Detektif : Kasus Dingin

Trio Detektif : Kasus Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Anak Genius / Komedi
Popularitas:39.9k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Tim gabut generasi delapan dan tim gabut generasi sembilan


Sambungan GD 2, GD 3 dan The Buwono Family.
Tiga sepupu yang satu sekolah dan satu kelas di SMP PRC, dikenal memiliki jiwa kepo tinggi. Seperti hal para ayah mereka, Sheva Sasono, Kenzie Buwono dan Zane Sihasale, sering tidak sengaja terlibat ( melibatkan diri ) dalam kasus kriminal. Bersama tim ayah mereka, ketiganya saling bahu membahu memecahkan misteri.

Generasi ke delapan klan Pratomo
Generasi ke sembilan klan Pratomo

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pebinor Cari Celah

Gini deh kira2 mukanya Gaban jadi banci

***

"Jadi Gaban menyamar jadi banci terus lihat Dok Lucky dan Kenzie saat dikejar Satpol PP, yang tidak mengenali dia. Lalu mereka kabur ke warung soto Betawi dan dikejar sampai sana?" tanya dokter Wayan berusaha merangkai cerita tim gabut.

"Ya aku nggak heran kalau Dok Lucky dan Kenzie ngibrit. Siapa juga yang mau dikejar bencong kan?" kekeh Dean Thomas.

"Sekarang si tukang cosplay kemana?" tanya dokter Wayan.

"Ke kantor satpol PP sama Casey," jawab Kombes Arief.

"Siapa Casey?" tanya Dean Thomas dan dokter Wayan bersamaan.

***

Kantor Satpol PP

AKP Ghafar dan Iptu Casey mulai membuka arsip lama dengan didampingi Dimas. Keduanya tampak mencocokkan antara wajah para banci yang ditangkap dengan foto Nimas alias Thomas.

"Bukan ... Bukan ... Bukan ...." Wajah AKP Ghafar semakin kusut karena tidak menemukan petunjuk gambar Nimas.

"Apa masih banyak, Pak Dimas?" tanya Iptu Casey.

"File-nya? Masih sih Bu Casey," jawab Dimas. "Coba klik yang tahun XXXX."

AKP Ghafar mengklik folder di tahun yang dimaksud Dimas. Ketiganya terdiam saat mendapatkan file yang dimaksud.

"Akhirnya dapat juga!" seru ketiganya.

"Ada catatan penangkapannya. Dia juga ada data siapa langganannya," senyum Iptu Casey. "Bagus. Kita bisa cari tahu deh!"

"Memang orang Polda nggak punya?" tanya Dimas bingung.

"Mereka malas cari tahu!" balas AKP Ghafar judes.

***

Tim dari Malang dan Surabaya akhirnya pulang ke Jakarta. Mereka datang dengan bawa berbagai macam oleh-oleh yang sudah diminta dengan jasa titip alias jastip.

"Waaaaahhhh aseeekkk!" seru Iptu Casey dan AKBP Rosita. "Terima kasiiiihhj!"

"Sama-sama. Sekarang, kita mulai kasusnya. Aku dapat info dari Mbak Lilis bukan Karlina ...."

"Lilis Haibara!" potong Mbak Lilis.

"Lho, kalau Mbak Lilis itu Haibara, aku Tole Edogawa dong!" celetuk Tole sambil makan rambak yang khusus dikasih oleh Putri, istri Kombes Arief.

"Kok ganti lagi Bang Jinu?" tanya Baby.

"Gimana kita jadi Boys Detektif? Macam yang di novel Sherlock Holmes?" usul Mystery.

"Iyaaa. Soalnya Saja Boys so yesterday!" lanjut Romance.

"When you wake up, it will seem

So yesterday, so yesterday

Haven't you heard that I'm gonna be okay?" dendang Abby.

"Itu lagunya siapa?" tanya AKBP Rosita.

"Hillary Duff, So Yesterday. Tahu gara-gara kemarin dengar Mbak Aya dengerin itu," jawab Abby. Aya yang dimaksud adalah Gayatri Sankara, putri Hana Akihiro dan Madhava Sankara.

AKBP Rosita memberitahukan jawaban Abby. Semua orang segera cari tahu lagu itu.

"Kok selera Aya jadul banget?" gumam Kombes Fariz.

"Selamat siang semuanya!"

Semua orang menoleh dan tampak Dean Thomas datang bersama Rafika dan dokter Wayan sambil bawa bungkusan. Iptu Casey dan Iptu Cristiano terkejut melihat pria itu.

"Pak Deeeaaaannn! Kangen!" seru Mbak Lilis langsung memeluk Dean Thomas.

"Kok hawanya jadi dingin ya?" gumam Dean Thomas.

"Mbak Lilis memeluk Pak Dean," kekeh AKBP Rosita.

"Oom Dean?" seru si kembar.

"Lho? Kalian kok di sini?" tanya Dean Thomas bingung. Mbak Lilis langsung melepaskan pelukannya.

"Lho? Kamu kenal pak Dean?" tanya AKBP Teguh.

"Kenal lah! Sama Mas Alfie juga. Mas Alfie dulu jadi kakak mentor retreat anak Katolik sebelum kami pindah ke Surabaya," jawab Iptu Cristiano. "Kaget juga saat tahu Mas Alfie menikah sama putri Ratu Belanda."

"Ya gitu deh. Aku tidak tahu kalau Cris dan Casey anaknya Pak Indrawan Santoso karena memang sesantai itu anaknya. Lha kalau kalian kerja di sini, Papamu sama siapa?" Dean Thomas menatap si kembar.

"Sama kak Christopher. Jiwa kami jiwa detektif soalnya Oom. Kak Topher lebih jiwa bisnis macam Papa," jawab Iptu Casey.

"Oh gitu. Semoga kalian cocok sama tim gabut dan anomalinya. Eh, tunggu ... Kok kalian santai saja dengar Ros ngomong satu arah?" tanya dokter Wayan.

"Karena kami juga indigo. Jadi dikirim kemari," jawab Iptu Casey.

"Lhaaaaaa?" seru ketiga orang itu.

***

PRC School Jakarta

"Karena tim gabut baru pulang dari Malang, gimana kita selidiki sendiri?" usul Kenzie.

"Mau selidik di mana?" tanya Zane.

"Balik ke TKP lah! Siapa tahu ada petunjuk yang kelewat kemarin," jawab Kenzie dengan wajah serius.

"Kamu nggak pulang sama El?" tanya Sheva.

"El ada latihan nari jadi pulang sama Mama nanti dijemput. Ayolah ... Kita kan trio detektif!" rayu Kenzie.

"Mentang-mentang hari Jumat pulang cepat kan Lu?" sungut Zane. "Kita ada acara ekstrakurikuler nggak sih hari ini?"

"Nggak ada. Yuk!" Kenzie mengajak kedua sepupunya.

Sheva menoleh ke Abraham. "I have a bad feeling about this ( perasaan aku kagak enak )."

***

Medical Examiner RS Bhayangkara Jakarta

"Iya El. Nanti Mama jemput. Jam lima kan? Kamu sama siapa? Oke ... Mama dari kantor jam empat ya? Tahu sendiri suka macet," jawab Daisy saat Elina menghubungi dirinya.

Satu hal yang ditekankan di sekolah Elina. Semua anak SD tidak boleh membawa ponsel. Jika hendak menghubungi orang tuanya, harus memakai ponsel guru atau wali kelasnya. Mereka tidak mau anak-anak tidak konsentrasi dalam pelajaran kalau bawa gadget. Kesannya merepotkan tapi itu aturan yang sudah diterapkan sejak sekolah ini berdiri.

"Elina nggak pulang sama Indro, Dok?" tanya Mamat.

"Nggak. Kalau Jumat Sabtu Minggu, memang Indro aku liburkan." Daisy melihat data jenazah yang berada di monitor resepsionis. "Belum diambil keluarganya, Cep?"

Pria bernama Cecep itu menggeleng. "Belum Dok. Padahal pihak kepolisian sudah menghubungi keluarganya."

"Yang autopsi siapa? Dok Ginanjar?" tanya Daisy.

"Bukan. Dok Adiwilaga."

Daisy menoleh ke Mamat. "Kok nggak ada yang ambil ya? Ceritanya bagaimana?"

"Kata Iptu Nurdin, keluarganya seperti ogah-ogahan," jawab Cecep.

"Pasti ada story yang tidak baik, Dok," timpal Mamat.

"Biasanya begitu. Jenazahnya ditemukan di mana?" tanya Daisy.

"Anda bisa tanya langsung dengan saya, Dok Daisy."

Daisy dan Mamat menoleh ke belakang mereka. Tampak dokter Adiwilaga berdiri dengan wajah tersenyum manis.

"Anda mau tahu soal apa?" tanya dokter Adiwilaga.

"Hanya ingin tahu, kenapa jenazahnya tidak diambil. Karena di sini ada aturannya. Bisa dimakamkan di pemakaman umum kalau tidak dibawa pulang keluarganya," jawab Daisy.

"Memang benar. Tapi file nya ada di ruangan saya," senyum dokter Adiwilaga.

"Begitu ya. Biar saya minta Mamat hubungi keluarganya. Siapa tahu dengan pendekatan berbeda, jenazah pria malang itu segera diambil keluarganya," jawab Daisy dengan wajah polos.

Mamat memilih memasang wajah datar. Dia tahu itu hanya akal-akalan dokter Adiwilaga biar bersama Daisy.

"Baiklah kalau begitu."

Daisy mengangguk. "Yuk Mat. Kita masih ada kasus lainnya. Permisi Dok."

Keduanya pun pergi meninggalkan kepala ME yang baru itu. Daisy tersenyum smirk.

"Dok?" Mamat menatap Daisy.

"Memangnya dia itu siapa!"

"Dia kepala ME yang baru Dok," kekeh Mamat.

Daisy tertawa. "Ya benar sih! Tapi pebinor!"

***

Yuhuuu up Siang yaaaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu

1
Andriani Rahmi
uang ❎ yang ✅
semangat berkarya mbak Hana...jangan lupa istirahat dan healing..
Hana Reeves: haaaiiissshh keyboard aku 😄😄😄
total 1 replies
Murti Puji Lestari
lha kok nekat tenan tho, kasih mental ala mafioso dok, biar tahu rasa
Murti Puji Lestari
belum tahu saja siapa yang kamu hadapi, dasar jelantah
Ibu² kang Halu🤩
bahh, makin terang benderang aja nih pebinor satu. bolehlah di bongkar aibnya lagi sama dok Lucky atau datangin aja Dylan, kak Hana 😀😀🤗 greget aku tuh sama pebinor satu ini😤😤😤
Murti Puji Lestari
mo makan orang mode on, jangan ganggu 🤣🤣🤣🤣🤣
mama_im
dia kalo nekat deketin daisy siap siap aja semua aib terbongkar 😏😏😏
awesome moment
jotos wae, dok luck. tim hore n utk penindasan dan penganiayaan utk pebinor. klo g ckp dgn dikasih mental yo hrs bin kudu dijotos. qt dukung utk urusan mengamankan pebinor
Hana Reeves: pebinor yg diterima cuma Aa Toro dan Winston 😄
total 1 replies
Teuing Saha🙃
Keknya minta dibanting deh si Jelaga🤣🤣 atau mending dikirimi mbak Lilis aja🤣🤣
Marsiyah Minardi
Haduhhh si Jelaga golek molo tenan iki
Hajar aja lah Dok Lucky 😄😄
Elsa Fanie
lah kok Yo masih golek molo tho Yo Yo ,,,harus d kasih apa lagi ni s jelaga 🤦🤦🤦🤦,Kenzie nti d hukum sama pak lucky LG lho 😁😁💪💪💪trio detektif semoga dapat petunjuk
beybi T.Halim
hadehhhh... enaknya diapain yah si jelaga ini makin lama., sok ganteng sok sibuk,sok dekat sok iyee,hadeuh...tak pites lama lama
Noey Aprilia
Pdhl dktr gabut udh ngsih pringtan,tp knp y tu orng msh ngeyel aja???
udh kthuan aibnya,msih usaha buat jd pebinor.....cckkk....ga tau malu....🙄🙄🙄
Bapau hijau Bapau hijau
hmm novel trio detektif ya...dulu aku ngebayangin bisa masuk ke markas mrk kyknya seru
diyah
pagi2 sudah disuguhi pebinor🤣🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
Punya satelit sendiri 😁
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣pokoknya My istri gue dah.
Noey Aprilia
Ha...ha....
blm tau dia kl mslh aib mh urusn gmpang,tnggal mnta tlong sm kluarganya....wasalam dehhh.....😛😛😛
Ichy Fitri
lho ya jangan macam2 sama menantu mafia dan menantu Pratomo. apalah aib Yang segitu doang maahh
Faizah Muzdalifah
Kok aku pingin Dylan turun gunung buat suntik mati pakai racunnya Dewi Racun istrinya inspektur megure omnya si Yakuza jadi lupa namanya 😅😅😂😂
Hana Reeves: Dirandra dan Tora
total 1 replies
Ibu² kang Halu🤩
yaa ampunn, my istri gue gak tuhh dok Lucky 🤩🤩
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!