Update 1 × 10 bab per 7 hari
*******************
Li Yu’er hanyalah seorang pekerja kantor biasa di dunia modern.
Hidupnya dipenuhi lembur, kopi pahit, dan rutinitas tanpa akhir… sampai sebuah kecelakaan merenggut nyawanya dan membuatnya terbangun di dunia Douluo Dalu.
Ia bereinkarnasi sepuluh tahun sebelum kelahiran Tang San.
Di dunia tempat kekuatan ditentukan oleh roh bela diri dan soul ring, Li Yu’er terlahir dengan bakat yang bahkan mampu mengguncang seluruh Spirit Hall
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mianno, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perjalanan Menuju Pusat Spirit Hall
Malam semakin larut.
Namun Li Yu’er masih berdiri diam di dalam kamar yang jendelanya sudah hancur setengah akibat demonstrasi Gu Yue sebelumnya.
Angin malam masuk perlahan membawa hawa dingin.
Tatapannya tertuju pada langit Kota Luo’an yang gelap.
Sementara kata-kata Gu Yue tadi terus terngiang di kepalanya.
“Jangan terlalu bergantung pada roh kedua.”
“Aku khawatir suatu hari nanti kau justru tidak mampu mengendalikannya.”
Li Yu’er perlahan mengepalkan tangan.
Freya memang sangat kuat.
Bahkan terlalu kuat.
Dan semakin lama, ia juga mulai menyadari satu hal—
roh bela diri itu terasa hidup.
Bukan hidup seperti Moonlit Arrow yang hanya memiliki resonansi spiritual biasa.
Tetapi… benar-benar seperti memiliki kesadaran samar.
Saat Freya membuka mata tadi di ruang spiritualnya, Li Yu’er bahkan merasakan tekanan yang membuat jiwanya sedikit bergetar.
Hal seperti itu tidak normal.
Namun sebelum pikirannya semakin jauh—
Gu Yue akhirnya membuka suara lagi.
“Besok pagi kita langsung berangkat.”
“Tidak perlu tinggal lebih lama di Kota Luo’an.”
Li Yu’er mengangguk pelan.
“Baik, Guru.”
Gu Yue menatapnya beberapa saat sebelum melanjutkan,
“Mulai sekarang, jangan gunakan Freya sembarangan.”
“Kalau benar-benar terpaksa…”
Tatapannya berubah serius.
“Pastikan tidak ada orang lain yang melihat.”
Li Yu’er langsung memahami maksudnya.
Keberadaan Freya terlalu sensitif.
Apalagi di era Spirit Hall sekarang, keluarga angel spirit memiliki posisi yang sangat tinggi.
Kalau muncul roh divine lain yang bahkan mampu menekan aura angel biasa…
reaksinya pasti sangat besar.
Gu Yue kemudian berjalan menuju pintu.
Namun sebelum pergi, ia berhenti sejenak.
“Dan satu hal lagi.”
Li Yu’er menatapnya.
“Kau harus belajar mengendalikan kedua roh bela dirimu secara seimbang.”
“Kalau tidak…”
Tatapan Gu Yue sedikit menyipit.
“Tubuhmu mungkin tidak akan mampu menahan pertumbuhan mereka di masa depan.”
Setelah mengatakan itu, Gu Yue langsung pergi meninggalkan ruangan.
Pintu tertutup perlahan.
Dan suasana kembali sunyi.
Li Yu’er perlahan duduk di atas tempat tidur.
Ekspresinya jauh lebih serius dibanding biasanya.
Ia tahu Gu Yue tidak sedang menakut-nakutinya.
Di dunia Douluo, twin martial soul memang terkenal sulit dikendalikan.
Bahkan dalam novel asli Tang San pun mengalami banyak masalah karena dua roh bela dirinya.
Apalagi dirinya memiliki Freya yang jelas berada di level abnormal.
“Sepertinya jalanku tidak akan mudah…”
Li Yu’er menghela napas pelan sebelum akhirnya mulai bermeditasi.
Ia harus menjadi lebih kuat secepat mungkin.
Karena mulai sekarang—
musuh terbesarnya mungkin bukan orang lain.
Melainkan kekuatan di dalam tubuhnya sendiri.
…
Keesokan paginya.
Area utama Spirit Hall Kota Luo’an sudah dipenuhi kesibukan sejak matahari belum tinggi.
Beberapa spirit master terlihat berdiri berjaga di sekitar halaman utama.
Sebuah kereta besar berlapis simbol Spirit Hall telah dipersiapkan di depan gerbang.
Dan berbeda dari kereta biasa—
kereta ini ditarik oleh dua spirit beast mirip kuda berlapis sisik putih.
Aura soul power samar keluar dari tubuh mereka.
Li Yu’er yang datang bersama Gu Yue sedikit memperhatikan dengan rasa penasaran.
“Spirit beast sebagai kendaraan…”
Dunia Douluo memang jauh lebih luar biasa dibanding kehidupan modern.
Mo Han dan Elder Xu juga sudah berada di sana.
Begitu melihat Gu Yue datang, keduanya langsung memberi hormat.
“Lord Gu Yue.”
Gu Yue hanya mengangguk tipis.
Tatapannya tetap tenang seperti biasa.
Namun setelah mengetahui keberadaan Freya tadi malam, sikapnya terhadap Li Yu’er jelas berubah.
Bukan menjauh.
Justru lebih serius.
Seolah ia benar-benar mulai memandang Li Yu’er sebagai penerus penting.
Mo Han kemudian memandang Li Yu’er sambil tersenyum kecil.
“Selamat.”
“Mulai hari ini statusmu benar-benar berbeda.”
Li Yu’er menjawab sopan,
“Terima kasih atas bimbingannya selama ini, Senior Mo Han.”
Mo Han tertawa kecil.
“Anak ini…”
“Kau bahkan lebih tenang dibanding spirit master dewasa.”
Namun di balik senyumnya, ada sedikit rasa iri yang sulit disembunyikan.
Bagaimanapun—
murid Title Douluo bukan status biasa.
Bahkan masa depan Li Yu’er sekarang mungkin jauh melampaui dirinya.
Tak lama kemudian, Gu Yue langsung berkata,
“Kita berangkat.”
Rombongan kecil segera naik ke kereta.
Selain Gu Yue dan Li Yu’er, hanya ada dua spirit master pengawal yang ikut.
Mo Han dan Elder Xu tidak melanjutkan perjalanan.
Karena pusat Spirit Hall bukan tempat yang bisa dimasuki sembarang orang.
Saat kereta mulai bergerak meninggalkan Kota Luo’an—
Li Yu’er sempat menoleh ke belakang.
Kota pertama yang ia tinggali di dunia Douluo perlahan mengecil di kejauhan.
Namun kali ini perasaannya jauh berbeda dibanding saat meninggalkan Desa Maple dulu.
Karena sekarang—
ia benar-benar mulai memasuki inti dunia spirit master.
…
Perjalanan berlangsung cukup tenang di awal.
Gu Yue lebih banyak memejamkan mata sambil bermeditasi.
Sementara Li Yu’er duduk di dekat jendela memperhatikan pemandangan luar.
Semakin jauh mereka bergerak—
jalanan menjadi semakin ramai.
Ia mulai melihat: kelompok spirit master, pedagang besar, bahkan beberapa bangsawan kerajaan.
Dunia luar ternyata jauh lebih hidup dibanding yang ia bayangkan.
Namun yang paling menarik perhatian Li Yu’er adalah perubahan atmosfer.
Semakin dekat ke pusat Spirit Hall—
semakin sering ia merasakan aura spirit master kuat.
Kadang ada tekanan soul power samar melintas begitu saja di jalan.
Hal yang sebelumnya mustahil ditemui di desa kecil.
“Jadi beginikah dunia para powerhouse…”
Li Yu’er mulai benar-benar memahami besarnya Benua Douluo.
Dan dirinya sekarang masih sangat kecil.
Tiba-tiba—
suara Gu Yue terdengar dari dalam kereta.
“Apa yang kau rasakan?”
Li Yu’er sedikit menoleh.
Gu Yue masih memejamkan mata.
Namun jelas pertanyaan itu ditujukan padanya.
Li Yu’er berpikir sejenak sebelum menjawab,
“Semakin banyak spirit master kuat.”
“Dan aku merasa diriku masih lemah.”
Gu Yue perlahan membuka mata.
Tatapannya jatuh pada Li Yu’er.
“Itu jawaban bagus.”
“Kebanyakan genius muda justru menjadi sombong setelah sedikit dipuji.”
Ia kemudian berkata lagi,
“Namun ingat satu hal.”
“Di dunia spirit master…”
Tatapannya perlahan menjadi tajam.
“Bakat hanya menentukan seberapa tinggi batas atasmu.”
“Bukan menjamin kau akan sampai ke sana.”
Li Yu’er mendengarkan dengan serius.
Gu Yue melanjutkan,
“Di sepanjang hidupku, aku sudah melihat terlalu banyak genius mati muda.”
“Ada yang dibunuh musuh.”
“Ada yang hancur karena kesombongan.”
“Dan ada juga yang gagal mengendalikan kekuatan mereka sendiri.”
Kalimat terakhir itu jelas memiliki makna lebih dalam.
Li Yu’er langsung memikirkan Freya.
Gu Yue memperhatikannya beberapa saat sebelum berkata,
“Karena itu…”
“Mulai hari ini, aku akan melatihmu lebih keras dibanding murid biasa.”
“Mungkin sangat keras.”
Li Yu’er justru tersenyum tipis.
“Selama bisa menjadi lebih kuat, aku tidak masalah.”
Mata Gu Yue sedikit berubah.
Lalu ia tertawa kecil.
“Hahaha…”
“Bagus.”
“Aku mulai menyukaimu, bocah.”
…
Hari mulai sore ketika kereta akhirnya berhenti di dekat area pegunungan kecil.
Salah satu pengawal segera berkata hormat,
“Lord Gu Yue, hari mulai gelap.”
“Kita sebaiknya berhenti sementara.”
Gu Yue mengangguk.
Mereka kemudian mulai mendirikan area istirahat sederhana di dekat hutan.
Li Yu’er membantu mengumpulkan kayu bakar sementara dua spirit master lain menyiapkan penjagaan.
Tak lama kemudian api unggun mulai menyala.
Suasana malam perlahan menjadi tenang.
Li Yu’er duduk di dekat api sambil memandangi nyala api yang bergerak pelan.
Namun saat itu—
instingnya tiba-tiba bereaksi.
DEG!
Matanya langsung menyipit.
Ia merasakan sesuatu.
Aura membunuh.
Sangat samar.
Tetapi nyata.
Di saat bersamaan—
Gu Yue perlahan membuka mata.
Tatapannya langsung berubah dingin.
“Keluar.”
Suara tenangnya menggema di area hutan.
Beberapa detik sunyi.
Lalu—
WHUSSH!
Lebih dari sepuluh sosok berjubah hitam tiba-tiba muncul dari bayangan pepohonan.
Aura soul power mereka langsung menyebar.
Killing intent memenuhi udara.
Dua pengawal Spirit Hall langsung berdiri waspada.
Sementara Li Yu’er diam-diam mengernyit.
“Penyergapan?”
Pemimpin kelompok berjubah hitam itu melangkah maju perlahan.
Wajahnya tertutup topeng gelap.
Namun aura di tubuhnya sangat kuat.
Minimal Spirit Emperor.
Tatapannya langsung jatuh pada Gu Yue.
“Lord Gu Yue.”
“Kami hanya ingin anak itu.”
Suasana langsung menjadi dingin.