NovelToon NovelToon
Menikahi Kakak Pacarku

Menikahi Kakak Pacarku

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: tayanlee

Salam dari author untuk pembaca 😊✨🙏

Putri Adelia yang biasa di panggil adel, usianya kini menginjak 24 tahun. Dia menjalani kisah cinta yang romantis dan begitu membuat iri orang-orang.

Kisah cintanya dengan devan alvano begitu indah dan tampak sempurna di mata siapa pun yang melihatnya.

Devan adalah sosok pria yang hampir tidak memiliki celah—tampan, mapan, dan selalu bersikap lembut pada Adel. Di hadapannya, Devan seperti pria yang hanya hidup untuk mencintai satu wanita.

Tapi tiba-tiba semuanya runtuh ayah adel memutuskan untuk menjodohkan nya dengan kakak Devan, yaitu Lucas yang usianya sudah 36 tahun terpaut jauh dari usia adel.

HEHEH SEMOGA SUKA YA SAMA NOVEL AKU 🙏😁✨

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tayanlee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 17.

Dalam perjalanan Adel menatap keluar dari kamar mobil, tidak ada percakapan di antara dirinya dan Lucas.

Hening....

Lucas menoleh ke arah Adel sekilas, wajahnya terpantul di kaca mobil.

" Apa kau sudah bicara dengan Devan " tiba-tiba saja Lucas bertanya.

Adel mencoba mengabaikannya, Ia tidak mau menjawabnya, Ia tahu betul apa yang terjadi jika dia menjawabnya.

" Sepertinya sudah " ucap Lucas, Ia kembali menatap layar leptop.

" sok tau " ketus Adel tanpa menoleh.

Lucas tidak menghiraukan Adel yang tampak kesal, Ia tahu wajah Adel terlihat sedih meski wanita itu menutupi nya.

" sebentar lagi kita sampai di apartemen " ucap Lucas.

Adel tidak menanggapinya, Ia hanya menatap keluar melihat lampu-lampu jalan yang mulai menyala, menerangi jalan.

\* Mobil yang membawa mereka berhenti tepat di gedung apartemen yang menjulang tinggi, lampu-lampu kota memantul di dinding bangunan itu, menciptakan kesan dingin dan asing.

Pintu mobil kebuka, Lucas turun terlebih dahulu, setelah beberapa detik di susul oleh Adel, udara malam menyambut mereka.

Tanpa banyak bicara Lucas masuk terlebih dahulu ke lobby, langkahnya pasti, seolah tempat itu seperti rumahnya.

Adel mengikuti dari belakang, sepatu heels nya mengetuk pelan di lantai marmer, menciptakan suara kecil uang menggema di ruangan luas itu.

Lucas menekan tombol lift, dan tak lama pintu lift terbuka, mereka masuk, hanya ada mereka berdua di dalamnya.

Dan lagi-lagi hening, tanpa pembicaraan, Adel berdiri di sudut, menatap angka lantai yang terus bertambah.

Ting...

Pintu lift terbuka, Lucas berjalan terlebih dahulu menuju pintu apartemen, lalu membuka kunci dengan cepat.

Klik...

Pintu terbuka, Lucas masuk terlebih dahulu untuk menyalakan lampu, cahaya hangat langsung menerangi ruangan luas itu, rapi, modern tapi terasa kosong.

Adel melangkah masuk perlahan, matanya menyapu setiap sudut ruangan, ini akan menjadi tempat tinggalnya untuk sementara.

" Masuklah " ucap Lucas.

Adel mengangguk kecil, Ia melangkah lebih dalam dan berhenti di tengah ruangan dengan perasaan canggung.

" apartemen ku hanya memiliki satu kamar, jadi kita akan berbagi untuk sementara " ucap Lucas.

Adel terdiam, jantungnya berdetak kencang, pikiran nya melayang membayangkan hal-hal yang mungkin saja akan terjadi.

" Jangan berpikir hal-hal aneh... aku tidak akan menyentuhmu, aku tidak akan memaksa mu jika kamu tidak mau " lanjut Lucas.

Adel menatap Lucas beberapa detik, ucapan itu membuatnya merasa sedikit lega, tapi entah kenapa ada juga sesuatu yang terasa aneh di dadanya.

" Aku tidak berpikir seperti itu " sangkal Adel cepat, meski sebenarnya dia sempat memikirkan nya.

Lucas mengangguk kecil, seolah tidak ingin memperpanjang nya.

Ia berjalan ke arah pintu yang masih tertutup, klik, pintu itu terbuka memperlihatkan kamar yang luas dan rapi menggambarkan seperti pemiliknya.

" kamu bisa memainkannya, malam ini aku akan tidur di sofa " ujar Lucas, Ia masuk ke kamar untuk membersihkan diri.

Adel menatap punggung Lucas yang sudah menghilang di balik pintu itu, Ia pun masuk ke dalam kamar dengan canggung.

matanya menyapu sudut ruangan kamar yang luas dan tertata rapih, Ia duduk di tepi ranjang matanya masih melihat-lihat sekeliling nya.

Setelah beberapa saat pintu kamar mandi terbuka, Adel sontak kaget dan langsung menoleh.

jantung Adel berdegup kencang, melihat Lucas berjalan santai keluar dari kamar mandi, rambutnya basah beberapa tetes air jatuh ke lantai, Lucas sudah memakai kaos rumahan berwarna gelap dan celana panjang santai, jauh lebih santai dari pakaian nya tadi.

Adel dengan cepat mengalihkan wajahnya ke arah lain, entah kenapa suasananya menjadi canggung, wajahnya terasa panas.

" Maaf, " seolah Lucas tahu dia membuat Adel terkejut.

" aku hanya mengambil beberapa barang, jika kamu takut aku masuk ke kamar, kunci saja dari dalam " ujarnya, Lucas pun segera keluar dari kamar.

Lucas berhenti sebentar di ambang pintu, Ia menoleh sedikit ke arah Adel.

" kamu bisa pakai kamar ini sepenuhnya malam ini, dan aku tidak akan masuk lagi setelah ini " ucapnya sebelum dia menutup pintu kamar.

Lucas tidak menunggu jawaban dari Adel, Ia segera keluar.

Adel akhirnya menoleh melihat pintu kamar yang sudah tertutup, ada perasaan aneh di dadanya.

Hening...

Adel merebahkan tubuhnya di atas ranjang, matanya tertuju pada langit-langit kamar, Ia tidak tahu harus merasa apa.

Lucas bersikap dingin, tapi juga memberi nya jarak, di bahkan tidak mendekat.

Adel bangun tiba-tiba, Ia segera berdiri berjalan pelan menuju koper yang sudah ada di sana sebelum mereka, Ia membuka kopernya dan mengambil pakaian ganti.

Adel pun pergi ke kamar mandi, tak lama terdengar suara shower dari dalam.

 \* Setelah beberapa menit pintu kamar mandi terbuka, terlihat Adel sudah mengenakan pakaian yang lebih santai, Ia mengerikan rambutnya yang masih sedikit basah dengan handuk kecil.

Lalu pandangannya tertuju pada pintu kamar yang tertutup rapat, entah kenapa perasaannya terasa aneh, bimbang mengingat Lucas keluar dari kamar ini.

Adel pun mencoba untuk tidak memikirkan nya, Ia merebahkan tubuhnya di ranjang, mencoba untuk memejamkan matanya.

*Sudahlah tidak perlu di pikirkan, toh dia sendiri yang bilang*

Gerutu Adel dalam hatinya.

Setelah beberapa menit Adel berbalik kesana kesini, mencoba untuk tidur namun tidak bisa, akhirnya Ia duduk lalu dengan tubuh yang kurang bersemangat, Ia mengangkat kedua tangannya mengacak-acak rambutnya.

" ihh.... " gerutunya, Adel turun dari ranjang berjalan pelan menuju pintu.

Adel berdiri di depan pintu kamar, tangannya menggantung di gagang pintu, ragu.

Keheningan di dalam kamar terasa menekan bagi Adel.

*Ah udahlah, aku keluar aja,... kalo dah tidur aku masuk lagi*

Gerutunya, Ia pun membuka pintu kamar dengan pelan-pelan agar Lucas tidak menyadarinya, Adel mengintip keluar, cahaya ruang tamu yang redup menyambutnya, Ia pun mencoba untuk keluar, langkah pelan, hampir tanpa suara saat Ia keluar dari kamar.

Terlihat Lucas duduk di sofa ruang tamu, laptopnya masih terbuka di pangkuannya menerangi wajahnya yang terlihat lelah.

Adel berhenti beberapa langkah dari sofa, memberi jarak di antara mereka.

" Belum tidur " ucap Lucas tanpa menoleh, pandangannya masih fokus pada layar leptop.

Adel tersentak halus.

" Aku kira kamu tidak sadar aku keluar " ucap Adel pelan.

Lucas menutup laptopnya perlahan, lalu menyandarkan tubuhnya ke sofa, Ia memejamkan matanya sejenak.

" Aku sudah terbiasa sadar dengan sekitar " jawabnya singkat.

Adel mengigit bibir bawahnya, kedua tangannya meremas ujung baju tidur.

" aku tidak bisa tidur " ucap Adel jujur.

Lucas membuka matanya, Ia pun menoleh ke arah Adel.

" karena tempat baru " tanya Lucas.

" bukan " jawabnya pelan hampir seperti bisikan.

Adel tidak langsung menggapinya, tapi kali ini tatapannya lebih dalam seolah melihat sesuatu yang tidak bisa si katakan oleh Adel.

" karena Devan " tebak Lucas.

1
KIM TAMIE
Sosor dia Lucas........sosor Adel .
Lu doyan ma perempuan kaga sih 🙄🙄🙄🙄
a elaaaaaaah lu lambat banget jadi cwo.
Readers kecewa nih 😒😒😒
Estella🍂: sabar" baru sebulan main sosor aje😭😭
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut lanjut makin seru thor
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Sals
lanjutt kak, bikin adel sadar dan suka ke lucas
KIM TAMIE
Lucas : gilaaaaaaaa...jadi begini bentukan bini gue, sexi parah woy 🤩🤩

Reader : elu nyesel khan Cas, yg begitu lu anggurin.
Udeh buruan lu tubruk deh...udah halal juga khan
lov_e: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up thor , sepertinya lucas itu suka adel tp demi sebuah sesuatu yg akan dicapai jadi dia ambai pd adel
KIM TAMIE
Lucaskah yg datang ???
Reni Anjarwani
suka bgt sama jln ceritanya
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up thor
Reni Anjarwani
bagus bgt jln ceritanya doubel up trs thor
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up trs thor
KIM TAMIE
Aelaaaah Lucas..... dedeg gue ma elu 🙄🙄🙄.
Lu gimana sih Lucaaaaaasss, masa iya lu diem aja dibilang laki ga normal.
Harusnya tuh lu tunjukin ke Adel...kasih paham ke Adel, kl lu laki tulen
Estella🍂: 🤣🤣🤣🤣😭
total 1 replies
Reni Anjarwani
doubel up trs thor
Reni Anjarwani
semanggat doubel up
KIM TAMIE
daaaaan apakah yg akan terjadi selanjutnya ?????
Hanya Othorlah pemegang kendali atas segalanya
Estella🍂: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
bagus adel hempaskan pelakor
KIM TAMIE
good Adel 👍🏻👍🏻
Tunjukkan kl kamu ga terpengaruh ocehan Karina, biar Karina tidak memandangmu remeh.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!